Pertanian

8 Cara Menanam Daun Bawang dari Sisa Belanjaan, Hemat, dan Praktis

Cara menanam daun bawang dari sisa belanjaan

Cara menanam daun bawang bisa dilakukan dengan mudah di rumah meskipun dengan lahan terbatas. Tanaman ini banyak dipilih karena perawatannya simpel dan bisa dipanen dalam waktu relatif singkat. Selain itu, daun bawang juga sering digunakan sebagai bahan pelengkap berbagai masakan, sehingga kebutuhan pasarnya selalu ada. 

Selain mudah ditanam, daun bawang juga memiliki nilai ekonomi yang stabil. Kebutuhannya terus ada di pasar tradisional hingga supermarket. Dengan teknik budidaya yang tepat, hasilnya bisa maksimal meksipun ditanam dalam skala rumahan. 

Namun, agar pertumbuhannya optimal, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan dengan benar. Mulai dari memilih bibit hingga cara merawat tanaman, semuanya akan dibahas secara lengkap pada penjelasan berikut ini. 



Peluang Bisnis Daun bawang Rumahan

Sebagai salah satu sayuran yang sering digunakan dalam masakan sehari-hari, daun bawang memiliki pasar luas dan berkelanjutan. Tanaman ini turut memberikan kontribusi pada perekonomian daerah karena menjadi sumber pendapatan bagi banyak petani. Dengan memahami cara menanam daun bawang, peluang usaha rumahan bisa dimaksimalkan dengan modal yang relatif terjangkau.

Dari segi hasil, daun bawang mampu menghasilkan 7-15 ton/ha dalam kondisi normal. Jika didukung dengan varietas unggul, pemupukan, dan pengelolaan air yang baik, hasilnya bisa meningkat hingga 20 ton/ha. Angka di atas menunjukkan bahwa komoditas ini memiliki prospek yang cukup cerah.

Di sisi lain, daun bawang tak hanya dijual sebagai sayuran segar. Banyak pelaku usaha yang mengembangkannya menjadi produk olahan seperti bumbu instan, sehingga nilai jualnya meningkat dan jangkauan pasarnya semakin luas. 

Syarat Tumbuh Tanaman Daun Bawang

Mengetahui syarat tumbuh daun bawang sangat penting  sebelum memulai menanam. Lingkungan yang tepat akan membantu tanaman tumbuh lebih cepat dan menghasilkan daun yang sehat. 

Tanaman daun bawang cocok dibudidayakan di daerah dataran tinggi dengan ketinggian 250 hingga 1500 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sedangkan untuk tanah yang digunakan adalah Andosol, berasal dari material vulkanik yang kaya unsur hara. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan tanah lempung berpasir yang tidak mudah becek. 

Curah hujan yang dibutuhkan sekitar 150-200 mm per tahun dengan suhu harian berkisar 18-25 derajat celcius. Kondisi tanah juga harus memiliki keasaman netral, yakni 6,5 -7,5. Setelah memahami syarat tumbuh ini, Anda bisa menentukan dan menyiapkan bibit yang akan ditanam. 

Baca Juga: “5 Cara Menanam Daun Bawang dari Biji Hingga Siap Panen

Cara Menanam Daun Bawang di Rumah 

Cara menanam daun bawang di rumah bisa dilakukan dengan mudah, bahkan tanpa lahan luas. Anda cukup memanfaatkan pot atau polybag untuk mulai budidaya daun bawang dalam skala rumahan. Salah satu metode yang praktis dan hemat biaya adalah menggunakan batang daun bawang dari sisa belajaan dapur sebagai bibit. 

Dengan teknik yang tepat, sisa daun bawang bisa tumbuh kembali dan menghasilkan panen baru. Berikut ini langkah awal yang perlu Anda lakukan sebelum masuk ke tahap penanaman. 

Persiapan Media Tanam Daun Bawang 

Media tanam memiliki peran penting dalam keberhasilan saat budidaya daun bawang, terutama jika dilakukan di pot atau polybag. Ruang tumbuh akar yang terbatas membuat kualitas tanah harus benar-benar diperhatikan. 

Media yang subur dan gembur akan membantu akar berkembang dengan baik serta menunjang pertumbuhan daun yang maksimal. Untuk mendukung kesuburan tanah, Anda bisa menggunakan GDM SaMe Granule Bio Organik dan GDM Black Bos. 

GDM SaMe adalah pupuk berbentuk granule yang mengandung unsur hara makro dan mikro serta bakteri baik untuk membantu memperbaiki struktur tanah. Sementara itu, GDM Black Bos mengandung mikroorganisme yang berfungsi meningkatkan aktivitas biologis tanah, membantu proses penguraian bahan organik, dan membuat tanah lebih subur dan sehat.



Berikut ini langkah-langkah persiapan media tanam daun bawang bawang yang bisa diikuti: 

  • Siapkan tanah sesuai syarat tumbuhnya. Jika tersedia tanah Andosol, gunakan tanah tersebut. Jika tidak, pilih tanah bertekstur lempung berpasir yang gembur.
  • Masukkan tanah ke dalam pot atau polybag hingga hampir mencapai bibir pot.
  • Taburkan GDM SaMe Granule Bio Organic sebanyak 50 gram per pot secara merata di atas permukaan tanah.
  • Siram tanah hingga lembap atau cukup basah.
  • Campurkan 250 ml GDM Black BOS ke dalam satu ember atau tangki sprayer berisi air penuh, lalu aduk hingga merata.
  • Semprotkan atau kocorkan larutan tersebut ke seluruh permukaan tanah yang sudah dibasahi.
  • Diamkan media tanam selama beberapa hari agar bakteri baik bekerja memperbaiki dan menyuburkan tanah.

Setelah media tanam siap dan tanah menjadi lebih subur, Anda bisa melanjutkan ke tahap berikutnya, yakn menyiapkan bibit dani menanam bawang prei di polybog atau pot dengan teknik yang tepat. 

Cara Memilih Bibit Daun Bawang

Dalam memilih bibit daun bawang, Anda bisa memanfaatkan daun bawang yang dibeli di pasar atau tukang sayur, asalkan kondisinya masih segar dan sehat. Berikut panduan memilihnya: 

  • Pilih daun bawang yang masih segar dan tidak layu.
  • Pastikan bagian akar, batang bawah (berwarna putih), dan daun masih utuh.
  • Hindari daun bawang yang terdapat bercak, busuk, atau bekas serangan hama dan penyakit.
  • Potong bagian daun hijau untuk dikonsumsi, lalu sisakan bagian akar dan batang bawah sebagai calon bibit.

Persiapan Bibit Daun Bawang 

Bibit daun bawang yang sudah dipilih perlu dipersiapkan terlebih dahulu agar siap tanam dan memiliki daya tumbuh yang optimal. Persiapan ini bertujuan untuk memastikan bibit bebas dari hama dan penyakit serta membantu tanaman tumbuh lebih cepat dan kuat. 

Salah satu bahan yang digunakan adalah pupuk Organik Cair (Poc) Gdm Spesialis Tanaman Pangan. Ini adalah pupuk organik yang diformulasikan untuk mendukung pertumbuhan tanaman pangan. POC mengandung unsur hara lengkap serta mikroorganisme yang membantu menyuburkan tanaman hingga menjaga dari serangan hama. 


Pupuk Organik Cair GDM
Spesialis Pangan
  • Menyediakan Nutrisi Lengkap untuk Tanaman
  • Meningkatkan Kesuburan Tanah
  • Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Hasil Panen
  • Mencegah Serangan Penyakit
  • Mengurangi Ketergantungan pada Pupuk Kimia

Agar bibit daun bawang siap tanam, Anda perlu merendam bibit dari akar dan batang bawah daun bawang. Tujuannya untuk membantu membersihkan sisa hama atau penyakit yang mungkin masih menempel. 

Proses ini juga bermanfaat meningkatkan daya tahan, mempercepat proses adaptasi, hingga memperkuat akar dan menjaga ketahanan tanaman. Adapun langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk meyiapkan bibit daun bawang adalah sebagai berikut: 

  • Campurkan 250 ml POC GDM Spesialis Tanaman Pangan dengan 1 liter air bersih.
  • Aduk larutan hingga tercampur merata.
  • Rendam bagian akar dan batang bawah daun bawang ke dalam larutan tersebut.
  • Lakukan perendaman selama kurang lebih 30 menit.
  • Setelah 30 menit, angkat dan tiriskan di wadah bersih. Setelah itu bisa langsung ditanam di media yang sudah disiapkan. 

Cara Menanam Daun Bawang di Pot atau Polybag 

Agar proses penanaman berhasil dan bibit bisa tumbuh dengan baik, berikut langkah-langkah yang bisa diikuti: 

  • Buat lubang tanam sedalam kurang lebih 5 cm pada media tanam yang sudah disiapkan.
  • Ambil bibit daun bawang atau bawang prei yang sudah direndam dan ditiriskan.
  • Masukkan bagian akar dan batang bawah ke dalam lubang tanam.
  • Tutup kembali lubang dengan tanah hingga bagian akar tertutup sempurna.
  • Pastikan posisi bibit tegak dan tidak mudah roboh.
  • Siram secara perlahan menggunakan sprayer agar tanah tetap lembap tanpa membuat media terlalu becek.
contoh hasil cara menanam daun bawang

Agar bibit daun bawang siap tanam, Anda perlu merendam bibit dari akar dan batang bawah daun bawang. Tujuannya untuk membantu membersihkan sisa hama atau penyakit yang mungkin masih menempel. 

Proses ini juga bermanfaat meningkatkan daya tahan, mempercepat proses adaptasi, hingga memperkua akar dan menjaga ketahanan tanaman. Adapun langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk meyiapkan bibit daun bawang adalah sebagai berikut: 

  • Campurkan 250 ml POC GDM Spesialis Tanaman Pangan dengan 1 liter air bersih.
  • Aduk larutan hingga tercampur merata.
  • Rendam bagian akar dan batang bawah daun bawang ke dalam larutan tersebut.
  • Lakukan perendaman selama kurang lebih 30 menit.
  • Setelah 30 menit, angkat dan tiriskan di wadah bersih. Setelah itu bisa langsung ditanam di media yang sudah disiapkan. 

Cara Menanam Daun Bawang di Pot atau Polybag 

Agar proses penanaman berhasil dan bibit bisa tumbuh dengan baik, berikut langkah-langkah yang bisa diikuti: 

  • Buat lubang tanam sedalam kurang lebih 5 cm pada media tanam yang sudah disiapkan.
  • Ambil bibit daun bawang atau bawang prei yang sudah direndam dan ditiriskan.
  • Masukkan bagian akar dan batang bawah ke dalam lubang tanam.
  • Tutup kembali lubang dengan tanah hingga bagian akar tertutup sempurna.
  • Pastikan posisi bibit tegak dan tidak mudah roboh.
  • Siram secara perlahan menggunakan sprayer agar tanah tetap lembap tanpa membuat media terlalu becek.

Baca Juga: ” Pupuk Daun Bawang: Tumbuhan Sehat Hasil Panen Meningkat

Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman 

Tanaman daun bawang rentan terhadap serangan hama dan penyakit, sehingga perlu dilakukan pengendalian secara berkala. Beberapa hama yang sering menyerang antara lain Agrotis sp., Spodoptera exigua (ulat bawang), dan Thrips tabaci

Untuk pencegahan, rutinlah melakukan penyiangan gulma serta pemupukan menggunakan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan agar tanaman lebih kuat. Selain hama, ada juga penyakit seperti Erwinia carotovora dan Alternaria porri (bercak ungu). 

Penyakit ini biasanya muncul akibat kondisi lembap dan lingkungan yang kurang bersih. Oleh karena itu, pastikan pot dan area sekitar tetap bersih, serta lakukan pemupukan rutin dan penggunaan GDM Black BOS serta GDM SaMe Granule Bio Organic sejak tahap persiapan media tanam untuk menjaga kesehatan tanah dan tanaman.

Panduan Pemupukan Tanaman Daun Bawang di Pot 

Pemupukan daun bawang di pot atau polybag sebaiknya menggunakan pupuk organik agar hasil panen lebih sehat dan aman dikonsumsi. Selain itu, pemupukan organik juga membantu menjaaga keseimbangan unsur hara dalam tanah, memperkuat daya tahan tanaman, serta mendukung pertumbuhan yang lebih optimal. Berikut caranya: 

  • Campurkan 250 ml Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan ke dalam satu ember berisi air.
  • Aduk hingga larutan tercampur merata.
  • Siramkan larutan ke seluruh bagian tanaman, mulai dari daun hingga ke area akar pada setiap pot.
  • Lakukan pemupukan secara rutin setiap satu minggu sekali hingga mendekati masa panen.

Dengan pemupukan yang teratur dan menggunakan teknik yang tepat, tanaman daun bawang Anda akan tumbuh lebih subur, memiliki daun yang hijau dan segar, dan hasil panen jadi lebih maksimal. 

Masa Panen Tanaman Daun Bawang 

Masa panen daun bawang tergolong singkat. Dalam waktu sekitar 2 bulan setelah tanam, tanaman ini sudah siap dipanen. Waktu panen bisa sedikit berbeda tergantung perawatan, kesuburan media tanam, dan kondisi lingkungan. 

Cara memanen daun bawang cukup mudah, yakni dengan mencabut seluruh bagian tanaman hingga ke akar. Anda bisa melakukan panen secara bertahap sesuai kebutuhan dapur atau saat akan dijual. Sistem panen berkala ini cocok untuk budidaya skala rumahan karena lebih fleksible.

Pilih tanaman yang batangnya sudah besar dan telihat lebih tua untuk dipanen. Sementara itu, sisa tunas anakan yang sehat, berwarna hijau cerah, dan pertumbuhannya baik bisa dijadikan bibit berikut. Dengan begitu, Anda bisa menanam dan memanen daun bawang secara berkelanjutan tanap harus membeli bibit baru setiap saat. 

Tingkatkan Hasil Panen Tanaman Daun Bawang Anda Bersama Rangkaian Produk GDM 

Menanam daun bawang di rumah tak sulit dilakukan dan tak membutuhkan banyak modal. Dengan teknik yang tepat dan pemupukan yang teratur, Anda bisa panen daun bawang dari rumah. Selain untuk kebutuhan dapur, budidaya ini bisa menjadi peluang bisnis skala rumahan. 

Agar hasil panen lebih makismal, gunakan rangkaian pupuk ogranik GDM yang membantu menyuburkan tanah, memperkuat akar, dan menjaga ketahanan tanaman dari hama. Klik banner di bawah ini untuk mendapatkan konsultasi gratis dengan tim ahli GDM tentang pemupukan dan solusi terbaik untuk budidaya Anda. 



author-avatar

About WAHYU NURWIJAYO, SP

Seorang profesional di Industri Pertanian dengan selalu menerapkan sistem keseimbangan ekologi agar budidaya pertanian berjalan efektif & efisien serta hasil produksi meningkat