Tanaman Hias

6 Cara Merawat Tanaman Kadaka agar Tetap Hijau & Segar

cara merawat tanaman kadaka

Tanaman kadaka kini kian populer sebagai tanaman hias berkat bentuk daunnya yang unik, tampilannya yang rimbun, serta nuansanya yang segar. Namun, agar tanaman ini tetap hijau dan segar, Anda perlu menerapkan cara merawat tanaman kadaka secara tepat dan konsisten.

Untuk Anda yang belum tahu, tanaman kadaka (Asplenium nidus), yang juga dikenal sebagai pakis sarang burung, merupakan tanaman paku epifit tropis yang populer sebagai tanaman hias gantung atau tempel. Daunnya berwarna hijau, berbentuk memanjang menyerupai lidah, bertekstur kaku, dan bergelombang.

Nah, kalau Anda tertarik untuk membudidayakan tanaman ini, pelajarilah cara merawat tanaman kadaka di bawah ini. Selain perawatan, artikel ini juga akan membatu Anda untuk menemukan solusi terbaik yang bisa membuat tanaman kadaka tetap hijau dan segar dalam jangka panjang!


Banner Artikel CTA Pertanian GDM Desktop 1
Banner Artikel CTA Pertanian GDM Mobile 1

5 Media Tanam yang Bagus untuk Tanaman Kadaka

Media tanam yang bagus untuk kadaka adalah media yang gembur, berpori (porous), dan lembap, tetapi tidak becek karena akar kadaka mudah terganggu jika media tanam terlalu padat atau terlalu basah. Berikut beberapa bahan media yang perlu Anda siapkan sebelum mulai menerapkan cara merawat tanaman kadaka.

Sekam bakar

Sekam bakar membantu menjaga pori-pori media tetap longgar sehingga air tidak menggenang. Bahan ini juga membuat sirkulasi udara di sekitar akar kadaka menjadi lebih baik sehingga akar lebih sehat dan tidak mudah busuk.

Sabut Kelapa (Cocopeat)

Sabut kelapa sangat baik untuk menjaga kelembapan media tanam kadaka. Namun, penggunaannya sebaiknya tidak berlebihan karena dapat membuat media menjadi terlalu padat jika tidak dicampur dengan bahan lain.

Pakis Cacah

Pakis cacah sering dipakai untuk tanaman hias seperti kadaka karena teksturnya ringan, berpori, dan mampu menahan kelembapan secukupnya. Media ini juga memberi ruang yang baik bagi akar tanaman kadaka untuk tumbuh dan menempel.

Kompos atau Humus Daun

Bahan organik ini berguna sebagai sumber nutrisi alami bagi tanaman kadaka. Selain menyuburkan tanaman, kompos atau humus daun juga membantu media tetap hidup dan mendukung pertumbuhan daun yang sehat serta hijau.

Arang Sekam

Arang sekam cocok dicampurkan ke media tanam kadaka karena ringan, tidak mudah memadat, dan dapat membantu menjaga drainase. Karena itu, bahan ini dapat mengurangi risiko media terlalu lembap.

Komposisi media yang sering digunakan untuk tanaman kadaka adalah campuran pakis cacah (40%), sekam bakar (20%), sabut kelapa (20%), arang sekam (10-15%), dan kompos (5-10%). Dengan menggunakan campuran media tanam ini, cara merawat tanaman kadaka pun akan jauh lebih mudah kedepannya.

Apakah Tanaman Kadaka Tahan Panas?

Tanaman kadaka pada dasarnya tidak tahan terhadap panas berlebih, terutama paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama. Hal ini sangat penting untuk Anda pahami sebelum menerapkan cara merawat tanaman kadaka karena sinar matahari langsung bisa membuat daun kadaka cepat kering, kusam, atau bahkan terbakar.

Meski begitu, tanaman kadaka masih dapat beradaptasi dengan suhu hangat selama kelembapan tetap terjaga dan tidak terkena sinar matahari terik secara langsung. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami cara merawat tanaman kadaka secara tepat agar mereka tetap hijau dan segar.

Baca Juga: 7 Cara Menyambung Bunga Kamboja Dua Warna agar Hasil lebih Cantik 

Ciri-Ciri Tanaman Kadaka Tumbuh Subur & Sehat

Memahami ciri-ciri tanaman kadaka yang tumbuh subur dan sehat merupakan bagian penting dari cara merawat tanaman kadaka yang tepat. Ini dia beberapa ciri yang bisa Anda perhatikan pada tanaman kadaka yang tumbuh subur dan sehat.

  • Daun berwarna hijau pekat dan mengilap
  • Permukaan daun tebal dan tidak layu
  • Daun tumbuh tegak dan tidak menggulung berlebihan
  • Muncul tunas atau daun baru secara rutin
  • Tidak terdapat bercak cokelat atau kuning pada daun
  • Akar terlihat kuat dan tidak membusuk
  • Pertumbuhan daun terlihat stabil dan konsisten
  • Pertumbuhan tanaman stabil dan tidak kerdil
  • Tanaman tampak segar dan tidak kering

Jika menemui ciri-ciri di atas, dapat dipastikan bahwa cara merawat tanaman kadaka yang Anda lakukan sudah tepat dan berjalan dengan baik. Perawatan yang konsisten akan membantu tanaman kadaka tetap hijau, segar, dan tumbuh optimal.


Banner Promo Pupuk Organik Cair GDM
Banner Mobile Promo Pupuk Organik Cair GDM

6 Cara Merawat Tanaman Kadaka agar Tetap Segar & Rimbun

Pada dasarnya, merawat tanaman kadaka agar tetap segar dan rimbun membutuhkan perhatian pada beberapa aspek penting yang saling berkaitan. Berikut beberapa cara merawat tanaman kadaka agar tetap segar dan rimbun yang bisa Anda praktikkan sendiri di rumah.

Perhatikan Pencahayaan

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, tanaman kadaka menyukai cahaya terang tetapi tidak langsung. Karena itu, Anda sebaiknya meletakkan tanaman kadaka di area teduh atau dekat jendela dengan sinar matahari yang tersaring. Paparan sinar matahari langsung yang berlebihan dapat menyebabkan daun kadaka mengering dan rusak.

Atur Penyiraman dengan Baik

Siram tanaman kadaka secara rutin, tetapi jangan sampai media tanam terlalu basah atau tergenang. Karena itu, pastikan pot memiliki drainase yang baik agar air tidak mengendap dan menyebabkan akar membusuk.

Jaga Kelembapan Udara

Karena berasal dari lingkungan tropis, tanaman kadaka membutuhkan kelembapan udara yang cukup tinggi. Untuk itu, Anda bisa menyemprotkan air ke daun secara berkala atau menempatkan tanaman di area dengan sirkulasi udara yang baik, tetapi tetap lembap.

Lakukan Pemupukan Secara Rutin

Tahap pemupukan sangat penting dalam cara merawat tanaman kadaka, terutama untuk menjaga warna daun tetap hijau dan merangsang pertumbuhan yang lebih rimbun. Anda sebaiknya menggunakan pupuk organik yang ramah lingkungan seperti Rangkaian Produk GDM yang terdiri dari 3 jenis pupuk. Untuk cara penggunaan, dosis, dan fungsinya, simak panduan pemupukan berikut:

Perawatan I (7 HST)

    Ketika tanaman kadaka sudah berumur sekitar 7 hari setelah tanam (HST), lakukan pemupukan dengan menggunakan Pupuk Organik Cair (POC) GDM Spesialis Tanaman Hias setiap 1 minggu sekali. Caranya, larutkan 50 ml pupuk ke dalam 1 liter air, kemudian semprotkan secara merata ke tanaman kadaka untuk membantu menyuburkan daun dan mempercepat pertumbuhan.


    Pupuk Organik Cair GDM
    Spesialis Tanaman Hias
    • Menyediakan Nutrisi Lengkap untuk Tanaman
    • Meningkatkan Kesuburan Tanah
    • Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Hasil Panen
    • Mencegah Serangan Penyakit
    • Mengurangi Ketergantungan pada Pupuk Kimia

    Perawatan II (30 HST)

      Ketika tanaman kadaka sudah berumur 30 HST, lakukan pemupukan tambahan dengan menggunakan Pupuk Organik Granule GDM dan GDM Black BOS setiap 1 bulan sekali. Caranya, taburkan 50 gram POG dan siramkan 25 gram GDM Black BOS secara merata pada media tanam. 

      Pemupukan ini bertujuan untuk memperbaiki kesuburan media tanam dan meningkatkan aktivitas mikroorganisme baik. Selain itu, juga untuk memberikan nutrisi tambahan secara bertahap pada akar tanaman kadaka agar tetap hijau dan segar.



      Bersihkan Daun Secara Berkala

      Debu yang menempel pada daun kadaka dapat menghambat proses fotosintesis. Bersihkan daun dengan lap basah atau semprot air secara ringan agar tanaman tetap segar dan mampu menyerap cahaya dengan maksimal.

      Pangkas Daun Tua atau Rusak

      Lakukan pemangkasan pada daun yang kering, menguning, atau rusak. Hal ini bertujuan untuk merangsang pertumbuhan daun baru sekaligus menjaga tampilan tanaman tetap rapi dan sehat.

      Baca Juga: 7 Cara Merawat Kaktus Mini dalam Ruangan Agar Tumbuh Sehat

      Manfaat Rangkaian Produk GDM untuk Perawatan Tanaman Kadaka

      Pemupukan dengan Rangkaian Produk GDM yang 100% terbuat dari bahan-bahan alami adalah kunci utama bagi Anda yang ingin meningkatkan kesuksesan cara merawat tanaman kadaka secara alami. Ini karena Rangkaian Produk GDM memiliki beberapa manfaat sebagai berikut.

      • Menyediakan nutrisi lengkap untuk pertumbuhan tanaman
      • Membantu mempercepat pertumbuhan daun baru
      • Membantu menjaga warna daun tetap hijau segar
      • Meningkatkan kesuburan media tanam
      • Memperkuat akar agar tidak mudah busuk
      • Membantu meningkatkan daya tahan tanaman terhadap stres
      • Memperbaiki struktur media tanam agar lebih gembur
      • Mendukung aktivitas mikroorganisme baik dalam media tanam
      • Membantu pemulihan tanaman yang kurang sehat
      • Mengoptimalkan proses penyerapan nutrisi oleh tanaman

      Manfaat tersebut akan semakin maksimal jika Anda mengikuti cara penggunaan dan dosis yang sudah kami jelaskan di atas. Dengan ini, cara merawat tanaman kadaka akan terasa lebih praktis, efektif, dan alami.

      Dukung Tanaman Kadaka agar Tetap Hijau & Segar di Area Rumah dengan Rangkaian Produk GDM!

      Dengan menggunakan Rangkaian Produk GDM, Anda dapat memberikan nutrisi optimal sekaligus menjaga kesehatan media tanam kadaka secara menyeluruh. Hasilnya, daun kadaka akan tampak lebih hijau, segar, rimbun, dan tanaman menjadi lebih tahan terhadap perubahan lingkungan.

      Kalau Anda tertarik, silakan KLIK BANNER di bawah ini sekarang juga untuk terhubung dengan tim ahli GDM yang siap membantu Anda merawat tanaman kadaka dengan lebih mudah dan optimal. Ayo, dukung tanaman kadaka Anda agar tetap hijau dan segar dengan menggunakan Rangkaian Produk GDM!


      Banner Artikel CTA Pertanian GDM Desktop 3
      Banner Artikel CTA Pertanian GDM Mobile 3

      author-avatar

      About WAHYU NURWIJAYO, SP

      Seorang profesional di Industri Pertanian dengan selalu menerapkan sistem keseimbangan ekologi agar budidaya pertanian berjalan efektif & efisien serta hasil produksi meningkat