Pertanian

6 Cara Menanam Kencur Dalam Pot di Rumah, Sudah Terbukti Subur!

cara menanam kencur

Tanaman Kencur yang memiliki nama latin Kaempfreria galanga L merupakan jenis tanaman herbal yang umum digunakan oleh masyarakat Indonesia. Tanaman ini banyak dijadikan jamu karena memiliki unsur minyak astirid dan alkaloid yang digunakan sebagai stimulus.

Kencur merupakan salah satu rempah-rempah andalan yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Baik itu sebagai bahan bumbu masakan, penambah nafsu makan pada anak-anak, maupun sebagai jamu. Olahan kencur paling populer adalah jamu beras kencur yang manfaatnya sebagai penyegar tubuh yang menyehatkan.

Sebagai bumbu masakan, kencur banyak digunakan untuk mempersedap makanan. Banyak sekali makanan tradisional Indonesia yang memakai kencur sebagai bagian dari resepnya. Selain diolah, kencur juga dapat dikonsumsi secara langsung. Bahkan khasiat yang didapatkan dari kencur itu akan lebih terasa ketika dimakan secara langsung.

Khasiatnya yang banyak tersebut membuat orang senang memanfaatkan tanaman yang satu ini. Tak sedikit pula yang mulai menanamnya sendiri di pot rumah dan mencari tahu cara menanam kencur lebih banyak.


Banner Artikel CTA Pertanian GDM Desktop 1
Banner Artikel CTA Pertanian GDM Mobile 1

Keunggulan Menanam Kencur di Dalam Pot

  • Kencur memang tergolong tanaman TOGA (tanaman obat keluarga) yang sering digunakan untuk campuran obat herbal atau jamu, maka dari itu perawatan dalam pot sangatlah mudah .
  • Tidak memerlukan lahan yang luas, sebab menanam kencur di pot cukup diletakkan pada teras rumah atau kalau Anda memiliki loteng rumah, peletakannya bisa lebih mudah.
  • Kondisi dan lingkungan sekitar tanaman kencur dalam pot bisa disesuaikan dan dipindah saat musim kemarau maupun musim penghujan.

Syarat Tumbuh Tanaman Kencur

Meskipun cara menanam kencur dalam pot tidak jauh berbeda dengan menanam tanaman lainnya, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Hal inilah yang dapat Anda persiapkan sebelum menanam kencur di pot. Di antaranya sebagai berikut.

  • Media tanah yang cocok untuk menanam kencur yaitu tanah yang memiliki karakteristik seperti lempung atau tanah liat yang cenderung berpasir namun subur.
  • Untuk pH tanah yang dibutuhkan yaitu sekitar 5,5 sampai 6,5 dan kandungan unsur hara yang cukup dapat menunjang pertumbuhan tanaman kencur di dalam pot.
  • Untuk proses pertumbuhan tanaman kencur nantinya ada supplai sinar matahari dan kelembapan tanah yang cukup.

Baca Juga “Cara Menanam Seledri di Pot Tanpa Ribet dan Mudah

6 Cara Menanam Kencur di Dalam Pot, Dijamin Cepat Tumbuh

Banyak orang yang kerap menggunakan kencur sebagai obat dalam kehidupan sehari-hari. Selain dapat dibudidayakan oleh petani, tanaman ini juga dapat ditanam oleh orang-orang pada umumnya.

Apabila Anda ingin mencoba untuk menanam kencur, di bawah ini merupakan tips dan cara menanam kencur di dalam pot secara mudah:

Memilih Bibit Kencur

Untuk mendapatkan tanaman kencur yang baik, maka harus memilih bibit kencur yang berkualitas. Berikut tahapan memilih bibit yang tepat:

  • Gunakanlah rimpang kencur yang telah memasuki umur sekitar 10 bulan.
  • Bibit kencur yang dipilih pastikan memiliki calon tunas (sebaiknya terdapat 2 buah calon tunas).
  • Siapkan rimpang yang akan ditanam.
  • Letakkan bibit kencur di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung dalam beberapa hari ke depan hingga rimpang siap untuk tanam.

Proses Penyemaian Kencur

Setelah melalui pemilihan bibit kencur yang tepat, berikutnya adalah melakukan proses penyemaian kencur. Ini langkah-langkahnya:

  1. Mempersiapkan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1. Kemudian tambahkan campuran sekam padi yang telah bersih.
  2. Masukkan campuran media tanam tadi ke dalam wadah semai. Gunakan media semai kotak-kotak kecil atau berupa polybag ukuran kecil.
  3. Untuk mengoptimalkan proses pertumbuhan bibit kencur, buat lubang drainase atau pengairan.
  4. Lalu masukan rimpang kencur yang sudah dipih dengan jarak yang disesuaikan.
  5. Setelah itu tutup secara perlahan dengan jerami. Kemudian baru tutup menggunakan tanah secara perlahan.
  6. Untuk tetap melembapkan kondisi tanah, pastikan menyiram tanah dengan kadar yang sesuai.

Banner Promo Pupuk Organik Cair GDM
Banner Mobile Promo Pupuk Organik Cair GDM

Waktu Menanam Bibit Kencur yang Tepat

Agar bibit kencur dapat tumbuh optimal, sebaiknya tunggu saat awal musim hujan tiba, karena air hujan akan digunakan sebagai alat bantu dalam proses pertumbuhan tunas kencur.

Bibit kencur dapat diletakkan di beberapa tempat seperti di lahan yang memiliki sinar matahari cukup atau di dalam pot dan bukan di tempat yang mudah basah maupun tempat yang terbuka.

Setelah diletakkan di dalam pot, rimpang akan tumbuh dalam waktu 1-2 minggu.

Dalam pertumbuhan pertama, rimpang akan sangat membutuhkan tingkat kelembapan udara yang tinggi.

Mempersiapkan Media Tanam

Sambil menunggu bibit yang disemai tumbuh dengan baik, Anda bisa menyiapkan media tanam untuk tanaman kencur nantinya.

Media tanam yang tepat akan menunjang pertumbuhan tanaman kencur yang optimal. Untuk mewujudkan hal itu, ada beberapa bahan yang perlu disiapkan, antara lain:

  • Tanah liat
  • Pasir
  • Bokashi
  • Pot ukuran 30 sampai 40 cm
  • GDM Granule Bio Organik SAME dan GDM Black Bos


Komposisi Media Tanam

Persiapan media tanam yang tepat akan menghasilkan pertumbuhan tanaman kencur yang maksimal. Hal ini juga berkaitan dengan komposisi media tanam yang harus Anda terapkan sebagai berikut.

  1. Mencampur semua bahan media tanam dengan komposisi 1/2 untuk pasir, 1 bagian tanah dan 2 bagian bokashi.
  2. Kemudian campur secara merata untuk memaksimalkan campuran yang telah siap. Lalu isikan media tanam yang berupa kombinasi dari tanah dan pupuk organik atau dengan mengunakan tanah serta pasir dengan skala 4:1.
  3. Campurkan tanah dengan Bio Organik GDM SAME sebanyak 50 gram/pot dan larutkan GDM Black BOS dengan perbandingan 1:100 liter kemudian ambil 250 ml/pot kocor di tanah pastikan keadaan tanah lembap atau basah).
  4. Setelah diisi dengan media tanam, pot kemudian ditaruh menuju tempat yang teduh dan tunggu hingga sekitar 1 atau 2 minggu untuk menunggu kondisi tanah yang digunakan stabil.

Kombinasi Bio Organik Granule GDM SAME dengan GDM Black Bos bertujuan untuk menunjang pertumbuhan akar dan memberikan kekebalan atau imunitas terhadap penyakit tanaman.

Sedangkan untuk GDM Black Bos dapat menghasilkan berbagai macam antibiotik seperti basitrasin, subtilin, bacilomycin, surfaktin, iturin, Erisin A dan S, Mersacidin, sehingga mencegah penularan pathogen tanah yang dihasilkan oleh bakteri premium GDM SAME dan GDM Black Bos yaitu Bacillus Subtilis.

Baca Juga “Cara Budidaya Kencur buat Pemula, Maksimalkan Hasil Panen

Proses Penanaman Bibit Tanaman Kencur

Ketika bibit tanaman kencur sudah semai dan tumbuh tunas, maka sudah saatnya Anda memindahkannya ke dalam pot.

Tahapan pemindahan tanaman kencur ke dalam pot tentu harus sesuai, tujuannya untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman kencur secara tepat.

Berikut tahapan yang bisa Anda lakukan:

  1. Proses pemindahan bibit yang sudah semai bisa dilakukan dengan hati-hati, pemindahan ini bisa mengeluarkan tanaman beserta akarnya.
  2. Sebelumnya, dibuat lubang ukuran 5 sampai 7 cm pada media tanam atau disesuaikan dengan ukuran bibit semai. Jika bibit yang ditanam kecil atau sedang, pastikan dalam pot berisi 3 sampai 4 bibit kencur.
  3. Kemudian tunas ditanam mengahadap ke arah matahari. Perlu diperhatikan, apabila terdapat kesalahan dalam menaruh kencur, seperti terbalik akan mengakibatkan pertumbuhan kencur tersebut terganggu.
  4. Buat jarak tanam dengan ukuran 10 sampai 15 cm dalam satu media pot. Kemudian Anda bisa menutup secara perlahan bibit yang sudah ditanam.
  5. Selanjutnya, untuk melembapkan kondisi tanah pastikan menyiram dengan kadar yang sewajarnya dan pastikan tanah tidak sampai becek, ya.

Teknik Perawatan Tanaman Kencur

Menanam dalam pot juga dibutuhkan ketelatenan merawat tanaman setelah masa tanam. Tentu hal tersebut berkaitan dengan pertumbuhan tanaman kencur agar lebih optimal.

Berikut tahapan perawatan yang bisa Anda praktikkan.

Pembersihan Gulma

Untuk menghasilkan tanaman yang baik dan berkualitas, maka sebaiknya diperlukan teknik pembersihan gulma untuk memelihara agar tanaman memiliki standar yang baik. Beberapa pemeliharaan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Pembersihan dapat  dilakukan pada minggu ke 2 sampai 4 setelah saat Anda melakukan penanaman atau dapat tergantung dari keadaan tanaman kencur itu sendiri.
  • Dilakukan selama 2 kali sehari pada waktu pagi dan sore hari dan dilakukan ketika tidak hujan. Jika ada gulma atau hama yang tumbuh di sekitar tanaman kencur, sebaiknya dibersihkan dengan cara dicabut.
  • Apabila menggunakan cangkul, sebaiknya perhatikan posisi dari inti tanaman agar tidak terkena cangkul.
  • Proses pembersihan tanaman harus dilakukan secara hati-hati agar rimpang kencur yang ditanam tidak rusak dan siap untuk dipanen.

Pupuk Organik Cair GDM
Spesialis Pangan
  • Menyediakan Nutrisi Lengkap untuk Tanaman
  • Meningkatkan Kesuburan Tanah
  • Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Hasil Panen
  • Mencegah Serangan Penyakit
  • Mengurangi Ketergantungan pada Pupuk Kimia


Teknik Pemupukan

Pada proses ini, pertama kali pemupukan sebaiknya dilakukan setelah kencur telah memiliki daun yang tumbuh sempurna. Pemupukan dilakukan kurang lebih dalam waktu 4 minggu dengan menggunakan pupuk kompos. Kemudian Anda bisa mengaplikasi Pupuk Organik Cair spesialis pangan dengan dosis 500 ml/tangki air semprot di tanah. Lakukan pemupukan seminggu sekali.

Proses kedua pemupukan dilakukan setelah memasuki usia 3 bulan dengan pupuk yang sama dengan sebelumnya. Untuk melakukan penggemburan, sebaiknya dilakukan secara bersamaan dengan proses pemupukan yang kedua atau pada usia tanaman telah mencapai 3 bulan.

Kemudian pengaplikasian Pupuk Organik Cair Spesialis pangan dengan dosis 500ml/tangki air semprot di tanah. Lakukan hal itu dua minggu sekali. Untuk hasil yang maksimal, aplikasikan Granule Bio Organik GDM SAME sebanyak 50 gram/pot. Kemudian larutkan GDM Black BOS dengan perbandingan 1:100 liter dan ambil 250 ml/pot kocor di tanah, pastikan keadaan tanah lembap atau basah. Lakukan sebulan sekali).

Pencegahan Terhadap Serangan Penyakit dan Hama

Rata-rata tanaman akan diserang oleh hama ulat pemakan daun. Hama ini sebenarnya dapat dikendalikan secara mudah, yaitu dengan mengambil kencur yang terserang hama dan kemudian membuangnya.

Hama tersebut dapat disebabkan oleh ulat Karana Diocles dan juga ulat Uda Pesfolus yang memakan daun kencur dengan cara menggerogotinya.

Akan tetapi perlu diperhatikan pula jika hama sudah sangat banyak, ada baiknya membasmi hama tersebut dengan menggunakan insektisida. Gunakan insektisida sesuai anjuran pemakaian dan dosis yang sudah ditentukan.

Proses Pemanenan Kencur

Setelah melewati masa-masa sulit dalam menanam kencur, saatnya yang paling ditunggu telah tiba, yaitu proses pemanenan. Berikut proses pemanenan kencur:

  • Ketika bagian daun kencur mulai mengering dan menghadap ke tanah, maka itu tandanya waktu panen telah tiba.
  • Tanda-tanda ini mulai akan terlihat ketika usia tanaman kencur berumur 9-12 bulan.
  • Cara memanen kencur yang tepat adalah dengan menggunakan garpu. Gunakan garpu untuk membongkar serta mengangkat tanah yang berada di sekitar rumput secara perlahan dan hati-hati. Hal ini bertujuan untuk mengurangi potensi patahnya atau rusaknya batang dari tanaman kencur itu sendiri.
  • Ketika Anda telah mengeluarkan tanaman kencur, proses selanjutnya adalah membersihkan tanah yang terdapat di rimpang hingga terlihat cukup bersih.
  • Jika sudah terlihat bersih, masukkan tanaman kencur ke dalam keranjang atau karung tempat penampungan.

Itulah beberapa teknik serta cara menanam kencur yang dapat Anda terapkan dengan skala rumahan atau produksi pertanian. Cara ini merupakan cara termudah, sehingga dapat dilakukan di mana saja, bahkan di rumah dengan lahan yang sempit.

pupuk kencur

Dukung Produktivitas Kencur Anda agar Menghasilkan Rimpang Melimpah dengan Pupuk Organik Cair (POC) GDM!

Untuk memaksimalkan pertumbuhan dari masa awal sampai panen, kombinasi perawatan yang tepat akan menghasilkan tanaman kencur yang bagus hasilnya. Kombinasikan perawatan Anda dengan produk Pupuk Organik Cair (POC) GDM untuk hasil lebih baik dan 100% Organik.

Pupuk tersebut tidak hanya mampu membuat tanaman lebih sehat dan produktif, tetapi juga dapat mendorong perkembangan akar tanaman lebih cepat dan memperkuat ketahananannya terhadap serangan penyakit. Penggunaan POC GDM dalam perawatan tanaman telah terbukti ampuh dan cocok untuk semua tanaman.

Anda dapat mengaplikasikan pupuk tersebut sesuai dengan penjelasan di atas. Apabila ada kendala atau pertanyaan terkait penanaman kencur, Anda dapat menghubungi tim teknis kami dengan cara klik banner di bawah ini! Dapatkan Rangkaian Produk GDM dengan harga khusus sekarang juga!


Banner Artikel CTA Pertanian GDM Desktop 3
Banner Artikel CTA Pertanian GDM Mobile 3

author-avatar

About WAHYU NURWIJAYO, SP

Seorang profesional di Industri Pertanian dengan selalu menerapkan sistem keseimbangan ekologi agar budidaya pertanian berjalan efektif & efisien serta hasil produksi meningkat