3 Cara Menjinakkan Burung Perkutut: Panduan untuk Pemula

Memahami cara menjinakkan burung perkutut membutuhkan kesabaran, khususnya ketika peliharaan ini didapatkan dari alam liar. Perpindahan habitat rentan menyebabkan stress sehingga burung membutuhkan waktu beradaptasi.
Meskipun pada awalnya terlihat ganas, burung perkutut bisa menjadi jinak. Lalu, bagaimana cara menjinakkan burung perkutut? Berikut penjelasan lengkapnya.


3 Cara Menjinakkan Burung Perkutut yang Giras
Burung perkutut yang didapatkan dari hasil tangkap terkenal memiliki sifat liar atau giras. Namun, tidak perlu khawatir karena dengan pendekatan tepat, burung ini tidak akan melukai Anda.
Penyebab perilaku giras atau burung tidak mau diam adalah rasa takut dan stress. Selain itu, burung perkutut masih merasa asing dengan pemelihara sehingga rentan mengalami panik.
Untuk menghilangkan rasa takut dan kepanikannya, sebaiknya dilakukan pendekatan tepat agar burung merasa familiar. Berikut cara menjinakkan burung perkutut yang bisa Anda aplikasikan.
Memandikan Burung Perkutut
Cara menjinakkan burung perkutut bisa dimulai dengan memandikannya secara perlahan. Berikan beberapa waktu untuk mengelus tubuhnya sebelum mulai memandikan.
Kontak fisik melalui sentuhan penting untuk membiasakan burung perkutut dengan pemelihara. Selain itu, aksi ini juga bisa memupuk kepercayaan burung dengan manusia yang mampu menghilangkan kepanikan.
Cara memandikan burung perkutut adalah dengan mempersiapkan ember berisi air bersih. Lalu usap dan pijat tubuhnya secara perlahan. Selain itu, berikan waktu untuk burung berenang di ember.
Mandikan burung perkutut sekali dalam rentang waktu 1- 2 minggu di pagi atau sore hari. Pemilihan waktu ini berkaitan dengan suasana lingkungan yang masih tenang sehingga tidak memicu stress.
Jemur Burung Perkutut
Setelah mandi, jemur burung perkutut di area terbuka yang terkena sinar matahari. Anda dapat meletakkan burung perkutut di sangkar lalu menaruhnya di lantai maupun di gantung di depan rumah.
Usahakan tempat menggantung sangkar memiliki cukup ventilasi dan terhindar dari aktivitas manusia yang berlebihan. Suasana tenang akan mempermudah proses penjinakan burung perkutut.
Menggunakan Daun Pandan agar Rileks
Cara menjinakkan burung perkutut terakhir ini mungkin terdengar lucu namun membantu proses adaptasi. Bahan yang dibutuhkan adalah beberapa lembar daun pandan segar.
Daun pandan memiliki aroma yang menenangkan yang dapat memberikan rasa nyaman pada burung perkutut. Agar memiliki efek, cuci bersih daun lalu jemur hingga kering. Setelahnya, taruh daun pandan di bagian bawah sangkar agar wanginya menyebar.
Sebelum meletakkan daun pandan, pastikan kondisi sangkar sudah bersih. Lakukan, metode ini selama beberapa hari dan ganti daun pandan secara rutin jika sudah kotor. Anda bisa menghentikan cara ini jika burung perkutut mulai terlihat nyaman dengan kondisi lingkungan.
Baca Juga: 9 Manfaat Kacang Hijau untuk Burung Perkutut Anda
Panduan Merawat Burung Perkutut agar Rajin Bunyi
Melakukan rangkaian perawatan tepat dianggap menjadi cara menjinakkan burung perkutut paling efektif. Selain itu, pemeliharaan yang baik juga mampu mendukung daya tahan tubuh burung.
Bagi pemelihara pemula yang ingin mengetahui cara menjinakkan burung perkutut, Anda bisa memulai dengan memperbaiki metode perawatannya. Berikut informasi lengkap terkait langkah-langkahnya.
Mempersiapkan Ukuran Sangkar yang Tepat
Sangkar merupakan aspek vital yang diperlukan burung perkutut. Sebagai tempat tinggal, kandang burung harus memiliki aliran ventilasi dan terpapar cukup sinar matahari.
Umumnya, ukuran sangkar burung perkutut adalah 60x40x40 cm. Namun, Anda dapat melakukan modifikasi sesuai kebutuhan berdasarkan ukuran tubuh burung perkutut.
Persiapkan Sangkar yang Bersih
Perawatan sangkar yang bersih dapat mendukung cara menjinakkan burung perkutut karena menimbulkan rasa nyaman pada habitat baru. Selain memberikan rasa familiar, kandang burung yang bersih juga mencegah virus atau masalah kesehatan lain.
Pemberian Pakan dan Air Minum
Setelah menjadi hewan pelihara, burung perkutut bergantung pada pemelihara untuk makan dan minum. Oleh sebab itu, pemilihan pakan yang tepat perlu diperhatikan agar kebutuhan nutrisi burung dapat terpenuhi dengan baik.
Variasi pakan burung perkutut yang berkualitas yaitu milet, voer khusus perkutut atau biji-bijian. Pada pertemuan awal, Anda bisa memberikan pakan ini melalui mangkok kecil dalam kandang karena burung perkutut biasanya masih liar.
Namun, jika kondisi burung perkutut sudah tenang, Anda bisa mencoba memberikan pakan melalui tangan untuk menciptakan kontak fisik. Dengan cara ini, rasa stress yang dialami akan membaik secara perlahan.
Untuk air minum, burung perkutut membutuhkan air segar yang bersih. Anda dapat menyediakan mangkok air dalam sangkar untuk memenuhi kebutuhan cairannya.
Baca Juga: 7 Manfaat Minyak Ikan untuk Burung Perkutut Kesayangan Anda
Rutin Melakukan Interaksi
Interaksi seperti berbicara dengan suara perlahan setiap hari juga menjadi langkah perawatan burung perkutut, khususnya secara mental. Hal ini membantu mengurangi tingkat kepanikan yang dialami hewan peliharaan ini.
Berbicara dengan kosakata positif dan nada yang halus mampu membantu mengenalkan suara pemelihara sehingga dapat diingat oleh burung perkutut. Apabila metode ini dilakukan secara rutin maka proses penjinakan akan terjadi dalam waktu singkat.
Pada metode ini, Anda juga bisa sembari melatih suara burung perkutut. Caranya adalah dengan melakukan mimik burung perkutut lain maupun memperdengarkan audio suara burung perkutut.
Mengajak Burung Perkutut Bermain
Tidak hanya kucing yang suka bermain, burung perkutut juga menyukai permainan. Hal ini disebabkan, burung perkutut termasuk jenis burung yang aktif ketika di alam bebas.
Permainan membantu mengurangi rasa stress yang seringkali menyebabkan burung perkutut enggan bersuara. Untuk melakukan metode ini, Anda dapat menggunakan alat main anak yang sederhana dan mudah seperti puzzle maupun teka-teki bentuk.
Berikan Suplemen
Cara menjinakkan burung perkutut bukan hanya diberikan pakan bergizi saja, melainkan perlu tambahan suplemen khusus ternak. Anda bisa menambahkan Suplemen Organik Cair (SOC) GDM Ternak untuk merawat burung perkutut setelah dijinakkan agar tetap sehat, stabil, dan tidak mudah stress. Kandungan mikroorganisme alami SOC GDM dapat memperbaiki pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta meningkatkan produktivitas burung.
Tidak hanya itu, Suplemen Organik Cair GDM ini juga 100% terbuat dari bahan organik, sehingga minim efek samping dan lebih unggul dibandingkan vitamin dari kimia. Jadi, meskipun Anda gunakan setiap hari, burung perkutut akan tetap sehat karena justru bisa membuat ternak tidak mudah terserang penyakit.
Dosis penggunaan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak yang tepat untuk seekor burung perkutut adalah 0,3 ml. Pemberian vitamin ini bisa dicampurkan dengan air minum dan diberikan 1 kali setiap harinya.
Manfaat Pemberian Suplemen Organik Cair (SOC) GDM untuk Burung Perkutut
Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak mengandung mineral dan bakteri apatogen yang membantu menurunkan kadar amonia. Kandungan lengkap dan berkualitas ini memiliki beberapa manfaat baik untuk kesehatan burung perkutut. Berikut penjelasan lengkapnya.
Mendukung Nafsu Makan
Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan mengandung bakteri baik dan enzim yang lengkap bagi metabolisme burung perkutut. Pemberian vitamin ini dapat mendukung tingkat nafsu makannya jika diberikan secara rutin.
Memperbaiki Kualitas Pakan
Salah satu komposisi Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan adalah bakteri Bacillus Pumilus yang kaya akan protein, karbohidrat dan nutrisi penting lain. Kandungan ini ketika dicampurkan pada air minum akan menambahkan asupan vitamin.
Menyehatkan Sistem Pencernaan
Dengan kualitas pakan yang baik maka sistem pencernaan burung perkutut juga akan menjadi lebih sehat. Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan membantu mencegah penyakit diare, obesitas maupun masalah kesehatan lain.
Cegah Burung Perkutut Stress dan Dukung Pertumbuhannya dengan Suplemen Organik Cair GDM Ternak, Dapatkan Harga Spesial Sekarang!
Pemakaian Suplemen Organik Cair (SOC) GDM Ternak dijamin dapat membantu mendukung pertumbuhan dan kesehatan burung perkutut. Bahkan, suplemen ini juga bisa meningkatkan stamina dan membuat suara burung perkutut semakin merdu saat berkicau. Jadi, SOC GDM menjadi pilihan tepat bagi Anda untuk menjaga burung perkutut tetap stabil, meskipun setelah dijinakkan.
Jika Anda masih ragu, bisa konsultasikan kebutuhan ternak dengan tim ahli GDM, baik terkait pemakaian SOC GDM maupun panduan perawatan burung perkutut yang benar setelah proses penjinakkan. Tekan banner di bawah ini untuk mulai konsultasinya, GRATIS!













