Perkebunan

6 Penyakit pada Tanaman Kakao dan Cara Pengendaliannya yang Tepat

penyakit pada tanaman kakao

Ingin produktivitas kebun tetap terjaga tentu harus waspada terhadap ancaman yang mengganggu budidaya tanaman kakao. Meskipun sekilas tampak prima, bisa saja menyimpan potensi kerusakan fatal jika Anda abai terhadap gejala awal serangan patogen. 

Oleh karena itu, penting untuk memahami mengenai penyakit pada tanaman kakao dan cara pengendaliannya pada usaha tani yang Anda jalankan. Tanpa mitigasi yang tepat, kualitas biji kakao akan berkurang dan bisa merugikan aktivitas budidaya Anda. 

Segera lakukan langkah yang tepat untuk memastikan setiap pohon tetap produktif dalam jangka panjang. Berikut simak penjelasan mengenai penyakit pada tanaman kakao dan cara pengendaliannya yang perlu Anda pahami!


Banner Artikel CTA Pertanian GDM Desktop 1
Banner Artikel CTA Pertanian GDM Mobile 1

6 Penyakit pada Tanaman Kakao yang Sering Muncul

Ada banyak musuh yang mengintai di balik rimbunnya dedaunan yang bisa menghambat peluang panen pohon kakao. Berikut beberapa jenis penyakit pada tanaman kakao dan cara pengendaliannya yang harus Anda ketahui!

Vascular Streak Dieback (VSD)

Penyakit ini menyerang sistem pembuluh tanaman Anda sehingga menyebabkan daun menguning dengan bercak hijau yang tampak sangat kontras. 

Jika Anda membelah ranting tersebut, akan terlihat alur cokelat jelas pada bagian xilem yang menandakan infeksi sistemik.

Kanker Batang

Patogen ini akan merusak kambium hingga kulit batang mengeluarkan cairan karat yang menandakan perlunya langkah penyakit pada tanaman kakao dan cara pengendaliannya. 

Kondisi tersebut sangat berbahaya bagi pohon Anda karena mampu mematikan cabang utama jika tidak segera mendapatkan penanganan medis.

Busuk Buah Kakao (BBK)

Serangan jamur Phytophthora palmivora ini akan memicu kemunculan bercak hitam yang sangat cepat menyebar hingga seluruh buah membusuk. 

Infeksi tersebut sering kali bermula dari bagian ujung buah lalu merambat hingga menghancurkan seluruh jaringan daging di dalamnya.

Baca Juga: 3 Gejala Penyakit Busuk Buah pada Kakao dan Cara Efektif Mengendalikannya

Penyakit Antraknosa

Serangan jamur ini menyasar bagian pucuk daun muda serta ranting hingga menyebabkan gugur daun yang cukup masif di perkebunan. 

Gejala berupa bercak cokelat kering pada permukaan daun akan membuat proses fotosintesis tanaman Anda menjadi tidak berjalan maksimal.

Jamur Upas

Keberadaan benang putih serupa sarang laba-laba pada dahan merupakan tanda awal bahwa jamur ini mulai mengupas kulit batang tanaman. 

Warna tersebut nantinya akan berubah menjadi merah jambu yang menandakan spora telah berkembang biak dengan sangat optimal.

Penyakit Akar

Tingginya tingkat kelembapan pada tanah seringkali memicu pertumbuhan jamur akar merah atau cokelat yang sangat merugikan bagi Anda. 

Infeksi ini langsung menyerang fondasi utama pohon sehingga proses penyerapan unsur hara akan terhenti secara total dan mematikan.

Akibat Penyakit Tanaman Kakao Tidak Segera Diatasi

Jika tanda-tanda awal penyakit pada tanaman kakao dan cara pengendaliannya diabaikan, peluang potensi hasil panen akan merugikan. Ketika infeksi busuk buah menyerang sejak fase buah muda, separuh lebih dari jerih payah Anda di kebun terancam sia-sia karena biji yang dihasilkan menjadi tidak layak jual. 

Kondisi akan semakin memburuk hingga memutus aliran nutrisi dan membunuh seluruh pohon secara perlahan. Tak hanya itu, jika terkena infeksi jamur maka akan mudah menyebar hingga menulari seluruh area perkebunan dalam waktu singkat. 

Anda juga akan mendapati ranting yang mengering dan daun yang rontok hingga mengalami kematian tanaman secara massal. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pengendalian yang tepat agar bisa mengembalikan produktivitas pertumbuhan pada tanaman kakao.


Banner Promo Pupuk Organik Cair GDM
Banner Mobile Promo Pupuk Organik Cair GDM

Upaya Pengendalian Penyakit pada Tanaman Kakao

Jika terjadi serangan penyakit pada tanaman kakao, segera lakukan langkah-langkah berikut untuk menjaga kesehatan serta produktivitas seluruh tanaman di perkebunan Anda!

Sanitasi Kebun dan Pemangkasan

Langkah pertama adalah menjaga tinggi tajuk maksimal empat meter agar sirkulasi udara di dalam kebun Anda tetap terjaga. Lakukan pemangkasan rutin guna mengurangi kelembapan berlebih yang bisa menjadi sarang jamur tumbuh.

Segera petik buah yang terinfeksi lalu kubur sedalam 30cm untuk memusnahkan sumber spora secara total. Pastikan cahaya matahari dapat masuk dengan leluasa hingga ke sela-sela batang pohon guna mempercepat proses pengeringan embun.

Pengendalian Hayati dan Organik

Manfaatkan jamur Trichoderma viride yang dicampur dengan pupuk organik, seperti Pupuk Organik Cair (POC) GDM sebagai agen pelindung alami pada perakaran. Cara ini sangat efektif untuk menekan perkembangan patogen berbahaya tanpa merusak keseimbangan ekosistem tanah di perkebunan Anda. 

Aplikasikan pestisida nabati setiap dua minggu sekali guna menghalau hama penghisap yang sering menjadi perantara penyebaran infeksi. Pemahaman mengenai penyakit pada tanaman kakao dan cara pengendaliannya secara organik akan membantu Anda menghasilkan produk yang lebih sehat.

Baca Juga: 8 Cara Merawat Pohon Kakao yang Sudah Tua agar Tetap Subur & Berbuah Lebat 

Pengendalian Spesifik VSD

Segera potong ranting yang menunjukkan gejala menguning sekitar 30-40 cm di bawah jaringan cokelat. Anda bisa melakukan rehabilitasi tanaman melalui teknik sambung samping menggunakan klon unggul yang sudah terbukti tahan penyakit. 

Gunakanlah bibit dari varietas Sulawesi 1 maupun ICCRI 03 agar perkebunan Anda memiliki ketahanan lebih tinggi dan standar kualitas yang lebih baik. Bersihkan alat potong secara rutin guna mencegah perpindahan kuman antar-pohon selama proses pemeliharaan.

Penguatan Nutrisi dan Sistem Imun

Untuk meningkatkan sistem imun tanaman kakao, beri nutrisi seimbang dengan mengaplikasikan rangkaian produk GDM seperti SaMe Granule dan Black BOS untuk meningkatkan imunitas alami tanaman kakao. 

Kombinasi produk ini bekerja sangat efektif dalam menekan perkembangan patogen tular tanah yang memicu busuk akar. Jika diaplikasikan secara rutin, akan mempercepat pemulihan jaringan serta memperbaiki kualitas tanah agar tetap sehat. 



Dosis Pemakaian Rangkaian Pupuk GDM untuk Mengendalikan Penyakit Tanaman Kakao

Kebutuhan nutrisi pada tanaman kakao bisa Anda dapatkan dengan mengandalkan rangkaian produk GDM. Adapun dosis pemakaian yang dianjurkan untuk area perkebunan kakao adalah sebagai berikut!

Pupuk I

Tahap pemupukan pertama, bisa Anda lakukan saat tanaman berusia 0-1 tahun. Anda perlu memulai perawatan bibit dengan menaburkan 150 gram POG secara merata di sekeliling pohon setiap 6 bulan sekali demi hasil optimal. 

Selanjutnya, gunakan larutan 1 gelas air mineral GDM Black BOS ke dalam setiap tangki air. Semprotkan larutan tersebut dengan rata pada area perakaran guna menekan perkembangan patogen berbahaya di tanah. 

Untuk bagian atas, gunakan GDM Perkebunan sebanyak 8 liter yang disemprotkan langsung pada seluruh tubuh tanaman. Aplikasi penyemprotan rutin setiap 1 bulan sekali akan membantu memperkuat daya tahan alami bibit kakao. 

Pupuk II

Pada tahap pemupukan kedua, aplikasikan kembali rangkaian produk GDM setelah tanaman berusia 1-5 tahun. Berikan 150 gram POG dengan metode tabur di sekitar pohon setiap 6 bulan untuk menjaga kesuburan tanah di lahan perkebunan.

Gunakan takaran 1 gelas air mineral GDM Black BOS per tangki guna melindungi sistem perakaran. Larutan mikroba ini wajib Anda semprotkan pada tanah di bawah kanopi pohon setiap 6 bulan. 

Berikan juga GDM Perkebunan dengan dosis 10 ml per pohon atau 11 liter dalam setiap periodenya. Aplikasikan secara konsisten setiap dua bulan agar tanaman tidak stres untuk menjamin kualitas buah kakao yang dihasilkan lebih premium.



Manfaat Menggunakan Rangkaian Pupuk GDM untuk Tanaman Kakao

Sudah terbukti bahwa investasi rangkaian Pupuk GDM bisa meningkatkan produktivitas perkebunan kakao Anda lebih menjanjikan. Ini dia segudang manfaat yang bisa Anda rasakan dengan menggunakan rangkaian produk GDM!

  • Memicu pembungaan lebat dan memperbesar buah
  • Menghasilkan biji kakao menjadi lebih berbobot serta berdaging tebal
  • Mengembalikan kesuburan tanah
  • Mempercepat pertumbuhan akar menjadi lebih kokoh dalam menyerap nutrisi
  • Menghasilkan bakteri baik untuk mengurai polutan organik di sekitar lahan
  • Mencegah infeksi jamur serta bakteri secara efektif
  • Mengandalkan bahan organik dan ramah bagi lingkungan perkebunan

Langkah ini bisa menjadi strategi untuk mencegah penyakit pada tanaman kakao dan cara pengendaliannya lebih efektif untuk jangka panjang. Penerapan nutrisi secara konsisten akan memastikan tanaman Anda tetap sehat serta berumur panjang.

Cegah Penyakit pada Tanaman Kakao & Tingkatkan Produktivitas dengan Pakai Rangkaian Pupuk GDM!

Saatnya jaga kesehatan pohon cokelat Anda dengan investasi perawatan organik didukung dengan teknologi canggih serta kandungan bahan berkualitas. Integrasi nutrisi organik GDM menjadi langkah paling jitu untuk menangani penyakit pada tanaman kakao dan cara pengendaliannya secara total hingga ke akar. 

Rangkaian produk GDM organik adalah solusi cerdas untuk mengembalikan vitalitas tanah yang mulai jenuh sehingga produktivitas kebun tetap stabil di segala musim.

Jangan biarkan hasil panen Anda merosot akibat serangan hama! Klik banner di bawah ini untuk mengobrol langsung dengan pakar kami dan temukan rahasia sukses budidaya kakao yang lebih menguntungkan!


Banner Artikel CTA Pertanian GDM Desktop 3
Banner Artikel CTA Pertanian GDM Mobile 3

author-avatar

About WAHYU NURWIJAYO, SP

Seorang profesional di Industri Pertanian dengan selalu menerapkan sistem keseimbangan ekologi agar budidaya pertanian berjalan efektif & efisien serta hasil produksi meningkat