Tanaman Buah

9 Cara Membasmi Ulat Pohon Alpukat agar Budidaya Sukses

Alpukat adalah salah satu buah favorit masyarakat Indonesia yang permintaannya terus meningkat dari tahun ke tahun. Mengetahui cara membasmi ulat pohon alpukat menjadi hal krusial bagi para petani. Hama ini adalah salah satu ancaman terbesar yang kerap dihadapi para petani maupun pecinta tanaman alpukat. 

Jika ditangani dengan cepat dan tepat, serangan ulat mampu merusak daun, batang, bahkan buah secara signifikan dalam waktuyang sangat singkat. Serangan ulat pohon alpukat sebenarnya bukan hal asing dalam dunia pertanian. Hama ini bisa muncul terutama di musim hujan dan kondisi lingkungan mendukung perkembangbiakan. 

Tanpa penanganan yang serius, pohon alpukat bisa mengalami penurunan produktivitas drastis, bahkan berujung pada kematian tanaman yang sudah dirawat bertahun-tahun. Jadi, sebelum ulat semakin merajalela dan merusak tanamanmu, simak panduan lengkap berikut ini sampai habis! 


Banner Artikel CTA Pertanian GDM Desktop 1
Banner Artikel CTA Pertanian GDM Mobile 1

Mengenal Hama Ulat pada Pohon Alpukat

Dilansir dari laman Cybex Kementerian Pertanian Republik Indonesia, tanaman alpukat memang rentan mengalami serangan hama seperti ulat pohon, belalang daun, kumbang bubuk cabang, tungau merah dan lalat buah.

Penyebab munculnya hama ini adalah perubahan ekosistem yang menjadi tidak stabil sehingga berdampak pada kurangnya predator. Selain itu, cuaca ekstrim juga menjadi faktor pendorong kembang biak ulat pohon pada tanaman alpukat.

Biasanya, ulat pohon menyerang tumbuhan yang masih muda dan menimbulkan kerusakan pada bunga, daun bahkan buah alpukat. Serangan ini dapat menimbulkan gagal panen hingga matinya tanaman.

Tanda bahwa pohon alpukat telah diserang oleh hama bisa dilihat dari adanya lubang seperti terowongan pada ranting tanaman, bekas gigitan di bagian daun, bintik kuning yang kemudian merubah warna daun menjadi merah tua dan muncul benjolan atau bercak hitam di buah.

Jika gejala berikut ditemukan maka dianjurkan untuk melaksanakan tindakan pengendalian apabila serangan hama masih menyerang beberapa bagian tumbuhan. Namun, saat sebagian besar tanaman telah terjangkit hama maka segera lakukan cara membasmi ulat pohon alpukat. 

Baca Juga: 6 Cara Merawat Pohon Alpukat yang Baru Ditanam agar Tumbuh Optimal 

9 Cara Membasmi Ulat Pohon Alpukat

Serangan ulat pohon alpukat biasanya terjadi secara bertahap dan tidak disadari oleh petani buah hingga penyakit tersebar di seluruh bagian tanaman. Oleh sebab itu, apabila Anda melihat ada perubahan warna maupun lubang di tumbuhan segera lakukan tahapan cara berikut.

Membakar Bagian yang Terkena Serangan Ulat Pohon

Cara membasmi ulat pohon alpukat pertama adalah segera memangkas dan membakar bagian ranting yang terinfeksi. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran telur ulat ke bagian tanaman lain.

Saat membakar cabang atau ranting tanaman terinfeksi ulat pohon, ada baiknya Anda melakukan pengecekan pada area tanah maupun tumbuhan terdekat. Tujuan tindakan ini untuk memastikan tidak ada telur hama yang tersembunyi.

Semprot Larutan Air Bawang Putih

Larutan misa, 5 siung bawang putih, minyak sayur atau cairan pencuci piring dan air dikenal sebagai cara membasmi ulat pohon alpukat yang efektif. Untuk menciptakan cairan ini, Anda bisa menumbuk semua bahan lalu saring lalu simpan di botol semprot.

Setelah siap, semprot larutan bawang ini ke seluruh bagian pohon alpukat yang bisa dijangkau selama 3 hari. Pastikan permukaan daun, bunga, cabang dan ranting terkena cairan ini.

Gunakan Ekstrak Ketumbar 

Cara membasmi ulat pohon alpukat ini ampuh mencegah hama secara alami. Bahan yang digunakan adalah sekitar 200 biji ketumbar dicampur dengan 2 liter air. Lalu, semprot cairan ini pada seluruh bagian tanaman alpukat di pagi hari. 

Cairan Ekstrak Daun Pepaya

Bahan persiapan untuk cara membasmi ulat pohon alpukat ini adalah daun pepaya yang telah direndam selama 24 jam lalu di peras dan di saring. Kemudian, untuk memudahkan aplikasi, Anda bisa menempatkannya pada botol spray kemudian semprot ke tanaman alpukat. 

Larutan Air Garam 

Penyedap masakan ini tidak hanya diperlukan di dapur namun bisa menjadi cara membasmi ulat pohon alpukat yang terjangkau. Untuk menggunakannya, petani buah dapat melarutkan garam dengan air hangat lalu semprot di seluruh bagian tanaman alpukat.

Larutan Air Kulit Jeruk

Air jeruk memiliki beragam fungsi untuk tubuh sebagai detoks alami dari racun penyebab penyakit. Namun, siapa sangka bahwa perasan air kulit jeruk ternyata juga berfungsi sebagai pestisida alami yang bisa membasmi ulat pohon alpukat.

Cara penggunaanya adalah merebus 300 gram kulit jeruk dengan 1 liter air agar menghasilkan aroma kuat. Selanjutnya, Anda dapat menaruhnya di wadah dan semprot di seluruh area pohon yang rentan terinfeksi hama. 

3 Cara Mencegah Serangan Hama Ulat pada Pohon Alpukat

Salah satu tanda kondisi pohon alpukat yang baik adalah pertumbuhan bunga terjadi dalam kurun waktu singkat. Keluarnya bunga menunjukkan nutrisi tumbuhan telah terpenuhi dan buah akan segera tumbuh. 

Sebagai bentuk pencegahan dari serangan hama, petani buah bisa melakukan beberapa teknik berikut agar nutrisi tanaman terjaga dan dapat berbuah dengan cepat.  

Minyak Nimba

Untuk mencegah serangan hama berkelanjutan, petani buah perlu membasmi telur ulat pohon. Caranya adalah menggunakan larutan minyak nimba yang berasal dari ekstraksi biji pohon nimba.

Cairan ini dikenal sebagai insektisida alami yang ampuh membasmi telur ulat pohon. Untuk menggunakannya, Anda bisa mencampurkan minyak nimba dengan air. 

Tahap pengaplikasiannya adalah dengan mengoleskan larutan ini secara merata ke batang tanaman. Selain sebagai cara membasmi ulat pohon alpukat, cairan ini juga bisa mencegah hama datang kembali.

Memperbaiki Kualitas Tanah 

Tanah yang subur akan menghasilkan pohon alpukat dengan produktivitas tinggi. Oleh sebab itu, sebelum menanam tanaman, petani buah harus melakukan pengecekan kondisi tanah.

Kondisi tanah kurang nutrisi akan mengganggu imunitas tanaman alpukat sehingga rentan diserang oleh ulat pohon. Untuk mengatasinya maka diperlukan pupuk organik yang kaya dengan unsur hara.

Pemberian Pupuk Organik

Selain memilih area tanah yang bagus untuk penanaman, Anda bisa mendukung pertumbuhan tanaman dengan pupuk organik berkualitas. Fungsi dari tahapan ini adalah agar akar pohon alpukat dapat tumbuh secara cepat dan kuat. 

Pupuk organik juga berperan penting dalam memperbaiki struktur tanah secara alami, sehingga tanah menjadi lebih gembur, subur, dan mampu menyerap air dengan lebih baik. Dengan kondisi tanah yang optimal, pohon alpukat akan memiliki daya tahan yang lebih tinggi terhadap berbagai serangan hama, termasuk ulat, karena tanaman yang sehat dan kuat secara alami lebih sulit untuk diserang dan dirusak oleh hama.

Salah satu produk pupuk organik yang bisa digunkaan untuk mencegah hama ulat pohon alpukat adalah rangkaian pupuk GDM buah, GDM Black BOS, GDM SaMe, dan GDM Buah. Kombinasi ketiga produk ini membantu memperbaiki kualitas tanah, meningkatkan kesuburan media tanam, serta mendukung pertumbuhan buah agar lebih optimal.


Pupuk Organik Cair GDM
Spesialis Buah
  • Menyediakan Nutrisi Lengkap untuk Tanaman
  • Meningkatkan Kesuburan Tanah
  • Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Hasil Panen
  • Mencegah Serangan Penyakit
  • Mengurangi Ketergantungan pada Pupuk Kimia

Panduan Pemupukan untuk Mencegah Hama Ulat Pohon

Agar penggunaan rangkaian pupuk organik GDM lebih optimal dalam membantu mencegah serangan hama ulat pada pohon alpukat, pemupukan perlu dilakukan sesuai fase pertumbuhan tanaman. Setiap tahap memiliki dosis dan cara aplikasi yang berbeda agar nutrisi dapat terserap maksimal.

Fase Pengolahan Tanah (20 Hari Sebelum Tanam)

Pada tahap awal, fokus utama adalah memperbaiki kualitas tanah agar media tanam menjadi lebih subur dan siap mendukung pertumbuhan akar pohon alpukat. Pada fase ini, penggunaan GDM SaMe dan GDM Black BOS sangat direkomendasikan untuk meningkatkan kandungan nutrisi serta mikroorganisme baik di dalam tanah. Langkah aplikasinya sebagai berikut:

  • Tebarkan GDM SaMe sebanyak 150 kg/Ha secara merata pada area lahan tanam.
  • Larutkan GDM Black BOS sebanyak 10 kg/Ha dengan 1 gelas per tangki air.
  • Semprotkan larutan tersebut secara merata ke lubang tanam.


Fase Saat Tanam (Usia 0)

Saat bibit mulai ditanam, tanaman membutuhkan nutrisi tambahan untuk membantu proses adaptasi dan pertumbuhan awal. Pada tahap ini, GDM Buah dapat digunakan untuk mendukung perkembangan tanaman sejak dini. Cara aplikasinya yaitu:

  • Gunakan GDM Buah sebanyak 5 liter/Ha.
  • Campurkan 500 ml (2 gelas) per tangki air.
  • Semprotkan secara merata ke seluruh bagian tanaman.

Fase Pemupukan Pertama (Usia 0–1 Tahun)

Pada usia 0–1 tahun, pohon alpukat berada pada fase pertumbuhan vegetatif, sehingga membutuhkan nutrisi untuk memperkuat akar, batang, dan daun. Kombinasi ketiga produk GDM dapat membantu pertumbuhan tanaman menjadi lebih sehat dan kuat terhadap serangan hama. Aplikasinya meliputi:

  • GDM SaMe sebanyak 90 kg/Ha dengan dosis 0,5 kg per tanaman, diberikan setiap 6 bulan sekali
  • GDM Black BOS sebanyak 10 kg/Ha, dicampur 1 gelas per tangki, lalu disemprotkan pada area perakaran setiap 6 bulan sekali
  • GDM Buah sebanyak 8 liter/Ha, dicampur 500 ml (2 gelas) per tangki, lalu disemprotkan ke seluruh tanaman setiap 1–2 minggu sekali

Fase Pemupukan Kedua (Usia 1–3 Tahun)

Pada fase ini, tanaman mulai berkembang lebih besar sehingga kebutuhan nutrisinya juga meningkat. Pemupukan rutin sangat penting untuk menjaga pertumbuhan tetap optimal dan membantu tanaman lebih tahan terhadap hama ulat. Berikut dosis yang digunakan:

  • GDM SaMe sebanyak 90 kg/Ha dengan dosis 0,5 kg per tanaman, diaplikasikan setiap 4 bulan sekali
  • GDM Black BOS sebanyak 10 kg/Ha, larutkan 1 gelas per tangki, lalu semprotkan pada area akar setiap 4 bulan sekali
  • GDM Buah sebanyak 10 liter/Ha, campurkan 500 ml (2 gelas) per tangki, lalu semprot merata setiap 2 minggu sekali

Fase Pemupukan Ketiga (Usia > 3 Tahun)

Ketika tanaman sudah memasuki fase produktif, pemupukan bertujuan menjaga kualitas buah dan kesehatan tanaman secara keseluruhan. Nutrisi yang cukup juga membantu pohon alpukat lebih tahan terhadap gangguan hama dan penyakit. Gunakan panduan berikut:

  • GDM SaMe sebanyak 175 kg/Ha dengan dosis 1 kg per tanaman, diaplikasikan setiap 6 bulan sekali
  • GDM Black BOS sebanyak 10 kg/Ha, dicampur 1 gelas per tangki, lalu semprotkan pada area perakaran setiap 6 bulan sekali
  • GDM Buah sebanyak 15 liter/Ha, campurkan 500 ml (2 gelas) per tangki, lalu semprotkan merata setiap 1 bulan sekali

Baca Juga: 3 Pupuk Booster Alpukat Mendukung Tanaman Lebih Sehat dan Produktif 

Cegah Hama Ulat Pohon Alpukat Secara Optimal dengan Rangkaian Produk GDM Buah 

Setelah memahami berbagai cara membasmi ulat pohon alpukat serta langkah pencegahannya, penggunaan rangkaian produk GDM dapat jadi solusi lebih optimal untuk membantu tanaman tumbuh sehat, akat kuat, serta meningkatkan daya tahan pohon pada serangan hama dan penyakit. 

Dengan perawatan yang tepat dan pemupukan yang teratur sesuai fase pertumbuhan, pohon alpukat dapat berbuah lebih maksimal dan produktivitas akan lebih terjaga. Klik banner di bawah ini untuk konsultasi langsung dengan tim GDM dan dapatkan rekomendasi penggunaan rangkaian produk yang sesuai dengan kondisi pohon alpukat Anda. 


Banner Promo Suplemen Organik Cair Spesialis Peternakan GDM
Banner Mobile Promo Suplemen Organik Cair Spesialis Peternakan GDM

author-avatar

About WAHYU NURWIJAYO, SP

Seorang profesional di Industri Pertanian dengan selalu menerapkan sistem keseimbangan ekologi agar budidaya pertanian berjalan efektif & efisien serta hasil produksi meningkat