5 Cara Ternak Ikan Guppy dari Awal Hingga Perawatannya

Ikan guppy banyak dijadikan pilihan budidaya ikan hias karena warna cantik, ukurannya kecil, dan perawatannya relatif mudah. Namun, saat mulai mencoba beternak sendiri, tidak sedikit yang bingung harus memulai dari mana. Mulai dari memilih indukan, menyiapkan akuarium, hingga menjaga agar anak guppy bisa hidup sehat sering menjadi tantangan bagi pemula.
Padahal, cara ternak ikan guppy sebenarnya cukup sederhana jika memahami langkah dasarnya. Dengan perawatan yang tepat, ikan guppy bisa cepat berkembang biak dan menghasilkan banyak anakan dalam waktu singkat. Karena itu, Anda perlu mengetahui tahapan ternak yang benar agar guppy lebih sehat dan peluang keberhasilannya lebih tinggi.


Potensi Bisnis Ternak Ikan Guppy
Ikan guppy memiliki potensi bisnis yang sangat luas. Ini bukan hanya karena bentuk dan warnanya yang indah, namun juga karena tren budidaya ikan hias yang terus meningkat dari waktu ke waktu.

Dilansir dari kkp.go.id, jumlah permintaan ikan hias saat ini mulai meningkat. Hal ini sesuai data share ekonomi ikan hias terhadap nilai ekspor yang mencapai 0,66%.
Ditambah dengan peningkatan trend pendapatan sebesar USD 32,23 juta dari tahun 2012 hingga 2019.
Optimisme dan geliat bisnis ikan hias sangatlah didukung oleh pemerintah, hal ini menjadi peluang yang bagus untuk Anda yang ingin terjun dalam bisnis ikan hias ataupun ingin mengembangkan bisnis skala besar.
Ikan guppy (Poecilia reticulata) karena kepopulerannya, selalu dijual dengan harga yang cukup tinggi dipasaran. Bukan hanya diminati di kancah nasional, ikan ini bahkan menjadi komoditas ekspor.
Namun, tentu saja tidak semua ikan guppy memiliki harga jual tinggi. Sebab, dipasaran hanya ikan guppy jantan lah yang paling banyak diburu sebagai ikan hias.
Selain memperhatikan potensi bisnisnya, perlunya Anda mengetahui modal awal untuk memulai membudidayakan ikan guppy.
5 Cara Ternak Ikan Guppy untuk Pemula
Untuk skala pemula, Anda bisa mencoba membudidayakan ikan guppy dalam ember. Hal ini lebih efisien dan mudah, selain itu tak memerlukan modal media yang besar. Seperti apa? berikut teknis budidaya yang tepat:
Bedakan Ikan Guppy Jantan Dan Betina
Ikan guppy jantan dan betina memiliki ciri fisik yang cukup berbeda, sehingga cukup mudah dalam membedakan jenis kelaminnya. Namun, jika Anda masih kesulitan dalam membedakan mana ikan guppy jantan dan betina, berikut ini adalah cirinya:

Ciri Ikan Guppy Betina:
- Ikan guppy betina berukuran lebih besar dari ikan guppy jantan, bahkan bisa mencapai ukuran panjang 7 cm.
- Tubuh gemuk dan perut besar.
- Memiliki sirip punggung biasa.
- Bentuk kepala runcing.
Ciri Ikan Guppy Jantan:
- Ikan guppy jantan berukuran lebih kecil dari ikan guppy betina, dengan panjang maksimal 4 cm.
- Ekor lebih panjang dan lebar.
- Warna ekor, sirip dan badan ikan guppy jantan lebih cerah dan berfariasi.
- Memiliki gonopodium (tonjolan di belakang sirip perut).
- Memiliki sirip punggung lebih panjang.
- Bentuk kepala lebih besar.
Setelah memahami ciri ikan guppy jantan dan betina, selanjutnya Anda bisa memilih indukan ikan guppy yang bisa digunakan sebagai indukan. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah penjelasannya:
Baca Juga: 4 Cara Budidaya Ikan Guppy Tanpa Aerator: Mudah untuk Pemula
Pilih Indukan Ikan Guppy
Sebelum mengawinkan ikan guppy, Anda terlebih dahulu harus memilih indukan betina dan jantannya. Untuk menghasilkan anakan jantan dan memiliki kualitas baik, maka Anda harus memilih indukan yang berkualitas unggul dengan ciri-ciri:

Cara Memilih Indukan Betina Ikan Guppy
Indukan betina ikan guppy harus dipilih yang berkualitas tinggi agar bisa menghasilkan sel telur berkualitas dan membentuk anakan yang memiliki corak khas ikan guppy yang indah. Agar Anda tidak salah pilih, berikut ini adalah cara memilih indukan betina ikan guppy yang berkualitas:
- Sudah berumur 4-6 bulan.
- Berukuran lebih besar.
- Perut tampak gemuk (full egg).
- Warna cerah.
- Pergerakan gesit.
- Bebas dari hama-penyakit.
Cara Memilih Indukan Jantan Ikan Guppy
Indukan jantan ikan guppy memiliki peranan yang sangat penting dalam menciptakan anakan yang berkualitas. Oleh karena itu, Anda harus memilih indukan jantan ikan guppy yang memiliki ciri:
- Sudah berumur 4-6 bulan.
- Bentuk ekornya mengembang lebar.
- Warna cerah dan memiliki motif yang khas.
- Pergerakan gesit.
- Bebas dari hama-penyakit.


Proses Mengawinkan Ikan Guppy
Cara breeding ikan guppy menentukan keberhasilan bisnis ikan guppy Anda. Berikut ini adalah cara mengawinkan ikan guppy:
- Siapkan ember bersih dan berwarna gelap dengan diameter >15 cm (diutamakan berbentuk bulat).
- Tuangkan air bersih/air sumur yang tidak mengandung penjernih air.
- Tuangkan 1 ml Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan kedalam air tersebut.
- Masukkan indukan betina kedalam ember pada pagi hari.
- Masukkan indukan jantan kedalam ember yang sudah berisi indukan betina tersebut pada sore harinya.
- Biarkan ikan guppy melakukan perkawinan secara alami selama 4-6 hari.
- Setelah proses perkawinan, ambil indukan jantan di hari ke 4 atau 5, ketika indukan sudah bunting.
Baca Juga: Ikan Guppy Makan Apa? Ini Pilihan Terbaik untuk Mendukung Pertumbuhan
Panduan Pemijahan Ikan Guppy
Jika Anda ingin menjalankan bisnis ikan guppy, maka cara untuk mendapatkan keuntungan besar adalah dengan mendapatkan anakan yang berjenis kelamin jantan. Ini dikarenakan ikan guppy jantan lebih diminati dipasaran.
Supaya anakan ikan guppy jantan semua, Anda bisa melakukan tips dan trik cara membuat ikan guppy jantan berikut:
- Kunci mendapatkan anakan ikan guppy jantan (monosex) adalah dengan mempengaruhi kondisi hormonal ikan guppy agar menjadi lebih maskulin (maskulinisasi).
- Salah satu bahan yang terbukti bisa memasukulinkan ikan guppy adalah air kelapa. Anda disarankan untuk menggunakan air kelapa hibrida, karena kandungan kalium sangat tinggi, yaitu 5457,6 mg/L.
- Gunakan air kelapa hibrida untuk merendam indukan ikan guppy
Cara Perendaman Indukan Ikan Guppy
- Siapkan 10 ml air kelapa hibrida yang fresh.
- Masukkan air kelapa hibrida tersebut kedalam sedikit air pada aquarium tunggal/soliter.
- Masukkan indukan ikan guppy yang sedang bunting kedalam larutan tersebut.
- Biarkan indukan ikan guppy yang bunting tersebut selama 10 jam di dalam larutan.
- Berikan pakan dengan pelet yang sudah disemprot Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan. Dosis yang disarankan adalah 1 ml/100 gram pakan.
Proses Pemijahan Ikan Guppy
- Pindahkan indukan betina ikan guppy ke air bersih yang tidak diberi air kelapa.
- Anda hanya perlu menunggu ikan guppy melakukan pemijahan secara alami setelah melalui proses tersebut.
- Berikan pakan pelet berbentuk tepung, kemudian semprot dengan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan, dosis yang disarankan adalah 1 ml/100 gram pakan.
- Pemberian pakan ini bisa dilakukan sebanyak 3-5 kali sehari.
Hasil Pemijahan Ikan Guppy
- Perendaman dengan menggunakan air kelapa tersebut berperan untuk mengatur regulasi testosteron dalam tubuh ikan guppy yang bertugas dalam mengendalikan kerja androgen.
- Ini terbukti dari tingkat ekspresi gen aromtase tipe gonad yang menurun akibat perlakuan kalium pada air kalapa. Sehingga mengakibatkan diferensiasi kelamin ikan guppy menjadi jantan (sex reveral).
- Dengan melakukan metode tersebut, anakan ikan guppy yang dihasilkan bisa mencapai >65% anakan jantan.
- Maskulinisasi dengan menggunakan air kelapa ini dianjurkan oleh pemerintah karena tidak memberikan dampak buruk pada lingkungan. Sebab, penggunaan hormon sintetik 17α- metyltestosteron sudah dilarang oleh Dinas Kelautan Perikanan pada tahun 2008, karena mengandung bahan karsinogenik yang berbahaya untuk lingkungan dan ikan guppy.
Perawatan Ikan Guppy
Setelah berhasil memijahkan ikan guppy, kemudian lakukan perawatan pada anakan ikan guppy (burayak ikan guppy). Perawatan burayak guppy sangat krusial, karena burayak ini sangat rentan mengalami kematian.

Nah, agar burayak ikan guppy Anda tidak mudah mati, lakukan perawatan dengan cara berikut:
- Biarkan burayak dan indukan betina di dalam wadah pemijahan hingga anakan tumbuh besar.
- Berikan pakan pelet dengan kandungan protein tinggi yang berbentuk tepung agar burayak dan indukan dapat makan bersama. Selain itu, pemberian pakan protein tinggi berbentuk tepung juga baik untuk memulihkan kondisi indukan.
- Semprotkan pakan yang akan diberikan dengan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan, dosis yang disarankan adalah 1 ml/100 gram pakan.
- Teteskan 1 ml Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan pada air kolam guppy. Ulangi pengaplikasian produk ini setiap 1 minggu sekali.
- Untuk menjaga agar burayak ikan guppy tetap mendapatkan udara yang baik dan sinar matahari yang cukup, pindahkan burayak ke luar ruangan teduh yang tidak terkena sinar cahaya langsung pada pagi hari.
- Masukkan kembali pada siang atau sore hari agar burayak tidak kepanasan.
- Agar kualitas air tetap terjaga, Anda bisa melakukan pengurasan aquarium secara bertahap setiap 1-2 minggu sekali.
- Jangan lupa untuk menambahkan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan agar air tetap bersih, sekaligus membunuh bibit-bibit penyakit. Selain itu, produk ini juga terbukti bisa meningkatkan kekebalan tubuh ikan guppy agar tidak mudah sakit dan memiliki kelulus hidup an yang tinggi.
Keuntungan Menggunakan Suplemen Organik Cair GDM untuk Perawatan Ikan Guppy
Suplemen Organik Cair (SOC) GDM Ikan membantu menjaga kesehatan ikan guppy dengan meningkatkan daya tahan tubuh, mempercepat pertumbuhan, dan membuat warna ikan lebih cerah. Kandungan organiknya juga membantu mengurangi stres pada ikan sehingga guppy lebih aktif dan tidak mudah terserang penyakit.
Selain itu, SOC GDM juga membantu menjaga kualitas air akuarium tetap stabil karena mampu mengurangi bau dan menekan pertumbuhan bakteri merugikan. Penggunaan rutin membuat lingkungan budidaya lebih sehat sehingga tingkat kelangsungan hidup dan perkembangan ikan guppy menjadi lebih optimal.
Gunakan Suplemen Organik Cair (SOC) GDM agar Ikan Guppy Sehat & Nilai Jual Tinggi!
Jika Anda ingin ikan guppy tetap sehat dan cantik tanpa terserang penyakit, tambahkan Suplemen Organik Cair (SOC) GDM secara rutin. Terbuat dari 100% bahan organik, membuat SOC GDM aman digunakan setiap hari dan jangka panjang, karena minim efek samping terhadap ikan.
Jadi, yuk, jangan ragu untuk menggunakan Suplemen Organik Cair (SOC) GDM. Hubungi tim ahli GDM jika masih bingung pengaplikasiannya dengan tekan banner di bawah ini, Gratis!










