Peternakan

Jangan Sampai Salah, Ini 6 Ciri Ciri Entok Mau Bertelur!

ciri ciri entok mau bertelur

Anda tentu mengetahui bahwa telur entok memiliki kandungan nutrisi tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Khasiatnya meliputi peningkatan energi, dukungan imunitas, serta pemenuhan gizi harian yang cukup seimbang.

Untuk memastikan produktivitas ternak, Anda perlu memahami ciri ciri entok mau bertelur secara tepat dan menyeluruh. Pengetahuan ini membantu Anda menyiapkan lingkungan kandang yang kondusif menjelang masa bertelur tiba.

Memahami ciri ciri entok mau bertelur juga mencegah kesalahan penanganan yang dapat menurunkan produktivitas entok. Dengan pemahaman tersebut, Anda dapat menjaga kesehatan ternak sekaligus meningkatkan potensi hasil telur setiap periode.

Berapa Lama Entok Mulai Bertelur?

Mengetahui ciri ciri entok mau bertelur membantu Anda memahami kapan proses reproduksi mulai berlangsung. Entok betina umumnya mulai menghasilkan telur pada usia sekitar enam hingga tujuh bulan.

Setelah proses kawin terjadi, entok biasanya memerlukan waktu kurang lebih dua minggu untuk mulai bertelur. Dalam satu periode bertelur, seekor entok dapat menghasilkan sekitar lima belas hingga dua puluh butir telur.

Produktivitasnya dapat bertahan hingga dua atau tiga tahun, dengan rata-rata produksi tahunan mencapai sembilan puluh hingga seratus dua puluh butir. Informasi ini penting agar Anda dapat menyesuaikan perawatan berdasar ciri ciri entok mau bertelur yang terlihat pada ternak Anda.



6 Ciri Ciri Entok mau Bertelur

Terkadang tanpa disadari, entok menunjukkan banyak sinyal halus sebelum akhirnya bertelur, dan momen inilah yang sering terlewat oleh para peternak pemula. Dengan memahami tanda-tandanya, Anda bisa menyiapkan lingkungan terbaik agar proses bertelur berlangsung lancar dan aman.

Perut Membesar

Perut entok akan terlihat lebih menggembung karena telur mulai berkembang di dalam tubuhnya. Kondisi ini menjadi salah satu ciri ciri entok mau bertelur yang paling mudah Anda amati. 

Geraknya tampak lebih berat, terutama saat entok berjalan atau berdiri agak lama. Jika diperhatikan, bagian perut tampak menurun dan terasa lebih padat ketika disentuh.

Kerontokan Bulu Halus

Bulu-bulu halus di bagian ekor atau bawah sayap mulai rontok menjelang masa bertelur. Anda biasanya menemukan bulu tersebut berserakan di area kandang saat entok merapikan tubuhnya. 

Kerontokan ini terjadi secara alami karena tubuh mempersiapkan area sekitar untuk proses bertelur. Tanda ini membantu Anda mengenali perubahan fisik yang muncul secara bertahap.

Membuat Sarang

Entok mulai mengais tanah atau alas kandang untuk membentuk cekungan sebagai sarang. Perilaku ini menjadi ciri ciri entok mau bertelur yang umum dan sangat mudah dikenali. 

Biasanya entok terlihat sibuk berpindah tempat sambil mencari lokasi yang terasa aman. Saat sudah menemukan tempatnya, ia akan mengumpulkan bahan-bahan seperti jerami atau bulu.

Baca Juga: 9 Ciri Ciri Ikan Lele Siap Pijah yang Perlu Anda Pahami

Nafsu Makan Menurun

Menjelang bertelur, entok sering makan lebih sedikit karena perubahan hormon memengaruhi seleranya. Anda mungkin melihat pakan tersisa lebih banyak dari biasanya.

Entok cenderung lebih banyak beristirahat untuk menghemat energi menjelang proses bertelur. Kondisi ini masih normal selama tidak terjadi berlebihan.

Lebih Gaduh

Entok mengeluarkan suara lebih keras saat merasa gelisah mencari tempat bertelur. Anda akan sering mendengarnya mondar-mandir sambil bersuara di sekitar area kandang. 

Perilaku ini menunjukkan adanya peningkatan kewaspadaan menjelang masa bertelur. Biasanya entok mencari posisi yang dianggap paling aman sebelum meletakkan telur.

Gerak Lebih Lincah

Entok terlihat lebih aktif karena tubuhnya mempersiapkan diri menghadapi proses bertelur. Anda dapat melihatnya sering berpindah tempat untuk memastikan lokasi yang nyaman. 

Aktivitas yang meningkat ini merupakan respons alami terhadap perubahan fisiologis. Tanda ini biasanya muncul bersamaan dengan perilaku membuat sarang.



4 Tips Merawat Entok agar Tetap Sehat

Merawat entok memerlukan perhatian menyeluruh karena kondisi fisiknya sangat bergantung pada pola pemeliharaan harian yang konsisten. Dengan perawatan yang tepat, Anda dapat menjaga stamina entok tetap stabil, baik sebelum bertelur maupun setelah masa produksi berlangsung.

Beri Pakan Bernutrisi

Anda perlu menyediakan pakan bernutrisi seimbang agar entok tetap sehat sepanjang masa pemeliharaan. Pilihan pakan seperti bekatul, jagung, umbi, serta daun hijau membantu memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Berikan alternatif pakan seperti keong sawah juga bermanfaat karena kandungan kalsiumnya tinggi bagi pertumbuhan. Berikan pakan sesuai jadwal, misalnya dua kali sehari, agar pola konsumsi tetap teratur.

Jaga Kualitas Kandang Entok

Anda harus memastikan ukuran kandang memadai agar entok tidak mengalami stres akibat ruang yang terbatas. Kebersihan kandang wajib dijaga secara rutin untuk mencegah penumpukan kotoran pemicu penyakit.

Sediakan air minum bersih sepanjang hari agar kebutuhan cairan entok selalu terpenuhi. Lingkungan yang rapi dan tidak padat membuat entok lebih tenang serta terhindar dari gangguan kesehatan.

Dukung Kesehatan Indukan Entok

Untuk menjaga kesehatan entok agar bisa bertelur optimal berikan vaksin dan vitamin secara teratur, bertelur mulai terlihat. Anda dapat menambahkan suplemen organik cair seperti GDM Spesialis Peternakan untuk memperkuat daya tahan tubuhnya.

Perhatikan perilakunya, sebab penurunan nafsu makan bisa menjadi tanda kesehatan entok sedang menurun. Pemantauan berkala sangat penting karena ciri ciri entok mau bertelur sering diiringi perubahan fisik maupun perilaku tertentu.

Beri Suplemen Organik Berkualitas

Penggunaan Suplemen Organik Cair GDM membantu meningkatkan nafsu makan dan memperkuat sistem metabolisme entok. Kandungan mineral, vitamin, serta bakteri baiknya bekerja mendukung pertumbuhan yang lebih optimal.

Anda dapat mencampurkannya pada pakan atau air minum secara rutin agar hasilnya lebih maksimal. Suplemen ini juga efektif menekan bau kandang sehingga lingkungan ternak tetap nyaman.


Suplemen Organik Cair GDM
Spesialis Peternakan
  • Meningkatkan Antibodi dan Menangkal Penyakit
  • Menyediakan Nutrisi Lengkap untuk Ternak
  • Meningkatkan Produktivitas dan Hasil Panen
  • Mengurangi Bau Amoniak pada Kotoran
  • Mengurangi Stress pada Hewan Ternak

Dosis Pemakaian SOC GDM Spesialis Peternakan untuk Merawat Entok Petelur

Suplemen ini membantu menjaga kondisi tubuh entok tetap stabil, terutama ketika ciri ciri entok mau bertelur mulai terlihat. Kandungan multivitamin, mineral, protein, dan asam lemaknya berperan penting dalam memperkuat daya tahan tubuh.

Bakteri baik di dalamnya juga membantu meningkatkan penyerapan nutrisi sehingga nafsu makan entok lebih terjaga. Dosis pemakaian cukup sederhana, yakni 0,3 ml per ekor yang dapat dicampurkan pada air minum atau pakan.

Penggunaan rutin setiap pagi atau sore membantu memperbaiki kualitas pakan, menambah bobot, dan mengurangi bau kandang. Dengan pemakaian teratur, kualitas telur maupun daging entok meningkat sehingga mendukung fase ketika ciri ciri entok mau bertelur semakin jelas.

Baca Juga: 6 Cara Budidaya Ikan Patin di Kolam Terpal Bagi Pemula

Optimalkan Kesehatan Entok Petelur dengan Rangkaian Produk GDM!

Optimalkan kesehatan entok petelur Anda dengan rangkaian produk GDM yang sudah terbukti efektif. Dengan perawatan yang tepat, produktivitas telur dapat meningkat lebih cepat dan stabil sepanjang masa produksi. 

Dengan memahami ciri ciri entok mau bertelur juga membantu Anda menyesuaikan perawatan harian secara lebih akurat. Formulasi GDM yang kaya nutrisi menjadikan perawatan lebih praktis sekaligus mendukung pertumbuhan entok secara menyeluruh. 

Keunggulan produknya mampu meningkatkan kualitas ternak, mulai dari daya tahan hingga performa produksi. Klik banner di bawah dan mulailah langkah terbaik untuk mengembangkan ternak entok Anda sekarang juga!



author-avatar

About drh. Karinadintha Marsya Rachman

Konsultan Dalam Bidang Peternakan Hingga Hewan Peliharaan