7 Cara Menanam Alpukat di Planter Bag: Praktis untuk Pemula

Alpukat merupakan salah satu tanaman buah yang banyak diminati karena memiliki nilai ekonomi tinggi. Kabar baiknya, buah ini bisa Anda tanam sendiri di rumah menggunakan planter bag. Namun, apa saja keunggulan planter bag? Kemudian, bagaimana cara menanam alpukat di planter bag?
Semua pertanyaan tersebut akan kami jawab secara detail dalam artikel di bawah ini, mulai dari keunggulan planter bag, cara menanam alpukat di planter bag yang paling tepat, hingga rekomendasi pupuk terbaik untuk perawatan alpukat. Seluruh panduan dalam artikel ini tentunya dapat Anda praktikkan dengan mudah, bahkan bagi Anda yang masih pemula!


Kenapa Planter Bag Jadi Pilihan Media Tanam Alpukat?
Banyak orang tertarik mencoba cara menanam alpukat di planter bag karena media tanam ini terbuat dari kain khusus yang bersifat praktis, ringan, dan mudah dipindahkan sesuai kebutuhan. Selain itu, planter bag tersedia dalam berbagai ukuran sehingga dapat disesuaikan dengan jenis tanaman yang dibudidayakan, termasuk tanaman alpukat.
Tidak hanya praktis, planter bag juga memiliki sirkulasi udara dan sistem drainase yang baik sehingga akar tanaman tidak mudah tergenang air. Kondisi ini akan membantu akar alpukat tumbuh lebih sehat, kuat, dan mengurangi risiko terkena busuk akar. Selain itu, planter bag mampu menjaga suhu media tanam lebih stabil sehingga pertumbuhan tanaman menjadi lebih optimal.
Planter bag juga sangat cocok digunakan pada lahan sempit, seperti pekarangan rumah, teras, maupun area samping bangunan. Bentuknya yang fleksibel memudahkan Anda mengatur posisi tanaman sesuai kebutuhan dan kondisi ruang yang tersedia. Jadi, hanya dengan mempraktikkan cara menanam alpukat di planter bag, Anda tetap bisa membudidayakan alpukat secara praktis meskipun tidak memiliki lahan kebun yang luas.
7 Cara Menanam Alpukat di Planter Bag
Menanam alpukat di planter bag sebenarnya cukup mudah dilakukan, bahkan oleh pemula sekalipun. Namun, supaya hasilnya lebih optimal, Anda tetap harus mengikuti panduan cara menanam alpukat di planter bag berikut ini.
Siapkan Planter Bag yang Sesuai
Langkah pertama adalah menyiapkan planter bag dengan ukuran yang cukup besar agar pertumbuhan akar alpukat lebih optimal. Anda bisa menggunakan planter bag berukuran minimal 50 liter supaya tanaman memiliki ruang tumbuh yang cukup. Pastikan planter bag memiliki kualitas baik dan kuat untuk penggunaan jangka panjang.
Pilih Bibit Alpukat Berkualitas
Gunakan bibit alpukat yang sehat, bebas hama, dan memiliki batang kokoh. Bibit hasil sambung pucuk atau okulasi lebih disarankan karena biasanya lebih cepat berbuah dibandingkan bibit dari biji. Pilih bibit dengan daun hijau segar dan akar yang berkembang baik agar tanaman lebih mudah beradaptasi setelah ditanam.
Siapkan dan Masukkan Media Tanam ke Dalam Planter Bag
Sebelum memulai cara menanam alpukat di planter bag, siapkan terlebih dahulu media tanam yang akan digunakan. Caranya, campurkan tanah gembur, pupuk kandang matang, serta sekam bakar atau pasir dengan perbandingan seimbang agar media tanam menjadi lebih subur dan memiliki sistem drainase yang baik.
Setelah media tanam siap, masukkan ke dalam planter bag hingga sekitar ¾ bagian. Hindari mengisi planter bag terlalu penuh agar proses penyiraman maupun penambahan media tanam nantinya lebih mudah dilakukan. Selain itu, pastikan media tanam tidak terlalu padat supaya akar alpukat dapat tumbuh dan berkembang dengan lebih leluasa.
Olah Tanah/Media Tanam (-20 HST)
Jika planter bag sudah diisi media tanam, tahap selanjutnya adalah melakukan olah tanah/media tanam tersebut menggunakan pupuk organik dari GDM, yaitu GDM SAME dan GDM Black BOS. Langkah pertama, tebarkan 150 kg/ha GDM SAME secara merata ke seluruh media tanam alpukat.
Langkah kedua, semprotkan 10 kg/ha GDM Black BOS (takaran 1 gelas per tangki semprot) secara merata ke media tanam. Kemudian, diamkan media tanam selama kurang lebih 20 hari supaya kondisinya lebih stabil sebelum digunakan.
Tanam Bibit Alpukat dengan Benar
Buat lubang tanam di bagian tengah media tanam sesuai ukuran akar bibit alpukat. Setelah itu, lepaskan polybag bibit secara perlahan agar akar tidak rusak, lalu masukkan bibit alpukat ke dalam lubang tanam. Tutup kembali menggunakan media tanam dan tekan perlahan di sekitar pangkal batang agar tanaman berdiri kokoh.
Lakukan Pemupukan Awal
Setelah proses penanaman selesai, lakukan pemupukan dengan menggunakan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Buah-Buahan dosis 5 liter/ha. Untuk cara pengaplikasiannya, cukup campurkan tiap 2 gelas GDM Buah ke dalam 1 tangki berisi air bersih, kemudian semprotkan secara merata ke seluruh tanaman alpukat.
Letakkan Planter Bag di Lokasi yang Tepat
Jika penanaman dan pemupukan selesai, letakkan planter bag di area yang terkena sinar matahari cukup. Tanaman alpukat membutuhkan cahaya matahari untuk mendukung proses pertumbuhan awal. Pilih lokasi yang memiliki sirkulasi udara baik agar tanaman dapat berkembang lebih optimal.
Baca Juga: 6 Cara Merawat Pohon Alpukat yang Baru Ditanam agar Tumbuh Optimal
Berapa Lama Alpukat di Planter Bag Mulai Berbuah & Kapan Bisa Dipanen?
Jika Anda mengikuti cara menanam alpukat di planter bag di atas, alpukat umumnya mulai berbuah dalam waktu sekitar waktu sekitar 3–5 tahun, terutama jika menggunakan bibit hasil sambung pucuk atau okulasi. Waktu berbuah juga dapat dipengaruhi oleh varietas tanaman, kualitas bibit, ukuran planter bag, hingga kondisi media tanam dan lingkungan tumbuhnya.
Pada beberapa varietas, buah alpukat biasanya siap dipetik sekitar 6–9 bulan setelah bunga muncul. Tanda-tanda buah alpukat siap dipanen umumnya terlihat dari ukuran buah yang sudah maksimal, kulit buah tampak lebih tua, serta tangkai mulai menguning atau mengering. Jadi, selain cara menanam alpukat di planter bag, Anda juga perlu mengetahui waktu panen yang tepat agar kualitas buah tetap optimal.


Pupuk yang Bagus untuk Perawatan Alpukat di Planter Bag
Selain menerapkan cara menanam alpukat di planter bag, Anda juga perlu melakukan perawatan pada tanaman alpukat secara optimal, salah satunya melalui pemberian pupuk berkualitas. Salah satu rekomendasi terbaik adalah Rangkaian Pupuk GDM yang terdiri dari Pupuk Organik Granule (POG), GDM Black BOS, dan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Buah-Buahan.
3 pupuk GDM ini merupakan pupuk organik yang 100% terbuat dari bahan-bahan alami sehingga lebih ramah lingkungan dan tidak akan meninggalkan residu berbahaya. Cara penggunaan dan dosisnya bisa Anda simak di bawah ini!
Pemupukan I (0-1 Tahun)
Tepat setelah Anda menerapkan cara menanam alpukat di planter bag, tanaman membutuhkan nutrisi untuk membentuk akar, batang, dan daun agar tumbuh lebih optimal. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Anda perlu menaburkan Pupuk Organik Granule (POG) GDM sebanyak 90 kg/ha atau 0,5 kg/tanaman secara merata ke media tanam alpukat setiap 6 bulan sekali.
Selanjutnya, siapkan GDM Black BOS dosis 10 kg/ha dengan takaran 1 gelas per tangki semprot, lalu semprotkan merata ke area perakaran tanaman. Pemupukan ini dapat dilakukan setiap 6 bulan sekali setelah Anda mengaplikasikan POG GDM.
Terakhir, siapkan POC GDM Buah dosis 8 liter/ha dengan takaran 2 gelas per tangki semprot, kemudian semprotkan ke seluruh bagian tanaman, mulai dari daun hingga batang. Pemupukan ini dapat dilakukan rutin setiap 1–2 minggu sekali untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan tanaman alpukat.
Pemupukan II (1-3 Tahun)
Memasuki usia 1–3 tahun, kebutuhan nutrisi alpukat semakin meningkat karena tanaman mulai tumbuh lebih besar dan memasuki fase berbunga. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, aplikasikan POG GDM dan GDM Black BOS dengan cara dan dosis yang sama dengan pemupukan I (satu) di atas, tetapi interval aplikasinya diubah menjadi lebih sering, yaitu setiap 4 bulan sekali.
Berbeda dengan POG dan Black BOS, POC GDM Buah dosisnya perlu dinaikkan menjadi 10 liter/ha, tetapi takaran dan cara aplikasinya tetap sama. Untuk interval pemupukannya, lakukan setiap 2 minggu sekali saja.
Pemupukan III (> 3 Tahun)
Ketika tanaman alpukat berumur lebih dari 3 tahun, pemupukan difokuskan untuk mendukung pembentukan bunga dan buah agar hasil panen lebih optimal. Untuk itu, taburkan POG GDM sebanyak 175 kg/ha atau 1 kg/tanaman ke media tanam alpukat di dalam planter bag.
Selanjutnya, siapkan GDM Black BOS dosis 10 kg/ha dengan takaran 1 gelas per tangki semprot, lalu semprotkan merata di area perakaran tanaman. Pemupukan POG GDM dan GDM Black BOS pada tahap ini dapat Anda lakukan kembali setiap 6 bulan sekali.
Terakhir, siapkan POC GDM Buah dosis 15 liter/ha dengan takaran 2 gelas per tangki semprot, kemudian semprotkan ke seluruh bagian tanaman. Pemupukan ini dapat dilakukan rutin setiap 1 bulan sekali untuk membantu mendukung pembentukan buah, meningkatkan kualitas hasil panen, serta menjaga tanaman alpukat tetap sehat dan produktif di planter bag.
Baca Juga: Pupuk Pembesar Buah Alpukat, Tingkatkan Kualitas Panen
Keunggulan Rangkaian Pupuk GDM untuk Merawat Alpukat
Rangkaian Pupuk GDM menjadi pilihan tepat untuk mendukung pertumbuhan alpukat agar lebih sehat dan subur, terutama bagi pemula yang ingin mencoba cara menanam alpukat di planter bag. Kombinasi GDM SAME, GDM Black BOS, POC GDM Buah, dan POG GDM dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman secara lengkap sejak fase awal pertumbuhan.
Selain membantu menyuburkan media tanam, Rangkaian Pupuk GDM juga dapat mendukung perkembangan akar agar lebih kuat dan aktif menyerap unsur hara. Hal ini penting dalam budidaya alpukat di planter bag karena ruang tumbuh akar lebih terbatas dibandingkan penanaman langsung di lahan.
Penggunaan Rangkaian Pupuk GDM secara rutin juga mampu meningkatkan produktivitas tanaman alpukat, terutama pada saat fase pembentukan bunga dan buah. Oleh sebab itu, produk ini sangat cocok digunakan untuk mendukung keberhasilan cara menanam alpukat di planter bag agar hasil budidaya lebih optimal.
Percepat Pertumbuhan Alpukat di Planter Bag dengan Rangkaian Pupuk GDM, Dapatkan Harga Spesial Sekarang!
Rangkaian Pupuk GDM merupakan salah satu solusi praktis yang bisa mempercepat pertumbuhan tanaman alpukat di planter bag secara efektif. Kandungan unsur hara lengkap serta mikroorganisme bermanfaat di dalamnya mampu mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan meningkatkan daya tahan tanaman alpukat agar tumbuh lebih sehat dan produktif.
Tunggu apa lagi? Langsung saja KLIK BANNER di bawah untuk mendapatkan Rangkaian Pupuk GDM dengan harga spesial yang lebih ramah di kantong. Sebelum membeli produk, Anda bisa berkonsultasi secara GRATIS dengan tim ahli GDM supaya hasil panen alpukat lebih maksimal!
























