Tanaman Buah

6 Cara Menanam Melon dari Biji Lengkap dengan Tips Pemupukan 

cara menanam melon dari biji

Menerapkan cara menanam melon dari biji bisa menjadi pilihan menarik bagi Anda yang ingin membudidayakan tanaman buah dengan nilai ekonomi tinggi. Terlebih lagi, selain memiliki rasa yang manis dan menyegarkan, melon juga memiliki permintaan pasar yang relatif stabil.

Salah satu keunggulan menanam melon dari biji adalah Anda dapat mengontrol kualitas tanaman sejak tahap awal pertumbuhan. Apabila proses ini dilakukan dengan benar, tanaman akan memiliki pertumbuhan yang lebih kuat, akar yang sehat, serta lebih tahan terhadap berbagai gangguan lingkungan.

Supaya Anda juga bisa mendapatkan hasil panen melon yang maksimal, kami akan membahas secara lengkap mengenai cara menanam melon dari biji lengkap dengan tips pemupukannya dalam artikel ini. Ayo, langsung saja simak caranya di bawah ini dan rasakan keuntungan budidaya buah melon yang lebih memuaskan!



Kapan Waktu yang Tepat untuk Menanam Melon? 

Waktu yang tepat untuk menerapkan cara menanam melon dari biji umumnya pada awal musim kemarau atau saat curah hujan relatif rendah. Tanaman melon membutuhkan sinar matahari yang cukup serta kondisi tanah yang tidak terlalu lembap agar pertumbuhannya optimal. Curah hujan yang terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko serangan penyakit, terutama pada akar dan daun tanaman.

Selain itu, suhu lingkungan juga berperan penting dalam pertumbuhan melon. Tanaman ini umumnya tumbuh dengan baik pada suhu sekitar 25–30°C dengan sirkulasi udara yang baik. Oleh karena itu, menerapkan cara menanam melon dari biji pada awal musim kemarau sering menjadi pilihan yang ideal karena kondisi cuaca lebih stabil dan intensitas sinar matahari lebih maksimal.

6 Cara Menanam Melon dari Biji

Menanam melon dari biji memerlukan beberapa tahapan penting agar tanaman dapat tumbuh sehat dan menghasilkan buah yang berkualitas. Berikut beberapa langkah cara menanam melon dari biji yang dapat Anda lakukan dengan mudah dan efektif.

Pilih Biji Melon Berkualitas

Langkah pertama cara menanam melon dari biji adalah memilih biji melon yang berkualitas baik. Pilih biji melon dari varietas unggul yang memiliki daya tumbuh tinggi, tahan terhadap penyakit, serta mampu menghasilkan buah dengan ukuran dan rasa yang baik. Benih atau biji yang sehat biasanya memiliki bentuk utuh, tidak keriput, dan berasal dari sumber yang terpercaya.

Perendaman Biji Melon

Sebelum ditanam, biji melon sebaiknya direndam terlebih dahulu untuk membantu mempercepat proses perkecambahan. Anda dapat merendam biji menggunakan pupuk organik dari GDM, yaitu Pupuk Organik Cair (POC) GDM Spesialis Buah-buahan atau GDM Buah. Caranya, cukup larutkan 250 ml GDM Buah ke dalam 2 liter air, kemudian rendam biji melon selama 6–8 jam.


Pupuk Organik Cair GDM
Spesialis Buah
  • Menyediakan Nutrisi Lengkap untuk Tanaman
  • Meningkatkan Kesuburan Tanah
  • Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Hasil Panen
  • Mencegah Serangan Penyakit
  • Mengurangi Ketergantungan pada Pupuk Kimia

Semai Biji Melon

Sebelum ditanam di lahan utama, biji melon sebaiknya disemai terlebih dahulu. Anda dapat menggunakan media semai, seperti campuran tanah, kompos, dan sekam dengan perbandingan seimbang. Tanam biji sedalam sekitar 1–2 cm, lalu siram secukupnya agar media tetap lembap. Dalam waktu sekitar 5–7 hari, biji biasanya mulai berkecambah dan membentuk bibit kecil.

Pengolahan Tanah (-7 HST)

Sembari menunggu proses penyemaian, Anda bisa mengolah tanah pada lahan utama agar lebih gembur dan subur. Cangkul atau bajak tanah hingga kedalaman sekitar 20–30 cm untuk memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan sirkulasi udara di dalamnya. Setelah itu, buatlah bedengan dengan lebar sekitar 100–120 cm agar tanaman memiliki ruang tumbuh yang cukup serta memudahkan proses pengairan dan perawatan.

Selanjutnya, Anda bisa meningkatkan kualitas tanah dengan mengaplikasikan pupuk organik dari GDM, yaitu GDM SAME dan GDM Black BOS. Pertama, tebarkan 150 kg/Ha GDM SAME secara merata di lahan, kemudian semprotkan GDM Black BOS sebanyak 5 kg/Ha dengan dosis 1 gelas per tangki secara merata di bedengan.

Pindahkan Bibit ke Lahan Utama

Bibit melon yang telah berumur sekitar 7–10 hari atau sudah memiliki beberapa helai daun dapat dipindahkan ke lahan yang telah disiapkan. Buat lubang tanam dengan jarak sekitar 60–70 cm antar tanaman agar pertumbuhannya tidak saling berebut nutrisi. Pindahkan bibit secara hati-hati agar akar tidak rusak, kemudian tutup kembali dengan tanah secara perlahan.

Berikan Pupuk Dasar Setelah Tanam

Setelah bibit melon ditanam di lahan, langkah selanjutnya adalah memberikan pupuk dasar untuk membantu tanaman beradaptasi dan mendukung pertumbuhan awal. Anda bisa menggunakan Pupuk Organik Cair (POC) GDM Spesialis Buah-buahan atau GDM Buah sebanyak 8 liter/Ha. Untuk cara aplikasinya, cukup campurkan tiap 2 gelas GDM Buah per tangki, kemudian semprot merata ke seluruh tanaman melon.

Baca Juga: 4 Pupuk Semangka dari Awal Sampai Panen Agar Buah Lebih Besar dan Berkualitas

Panduan Perawatan Tanaman Melon sampai Panen 

Setelah menerapkan cara menanam melon dari biji di atas, Anda perlu segera melakukan perawatan pada tanaman melon agar hasil panennya lebih maksimal. Ini dia beberapa cara perawatan tanaman melon sampai panen yang bisa Anda terapkan.

Penyiraman Secara Teratur

Tanaman melon membutuhkan ketersediaan air yang cukup, terutama pada fase awal pertumbuhan dan pembentukan buah. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan penyiraman secara rutin agar tanah tetap lembap, tetapi tidak tergenang air. Penyiraman yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan akar serta mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal.

Penyiangan Gulma

Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman melon sebaiknya segera dibersihkan. Kehadiran gulma dapat menghambat pertumbuhan tanaman karena bersaing dalam menyerap unsur hara, air, dan cahaya matahari. Dengan melakukan penyiangan secara rutin, nutrisi yang tersedia di dalam tanah dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh tanaman melon.

Pemasangan Ajir atau Penopang

Tanaman melon termasuk tanaman merambat sehingga membutuhkan penopang agar dapat tumbuh dengan baik. Anda dapat memasang ajir atau lanjaran untuk membantu batang tanaman merambat dengan rapi. Selain menjaga tanaman tetap tegak, penopang juga membantu buah melon tidak menyentuh tanah sehingga kualitasnya tetap terjaga.

Pemangkasan dan Seleksi Buah

Pemangkasan dilakukan untuk mengatur pertumbuhan cabang serta memfokuskan energi tanaman pada pembentukan buah melon. Anda dapat memangkas cabang yang tidak produktif dan menyisakan beberapa cabang yang sehat. Selain itu, lakukan seleksi buah melon dengan mempertahankan buah yang tumbuh paling baik agar ukurannya lebih optimal saat panen.

Pemupukan Menggunakan Rangkaian Produk GDM

Pemupukan menjadi salah satu faktor penting dalam cara menanam melon dari biji sekaligus perawatannya. Kami sangat merekomendasikan Anda untuk menggunakan pupuk organik yang sudah banyak digunakan oleh petani buah di Indonesia, yaitu Rangkaian Produk GDM yang terdiri dari:

  • GDM SAME dan GDM Black BOS: Untuk memperbaiki kesuburan tanah serta meningkatkan aktivitas mikroorganisme yang bermanfaat.
  • Pupuk Organik Cair (POC) GDM Spesialis Buah-buahan atau GDM Buah: Berfungsi mendukung pembentukan bunga dan buah, memperkuat daya tahan tanaman, serta mendukung proses pertumbuhan tanaman melon agar lebih optimal.
  • Pupuk Organik Granule (POG): Berfungsi sebagai sumber nutrisi tambahan yang mendukung perkembangan tanaman hingga masa panen.


Pengendalian Hama dan Penyakit

Tanaman melon juga perlu dilindungi dari serangan hama dan penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan serta menurunkan hasil panen. Anda dapat melakukan pemantauan secara rutin pada daun, batang, dan buah melon. Jika ditemukan tanda serangan hama atau penyakit, segera lakukan penanganan yang tepat agar tanaman tetap sehat hingga masa panen tiba.

Baca Juga: 6 Cara Merawat Pohon Alpukat yang Baru Ditanam agar Tumbuh Optimal 

Panduan Pemupukan Rangkaian Tanaman Melon agar Tumbuh Optimal

Untuk menyukseskan cara menanam melon dari biji secara alami, Anda perlu menggunakan Rangkaian Produk GDM secara rutin dengan dosis dan waktu yang tepat. Untuk itu, ikutilah panduan pemupukan tanaman melon pada 1 hektare lahan dengan menggunakan Rangkaian Produk GDM.

Pemupukan I (0–30 HST)

Pada fase awal pertumbuhan atau setelah Anda menerapkan cara menanam melon dari biji, tanaman melon membutuhkan nutrisi yang cukup untuk mendukung perkembangan akar, batang, dan daun. Pada tahap ini, Anda dapat menyemprotkan GDM Buah setiap 1 minggu sekali dengan dosis 8 liter/Ha (takaran 2 gelas per tangki) secara merata ke seluruh bagian tanaman melon.

Pemupukan II (30 HST)

Memasuki usia sekitar 30 hari setelah tanam (HST), tanaman melon membutuhkan tambahan nutrisi untuk mendukung proses pembentukan bunga dan calon buah. Pada tahap ini, Anda dapat menaburkan Pupuk Organik Granule (POG) sebanyak 150 kg/Ha secara merata di atas bedengan agar unsur hara tersedia secara bertahap bagi tanaman.

Selain itu, aplikasikan juga GDM Black BOS sebanyak 5 kg dengan takaran 1 gelas per tangki, lalu semprotkan secara merata di area sekitar perakaran. Penggunaan GDM Black BOS membantu meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mendukung perkembangan akar sehingga penyerapan nutrisi menjadi lebih maksimal.

Pemupukan III (>30 HST)

Setelah melewati fase 30 HST, tanaman melon mulai memasuki fase pembesaran buah sehingga kebutuhan nutrisi tetap harus terpenuhi. Anda dapat kembali menyemprotkan GDM Buah sebanyak 8 liter per hektare dengan dosis 2 gelas per tangki ke seluruh tanaman melon secara merata.

Pengaplikasian GDM Buah pada fase ini dapat dilakukan setiap dua minggu sekali secara rutin hingga panen. Fungsinya adalah untuk membantu meningkatkan kualitas buah, memperbaiki ukuran melon, serta mendukung hasil panen yang lebih maksimal.

Optimalkan Pertumbuhan Melon secara Maksimal dengan Rangkaian Produk GDM 

Dengan menggunakan Rangkaian Produk GDM, Anda dapat membantu meningkatkan kesuburan tanah, memperkuat pertumbuhan tanaman, hingga mendukung pembentukan buah melon yang lebih berkualitas. Kombinasi produk ini juga membantu menjaga kesehatan tanaman sehingga melon dapat tumbuh lebih kuat dan produktif.

Ayo, optimalkan budidaya tanaman melon Anda dengan dukungan nutrisi yang tepat dari Rangkaian Produk GDM. Caranya, langsung saja KLIK BANNER di bawah ini untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai produk GDM serta konsultasi GRATIS bersama tim ahli GDM!



author-avatar

About WAHYU NURWIJAYO, SP

Seorang profesional di Industri Pertanian dengan selalu menerapkan sistem keseimbangan ekologi agar budidaya pertanian berjalan efektif & efisien serta hasil produksi meningkat