Peternakan

Penyebab Cendet Macet Bunyi dan Cara Mengatasinya

penyebab cendet macet bunyi

Burung cendet dikenal dengan kicauannya yang indah dan beragam. Bahkan burung petarung ini banyak diikutkan perlombaan oleh pemeliharanya karena kicauannya yang keras dan gacor. 

Hewan peliharaan satu ini dapat meniru berbagai suara kicauan burung jika dirawat dan pemelihara memberikan pemasteran dengan baik. Meski begitu, burung peliharaan satu ini mempunyai masalah pada kicauannya, yakni cendet macet bunyi. 

Artikel ini akan membahas tentang penyebab dan cara mengatasi burung cendet tidak berkicau atau cendet macet bunyi.



Penyebab Burung Cendet Macet Bunyi

Terdapat beberapa hal yang bisa menyebabkan burung cendet macet bunyi atau tidak berkicau. Beberapa di antaranya adalah;

Ketakutan

Meski tergolong burung predator, burung cendet juga cenderung mudah merasa ketakutan. Biasanya burung ini takut pada benda atau suatu hal yang menurutnya asing. Misalnya seperti melihat banyak orang, keramaian, kendaraan yang lewat dan bahkan hewan lainnya. Selain itu, pakaian yang terlihat warna-warni dianggap sebagai ancaman oleh burung cendet.

Stress

Stress merupakan salah satu penyebab yang membuat cendet macet bunyi. Alasan burung cendet stress beragam, mulai dari perpindahan di lokasi baru dan membutuhkan adaptasi. 

Selain itu, perubahaan area dari yang sepi di tempat yang ramai juga menyebabkan cendet stress. Misalnya mulanya digantung di dalam rumah, kemudian di pindah di halaman rumah. 

Penyebab lainnya yakni sangkar burung cendet terjatuh, diganggu hewan lain seperti kucing dan tikus. Bahkan bisa juga karena sangkar atau tengger burung cendet diganti. Selain itu, pergantian pemilik burung juga menjadi penyebab burung cendet merasa stress.

Sakit

Faktor kondisi kesehatan burung cendet juga mempengaruhi aktivitas kicauan burung. Saat sakit, burung cendet cenderung malas untuk berbunyi. Dalam hal ini, pemilik harus tanggap dan mengobati burung cendet dengan tepat.

Baca Juga: Penyakit Burung Cendet dan Cara Mengatasinya yang Tepat

Keracunan

Burung cendet bisa keracunan dari makanan yang dikonsumsinya, kadang serangga yang diberikan tidak tepat atau tidak cocok untuk burung tersebut. Saat burung cendet keracunan, saluran pencernaan burung otomatis terganggu dan bahkan terinfeksi. Hal tersebut membuat burung cendet macet bunyi karena radang tenggorokan dan sakit badan.

Kalah Mental

Burung cendet yang melihat burung lainnya lebih gacor atau lebih keras kicauannya membuat cendet merasa kalah mental. Hal tersebut mengurangi rasa percaya diri burung cendet dan membuat malas dan bahkan enggan untuk berkicau lagi.

Kurang Birahi

Perawatan yang kurang maksimal membuat birahi burung cendet berkurang, sehingga hal tersebut juga menyebabkan cendet macet bunyi. Hal tersebut bisa membuat burung menjadi miyik atau menunjukkan sifat manja secara berlebihan. Jika dibiarkan berlarut-larut, sifat tersebut akan menjadi karakternya. 

Masa Mabung

Masa mabung atau bulu burung berganti biasanya membuat burung cendet cenderung diam juga tidak terlalu banyak berkicau. Bahkan masa ini juga mempengaruhi gerak-geriknya, yang biasanya aktif loncat menjadi diam dan tidak bersemangat. Pada masa ini dibutuhkan cara untuk mengatasi cendet tidak berkicau setelah masa mabung. 

Berubahnya Pola Perawatan

Pola perawatan yang berubah-ubah bisa menyebabkan burung cendet macet bunyi. Pola tersebut misalnya menukar waktu pemberian jangkrik, extra fooding pada jam tertentu. Bisa juga karena perubahan takaran pemberian makanan dari biasanya. 

Perawatan Kurang Tepat

Perawatan yang kurang tepat pastinya membuat burung cendet berhenti berkicau. Hal tersebut karena burung ini termasuk hewan yang sensitif dan peka. Oleh sebab itu, pemilik harus bisa memahami karakter burung cendet dengan mengetahui kemauan dan kebutuhannya. 

Pemilik burung mungkin saja ingin mengganti sangkar burung yang lebih bagus, namun kadang burung cendet yang sudah nyaman dengan sangkarnya lamanya.

Perubahan Lingkungan Hidup

Perubahan lingkungan baru membuat burung cendet beradaptasi kembali, sehingga cenderung tidak berkicau. Hal ini akan lebih berdampak jika burung cendet tersebut baru dulur tangkap dari hutan atau alam terbuka. 

Terlalu Aktif

Burung cendet yang terlalu aktif dalam sangkarnya membuat cendet tidak terlalu suka untuk berbunyi. Bisanya butung ini disebut dengan cendet salto. 

Cendet terlalu aktif ini bisa juga dapat terjadi karena pemberian pakan jangkrik atau ulat bumbung secara berlebihan.



Cara Mengatasi Burung Cendet Macet Bunyi

cara mengatasi cendet macet bunyi

Meski terdapat banyak penyebab burung cendet macet bunyi, terdapat beberapa cara untuk mengatasi masalah tersebut. Beberapa di antaranya sebagai berikut:

Terapi Untulan

Terapi untalan sangat baik untuk mengatasi masalah mental burung cendet yang drop. Jenis terapi ini dilakukan dengan memasukkan pasangan atau burung betina baru. Upaya tersebut untuk melatih emosi cendet jantan agar merasa kuat dan kembali berkicau dengan keras. 

Terapi untalan ini tepatnya dilakukan pada kandang yang luas, sehingga kedua burung bisa bergerak dengan leluasa. 

Pengembunan Rutin

Serupa dengan kebutuhan manusia matahari pagi yang membuat segar bugar. Ternyata, pengembunan rutin dilakukan saat fajar menyingsing juga berpengaruh besar bagi burung cendet. 

Hal ini membuat burung merasa lebih segar dan mendapatkan ketenangan. Lakukan dengan rutin agar burung cendet bugar dan aktif berkicau kembali. Selain itu, naluri burung cendet untuk berkicau akan tumbuh kembali setelah mengalami macet bunyi.

Terapi Mandi Malam

Terapi satu ini wajib Anda lakukan karena kerap ampuh dalam mengatasi masalah cendet macet bunyi. Waktu yang tepat untuk memandikan burung cendet yakni pukul 7 hingga 9 malam. 

Caranya dengan menyemprotkan air dengan halus ke arah cendet. Pastikan butung tidak sampai basah kuyup. Selanjutnya, keringkan dan beri makan jangkrik secukupnya. 

Terapi Pemberian Makanan Tambahan

Memberikan makanan tambahan sebagai terapi yang bagus untuk cendet macet bunyi. Hal tersebut karena bisa jadi burung tersebut kekurangan nutrisi. 

Gunakan extra fooding sesuai dengan favorit burung cendet. Pastikan makanan tersebut tinggi gizi dan terdapat kandungan vitamin. 

Hentikan pemberian extra fooding dan berikan makanan sesuai dengan porsinya sebelumnya ketika burung cendet kembali berkicau.

Terapi Karantina

Terapi karantina dilakukan dengan memisahkan dari burung lainnya, terutama dengan burung cendet sejenis. Upaya ini bertujuan mengobati mental yang sedang drop dengan tidak melihat atau mendengarkan kicauan burung cendet lain. 

Hal tersebut karena saat burung cendet macet bunyi yang mendengar burung lain akan membuatnya semakin drop. Setelah beberapa hari, burung cendet akan merasa percaya diri kembali dan berkicau.

Terapi Pemasteran

Terapi pemasteran bisa dulur lakukan dengan menyetelkan master suara MP3 atau menggunakan Youtube. Untuk menerapkan terapi ini, dulur bisa melakukannya pada jam 10 pagi hingga 3 sore. Pastikan saat melakukan pemasteran menutup kandang atau dikerodong. 

Meski terbilang ampuh, cara ini bisa dulur jadikan sebagai alternatif terakhir, yakni saat burung cendet sudah terbiasa kembali menemui burung lainnya. 

Beberapa terapi ini bisa mengatasi masalah dalam waktu singkat maupun cukup lama. Hal tersebut tergantung dengan tingkat stress setiap burung. Jika terbilang parah, penyembuhan cendet macet bunyi relatif lebih lama. 

Baca Juga: 7 Cara Merawat Burung Cendet Biar Gacor dan Rajin Bunyi

Tips Mencegah Burung Cendet agar Tidak Macet Bunyi

Selain cara mengatasi burung cendet macet bunyi di atas, dulur sebagai peternak juga wajib melakukan perawatan intensif. Bukan hanya berpengaruh pada suara saja, tapi juga kesehatan hewan.

Perhatikan Pakan & Gizi Burung

Memberikan pakan yang seimbang sangat penting untuk menjaga kestabilan suara burung cendet. Pastikan burung mendapatkan kombinasi voer berkualitas, buah-buahan, dan serangga kecil agar kebutuhan protein, vitamin, dan mineralnya terpenuhi. Nutrisi yang baik mendukung stamina dan kualitas bunyi yang konsisten.

Jaga Kebersihan Kandang & Lingkungan

Kebersihan kandang dan lingkungan sekitar burung bisa memengaruhi kesehatan. Kandang yang kotor bisa memicu stres dan penyakit, yang berdampak pada macetnya bunyi. Rutin membersihkan kandang, tempat makan, dan air minum membantu burung tetap nyaman dan aktif berkicau.

Berikan Suplemen Khusus

Menjaga kestabilan suara burung cendet agar tidak macet bunyi bukan hanya memberikan pakan saja, tapi juga menambahkan suplemen khusus. Dulur bisa menggunakan Suplemen Organik Cair (SOC) GDM Ternak. Suplemen ini berasal dari 100% limbah organik, mineral, dan bakteri baik yang membantu mendukung kicau burung cendet, bahkan menjaga kesehatan hewan.

Dulur bisa memberikan 3 mL Suplemen Organik Cair (SOC) GDM Spesialis Ternak dalam 1 liter air ke dalam wadah, kemudian aduk hingga tercampur sempurna. Setelah itu, tuangkan larutan tersebut ke dalam 10 wadah minuman burung cendet dan dapat dulur pakai untuk 10 ekor burung cendet. Berikan larutan Suplemen Organic Cair GDM Spesialis Ternak untuk burung cendet ini pada pagi atau sore hari atau 1 kali sehari, lakukan rutin setiap harinya.


Suplemen Organik Cair GDM
Spesialis Peternakan
  • Meningkatkan Antibodi dan Menangkal Penyakit
  • Menyediakan Nutrisi Lengkap untuk Ternak
  • Meningkatkan Produktivitas dan Hasil Panen
  • Mengurangi Bau Amoniak pada Kotoran
  • Mengurangi Stress pada Hewan Ternak

Perhatikan Kesehatan Burung

Pemantauan kesehatan secara rutin menjadi faktor penting dalam memengaruhi cendet macet bunyi. Perhatikan tanda-tanda sakit seperti lesu, bulu kusam, atau penurunan nafsu makan. Jika ada gejala penyakit, segera konsultasikan dengan dokter hewan agar burung cepat pulih dan tetap aktif berkicau.

Segera Atasi Burung Cendet Macet Bunyi dengan Pemakaian Suplemen Organik Cair GDM Ternak!

Salah satu penyebab cendet macet bunyi adalah karena stres dan sakit. Solusi yang bisa dulur ambil untuk mencegah agar cendet tidak sakit adalah memberikan Suplemen Organik Cair GDM Ternak. Terbuat dari 100% bahan organik dan bakteri baik, membuat SOC GDM bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan memperbaiki sistem pencernaan burung, sehingga cendet bisa tetap sehat dan aktif berkicau.

Bukan hanya itu, pemakaian SOC GDM secara rutin juga membantu nafsu makan burung meningkat. Alhasil, pertumbuhan burung lebih optimal dan kesehatan tetap terjaga. Jadi, dulur tidak perlu ragu lagi untuk memakai SOC GDM pada burung cendet. Jika masih bingung, segera konsultasikan kebutuhan dan pemakaian dosis SOC GDM pada burung cendet bersama tim ahli GDM dengan tekan banner di bawah ini, Gratis!



author-avatar

About drh. Karinadintha Marsya Rachman

Konsultan Dalam Bidang Peternakan Hingga Hewan Peliharaan