5 Cara Budidaya Rambutan dari Awal Hingga Siap Panen

Banyak orang tertarik menanam rambutan karena buahnya manis dan punya nilai jual tinggi. Namun, tidak sedikit yang gagal panen karena salah memilih bibit, kurang memahami cara perawatan, atau menanam di kondisi tanah yang kurang cocok. Akibatnya, pohon tumbuh lambat dan buah yang dihasilkan tidak maksimal.
Padahal, cara budidaya rambutan sebenarnya cukup mudah jika dilakukan dengan langkah yang tepat sejak awal. Kalau Dulur tertarik, tidak perlu merasa kesulitan, karena bisa mengikuti tahapan budidayanya melalui artikel ini. Semua sudah dijelaskan secara lengkap sejak awal pemilihan bibit, perawatan, hingga panen.


Syarat Tumbuh Budidaya Rambutan
Salah satu kunci yang perlu diketahui tentang cara budidaya tanaman rambutan adalah syarat tumbuh tanaman rambutan.
Dulur perlu mengetahui lingkungan yang sesuai untuk menanam rambutan, sebab tidak semua wilayah dapat memenuhi kriteria yang diinginkan tanaman rambutan
Untuk lebih jelasnya, berikut ini syarat tumbuh rambutan yang harus Dulur perhatikan:
Musim Tanam Yang Tepat
Pohon rambutan bisa ditanam pada musim apapun, baik pada musim kemarau maupun musim hujan.
Namun direkomendasikan untuk menanam pohon rambutan pada musing akhir kemarau saja, agar pada masa pertumbuhannya nanti mendapatkan air yang lebih banyak.
Ini dikarenakan bibit rambutan yang sudah pindah tanam bisa langsung menemui musim penghujan.
Jenis dan pH Tanah
Jenis tanah yang baik digunakan untuk budidaya tanaman rambutan adalah tanah yang bersifat gembur. Sedangkan tingkat keasaman yang bagus adalah antara 6-7.
Kondisi Iklim dan Suhu
Rambutan merupakan tanaman yang memiliki pertumbuhan baik jika ditanam pada daerah beriklim tropis.
Maka dari itu Dulur perlu mengetahui kondisi lingkungan yang sesuai, sebab pohon rambutan memerlukan cuaca yang relatif hangat dengan suhu sekitar 25 derajat celcius.
Oleh karena itulah, tanaman rambutan sangat cocok dibudidayakan di Indonesia.
Lokasi Penanaman
Tanaman ini sebaiknya di tanam di daerah dengan ketinggian sekitar 300-500 mdpl. Karena pada ketinggian tersebut, pohon rambutan mendapatkan suhu yang pas dibutuhkan untuk pertumbuhannya.
Jarak Tanam Rambutan
Tanaman rambutan mampu tumbuh pada berbagai macam media, juga pada wilayah minimalis. Tapi harus diingat untuk jarak tanam antara satu tanaman dan yang lainnya jangan terlalu berdekatan, agar tanaman rambutan memperoleh area untuk tumbuh.
Direkomendasikan sedikitnya miliki jarak 3-5 meter antar tanaman rambutan. Ini bergantung dengan varietas tanaman rambutan apa yang Dulur budidayakan.
Jika lingkungan atau daerah Dulur belum memenuhi syarat tumbuh rambutan yang diperlukan, tak perlu khawatir
Sebab ada solusi yang tepat untuk membuat kondisi media tanam nantinya subur dan menjadi tempat tumbuh yang sesuai untuk tanaman rambutan
Baca Juga: “Laku Puluhan Juta, Berikut Cara Budidaya Monstera Janda Bolong Menjadi Bisnis Menguntungkan“
Cara Budidaya Rambutan dari Awal hingga Panen
Budidaya rambutan bukan cuma menanam terus ditinggal bisa tumbuh sendiri. Tapi, Dulur perlu memahami panduan budidaya sejak awal pemilihan bibit hingga penanaman yang tepat melalui tahapan:
Awali dengan Memilih Bibit Rambutan yang Sesuai
Pilih bibit durian yang berkualitas dan sesuai dengan jenis tanah di daerah. Dulur bisa memilih bibit rambutan generatif (bibit dari biji) maupun vegetatif (dari teknik pencangkokan).
Tahapan Perlakuan Bibit Rambutan
Kalau Dulur memilih bibit rambutan generatif, perlu dilakukan penyemaian terlebih dahulu. Penyemaian biji rambutan bertujuan agar pertumbuhan awal tanaman rambutan dapat berjalan optimal, tanaman menjadi lebih kuat, dan tingkat kematian menjadi lebih rendah. Kemudian, lakukan pemeliharaan bibit hingga berumur 4-6 bulan.
Akan tetapi, kalau Dulur memilih bibit vegetatif atau cangkok harus dilakukan dengan pemilihan indukan pohon rambutan yang sehat, salah satunya memiliki ranting daunnya berwarna hijau. Setelah proses cangkok selesai, maka bibit rambutan vegetatif ini juga perlu disemai terlebih dahulu dengan media tanam seperti polybag.
Baca Juga: 8 Cara Mencangkok Pohon Rambutan agar Batang Cepat Akar
Persiapan Lahan Tanam Budidaya Rambutan
Setelah menyemaikan bibit rambutan yang telah Dulur pilih dari bibit generatif ataupun vegetatif, maka langkah selanjutnya adalah menanam bibit rambutan ke lahan tanam.
Namun, sebelum menanam rambutan di lahan tanam, Dulur perlu mempersiapkan media tanam terlebih dahulu.
Perlakuan yang tepat inilah yang menunjang kualitas pertumbuhan pada bibit rambutan nantinya, ada beberapa karakteristik media tanam atau lahan budidaya yang kurang sesuai
Maka Dulur bisa memberikan kombinasi booster tanah organik yaitu GDM SaMe Granule Bio Organic dan GDM Black BOS sebagai pupuk dasar tanaman rambutan.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini cara mempersiapkan media tanam rambutan:
- Balik tanah dengan cara di cangkul. Ini bertujuan untuk menggemburkan tanah dan menghilangkan penyakit dengan bantuan sinar matahari.
- Buat gundukan tanah dengan jarak antar gundukan setidaknya 3-5 meter.
- Taburkan 200 gram GDM SaMe Granule Bio Organic ke setiap gundukan tanah.
- Sirami tanah hingga basah dan lembab.
- Tuangkan 250 ml GDM Black BOS kedalam tangki semprot berisi air penuh, kemudian aduk hingga homogen.
- Semprotkan larutan GDM Black BOS tersebut ke seluruh permukaan media tanam.
- Setelah selesai, media tanam siap untuk ditanami bibit rambutan.
Cara Menanam Bibit Rambutan
Setelah sebelumnya Dulur menyemai bibit rambutan dan media tanam juga siap, maka langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menanam bibit rambutan
Dalam proses penanaman bibit rambutan tersebut, Dulur perlu melakukan beberapa tahapan
- Pilihlah bibit pohon rambutan yang sudah cukup umur, serta memiliki setidaknya 2-3 helai daun.
- Pindahkan bibit rambutan ke dalam gundukan tanah yang telah disiapkan sebelumnya.
- Lindungi bibit pohon rambutan dari sinar matahari dan air hujan dengan memberi atap pelindung.
- Sirami dengan air secukupnya. Sirami tanaman rambutan secara rutin, setidaknya 1-2 kali sehari.
- Berikan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Buah secara rutin agar pertumbuhannya dapat optimal.
- Takaran pemupukan setelah masa tanam, mencampurkan 500 ml Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Buah kedalam air di tangki semprot, kemudian aduk hingga homogen.
- Semprotkan larutan tersebut ke seluruh bagian tanaman, utamanya pada bagian bawah daun..
- Lakukan pemupukan setiap minggu, agar pertumbuhannya optimal.
- Lakukan pendangiran/penggemburan tanah setiap bulan untuk menjaga tanah tetap gembur.
- Pembersihan gulma dan tanaman pengganggu juga pelu dilakukan agar pohon rambutan dapat tumbuh dengan baik.
Salah satu hal penting dalam mengupayakan kualitas menunjang proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman, sehingga dapat meningkatkan tinggi & besar batang tanaman dengan cepat.
Baca Juga: Pupuk agar Bunga Rambutan Tidak Rontok: Rahasia Panen Melimpah
Lakukan Pemupukan agar Tanaman Cepat Tumbuh
Secara garis besar ada 2 tahapan pemupukan rambutan supaya tumbuh subur, sehat dan berbuah tepat pada waktunya, yakni pupuk dasar dan pupuk susulan. Dulur bisa menggunakan rangkaian Produk GDM Organik untuk mendukung pertumbuhan rambutan melalui tahapan:
Pemupukan Setelah Masa Tanam (<5 tahun)
Setelah pindah tanam, lakukan pemupukan secara rutin setidaknya seminggu sekali. Ini bertujuan untuk memberikan nutrisi harian pada tanaman.
Sehingga proses pertumbuhannya menjadi semakin cepat. Berikut ini cara pemupukan rambutan yang masih berumur <5 tahun secara rutin:
- Tuangkan 100 ml Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Buah kedalam tangki semprot berisi air penuh, kemudian aduk hingga homogen.
- Semprotkan ke seluruh bagian tanaman, utamanya bagian bawah daun. Dosis yang disarankan adalah 100 ml/tanaman atau 10 liter/ha. Ulangi pengaplikasian setiap 2 minggu.
- Sebarkan secara merata 2 kg GDM SaMe Granule Bio Organic ke setiap tanaman atau 200 kg/ha. Ulangi pengaplikasian setiap 6 bulan.
- Sirami tanah hingga basah dan lembab.
- Tuangkan 250 ml GDM Black BOS kedalam tangki semprot berisi air penuh, kemudian aduk hingga homogen.
- Semprotkan ke seluruh bagian media tanam. Dosis yang disarankan adalah 10 kg/ha. Ulangi pengaplikasian setiap 6 bulan
Itu adalah panduan cara memupuk tanaman rambutan yang masih berumur kurang dari 5 tahun. Pemupukan itu ditujukan agar proses pertumbuhannya dapat berjalan optimal.
Pemupukan Setelah Rambutan Berumur >5 Tahun
Setelah berumur lebih dari 5 tahun, maka langkah selanjutnya adalah mengubah dosis pemupukan.
Ini bertujuan agar tanaman rambutan yang mulai mempersiapkan berbuah dan ketika berbuah bisa sangat lebat. Berikut ini adalah cara pemupukan tanaman rambutan yang berumur >5 tahun
Saat tanaman rambutan berumur lebih dari 5 tahun, kebutuhan nutrisi digunakan untuk masa perkembangan dan produksi bunga, buah, serta sedikit untuk batang dan akar.
Memahami hal tersebut, maka Dulur bisa melakukan pemupukan dengan dosis berikut:
- Tuangkan 150 ml Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Buah kedalam tangki semprot berisi air penuh, kemudian aduk hingga homogen.
- Semprotkan ke seluruh bagian tanaman, utamanya bagian bawah daun. Dosis yang disarankan adalah 15 liter/ha. Ulangi pengaplikasian setiap bulan.
- Sebarkan secara merata 2 kg GDM SaMe Granule Bio Organic ke setiap tanaman atau 200 kg/ha. Ulangi pengaplikasian setiap 6 bulan.
- Sirami tanah hingga basah dan lembab.
- Tuangkan 250 ml GDM Black BOS kedalam tangki semprot berisi air penuh, kemudian aduk hingga homogen.
- Semprotkan ke seluruh bagian media tanam. Dosis yang disarankan adalah 10 kg/ha. Ulangi pengaplikasian setiap 6 bulan.
Penggunaan pupuk organik dalam masa pertumbuhan dan perkembangan tanaman inilah ditunjang oleh bakteri premium Bacillus brevis yang ada pada Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Buah
Selain itu untuk menekan perkembangan penyakit atau sebagai bioprotektan dalam tanah yang nantinya menyerang tanaman rambutan
Serta membantu meningkatkan penyerapan unsur N, P dan K dalam tanah menjadikan peran bakteri premium Pseudomonas alcaligenes dari kombinasi GDM Granule SAME dan GDM Black Bos
Kombinasi ketiganya menunjang kualitas daya tumbuh tanaman rambutan tumbuh maksimal.


Tips Merawat Pohon Rambutan agar Berbuah Lebat
Merawat pohon rambutan sangatlah mudah dan tidak memerlukan teknik spesifik atau alat dan bahan yang sulit didapat.
Maka hal inilah yang diterapkan oleh mitra kami untuk menunjang kualitas pertumbuhan tanaman rambutan secara tepat
Berikut ini tata cara merawat pohon rambutan agar tetap bisa tumbuh dengan baik dan sehat:
Pengairan
Selama dua minggu pertama setelah bibit yang dipindah tanam, penyiraman dilakukan sebanyak dua kali sehari, pagi dan sore.
Sedangkan pada minggu-minggu berikutnya penyiraman dapat dikurangi menjadi satu kali sehari.
Apabila tanaman rambutan telah tumbuh benar-benar kuat, frekuensi penyiraman bisa dikurangi lagi yang dapat dilakukan saat-saat diperlukan saja atau 2 hari sekali.
Tentu saja, ini bergantung dengan iklim dan kondisi di tempat Dulur. Dan bila turun terlalu lebat diusahakan agar sekeliling tanaman tidak tergenang air dengan cara membuat parit saluran untuk mengalirkan air.
Penyiangan
Penyiangan dilakukan untuk membersihkan gulma yang ada disekitar pohon rambutan. Hal ini bisa anda lakukan minimal satu bulan sekali saja.
Dulur bisa melakukannya dengan dicabut menggunakan tangan, ataupun dibersihkan menggunakan cangkul/pembersih rumput.
Tidak disarankan untuk menggunakan herbisida, karena dapat menyebabkan keseimbangan ekosistem
Pencegahan dan Penanggulangan Hama dan Penyakit
Guna mencegah kemungkinan timbulnya penyakit/hama karena kondisi cuaca/hama perusak, maka perlu dilakukan pencegahan.
Pencegahan hama, utamanya hama lalat buah dapat dilakukan dengan menggunakan yellow trap.
Sedangkan penanggulangan penyakit rambutan dapat dilihat asal penyakitnya, apakah dari jamur, bakteri atau virus.
Jika disebabkan oleh jamur, maka lakukan penanggulangan dengan mengurangi kelembaban tanaman, kemudian disemprot dengan fungisida sesuai dosis.
Pemupukan Secara Rutin
Pemupukan juga menjadi langkah perawatan yang bagus agar pohon rambutan cepat tumbuh dan berbuah lebat. Sebaiknya, hindari pemakaian pupuk kimia karena bisa berdampak buruk pada struktur tanah dalam jangka panjang, yakni tanah menjadi kering dan tidak subur. Jadi, sebaiknya Dulur pakai rangkaian Pupuk GDM Organik yang terbuat dari 100% bahan organik dan aman digunakan dalam jangka panjang tanpa minim efek samping.
Pupuk Organik Cair (POC) GDM Buah, GDM SaMe, dan GDM Black BOS menjadi pilihan terbaik Dulur untuk mendukung pertumbuhan tanaman rambutan. Rangkaian Pupuk GDM ini juga bisa mencegah tanaman terhindar dari penyakit, daya tahan kuat, serta panen lebih maksimal.
Proses Panen Budidaya Rambutan
Buah rambutan yang telah matang dapat dilihat dengan ciri-ciri warna yang disesuaikan dengan jenis rambutan yang ada.
Berikut ini adalah tahapan tahapan pemanenan buah rambutan yang bisa Dulur terapkan:
- Dulur juga dapat merasakan rambutan yang sudah masak dibandingkan dengan rambutan yang belum masak.
- Umumnya, pemanenan dilakukan sekitar bulan November sampai Februari, namun bisa juga dipengaruhi musim kemarau atau musim penghujan.
- Cara pemanenan yang terbaik adalah dipetik beserta tangkainya yang sudah matang (hanya yang sudah masak) sekaligus melakukan pemangkasan ranting agar tidak menjadi rusak.
- Pemangkasan dilakukan sekaligus panen agar dapat bertunas dan cepat berbuah kembali.
- Apabila pemetikan tidak terjangkau oleh tangan, dapat dilakukan dengan menggunakan galah untuk mengait tangkai buah rambutan secara benar.
- Selanjutnya, segera bersihkan buah rambutan dari kotoran yang menempel, agar bisa segera dijual di pasar.
Untuk menghasilkan kualitas buah rambutan yang memiliki kualitas bagus dan sesuai, tahapan diatas merupakan salah satu hasil terapan yang bisa Dulur lakukan.
Tingkatkan Hasil Panen Rambutan dengan Rangkaian Pupuk GDM Organik!
Budidaya rambutan terutama dalam skala besar, Dulur perlu memahami proses perawatan dari masa tanam hingga panen yang tepat. Salah satunya adalah dengan menggunakan Rangkaian Pupuk GDM Organik untuk mendukung pertumbuhan tanaman rambutan. Rangkaian Pupuk GDM Organik ini membuat tanaman rambutan lebih kuat, tahan penyakit, buah berkualitas, serta hasil panen melimpah.
Jadi, jangan ragu untuk menggunakan Rangkaian Pupuk GDM Organik. Rasakan manfaatnya pada tanaman rambutan Dulur. Jika masih bingung cara menggunakan atau dosis Pupuk GDM, Dulur bisa konsultasi bersama tim ahli GDM dengan tekan banner di bawah ini, Gratis!


















