
Blog
Usaha Ayam Kampung 100 Ekor, Apakah Menguntungkan?

Usaha ayam kampung semakin menarik perhatian pelaku usaha di sektor peternakan, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman. Sebab, ayam kampung menjadi pilihan favorit karena dikenal memiliki cita rasa lebih gurih, kandungan gizi yang lebih baik, serta dibesarkan secara lebih alami dibanding ayam broiler. Kondisi ini membuka peluang pasar yang luas dan berkelanjutan.
Tidak hanya permintaannya yang stabil, usaha ayam kampung juga relatif fleksibel untuk dijalankan, mulai dari skala rumahan hingga komersial. Dengan modal yang dapat disesuaikan, risiko yang terukur, serta potensi keuntungan yang menjanjikan, usaha ini menjadi alternatif menarik bagi siapa saja yang ingin terjun ke dunia agribisnis.
Buat Anda yang tertarik menjalankan bisnis ini, artikel di bawah akan menjelaskan terkait analisis usaha serta tips memaksimalkan keuntungannya. Jadi, yuk, simak informasi selengkapnya di bawah ini!
Kelebihan Usaha Ayam Kampung
Usaha ternak ayam kampung nyatanya juga memiliki beberapa kelebihan ketimbang bisnis lainnya. Terlebih, bisnis ini juga dianggap memiliki persaingan yang sedikit dibanding jenis ayam biasanya. Tak heran, jika bisnis ini cukup menjanjikan ketimbang usaha lainnya, karena memiliki beberapa kelebihan, meliputi:
Daging Lebih Berkualitas
Kualitas daging ayam kampung berbeda ketimbang ayam potong biasa. Dagingnya memiliki rasa yang lebih gurih sehingga jauh lebih enak.
Selain itu, kandungan gizi dagingnya juga lebih baik serta aman bila dikonsumsi oleh mereka yang memiliki kolesterol tinggi. Zat besi dalam ayam kampung lebih tinggi dan rendah lemak.
Dalam setiap 100 gram ayam kampung memiliki 37,9 gram protein, 246 kkal energi dan 9 gram lemak. Tak heran, bila jenis daging ini dimanfaatkan pula untuk menu diet sehat karena bergizi tinggi.
Permintaan Tinggi
Berkat nilai kandungan gizinya yang tinggi, tak heran bila peminat ayam kampung cukup banyak. Bahkan, di berbagai rumah makan, menu ayam kampung kerap dipilih karena disajikan dengan bumbu rempah spesial.
Tak hanya dagingnya saja, telur ayam kampung juga memiliki banyak manfaat dan digunakan untuk berbagai jenis makanan maupun minuman.
Bahkan, banyak pedagang jamu membutuhkan telur kampung sebagai bahan racikan jamu mereka. Telur ayam kampung memiliki kandungan kolesterol baik sehingga aman untuk dikonsumsi. Telur ayam mentah juga dikenal dapat meningkatkan stamina para pria.
Cepat Dipanen
Ayam kampung memiliki keunggulan panen yang cepat dan tidak membutuhkan waktu lama. Tak heran, bila peluang usaha ayam kampung makin besar. Walaupun masa tumbuh jenis ayam ini umumnya lebih lama namun sangat cepat untuk dipanen.
Ayam kampung umumnya membutuhkan waktu 4-6 bulan untuk dapat dipanen. Cepatnya masa panen akan mempercepat pula balik modal peternak serta lebih hemat dalam perawatan.
Baca Juga: 6 Cara agar Ayam Kampung Cepat Bertelur & Tetap Produktif
Tidak Butuh Lahan Luas
Bagi Anda yang tidak punya lahan luas maka usaha ternak ayam kampung pemula sangat direkomendasikan. Pasalnya, jenis ayam ini bisa diternakan di sekitar rumah alias memakai metode ternak alami.
Anda hanya perlu memastikan kebersihan kandangnya saja. Kadang bisa dibersihkan setiap seminggu sekali. Mulai dari tempat tidurnya hingga tempat makan serta minumnya.
Pemeliharaan Mudah
Peluang kematian jenis ayam ini cenderung rendah karena memang dikenal kuat dan tahan akan berbagai macam penyakit serta cuaca.
Untuk pakannya mudah dicari dan tergolong murah. Anda bisa memberikannya bekatul, dedaunan hingga sisa nasi. Untuk meningkatkan daya tubuhnya Anda bisa memberikan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan.
Suplemen ini terbuat dari bahan organik, karena mengandung unsur mineral dan bakteri apatogen. Selain membuat ternak lebih kuat juga mampu meningkatkan pertumbuhan ayam kampung, mencegah kematian pada ayam pedaging akibat SNE dan CNE, serta menurunkan kadar amonia sehingga kotoran ayam tidak berbau. Untuk dosis pemakaian pada ayam sebaiknya berikan 30 ml Suplemen Organik Cair GDM per 100 ekornya.

Analisa Usaha Ayam Kampung
Seperti bisnis lainnya tentu saja usaha ini memerlukan biaya yang perlu disiapkan. Dalam analisa usaha ayam kampung 100 ekor, Anda paling tidak membutuhkan beberapa modal d antaranya:
Biaya Tetap
Biaya tetap merupakan cost yang dikeluarkan untuk pembelian aset yang digunakan dalam jangka waktu lama. Setiap bulannya akan dihitung penyusutan atas aset tetap tersebut sebagai penggantian biaya modal awal:
| Peralatan | Jumlah | Harga Satuan | Jumlah Harga |
| Kandang Ayam 3 x 3 cm | 5 | 600.000 | 3.000.000 |
| Tempat Pakan Ayam | 10 | 10.000 | 100.000 |
| Tempat Minum | 15 | 8.000 | 90.000 |
| Terpal | 1 | 400.000 | 400.000 |
| Alat Pemanas | 1 | 800.000 | 800.000 |
| Total Biaya | 4.390.000 |
Dari total biaya tersebut bisa disusutkan selama satu tahun. Perhitungan biaya satu tahun bisa dengan menggunakan penyusutan garis lurus yakni dengan membagi total biaya dengan berapa bulan aset tersebut disusutkan.
Misalnya saja Rp.4.390.000 : 12 = Rp. 365.833 per bulan. Biaya penyusutan ini sebenarnya tidak dikeluarkan secara kas namun akan mengurangi laba yang Anda hasilkan.
Biaya Tidak Tetap
Biaya ini dikeluarkan dalam satu kali periode dan dipengaruhi oleh jumlah ayam. Untuk produksi dagingnya digunakan ayam joper. Ayam joper merupakan persilangan antara ayam jantan kampung dengan ayam betina petelur coklat.
Ada pula istilah ayam KUB dalam usaha ayam kampung yakni ayam yang dihasilkan oleh Badan Litbang Pertanian. Dengan memahami Analisa usaha ayam KUB atau joper akan mudah menentukan strategi bisnis yang yang digunakan kedepannya.
Berikut kalkulasi ternak ayam joper:
| Peralatan | Jumlah | Harga Satuan | Jumlah Harga |
| Bibit Unggul | 100 ekor | Rp. 8.000 | Rp. 800.000 |
| Pakan Ayam | 100 ekor | Rp. 20.000 | Rp. 200.000 |
| Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan | 30 ml X 35 hari | 1.05 liter | Rp. 50.000 |
| Total Biaya | Rp.1.050.000 |
Perhitungan Keuntungan
Jumlah ayam yang dipanen mencapai 90 ekor dengan penjualan per ekornya mencapai Rp. 80.000. Maka perhitungannya adalah sebagai berikut :
Total penjualan bersih 90 x Rp. 80.000 = Rp. 7.200.000
Keuntungan bersih Rp. 7.200.000-Rp.1.050.000-Rp.4.390.000 = Rp.1.760.000 sekali panen namun sudah balik modal awal. Aset tetap di atas bisa digunakan untuk memenuhi periode ternak selanjutnya.
Analisa usaha ayam joper 100 ekor diatas membantu para pemula mempersiapkan modal usaha sedini mungkin.

Cara Menunjang Kesuksesan Ternak Ayam Kampung
Ternak ayam kampung untuk para pemula memang memiliki tingkat kesulitan tersendiri, terlebih untuk takaran pakan sampai perawatannya. Belum lagi jika terserang penyakit, maka perlakuan serta penanganan yang dilakukan haruslah tepat.
Selain mempelajari kebutuhan modal yang disiapkan, tentu analisa usaha yang diperlukan tentu berbeda-beda hasilnya. Sebab banyak faktor yang akan mempengaruhi terlebih ternak ayam kampung juga memerlukan teknis yang tepat.
Persiapan kandang hingga takaran pakan yang diperlukan menjadi hal yang harus dipelajari, serta perawatan untuk pencegahan terhadap serangan penyakit. Maka, diperlukan penunjang untuk kesehatan dan produktivitas ayam kampung yaitu pemilihan suplemen.
Suplemen yang tidak hanya mengandung satu atau dua vitamin, namun memiliki multivitamin yang dibutuhkan ternak.
Tips Memilih Suplemen untuk Merawat Ayam Kampung
Suplemen seperti apa yang dapat menunjang kesehatan dan kesuksesan ternak ayam kampung? Anda harus menentukan suplemen yang memenuhi ciri-ciri di bawah ini.
- Suplemen yang mengandung mineral lengkap, yaitu mineral essensial dan mineral non essensial. Suplemen yang mengandung mineral lengkap ini sangat penting untuk diberikan pada ternak, untuk memenuhi kebutuhan mineralnya. Utamanya jika Anda ternak ayam kampung untuk menghasilkan telur. Sebab, proses bertelur membutuhkan mineral lengkap dalam jumlah besar.
- Suplemen yang mengandung vitamin lengkap atau multivitamin. Ini karena pakan yang Anda berikan belum bisa memenuhi kebutuhan vitaminnya. Oleh karena itu, berikan tambahan suplemen yang mengandung multivitamin lengkap agar ternak bisa memenuhi kebutuhan vitaminnya dengan sempurna.
- Suplemen yang mengandung bakteri baik, untuk menunjang sistem pencernaan ayam kampung, sehingga ternak bisa mencerna pakan dengan optimal dan nutrisi bisa terserap sempurna.
Nah, dari beberapa ciri-ciri di atas, Anda bisa memilih Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan yang merupakan suplemen organik dan mengandung mineral lengkap, multivitamin, dan bakteri baik. Sehingga ternak ayam kampung dapat lebih cepat besar dan bertelur. Selain itu, ternak yang diberi suplemen ini juga menjadi lebih tahan terhadap serangan penyakit.
Tak hanya itu, SOC GDM Peternakan juga menjadi penunjang untuk mempercepat pertumbuhan ayam kampung serta menekan borosnya pakan.
Dosis Pemakaian Suplemen Organik Cair GDM Peternakan untuk Merawat Ayam Kampung
Pada usia 4 hari setelah chick in, Anda bisa memberikan dosis 0,3 ml per ekor per hari. Bisa diberikan pagi atau pun sore hari.
Sama seperti sebelumnya, ketika usia memasuki lebih dari 10 hari sampai panen tiba, Anda juga perlu memberikan dosis SOC GDM 0,3 ml per ekor per hari pada sore hari saja.
Pemakaian sesuai dosis ini, membantu Anda untuk memastikan ayam kampung tumbuh sehat, terhindar dari penyakit, serta memastikan telur yang dihasilkan berkualitas unggul.
Optimalkan Pertumbuhan Ayam Kampung agar Menghasilkan Telur Berkualitas Unggul dengan SOC GDM Peternakan!
Untuk memaksimalkan usaha ayam kampung Anda, pastikan untuk merawat hewan dengan tepat. Jangan sembarangan, Anda perlu memberikan pakan dan suplemen setiap hari untuk mendukung pertumbuhan ayam kampung. Dengan SOC GDM Peternakan, Anda bisa memastikan pertumbuhan ayam kampung lebih maksimal hingga telur yang dihasilkan berkualitas unggul.
Bahan organik yang ada pada SOC GDM, membuat ayam kampung terhindar dari penyakit. Jadi, yuk, segera optimalkan ternak ayam kampung Anda dengan pesan SOC GDM. Hubungi kami untuk konsultasi kebutuhan hewan ternak Anda dengan tekan tombol banner di bawah ini!











