Pertanian

3 Jenis Pupuk Jagung Manis Efektif Tingkatkan Hasil Panen 

Pupuk Jagung Manis

Budidaya jagung manis tak hanya bergantung pada kualitas benih tapi juga pada ketepatan pemupukan. Banyak petani belum memahami bahwa setiap fase pertumbuhan tanaman membutuhkan pupuk jagung manis yang berbeda agar tanaman dapat tumbuh optimal. 

Kekurangan nutrisi dapat menyebabkan batang kerdil, daun menguning, hingga tongkol jagung tidak terisi penuh. Sebaliknya, pemupukan yang tepat mampu meningkatkan pembentukan biji, rasa manis, serta produktivitas panen. Karena itu, setiap petani perlu mengenali pilihan pupuk yang sesuai, cara aplikasi yang benar, dan jadwal yang efektif. 

Pada artikel ini, Anda juga akan mendapatkan panduan lengkap, dari mengenal jenis pupuk, tahapan pemupukan, hingga manfaatnya bagi pertumbuhan jagung manis. Yuk, simak pembahasan lengkap berikut ini. 

3 Jenis Pupuk Jagung Manis agar Panen Melimpah

Jagung manis menjadi salah satu komoditas pangan yang membutuhkan perawatan tepat agar mampu menghasilkan panen optimal. Salah satu faktor paling menentukan adalah penggunaan pupuk jagung manis yang sesuai dengan kebutuhan tanaman. 

Pemupukan yang tepat tak hanya membantu pertumbuhan lebih cepat, tapi meningkatkan kualitas tongkol dan ketahanan tanaman terhadap serangan penyakit. Berikut tiga jenis pupuk yang dapat Anda manfaatkan untuk memaksimalkan hasil budidaya jagung manis. 



Pupuk Organik Cair (POC) untuk Tanaman Pangan

Pupuk Organik Cair dirancang khusus untuk mendukung kebutuhan nutrisi tanaman pangan, termasuk jagung manis. Pupuk ini bermanfaat mempercepat perkembangan akar, merangsang pertumbuhan vegetatif, serta meningkatkan daya tahan tanaman terhadap cekaman lingkungan dan penyakit. Dengan aplikasi yang tepat, penggunaan POC dapat membantu meningkatkan produktivitas tanaman secara signifikan.


Pupuk Organik Cair GDM
Spesialis Pangan
  • Menyediakan Nutrisi Lengkap untuk Tanaman
  • Meningkatkan Kesuburan Tanah
  • Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Hasil Panen
  • Mencegah Serangan Penyakit
  • Mengurangi Ketergantungan pada Pupuk Kimia

GDM SaMe Granule Bio Organik

GDM SaMe Granule Bio Organik mengandung ekstrak organik berkonsentrasi tinggi, bakteri premium, dan unsur hara lengkap yang dibutuhkan jagung manis. Pupuk ini berperan memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kesuburan lahan, serta membantu mencegah serangan penyakit tular tanah. Tanah menjadi lebih gembur dan kaya nutrisi sehingga pertumbuhan tanaman berlangsung lebih optimal.


GDM SAME
Granule Bio Organic
  • Penghasil Enzim, Hormone & Antibiotik Alami
  • Rumah Bagi Bakteri Alami
  • Perekat Nutrisi Tanah
  • Penghambat Pertumbuhan Jamur
  • Menggemburkan Tanah

GDM Black BOS

GDM Black BOS merupakan bio organic stimulant berbentuk pasta yang diperkaya bakteri premium dan nutrisi penting bagi tanaman. Produk ini berfungsi sebagai stimulan pertumbuhan sekaligus pembenah tanah. Selain itu, GDM Black BOS efektif membantu mendegradasi polutan dan logam berat. Dengan begitu, kondisi tanah tetap sehat dan mendukung produktivitas jagung manis dalam jangka panjang.


GDM Black BOS
Bio Organic Stimulant
  • Menggemburkan Tanah
  • Stimulan Bakteri
  • Penawar Racun Dari Logam-Logam Berat
  • Bioremediasi Tanah
  • Fermentasi Kompos

Kombinasi penggunaan POC, GDM SaMe, dan GDM Black BOS dapat menjadi strategi pemupukan yang saling melengkapi. Dengan nutrisi yang tercukupi dan kondisi tanah yang terjaga, pertumbuhan jagung manis akan lebih maksimal, hasil panen meningkat, dan keuntungan yang diperoleh petani pun semakin optimal.

Baca Juga:  7 Cara Menanam Jagung dari Awal sampai Panen Melimpah

Panduan Pemupukan Jagung Manis yang Efektif 

Pertumbuhan jagung manis yang sehat dan produktif sangat ditentukan oleh ketepatan pemupukan. Nutrisi yang diberikan pada waktu dan dosis yang sesuai akan membantu tanaman tumbuh lebih optimal, mulai dari fase vegetatif hingga pembentukan tongkol.

Oleh karena itu, penggunaan rangkaian pupuk jagung manis GDM dapat menjadi solusi efektif untuk mendukung peningkatan hasil panen. Berikut panduan pemupukan langkah demi langkah untuk lahan seluas satu hektar agar pertumbuhan jagung manis lebih maksimal. 

Pengolahan atau Pembenah Tanah (7 Hari Sebelum Tanam) 

Tahap awal ini bertujuan memperbaiki struktur dan kesuburan tanah sebelum benih jagung ditanam. Tanah yang gembur dan kaya mikroba akan membantu akar tanaman berkembang lebih cepat.

  • Gunakan 5 kg GDM Black BOS dan larutkan 250 ml per tangki semprot.
  • Semprotkan larutan secara merata pada tanah dalam kondisi lembab atau basah.
  • Kombinasikan dengan 150 kg GDM SaMe yang ditaburkan merata di permukaan tanah.

Pupuk I (10 Hari Setelah Tanam) 

Pada fase awal pertumbuhan, tanaman jagung membutuhkan nutrisi untuk memperkuat akar dan mempercepat pembentukan daun. Pemberian pupuk cair akan membantu penyerapan hara lebih efektif.

  • Aplikasikan 8 liter POC GDM Pangan.
  • Larutkan setiap 500 ml POC GDM Pangan dalam tangki semprot.
  • Semprotkan secara merata ke tanah dan ulangi hingga seluruh dosis habis.

Pupuk II (17 Hari Setelah Tanam) 

Memasuki usia dua minggu lebih, kebutuhan nutrisi tanaman semakin meningkat. Pemupukan lanjutan diperlukan agar pertumbuhan tetap stabil.

  • Gunakan kembali 8 liter POC GDM Pangan.
  • Larutkan 500 ml per tangki semprot.
  • Aplikasikan merata di tanah dan lakukan berulang sampai habis.

Pupuk III (21 Hari Setelah Tanam) 

Pada tahap ini tanaman mulai memasuki fase vegetatif aktif. Nutrisi yang cukup akan membantu pembentukan batang dan daun lebih optimal.

  • Tetap aplikasikan 8 liter POC GDM Pangan.
  • Larutkan 500 ml dalam tangki semprot.
  • Semprotkan secara merata hingga seluruh pupuk digunakan.

Pupuk IV (28 Hari Setelah Tanam) 

Mendekati fase pembentukan tongkol, tanaman memerlukan suplai nutrisi yang konsisten. Pemupukan rutin membantu menjaga kesehatan tanaman.

  • Gunakan 8 liter POC GDM Pangan seperti tahap sebelumnya.
  • Larutkan 500 ml per tangki semprot.
  • Aplikasikan merata ke tanah sampai habis.

Pupuk V (30 Hari Setelah Tanam)

Tahap ini berfokus pada perbaikan kondisi tanah sekaligus penguatan pertumbuhan generatif tanaman. Kombinasi pupuk padat dan cair sangat dianjurkan.

  • Sebarkan 100 kg GDM SaMe secara merata pada lahan.
  • Aplikasikan 5 kg GDM Black BOS dengan melarutkan 250 ml per tangki semprot.
  • Semprotkan di sekitar area perakaran tanaman hingga habis.

Pupuk VI (35 Hari Setelah Tanam)

Ini merupakan tahap pemupukan terakhir untuk memastikan pembentukan tongkol berlangsung maksimal. Nutrisi tambahan membantu meningkatkan kualitas dan bobot hasil panen.

  • Gunakan kembali 8 liter POC GDM Pangan.
  • Larutkan 500 ml per tangki semprot.
  • Aplikasikan merata hingga seluruh dosis habis.

Dengan mengikuti panduan pemupukan ini secara teliti dan teratur, kebutuhan nutrisi jagung manis dapat terpenuhi di setiap fase pertumbuhan. Tanaman akan tumbuh lebih sehat, pembentukan tongkol lebih optimal, dan potensi hasil panen pun dapat meningkat secara signifikan.

Baca Juga:Menanam Jagung di Polybag, Solusi Praktis Budidaya di Rumah

daftar pupuk jagung manis

Manfaat Rangkaian Produk GDM untuk Pertumbuhan Jagung Manis

Rangkaian pupuk GDM hadir sebagai solusi pupuk jagung manis yang dirancang untuk meningkatkan kesehatan tanah sekaligus produktivitas tanaman. Dengan penggunaan yang tepat, produk GDM dapat membantu tanaman berkembang lebih maksimal dari fase awal hingga panen. Berikut beberapa manfaat utama yang dapat Anda peroleh. 

Meningkatkan Nutrisi Tanaman

Unsur hara makro dan mikro yang terkandung dalam produk GDM berfungsi sebagai sumber nutrisi penting bagi tanaman. Kandungan tersebut tidak hanya memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, tetapi juga mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan jagung manis secara menyeluruh. 

Merangsang Bakteri Apatogen 

Produk GDM dilengkapi dengan stimulan bakteri yang mampu mengaktifkan bakteri apatogen bermanfaat di dalam tanah. Bakteri tersebut bekerja secara sinergis menghasilkan enzim, antibiotik alami, serta unsur hara makro dan mikro yang sangat dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan jagung manis.

Menghasilkan Enzim, Hormon, dan Antibiotik Alami

Komponen aktif dalam produk GDM berperan penting dalam meningkatkan produktivitas dan imunitas tanaman. Tanaman menjadi lebih tahan terhadap serangan penyakit, sementara proses pertumbuhan berlangsung lebih cepat dan optimal.

Penawar Racun dari Logam Berat 

Keunggulan lain dari produk GDM adalah kemampuannya menetralkan racun logam berat seperti arsenik, kadmium, merkuri, tembaga, dan timbal. Proses ini membantu menjaga kualitas tanah tetap sehat sehingga tidak mengganggu pertumbuhan tanaman jagung manis. 

Mencegah Penyakit Tular Tanah 

Penggunaan produk GDM secara rutin dapat membantu mencegah berbagai penyakit tular tanah, seperti bulai, busuk akar, busuk batang, bercak daun, hingga layu tanaman. Perlindungan ini sangat penting agar tanaman dapat tumbuh tanpa hambatan berarti.

Menggemburkan tanah 

Produk GDM juga berperan dalam memperbaiki struktur tanah dengan membuka pori-pori lebih cepat. Tanah yang semula keras menjadi lebih gembur dan subur, sehingga akar tanaman jagung manis dapat berkembang lebih leluasa dan menyerap nutrisi dengan lebih efektif.

Bantu Jagung Manis Tumbuh Lebih Sehat dan Produktif dengan Rangkaian Pupuk GDM! 

Dengan penggunaan rangkaian pupuk jagung manis GDM secara teratur, kebutuhan nutrisi tanaman dapat terpenuhi dengan lebih baik. Tanaman jadi lebih sehat, terlindungi dari risiko penyakit dan tumbuh lebih produktif. 

Jika Anda ingin memastikan langkah pemupukan sudah sesuai, tim ahli GDM siap membantu memberikan arahan yang lebih tepat. Klik banner di bawah untuk berdiskusi mengenai kebutuhan tanaman Anda. 



author-avatar

About WAHYU NURWIJAYO, SP

Seorang profesional di Industri Pertanian dengan selalu menerapkan sistem keseimbangan ekologi agar budidaya pertanian berjalan efektif & efisien serta hasil produksi meningkat