Perikanan

Wajib Diperhatikan, Inilah 6 Ciri Ciri Ikan Gurame Mau Bertelur

ciri ciri ikan gurame mau bertelur

Ikan gurame dikenal sebagai ikan konsumsi bernilai tinggi yang digemari masyarakat Indonesia luas pada umumnya. Permintaan gurame terus meningkat, sehingga budidayanya menjadi peluang besar bagi banyak peternak lokal di Indonesia.

Untuk meningkatkan budidaya ikan ini, tentu Anda harus memperhatikan ciri ciri ikan gurame mau bertelur dan mengatur pemijahan efektif tepat. Dan langkah ini juga memudahkan Anda untuk memisahkan ikan yang akan dibudidayakan dengan ikan yang siap panen untuk dikonsumsi.

Seperti apa ciri ciri ikan gurame mau bertelur? Simak penjelasannya agar Anda dapat meningkatkan keberhasilan budidaya gurame melalui pengawasan reproduksi yang konsisten setiap waktu!

6 Ciri-ciri Ikan Gurame Mau Bertelur

Ciri-ciri ikan gurame mau bertelur bisa dilihat dari perubahan fisik sekaligus perilaku antara ikan betina dan jantan. Berikut beberapa tanda yang bisa Anda lihat menjelang fase pemijahan!

Perut Betina Lebih Besar dan Lunak

Betina yang memasuki masa pemijahan akan menunjukkan perut yang tampak lebih gembung dan terasa lebih lunak ketika disentuh karena penuh dengan telur. Kondisi ini menjadi ciri ciri ikan gurame mau bertelur yang paling mudah Anda kenali tanpa perlu alat tambahan.

Membuat Sarang di Permukaan

Jantan biasanya mulai menata sarang berupa gelembung di permukaan air sebagai persiapan tempat penempelan telur. Aktivitas membuat sarang ini menjadi ciri ciri ikan gurame mau bertelur yang menandakan jantan sudah berada pada fase kawin.

Terdapat Gelembung Tertata Rapi

Sarang gelembung yang tampak tertata rapi menunjukkan jantan sedang mempersiapkan area aman untuk telur. Semakin besar dan rapat sarangnya, semakin tinggi pula tingkat kesiapan jantan menghadapi proses bertelur.

Berenang Saling Berdampingan

Induk jantan dan betina akan lebih sering berenang berdampingan, seolah menjaga jarak tertentu dari ikan lain di kolam. Pola ini menunjukkan adanya ketertarikan antara keduanya dan menjadi tanda kuat bahwa proses pemijahan semakin dekat.

Peningkatan Agresivitas Ringan

Saat mendekati waktu bertelur, jantan biasanya menunjukkan perilaku lebih protektif terhadap wilayah sarangnya. Anda dapat melihat gerakan menghalau ikan lain atau lebih aktif menjaga area tertentu di kolam.

Gerakan Menyelam dan Naik ke Permukaan

Betina kerap bergerak naik turun dalam ritme yang teratur menjelang pemijahan, seolah mencari posisi yang paling nyaman. Pola ini menandakan betina sedang menyesuaikan diri sebelum mengeluarkan telur.


Artikel Perikanan Banner Ke 1

5 Tips Merawat Ikan Gurame agar Cepat Bertelur

Agar gurame cepat memasuki fase reproduksi, pastinya harus didukung dengan perawatan yang optimal untuk memenuhi kebutuhan biologisnya. Berikut tips merawat gurame agar cepat bertelur dan memproduksi bibit berkualitas.

Jaga Kualitas Air Kolam

Anda perlu memastikan kolam selalu bersih dari kotoran, lumut, maupun sisa pakan agar gurame dapat tumbuh dalam kondisi air yang stabil. Air yang keruh dapat menghambat kenyamanan ikan dan menurunkan performa reproduksi. 

Lakukan penggantian air sekitar 30% setiap 1–2 minggu untuk menjaga mutu air tetap ideal. Pastikan pH air berada pada tingkat netral sehingga proses metabolisme ikan berlangsung optimal.

Berikan Pakan yang Tepat

Gunakan pakan yang kaya protein hewani minimal 25% serta dukung dengan tambahan protein nabati untuk merangsang pertumbuhan indukan. Kombinasikan pakan pelet dengan daun sente atau pakan alami lain agar ketahanan tubuh dan kualitas sel telur maupun sperma lebih baik. 

Probiotik sangat dianjurkan untuk dicampurkan ke pakan karena dapat memperbaiki pencernaan dan mempercepat perkembangan gonad. Berikan pakan dua kali sehari pagi dan sore, agar kebutuhan energi ikan selalu tercukupi.

Lengkapi dengan Suplemen Tambahan

Untuk mendukung kematangan reproduksi, Anda dapat menambahkan rangkaian produk GDM seperti SOC GDM Ikan dan POG GDM pada pakan maupun kolam. Kandungan mikroorganisme menguntungkan di dalamnya membantu meningkatkan nafsu makan, vitalitas, serta kualitas telur.

Suplemen ini juga memperkuat ketahanan tubuh ikan sehingga mereka lebih cepat mencapai fase ciri ciri ikan gurame mau bertelur. Dengan pemenuhan nutrisi yang tepat, perkembangan gonad akan lebih seragam dan peluang keberhasilan pemijahan meningkat.



Persiapan Indukan dan Penataan Lingkungan Pemijahan

Pilih indukan jantan dan betina yang sehat, aktif, dan tidak memiliki cacat fisik agar proses pemijahan berjalan tanpa hambatan. Tempat bertelur seperti sapu ijuk atau paralon sangat membantu karena memberi rasa aman bagi ikan saat mulai menunjukkan ciri ciri ikan gurame mau bertelur. 

Lingkungan yang tertata rapi meminimalkan stres yang dapat menghambat pematangan telur. Pemilihan indukan berkualitas menjadi pondasi utama keberhasilan budidaya reproduksi.

Pemindahan Indukan ke Kolam Khusus Pemijahan

Anda sebaiknya memindahkan indukan ke kolam terpisah agar proses pemijahan berlangsung lebih tenang dan tidak terganggu ikan lain. Kolam khusus ini memungkinkan Anda mengatur kualitas air dan nutrisi secara lebih terfokus.

Dengan lingkungan yang aman, ikan lebih mudah memasuki fase birahi dan mempercepat proses produksi telur. Pengaturan ruang yang tepat menjadi faktor pendukung penting untuk meningkatkan tingkat keberhasilan pemijahan.

Panduan Pemakaian Rangkaian Produk GDM agar Ikan Gurame Cepat Bertelur

Untuk mendorong ikan gurame cepat bertelur, kuncinya adalah memberikan nutrisi dan perawatan yang tepat sejak awal proses budidaya. Jika sudah melihat ciri ciri ikan gurame mau bertelur, perlu juga merawatnya dengan menggunakan rangkaian produk GDM agar lebih optimal, berikut panduannya.

Persiapan Kolam

Pada tahap awal ini, Anda menggunakan GDM SaMe 150 gram, GDM Black BOS 50 gram, dan Kapur Dolomit 250 gram per 10 m². Aplikasikan secara merata ke dasar kolam atau dilarutkan lalu disemprot agar menstabilkan pH sebelum kolam diisi air.

Pra Tebar

Sebelum penebaran, aplikasikan SOC GDM Ikan 100 ml per 10 m² dengan cara menyemprotkan larutan secara merata di permukaan kolam. Langkah ini membantu mempersiapkan ekosistem air agar bibit nantinya lebih adaptif.

Tebar Bibit

Kemudian, lakukan penebaran dengan kepadatan sekitar 25 ekor/m² disertai pemberian pakan awal 50 gram. Bibit perlu ditebar dengan hati-hati agar tidak stres, karena kesehatan awal bisa mempengaruhi kualitas ciri ciri ikan gurame mau bertelur.

Aplikasi Rangkaian Produk GDM

Setiap hari, tambahkan SOC GDM Ikan 10 ml/kg pakan dengan cara mencampurkannya pada pakan lalu diaduk merata dan didiamkan 15 menit sebelum diberikan. 

Seminggu sekali, berikan SOC GDM Ikan 60 ml yang disemprot di permukaan kolam, kemudian pada satu bulan sekali taburkan POG GDM 1000 gram untuk menjaga kualitas air dan memperkaya nutrisi alami.

Perawatan

Jika sewaktu-waktu kualitas air menurun atau tercium bau ammonia tinggi, larutkan GDM Black BOS 50 gram lalu siramkan ke area kolam. Perawatan ini membantu menekan potensi penyakit serta menjaga lingkungan tetap kondusif sehingga ikan tumbuh sehat hingga memasuki fase produktif.

Baca Juga: 9 Ciri Ciri Ikan Lele Siap Pijah yang Perlu Anda Pahami

Dukung Pertumbuhan Ikan Gurame dengan Rangkaian Produk GDM!

Rangkaian produk GDM membantu mempercepat pematangan gonad sehingga hasil budidaya gurame meningkat secara signifikan. Produk GDM juga mendorong munculnya ciri ciri ikan gurame mau bertelur secara lebih konsisten.

Kandungan organik didalamnya mampu meningkatkan kualitas air, vitalitas indukan, serta menciptakan lingkungan pemijahan yang stabil. Klik banner di bawah untuk konsultasi personal dan percepat keberhasilan pemijahan gurame Anda sekarang juga!



author-avatar

About Ir. Tri Juni Sasongko

Praktisi perikanan dan perkebunan yang banyak melakukan bimbingan dan pendampingan tehnis di bidangnya.