Perkebunan

12 Hama dan Penyakit Tanaman Vanili yang Merugikan Budidaya

hama dan penyakit tanaman vanili

Vanili yang menghasilkan rempah-rempah termahal kedua di dunia, tak luput dari ancaman hama dan penyakit. Serangan hama dan penyakit tanaman vanili dapat menyebabkan kerusakan parah pada tanaman vanili, bahkan berujung pada gagal panen dan kerugian ekonomi yang signifikan bagi para petani.

Vanili memiliki ciri unik yang berbeda dengan tanaman rempah lainnya. Batang vanili berwarna hijau, berbuku-buku, dan merambat. Panjang batang vanili bisa mencapai 10 meter. Daun vanili berbentuk lonjong, berwarna hijau tua, dan berukuran sekitar 10-20 cm. Selain itu, bunga vanili berwarna hijau kekuningan dengan aroma yang harum. Bunga vanili hanya mekar selama beberapa jam dan harus diserbuki secara manual untuk menghasilkan buah.

Nah, sayangnya jika hama dan penyakit tanaman vanili menyerang tanaman, berbagai ciri normal pada tanaman tersebut akan mengalami penurunan hingga menyebabkan kematian tumbuhan. Mari kita bahas hama dan penyakit yang kerap mengganggu tanaman vanili!

cta hama dan penyakit tanaman vanili 1

12 Hama dan Penyakit Tanaman Vanili

Mencegah agar hama dan penyakit tanaman vanili tidak mudah menyerang tanaman harus diawali dengan mengenali berbagai jenis hama dan penyakitnya untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Bekicot

Hewan ini bisa menyerang batang, bunga, dan buah pada malam hari. Bekicot dapat dikumpulkan secara manual satu per satu kemudian dibakar dalam lubang yang telah disiapkan untuk mengurangi populasi hama ini.

Belalang Pedang

Jika tanaman vanili Anda bisa dengan mudah memakan daun muda dan batang maka belalang akan memakan daun muda dan batang tanaman panili.

Untuk pengendaliannya, Anda bisa menggunakan pestisida hayati yang aman untuk lingkungan dengan menyemprotkan secara teratur untuk mengendalikan populasi belalang pedang.

Penggerek Batang

Penggerek ini akan memunculkan larva dari hama ini menggerek batang tanaman panili, menyebabkan tanaman layu dan akhirnya mati. Pengendaliannya, bisa dengan melakukan penyemprotan pestisida hayati secara berkala untuk mengurangi risiko kerusakan yang disebabkan oleh penggerek batang.

Ulat Bulu Jambul dan Ulat Geni

Hama dan penyakit tanaman vanili ini paling sering menyerang pucuk, daun, batang, dan bunga tanaman vanili. Untuk memudahkan pengendalian bisa menggunakan pestisida hayati yang efektif untuk menekan populasi ulat ini dan menjaga kesehatan tanaman.

Busuk Akar

Penyakit busuk akar tanaman berwarna hitam dan tanaman cenderung kecoklat-coklatan serta mati. Cukup melakukan penjagaan kesuburan tanah dengan pemupukan yang cukup, pemberian kapur sesuai kebutuhan, dan pengaturan kelembaban tanah. Penerapan Tricoderma sp atau gonium sp dapat membantu mencegah infeksi busuk akar.

Busuk Batang

Saat tanaman mengalami busuk batang maka akan terjadi bercak-bercak hitam yang meluas pada batang tanaman vanili, yang akhirnya mengering dan mati.

Cara pengendaliannya, bisa dengan memperbaiki drainase tanah untuk mengurangi kelembaban, serta lakukan penanaman minim resiko serangan jamur fusarium batatatis.

Busuk Buah

Tanaman vanili juga akan mengalami bercak hitam pada buah vanili muda yang menyebabkan busuk dan gugur. Cara pengendaliannya bisa dengan melakukan penyemprotan dengan Trichoderma sp atau gonium sp yang telah dicampur dengan gula pasir, untuk menjaga kesehatan buah vanili dari serangan penyakit ini.

Busuk Pangkal Batang

Selain terjadi pembusukan pada batang, akan ada penyakit yang menyerang pangkal batang tanaman tampak basah dan berwarna coklat, dengan miselium jamur berwarna putih yang menyebar di sekitarnya.

Untuk menghentikannya bisa menggunakan bibit tanaman yang bebas dari serangan busuk pangkal batang, dan lakukan penyemprotan dengan Trichoderma hayati ditambah dengan gula pasir untuk meningkatkan kekebalan tanaman.

Bercak Coklat pada Buah dan Batang

Bercak coklat pada buah ini akan menimbulkan bercak-bercak coklat pada buah dan batang, yang dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan.

Untuk mengurangi gejala, maka segera petik buah atau potong batang yang terinfeksi, lalu lakukan pembakaran. Selain itu, aplikasikan fungisida hayati untuk mengendalikan penyebaran cendawan penyebab bercak coklat ini.

cta hama dan penyakit tanaman vanili 2

Antraknosa

Hama dan penyakit tanaman vanili lainnya bisa juga menyerang batang, daun, dan buah tanaman vanili terlihat licin dan berwarna coklat muda kekuningan.

Cara pencegahannya bisa dengan memotong dan bakar bagian yang terinfeksi, serta atur kelembaban dan drainase tanah secara efektif untuk mengurangi kemungkinan terjadinya antraknosa.

Karat Merah

Sama halnya dengan penyakit yang menyerang daun tanaman. Karat merah juga mengganggu pertumbuhan daun tanaman vanili mengalami bercak yang meluas dan akhirnya mengering dan mati. Caranya bisa dengan menyingkirkan bagian daun yang terserang karat merah, dan lakukan pemangkasan pada pohon pelindung untuk mengatur kelembaban kebun.

Penyakit Pascapanen

Selanjutnya adalah penyakit pasca panen yang disebabkan oleh jamur seperti Aspergillus, Penicillium, Rhizopus, dan Sclerotium. Anda bisa melakukan penanganan pasca panen yang baik dengan membersihkan dan menyimpan hasil panen dalam kondisi yang tepat untuk mencegah penyebaran penyakit pasca panen.

hama dan penyakit tanaman vanili 1

Cara Mencegah Serangan Hama dan Penyakit Tanaman Vanili

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa salah satu tindakan pencegahan hama dan penyakit tanaman vanili yang bisa Anda lakukan adalah dengan memberikan pemupukan bernutrisi untuk mencegah datangnya hama dan penyakit. 

Rangkaian produk GDM sebagai salah satu pelopor pupuk berkualitas dan 100% alami memberikan panduan produk GDM untuk budidaya tanaman vanili Anda semakin sehat dan subur untuk 1 hektar tanaman vanili atau 5000 pohon. 

Pengolahan Lahan 

Pertama, tambahkan GDM SaMe sebanyak 150 kg/ha lalu campurkan dengan bagian atas dari pengolahan tanah. Tambahkan dengan GDM Black BOS dengan jumlah 5 kg/ha dengan cara tambahkan 1 gelas mineral/tangki lalu semprotkan pada lubang setiap tanaman. 

Pupuk Tahap I 

Gunakan GDM Perkebunan sebanyak 12 liter/ha. Caranya cukup campurkan 2 gelas air mineral per tangki. Semprotkan secara merata ke tanaman setiap minggu. Lakukan pemupukan tahap awal ini untuk mengurangi resiko penularan penyakit tanah. 

Pupuk Tahap II

Lanjutkan dengan GDM Perkebunan sebanyak 15 liter per tangki. Semprotkan secara merata ke tanaman setiap seminggu. Pada proses menambahkan pemupukan perkebunan yang satu ini, Anda akan menemukan tanaman vanili semakin kuat perakarannya. 

Pupuk Tahap III

Gunakan GDM SaMe sebanyak 150 kg per hektar. Taburkan secara merata di sekitar tanaman dan perakaran setiap 4 bulan sekali. Selanjutnya, aplikasikan GDM Black BOS sebanyak 5 kg per hektar, semprotkan ke tanah dan tanaman. Pada tahapan ini, akan semakin memperkuat tanaman dan lahan pada vanili. 

Pupuk Tahap IV (> 7 bulan)

Tambahkan GDM Kebun sebanyak 20 liter dengan tambahan 1 gelas air mineral. Semprotkan secara merata ke tanaman setiap dua minggu sekali. Lanjutkan dengan GDM SaMe sebanyak 150 kg per hektar, taburkan secara merata di sekitar tanaman.

Nah, sudah tahu berbagai hama dan penyakit tanaman vanili serta cara pengendaliannya bukan? Jika Anda menginginkan hasil yang maksimal dengan rangkaian produk pupuk organik GDM segera konsultasikan pada tim ahli GDM kami secara GRATIS dengan menekan klik Whatsapp pada button di bawah ini!

cta hama dan penyakit tanaman vanili 3
author-avatar

About WAHYU NURWIJAYO, SP

Seorang profesional di Industri Pertanian dengan selalu menerapkan sistem keseimbangan ekologi agar budidaya pertanian berjalan efektif & efisien serta hasil produksi meningkat