Surabaya, 10 Oktober 2026— Biaya pakan yang tinggi menjadi tantangan bagi pembudidaya ikan dalam menjaga keuntungan usaha. Melalui Bincang Online Klinik Tani (BINCOL) GDM, pembudidaya diajak memahami cara membuat pakan ikan mandiri yang lebih hemat tanpa mengabaikan kebutuhan nutrisi ikan.

Sesi bertajuk “Pakan Murah, Nutrisi Mewah: Strategi Meningkatkan Kualitas Pakan Ikan Mandiri” ini menghadirkan Ir. Tri Juni Sasongko dari tim Research and Development GDM pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Acara disiarkan langsung melalui Instagram @gdm.id dan Facebook resmi GDM Organik.

Tingginya Biaya Pakan Jadi Tantangan Pembudidaya 

Dalam budidaya ikan, pakan menjadi salah satu komponen biaya terbesar yang mempengaruhi keuntungan pembudidaya. Dalam materi ini, Tri Juni menjelaskan bahwa biaya pakan bisa mencapai 75% dari total biaya budidaya.

Karena itu, setiap pembudidaya perlu mengatur biaya pakan agar lebih efisien tanpa mengurangi kualitas nutrisinya. Sebab, pakan yang murah belum tentu menguntungkan jika tidak mampu memenuhi kebutuhan nutrisi ikan.

Kualitas pakan yang rendah dapat menghambat pertumbuhan ikan dan membuat nilai Feed Conversion Ratio (FCR) atau rasio konversi pakan menjadi kurang optimal. Akibatnya, ikan membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai ukuran panen sehingga biaya pemeliharaan pun semakin besar.

Artinya, pakan yang ekonomis bukan hanya soal harga yang murah, tetapi juga bagaimana menjaga kualitas nutrisi agar ikan tumbuh optimal dengan biaya yang lebih efisien. 

Jangan biarkan biaya pakan menggerus keuntungan budidaya Anda! Klik banner di bawah ini untuk konsultasi bersama tim ahli GDM dan temukan strategi budidaya yang lebih efisien.


Hagra Spesial Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan

Tekan Biaya Pakan dengan Bahan Lokal 

Salah satu strategi yang dibahas dalam BINCOL GDM sesi ini adalah pemanfaatan bahan baku lokal sebagai alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada bahan pakan komersial yang relatif mahal. 

Ada beberapa bahan lokal yang bisa dimanfaatkan untuk membuat pakan ikan mandiri, seperti maggot Black Soldier Fly (BSF), azolla, dedak padi, dan ampas tahu. Maggot BSF memiliki kandungan protein yang dapat mencapai 40–50%. 

Sementara itu, azolla yang kerap dianggap sebagai gulma di area persawahan berpotensi menjadi sumber protein lokal dengan harga yang sangat terjangkau. Tri Juni menjelaskan bahwa kandungan protein azolla dapat mencapai 63%, sehingga berpotensi membantu menekan biaya pakan secara signifikan.

Selain itu, dedak padi dan ampas tahu juga bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi dalam formulasi pakan. Meski harganya relatif terjangkau, pemilihan bahan tetap perlu mempertimbangkan kandungan nutrisi, keamanan, dan kualitas pengolahannya.

Dengan memanfaatkan bahan lokal secara tepat, pembudidaya dapat menekan biaya pakan tanpa mengabaikan kebutuhan nutrisi ikan. Kuncinya, sesuaikan komposisi setiap bahan agar pakan tetap berkualitas dan mendukung pertumbuhan ikan secara optimal.

Baca Juga: 3 Cara Menghitung Kebutuhan Pakan Ikan Nila yang Tepat

Kunci Formulasi Pakan Ikan yang Efisien 

Membuat pakan ikan mandiri tak cukup hanya dengan mencampurkan bahan-bahan yang murah. Pembudidaya juga perlu memperhatikan keseimbangan nutrisi, terutama protein dan energi, agar pakan tetap berkualitas dan mendukung pertumbuhan ikan.

Tri Juni menjelaskan bahwa protein berperan penting dalam membentuk jaringan tubuh dan mendukung pertumbuhan ikan. Sementara itu, energi tetap dibutuhkan untuk menunjang metabolisme sehingga protein bisa dimanfaatkan secara optimal.

Jika kandungan protein terlalu rendah, pertumbuhan ikan bisa melambat dan waktu panen menjadi lebih lama. Sebaliknya, komposisi energi yang tidak seimbang dapat membuat pemanfaatan nutrisi menjadi kurang efisien.

Karena itu, formulasi pakan sebaiknya tidak dibuat berdasarkan perkiraan semata. Pembudidaya perlu menyesuaikannya dengan kebutuhan nutrisi ikan, skala usaha, dan ketersediaan bahan baku agar produksi pakan bisa terus berjalan.

Sebelum digunakan dalam jumlah besar, pakan juga bisa diuji dalam skala kecil terlebih dahulu. Amati respons ikan, ketahanan pelet saat berada di air, serta biaya yang dibutuhkan. Dengan begitu, pembudidaya dapat mengevaluasi kualitas pakan dan menyesuaikan formulasi agar lebih efisien.

Ingin meracik pakan ikan yang lebih efisien dan sesuai kebutuhan nutrisi? Klik banner di bawah ini untuk konsultasi dengan tim ahli GDM!


GDM Banner - Testimoni - Suplemen Organik Cair Spesialis Perikanan

Pilihan Bahan Tambahan untuk Pakan Ikan

Selain bahan utama, suplemen organik dan bahan herbal juga bisa dimanfaatkan untuk mendukung kesehatan ikan. Suplemen Organik Cair GDM Perikanan menjadi salah satu pilihan untuk membantu menjaga kesehatan ikan dan kualitas air kolam.

Sementara itu, bahan herbal seperti daun pepaya dan mengkudu berpotensi membantu meningkatkan nafsu makan serta mendukung imunitas ikan. Namun, penggunaannya tetap perlu memperhatikan dosis dan cara pengolahan yang tepat.

Penggunaan suplemen dan bahan herbal juga perlu diimbangi dengan formulasi pakan yang bernutrisi seimbang serta pengelolaan kolam yang baik agar kesehatan dan pertumbuhan ikan tetap terjaga.


Suplemen Organik Cair GDM
Spesialis Perikanan
  • Meningkatkan Nafsu Makan
  • Meningkatkan Imunitas/Daya Tahan
  • Mempercepat Tumbuh Kembang Ikan
  • Meningkatkan Keanekaragaman Fitoplankton
  • Mengurai Berbagai Jenis Limbah dan Polutan


Evaluasi Pakan untuk Menekan Biaya Budidaya

Evaluasi pakan perlu dilakukan secara rutin untuk memastikan kualitasnya tetap terjaga dan biaya budidaya lebih efisien. Beberapa hal yang bisa dipantau meliputi pertumbuhan ikan, nilai Feed Conversion Ratio (FCR), jumlah sisa pakan, dan kualitas air kolam.

Pemberian pakan juga harus disesuaikan dengan kebutuhan ikan. Porsi yang berlebihan dapat menyebabkan sisa pakan menumpuk dan mencemari air kolam. Sebaliknya, porsi yang terlalu sedikit bisa menghambat pertumbuhan karena kebutuhan nutrisi tidak terpenuhi.

Selain itu, bahan baku dan pakan jadi sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan sejuk agar kualitasnya tetap terjaga dan tidak mudah berjamur.

Yuk, Ikut BINCOL Gratis Bersama Pakar GDM! 

Bagi Anda yang ingin menambah wawasan seputar budidaya ikan, peternakan, atau pertanian? GDM menghadirkan BINCOL gratis yang membahas berbagai tantangan budidaya bersama pakar berpengalaman.

Jangan lewatkan sesi berikutnya! Klik banner di bawah ini untuk mengetahui informasi jadwal dan tema BINCOL gratis berikutnya bersama GDM. 


Promo khusus SOC perikanan GDM

author-avatar

About GDM Info

Jika dulur-dulur ingin berdiskusi mengenai agrobisnis, dulur-dulur bisa langsung menghubungi tim ahli kami