Tanaman Buah

8 Cara Mencangkok Pohon Rambutan agar Batang Cepat Akar

cara mencangkok pohon rambutan & Tips merawatnya

Mencangkok pohon rambutan merupakan salah satu metode perbanyakan vegetatif yang banyak dipilih karena mampu menghasilkan tanaman baru dengan sifat yang sama persis seperti induknya. Namun, keberhasilan proses ini sangat bergantung pada cara mencangkok pohon rambutan yang Anda terapkan.

Jika Anda ingin batang cangkokan rambutan dapat menumbuhkan akar dengan cepat dan kuat, simaklah cara mencangkok pohon rambutan dalam artikel ini. Mulai dari cara mencangkok, panduan menanam hasil cangkokan, hingga panduan pemupukan yang paling tepat, semuanya akan dibahas sampai tuntas di bawah ini!

8 Cara Mencangkok Pohon Rambutan

Mencangkok pohon rambutan memerlukan tahapan yang tepat agar batang mampu membentuk akar dengan cepat dan kuat. Dengan mengikuti urutan cara mencangkok pohon rambutan yang benar berikut ini, Anda dapat meningkatkan tingkat keberhasilan serta menghasilkan bibit rambutan yang berkualitas.

Pilih Cabang Rambutan yang Tepat

Cara mencangkok pohon rambutan dapat dimulai dari memilih cabang rambutan yang sehat, tidak terserang hama atau penyakit, serta berwarna cokelat kehijauan. Idealnya, cabang memiliki diameter sekitar 2–4 cm agar cukup kuat untuk menopang pertumbuhan akar baru.

Kupas Kulit Batang Cabang

Kupas kulit batang secara melingkar sepanjang kurang lebih 3–5 cm hingga bersih dari lapisan kulit dan kambium. Pastikan lapisan kambium benar-benar terkelupas agar aliran nutrisi ke bawah terputus dan merangsang munculnya akar pada area cangkok.

Diamkan Luka Kupasan

Setelah dikupas, biarkan bagian batang yang terluka selama beberapa jam hingga getahnya mengering. Langkah ini bertujuan untuk mencegah pembusukan serta membantu proses pembentukan akar berjalan lebih optimal.

Siapkan Media Cangkok

Anda bisa menggunakan media cangkok dari campuran tanah gembur dan bahan organik, seperti sabut kelapa atau kompos halus. Media harus dalam kondisi lembap, tidak terlalu basah, dan bebas dari hama atau jamur yang berpotensi merusak batang cangkok.

Oleskan Perangsang Akar (Opsional)

Untuk mempercepat pertumbuhan akar pada batang cangkokan, Anda dapat mengoleskan zat perangsang akar pada bagian batang yang telah dikupas. Penggunaan perangsang akar bersifat opsional, tetapi dapat meningkatkan keberhasilan dan mempercepat munculnya akar.

Balut dan Ikat Batang dengan Media Cangkok

Tempelkan media cangkok pada bagian batang yang dikupas hingga menutupi seluruh bagiannya. Bungkus media cangkok menggunakan plastik bening atau sabut kelapa, lalu ikat bagian atas dan bawahnya dengan kuat. Ikatan yang rapat berfungsi untuk menjaga media tidak mudah lepas serta mempertahankan kelembapan di sekitar batang.

Periksa Kelembapan Secara Berkala

Selama proses pencangkokan, perhatikan kondisi media cangkok agar tetap lembap. Jika media terlihat kering, Anda dapat membuka sedikit bagian atas untuk menambahkan air secukupnya tanpa merusak ikatan.

Amati Pertumbuhan Akar

Dalam beberapa minggu, akar akan mulai terlihat menembus media cangkok. Biarkan akar tumbuh cukup banyak dan kuat sebelum cangkokan dipotong dari pohon induk sehingga tingkat keberhasilan penanaman akan lebih tinggi.



Panduan Menanam Hasil Cangkokan Pohon Rambutan

Setelah mempraktikkan cara mencangkok pohon rambutan di atas, selanjutnya Anda dapat melanjutkan ke tahap penanaman. Penjelasan mengenai panduan menanam hasil cangkokan pohon rambutan bisa Anda simak di bawah ini.

Pastikan Akar Cangkokan Sudah Siap Tanam

Sebelum ditanam, pastikan hasil cangkokan memiliki akar yang cukup banyak, berwarna putih kecokelatan, dan tampak sehat. Ciri-ciri tersebut menandakan bahwa cara mencangkok pohon rambutan yang Anda lakukan sudah berhasil. Akar yang kuat akan membantu tanaman beradaptasi lebih cepat setelah dipindahkan ke media tanam.

Potong dan Lepaskan Cangkokan

Potong batang cangkokan secara hati-hati menggunakan alat tajam dan bersih, tepat di bawah gumpalan akar. Pemotongan yang rapi bertujuan untuk mengurangi risiko infeksi dan menjaga kondisi tanaman tetap segar. Kemudian, lepaskan pembungkus media secara perlahan agar akar rambutan tidak rusak dan media tetap menempel pada akar.

Siapkan Media Tanam yang Subur dan Gembur

Gunakan media tanam yang memiliki struktur gembur dan kaya unsur hara, seperti campuran tanah, kompos, dan pupuk kandang matang. Media yang gembur akan membantu akar pohon rambutan berkembang dan mendukung pertumbuhan awal tanaman rambutan.

Tanam Cangkokan dengan Posisi Tegak

Letakkan tanaman rambutan hasil cangkokan ke dalam lubang tanam atau pot dengan posisi tegak. Timbun akar secara perlahan hingga tertutup sempurna, lalu padatkan tanah secukupnya agar tanaman tidak mudah goyah.

Lakukan Penyiraman Awal Secukupnya

Setelah penanaman, siram pohon rambutan dengan air secukupnya hingga media tanam lembap. Penyiraman ini berfungsi membantu tanah menyatu dengan akar dan mengurangi stres pada tanaman.

Tempatkan di Area Teduh Sementara

Pada fase awal, sebaiknya pohon rambutan hasil cangkokan ditempatkan di lokasi yang tidak terkena sinar matahari langsung. Kondisi teduh akan membantu tanaman menyesuaikan diri sebelum dipindahkan ke area dengan paparan cahaya penuh.

Pantau Kondisi Tanaman Secara Rutin

Amati perkembangan daun dan batang pohon rambutan setelah penanaman. Jika tanaman terlihat layu atau pertumbuhannya lambat, lakukan penyesuaian penyiraman dan lingkungan agar rambutan dapat tumbuh dengan optimal.

Baca Juga: 8 Jenis Nutrisi untuk Tanaman Melon agar Tumbuh Subur & Berbuah Lebat

Panduan Pemupukan Pohon Rambutan agar Panen Melimpah

Agar hasil cangkokan dari cara mencangkok pohon rambutan di atas bisa tumbuh subur dan hasil panen melimpah, Anda perlu melakukan pemupukan sejak awal penanaman dengan menggunakan Rangkaian Pupuk Organik GDM. Berikut Panduan pemupukan pohon rambutan pada 1 hektare lahan dengan menggunakan rangkaian pupuk GDM yang bisa Anda ikuti.

Pengolahan Tanah (-20 HST)

Pengolahan tanah harus dilakukan 20 hari sebelum Anda mulai menanam hasil cangkokan pohon rambutan. Mulailah dengan menebarkan 150 kg GDM SAME secara merata ke seluruh lahan rambutan yang berfungsi untuk meningkatkan struktur dan kesuburan tanah.

Selanjutnya, aplikasikan 10 kg GDM Black BOS yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas tanah. Untuk cara aplikasinya, gunakan takaran 1 gelas GDM Black BOS per tangki, kemudian siramkan ke lubang tanam. Dengan menerapkan pemupukan ini, Anda dapat meningkatkan keberhasilan pertumbuhan hasil cangkokan dari menerapkan cara mencangkok pohon rambutan di atas.

Penanaman (0 HST)

Setelah hasil cangkokan ditanam, Anda perlu mengaplikasikan 5 liter Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Buah-Buahan atau GDM Buah. Cukup campurkan tiap 500 ml GDM per tangki, kemudian semprotkan secara merata ke seluruh pohon rambutan. Pemupukan ini berfungsi agar pohon rambutan lebih cepat beradaptasi dan tumbuh dengan sehat.



Pemupukan I (0–1 Tahun)

Pada fase awal pertumbuhan, Anda perlu menyiapkan 100 Kg Pupuk Organik Granule (POG), 5 kg GDM Black BOS, dan 8 liter GDM Buah. Ketiga pupuk GDM ini harus diaplikasikan dengan panduan dan dosis yang tepat.

Langkah pertama, taburkan POG dengan takaran 0,5 kg per pohon rambutan setiap 6 bulan sekali. Pemupukan dengan POG ini berfungsi untuk menjaga media tanam tetap subur sekaligus memberikan nutrisi jangka panjang untuk mempercepat proses pertumbuhan. 

Langkah kedua, gunakan takaran 1 gelas GDM Black BOS per tangki, kemudian semprotkan ke daerah perakaran pohon rambutan. Pemupukan ini dapat dilakukan setiap 6 bulan sekali untuk meningkatkan kualitas tanah sekaligus mencegah penyakit tular tanah yang berbahaya.

Langkah ketiga, gunakan takaran 500 ml GDM Buah per tangki, kemudian semprotkan secara merata ke seluruh pohon rambutan. Pemupukan ini dapat dilakukan 1–2 minggu sekali dengan tujuan untuk meningkatkan pertumbuhan serta perkembangan pohon rambutan.

Pemupukan II (1–3 Tahun)

Ketika pohon rambutan sudah berumur 1–3 tahun, Anda tetap harus menggunakan ketiga pupuk GDM yang sama seperti pemupukan pertama di atas. Dosis dan cara pengaplikasian sama, tetapi dosis GDM Buah bisa dinaikkan menjadi 10 liter.

Selain itu, POG dan GDM Black BOS dapat diaplikasikan setiap 4 bulan sekali. Sementara itu, GDM Buah dapat diaplikasikan setiap 2 minggu sekali untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan pohon rambutan.

Pemupukan III (>3 Tahun)

Ketika pohon rambutan sudah berumur lebih dari 3 tahun dan siap berbuah, Anda tetap dapat menggunakan ketiga pupuk yang sama dengan pemupukan pertama. Cara pengaplikasiannya sama, tetapi dosis GDM Buah bisa dinaikkan menjadi 15 liter, dosis GDM Black BOS dinaikkan menjadi 10 kg, dan POG dinaikkan menjadi 1 kg per pohon rambutan.

Selain itu, POG dan GDM Black BOS dapat diaplikasikan setiap 6 bulan sekali saja. Sementara itu, GDM Buah dapat diaplikasikan setiap 1 bulan sekali untuk mempercepat pembentukan buah rambutan sekaligus meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen.

Dapatkan Rangkaian Pupuk Organik GDM dengan Harga Spesial Sekarang Juga!

Jika Anda merasa cara mencangkok pohon rambutan yang Anda lakukan sudah benar, tetapi hasilnya tidak maksimal, gunakan saja Rangkaian Pupuk Organik GDM yang terdiri dari GDM SAME, GDM Black BOS, GDM Buah, dan POG GDM. Keempat pupuk ini terbuat dari 100% bahan-bahan organik berkualitas tinggi yang diolah dalam keadaan segar sehingga tidak akan meninggalkan residu yang dapat merusak lingkungan.

Jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan Rangkaian Pupuk Organik GDM dengan harga spesial sekarang juga. Segera KLIK BANNER di bawah ini dan konsultasikan kebutuhan pertanian Anda bersama tim GDM agar mendapatkan solusi pemupukan yang tepat dan hasil panen rambutan yang lebih maksimal!



author-avatar

About WAHYU NURWIJAYO, SP

Seorang profesional di Industri Pertanian dengan selalu menerapkan sistem keseimbangan ekologi agar budidaya pertanian berjalan efektif & efisien serta hasil produksi meningkat