6 Cara Menanam Jahe Merah di Pot & Perawatan Hingga Panen

Apakah Anda tertarik menanam jahe merah karena klaim manfaatnya cukup banyak, mulai dari bahan minuman herbal sampai kebutuhan dapur sehari-hari? Jika iya, mungkin masalah yang Anda alami adalah tidak punya lahan luas untuk berkebun. Akibatnya, Anda mengira jahe merah sulit ditanam sendiri di rumah, padahal tanaman ini bisa tumbuh dengan baik hanya menggunakan pot.
Menanam jahe merah di pot menjadi solusi praktis untuk halaman sempit maupun rumah di perkotaan. Selain lebih hemat tempat, perawatannya juga cenderung mudah dan bisa dilakukan pemula. Dengan media tanam yang tepat dan perawatan sederhana, jahe merah tetap bisa tumbuh subur serta menghasilkan rimpang berkualitas.
Oleh karena itu, jika ingin berhasil, Anda perlu memahami cara menanam jahe merah di pot yang benar sejak awal agar tanaman cepat tumbuh, tidak mudah busuk, dan hasil panennya maksimal.


6 Cara Menanam Jahe Merah di Pot
Menanam jahe merah di pot dibutuhkan ketelitian sejak awal pemahaman syarat pertumbuhan tanaman ini, pemilihan bibit, hingga proses budidayanya. Agar budidaya yang Anda lakukan berhasil, ikuti cara menanam jahe merah di pot berikut ini.
Syarat Tumbuh Jahe Merah
Kenali dulu syarat tumbuh jahe merah dan memanglah tidaklah sulit. Beberapa hal yang harus dipenuhi adalah:
- Daerah dengan curah hujan tinggi 2.500-4000 mm/th.
- Membutuhkan sinar matahari langsung, utamanya saat tanaman berumur 2,5-7 bulan.
- Suhu udara optimum adalah antara 20-35oC.
- Tanah subur, gembur dan mengandung humus tinggi.
- Tekstur tanah lempung berpasir/liat berpasir/tanah laterik.
- pH tanah antara 4,3-7,4 dan optimum di pH tanah 6,8-7,0.
- Ketinggian tempat antara 0-2000 mdpl.
Jika tempat tinggal Anda sesuai dengan syarat tumbuh tersebut, Anda bisa memulai tanam jaher merah di pot. Berikut ini adalah panduan cara membuat media tanam jahe merah di polybag:
Baca Juga: “Cara Budidaya Jambu Kristal Agar Cepat Berbuah Lebat, Organik & Menguntungkan“
Cara Membuat Media Tanam Jahe Merah Di Polybag
- Siapkan tanah yang subur, gembur dan memiliki tekstur tanah seperti yang dijelaskan diatas.
- Masukkan tanah yang sudah disiapkan kedalam pot hingga mendekati bibir pot.
- Sebarkan secara merata pupuk GDM SaMe Granule Bio Organic ke seluruh permukaan tanah dengan dosis 50 gram/pot.
- Sirami dengan air hingga basah.
- Campurkan 100 ml GDM Black BOS kedalam hand sprayer/ember berisi air.
- Aduk-aduk GDM Black BOS dan air hingga homogen.
- Semprotkan atau kocorkan larutan GDM Black BOS tersebut ke permukaan tanah yang sudah basah.
- Diamkan media tanam jahe merah selama beberapa hari, agar produk GDM SaMe Granule Bio Organic dan GDM Black BOS bekerja untuk menggemburkan, menyuburkan tanah dan menghilangkan bibit-bibit penyakit.
Sembari menunggu media tanam jahe merah siap, Anda bisa melakukan persiapan bibit. Berikut ini adalah cara persiapan bibit jahe merah:
Persiapan Bibit Jahe Merah
Bibit jahe merah yang akan ditanam harus dipersiapkan terlebih dahulu. Berikut ini adalah cara persiapan bibit jahe merah:
- Pilih bibit dari tanaman jahe merah yang sudah tua (umur 9-10 bulan).
- Pilih rimpang yang berwarna cerah, berukuran sedang-besar, bersih, tidak ada luka/lecet, serta tidak ada gangguan hama-penyakit.
- Cuci bersih rimpang jahe merah.
- Lihat ada berapa banyak mata tunas dalam satu rimpang tersebut.
- Potong rimpang dengan pisau, sesuai dengan mata tunasnya. Pastikan dalam setiap potongan memiliki 3-5 mata tunas.
- Potongan rimpang masing-masingnya memiliki berat antara 40-60 gram.
- Siapkan 10 ml Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan.
- Siapkan 500 ml Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan kedalam wadah.
- Campurkan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan dan air tersebut, kemudian aduk hingga homogen.
- Rendam rimpang jahe merah dalam larutan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan selama 12 jam.
- Angkat, kemudian kering-anginkan.
- Perendaman rimpang jahe merah ini bertujuan untuk menghilangkan bibit-bibit hama-penyakit yang menempel pada rimpang. Selain itu, Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan juga bisa meningkatkan daya tumbuh tanaman jahe merah, sehingga proses penyemaian menjadi lebih lancar.
Setelah proses persiapan bibit, kini saatnya untuk menanam jahe merah di pot. Berikut ini adalah panduan cara menanam jahe merah dalam pot:
Cara Menanam Jahe Dalam Polybag
Cara tanam jahe di pot cukup mudah. Anda hanya harus mengikuti langkah-langkah berikut:
- Buat lubang pada tanah sedalam 5 cm, atau sesuai ukuran benih.
- Masukkan rimpang jahe merah yang sudah diberi perlakuan dengan menggunakan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan tersebut kedalam lubang.
- Tutup rimpang jahe dengan tanah setebal 2 cm.
- Sirami dengan air hingga basah dan lembab.
Baca Juga: 4 Cara Menanam Jahe Gajah di Lahan Terbuka agar Hasil Panen Melimpah
Perawatan Jahe Merah di Pot
Setelah proses penanaman, maka langkah selanjutnya adalah perawatan. Setelah penanaman, umumnya rimpang jahe merah mulai tumbuh ketika sudah berumur 2 minggu.
Agar tanaman jahe merah bisa menghasilkan rimpang yang banyak, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan. Berikut ini adalah panduannya:
Penyiangan
- Lakukan penyiangan gulma pada permukaan tanah didalam pot maupun di sekitar pot/polybag. Ini bertujuan untuk mencegah hama-penyakit bersarang pada gulma serta persaingan penyerapan unsur hara dalam tanah.
- Anda hanya perlu mencabut gulma yang ada didalam pot atau di sekitar pot. Lakukan penyiangan secara rutin, setidaknya 1 minggu sekali.
Penyiraman
- Sirami jahe merah secara rutin, setidaknya 1-2 kali sehari. Penyiraman ini sangat penting, mengingat tanaman jahe merah membutuhkan sinar matahari langsung.
- Jika penyiraman tidak dilakukan secara rutin, maka tanaman jahe merah akan mengalami kekeringan. Jika ini terus terjadi, maka tanaman akan stress dan mati.
Pembumbunan
- Pembumbunan bertujuan untuk memperlancar peredaran udara dan air dalam tanah. Oleh sebab itu, tanah harus digemburkan dengan cara pembumbunan.
- Selain itu, pembumbunan juga bermanfaat untuk menimbun rimpang jahe merah yang terkadang muncul ke permukaan tanah.
- Lakukan pembumbunan setiap 1 bulan sekali dengan cara membalik tanah menggunakan sekop kecil. Lakukan pembumbunan secara hati-hati, agar tidak terjadi perlukaan pada rimpang jahe.


Pemupukan Jahe Merah
Jahe merah merupakan jenis tanaman yang dimanfaatkan rimpangnya untuk bahan obat herbal maupun untuk bahan masakan. Oleh karena itu, pemupukan menggunakan pupuk organik lebih disarankan, agar bisa lebih aman dan sehat untuk dikonsumsi.
Meski begitu, pilihlah pupuk organik yang mengandung unsur hara makro-mikro lengkap serta bakteri apatogen yang baik untuk tanah dan tanaman.
Gunakan produk GDM Organik yang telah terbukti sangat efektif untuk menghasilkan rimpang jahe merah yang besar dan sehat. Ini dikarenakan produk GDM Organik mengandung:
- unsur hara makro-mikro lengkap, serta bakteri apatogen yang dapat mencegah serangan hama penyakit.
- mempercepat pertumbuhan dan perkembangan tanaman jahe merah.
- serta menunjang pertumbuhan rimpang jahe merah.
Anda bisa mengaplikasikan pupuk jahe merah dengan cara berikut:
Pemupukan Jahe Merah Umur 0-3 Bulan
- Campurkan 250 ml Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan kedalam air didalam hand sprayer.
- Aduk hingga homogen.
- Siramkan ke seluruh bagian tanaman, utamanya bagian bawah daun. Aplikasikan ke semua pot tanaman jahe merah hingga larutan pupuk habis.
- Ulangi pengaplikasian setiap 1 minggu sekali.
Pemupukan Jahe Merah Umur 3 Bulan
- Sebarkan secara merata pupuk GDM SaMe Granule Bio Organic ke seluruh permukaan tanah dengan dosis 50 gram/pot.
- Sirami dengan air hingga basah.
- Campurkan 100 ml GDM Black BOS kedalam hand sprayer/ember berisi air.
- Aduk-aduk GDM Black BOS dan air hingga homogen.
- Semprotkan atau kocorkan larutan GDM Black BOS tersebut ke permukaan tanah yang sudah basah.
Pemupukan Jahe Merah Umur >3 Bulan
- Campurkan 250 ml Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan kedalam air didalam hand sprayer.
- Aduk hingga homogen.
- Siramkan ke seluruh bagian tanaman, utamanya bagian bawah daun. Aplikasikan ke semua pot tanaman jahe merah hingga larutan pupuk habis.
- Ulangi pengaplikasian setiap 2 minggu sekali.
Manfaat Rangkaian Pupuk GDM Organik untuk Pertumbuhan Jahe Merah
Penggunaan rangkaian Pupuk GDM Organik sejak awal masa tanam bukan lah tanpa alasan, melainkan strategi penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman. Pupuk Organik GDM memberikan berbagai manfaat untuk jahe merah, di antaranya:
- Membantu mempercepat pertumbuhan tunas dan akar jahe merah
- Menjaga kesuburan dan keseimbangan unsur hara tanah
- Membantu meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit
- Merangsang pembentukan rimpang agar lebih besar dan sehat
- Membantu tanah tetap gembur dan tidak mudah padat
- Mengoptimalkan penyerapan nutrisi pada tanaman
- Mengurangi risiko busuk akar dan busuk rimpang
- Membantu meningkatkan hasil panen jahe merah
Optimalkan Pertumbuhan Jahe Merah dengan Pemakaian Rangkaian Pupuk GDM Organik!
Memahami cara menanam jahe merah di pot saja tidak cukup jika tidak Anda imbangi dengan pemupukan seimbang. Oleh karena itu, pemakaian Rangkaian Pupuk GDM Organik menjadi langkah terbaik dalam mendukung pertumbuhan dan kesehatan jahe merah. Didukung dengan 100% bahan organik, membuat Pupuk GDM aman digunakan dalam jangka panjang, bahkan bisa memperkuat akar serta membuat tanah semakin subur dan gembur.
Pupuk GDM Organik juga lebih unggul dibanding pupuk kimia karena minim efek samping meskipun digunakan dalam jangka panjang. Justru, pemakaian Pupuk GDM bisa membantu meningkatkan hasil panen dengan kualitas lebih baik. Jadi, yuk, dapatkan Rangkaian Pupuk GDM Organik dengan harga spesial. Tekan banner di bawah ini untuk terhubung langsung dengan tim Ahli GDM!



