5 Cara Ternak Puyuh Petelur, Terbukti Produksi Telur Naik 90%

Berencana untuk ternak puyuh petelur, tapi produksi telur tidak kunjung meningkat? Kali ini kami akan menjelaskan mengenai cara ternak puyuh petelur yang sudah diterapkan dengan sukses oleh mitra kami, Bapak Alfis dari Kudus Jawa Tengah.
Bapak Alfis memiliki serangkaian cara ternak yang mengantarkannya memiliki 1000 ekor puyuh petelur. Jumlah ternak tersebut mampu menghasilkan telur sebanyak 900 butir per hari. Hal ini membuktikan bahwa produktivitas telur puyuh dapat berlangsung maksimal berkat perawatan optimal.
Tidak hanya itu, Bapak Alfis juga mengatakan bahwa keberhasilan ini juga turut didukung oleh penambahan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak. Mengapa demikian? Sebab, suplemen tersebut memiliki kandungan vitamin & nutrisi lengkap di dalamnya.
Sekarang penasaran kan, bagaimana cara ternak puyuh petelur ini agar bisa sukses? Simak cara-cara di bawah ini, ya.


Potensi Ternak Puyuh Petelur Di Indonesia
Burung puyuh merupakan burung kelas Aves (bangsa burung) dengan ordo Galiformes dan sub ordo Phasianoidae. Burung ini termasuk dalam famili Phasianidae, sub famili Phasianinae, genus Coturnix, dan spesies Coturnix-coturnix Japonica.
Burung puyuh menjadi salah satu komoditas paling potensial untuk dibudidayakan di lahan sempit. Sebab, perawatan dan kebutuhan tempat tinggal burung puyuh ini tidak terlalu rumit dan hanya membutuhkan sedikit ruang. Oleh sebab itulah burung puyuh banyak dibudidayakan di daerah perkotaan. Selain itu, pasarnya yang luas dan dibutuhkan terus-menerus juga menjadi salah satu alasan Anda bisa memulai usaha ternak puyuh petelur.
Dengan begitu, Anda tidak perlu ragu lagi untuk memulai usaha ternak puyuh petelur rumahan, di manapun tempat tinggal Anda. Untuk memaksimalkan hasil budidaya burung puyuh, Anda juga perlu memahami syarat lokasi budidaya burung puyuh.
Baca juga “9 Jenis Pakan Burung Puyuh Kaya Nutrisi dan Cara Membuat Sendiri di Rumah“
5 Cara Ternak Puyuh Petelur yang Sukses
Bagi Anda yang berencana untuk ternak puyuh petelur, tak perlu bingung harus mulai dari mana. Simak cara-caranya di bawah ini, ya!
Syarat Lokasi Ternak Puyuh
Agar burung puyuh dapat tumbuh sehat dan bertelur banyak, pertama Anda harus memperhatikan lokasi ternaknya. Sebab, lokasi ternak yang tidak sesuai dapat memicu bahaya dan penyakit bagi burung puyuh. Ini penjelasan lengkapnya.
Lokasi Budidaya Bebas Dari Ancaman Hama Penyakit
Pilihlah lokasi tempat budidaya burung puyuh yang jauh dari ancaman hama dan penyakit. Misalnya, penyakit flu burung atau hama tikus, garangan, dan biawak. Ini sangat penting agar proses ternak puyuh petelur rumahan yang Anda jalankan tidak terganggu dan mengalami kerugian. Ancaman hama penyakit pada puyuh dapat menyebabkan produktivitas menurun bahkan kematian.
Nah, pengaplikasian Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak ini berfungsi untuk mencegah serangan penyakit dan meningkatkan sistem imunitas ternak agar produktivitasnya meningkat. Anda tak perlu ragu lagi dengan kualitas Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak. Sebab, mitra kami Bapak Alfis sudah membuktikannya.
Memiliki Sirkulasi Udara Yang Baik
Meskipun Anda membudidayakan burung puyuh di daerah perumahan atau perkotaan, bukan berarti Anda bisa mengesampingkan pentingnya memilih lokasi peletakan kandang yang memiliki sirkulasi baik.
Ya, sirkulasi udara yang baik adalah kunci untuk mencegah serangan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh bakteri, jamur maupun virus.
Lokasi kandang yang tidak memiliki sirkulasi baik berpotensi untuk menjadikan kandang lebih lembap, gelap, dan menjadi sarang berkembangnya jamur dan bakteri penyebab penyakit. Selain itu, kandang dengan sirkulasi baik juga bermanfaat untuk menyehatkan ternak Anda.
Pilihlah lokasi peletakan kandang di tempat yang cukup terbuka, agar pergantian udara bisa lancar. Bila perlu, tambahkan alat bantu untuk mempercepat proses resirkulasi udara di kandang.
Lokasi Strategis
Tak bisa dipungkiri, setiap usaha pasti membutuhkan lokasi strategis untuk memperlancar proses budidaya. Mulai dari pembelian pakan, pemasaran, maupun kemudahan untuk dijangkau oleh tenaga kesehatan hewan. Dengan begitu, Anda bisa melakukan efisiensi terhadap biaya operasional.


Kandang Burung Puyuh
Kandang burung puyuh mejadi salah satu faktor penentu keberhasilan ternak puyuh petelur. Sebab, puyuh yang Anda budidayakan tinggal di kandang sepanjang hari.
Oleh sebab itulah Anda harus memperhatikan hal-hal utama dalam sistem kandang pada burung puyuh. Berikut ini sistem perkandangan yang perlu Anda cermati:
Temperatur Suhu
Temperatur suhu didalam kandang perlu dijaga agar tetap stabil. Normalnya, suhu kandang yang disarankan untuk ternak puyuh petelur adalah berkisar antara 20-25oC.
Kelembapan Udara
Kelembapan udara pada kandang yang disarankan tidak jauh kurang atau melebihi angka 30-80%. Ini bertujuan agar tidak terjadi kelembapan udara terlalu rendah atau tinggi, yang dapat menyebabkan penumpukan bakteri dan jamur pada kandang. Selain itu, kelembapan udara ini juga penting untuk menjaga kenyamanan ternak.
Kecukupan Cahaya
Kecukupan cahaya pada kandang perlu diperhatikan dengan meletakkan penerangan kandang. Pada siang hari, Anda perlu memberikan penerangan dengan menggunakan lampu sebesar 25-40 watt.
Pada malam hari, disarankan untuk menaikkan kecukupan cahaya dalam kandang, dengan menggunakan lampu sebesar 40-60 watt. Selain dengan pemberian tambahan lampu, Anda juga harus meletakkan kandang pada lokasi yang bisa mendapatkan cahaya matahari pagi.
Model Kandang
Model kandang puyuh ada 2 (dua) macam yang Anda pilih untuk diterapkan, diantaranya adalah kandang dengan sistem litter (lantai sekam) dan sistem sangkar (batere). Sementara kandang dengan ukuran 1 m2 dapat diisi 90-100 ekor anak puyuh (DOD).
Selanjutnya, setelah berumur 10 hari-lepas masa anakan, maka bisa diperjarang menjadi 60 ekor/m2.
Setelah lepas masa anakan, maka bisa diperjarang lagi dengan kepadatan 40 ekor/m2. Ini berlaku hingga burung puyuh mulai memasuki masa bertelur atau produktif.
Perlengkapan Kandang
Perlengkapan kandang yang perlu Anda persiapkan sebelum memulai budidaya puyuh petelur adalah tempat makan dan minum, obat dan suplemen, serta tempat bertelur. Perlengkapan ini harus ada dan tersedia di setiap kandang untuk memenuhi kebutuhan ternak.
Pemilihan Indukan Puyuh Petelur
Pada dasarnya, pemilihan indukan burung puyuh petelur, pedaging, dan tetas pastilah berbeda. Oleh sebab itulah, Anda disarankan untuk memilih indukan burung puyuh petelur dari jenis yang unggul.
Pilih Indukan puyuh petelur, maka Anda harus banyak memilih indukan yang berjenis kelamin betina. Ini disesuaikan dengan perannya sebagai puuyuh petelur.
Selain pilih jenis kelamin betina, pilih juga indukan yang sehat. Ciri-ciri indukan yang sehat adalah:
- Tubuhnya tidak terlalu gemuk atau kurus
- Memiliki warna yang cerah atau tidak kusam
- Bergerak aktif atau lincah
- Responsif ketika diberi pakan
- Berasal dari indukan berkualitas
- Tidak ada cacat fisik, serta pastikan bahwa puyuh tersebut sehat dan tidak membawa penyakit bawaan.
Baca juga “5 Cara Ternak Burung Puyuh di Rumah Bagi Pemula agar Sukses“
Sistem Pemeliharaan Burung Puyuh Petelur
Setelah memilih indukan burung puyuh yang baik, kini saatnya Anda untuk memahami bagaimana cara ternak puyuh petelur yang baik. Ini bertujuan agar proses budidaya bisa berjalan dengan optimal. Berikut ini sistem pemeliharaan yang perlu Anda perhatikan:
Sanitasi
Sanitasi bertujuan untuk mencegah timbulnya penyakit pada ternak. Ini berkaitan dengan pemeliharaan kebersihan lingkungan kandang dan sekitarnya.
Oleh sebab itulah, sangat penting bagi Anda untuk melakukan vaksinasi dan penyemprotan kandang secara rutin.
Pada saat indukan baru datang, disarankan untuk langsung melakukan vaksin ke seluruh individu. Namun, sebelum itu pastikan bahwa kandangnya juga steril.
Lakukan penyemprotan kandang dengan menggunakan insektisida ke seluruh bagian kandang dan lingkungan sekitarnya.
Ini bertujuan untuk menghilangkan bibit-bibit penyakit yang terdapat di dalam maupun sekitar kandang.
Pencegahan Terhadap Penyakit
Pencegahan terhadap penyakit yang bisa sewaktu-waktu menyerang ternak burung puyuh adalah hal terpenting untuk menghindari kerugian besar akibat serangan hama penyakit.
Salah satu cara pencegahan terhadap penyakit yang paling efektif adalah dengan menambahkan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak. Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak wajib diberikan kepada ternak sejak berumur 1 hari hingga masa produktifnya berakhir.
Masukkan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak ke dalam air minum dengan dosis 0.3 ml/ekor dan berikan setiap hari pada pagi atau sore hari. Pemberian Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak ini bertujuan sebagai berikut:
- Untuk meningkatkan sistem imun burung puyuh petelur
- Memperbaiki sistem pencernaannya
- Mencegah perkembangan bakteri merugikan atau patogen
- Mengurangi jumlah kematian ternak
- Meningkatkan nilai nutrisi pakan
- Meningkatkan nafsu makan ternak
- Memacu pelepasan enzim-enzim pencernaan yang baik untuk ternak
- Menambah kandungan mineral essensial dan non essensial pada lambung puyuh serta membantu mengurangi bau kotoran ternak.
Begitu banyaknya manfaat Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak ini, sehingga Anda sangat disarankan untuk mengaplikasikannya secara rutin untuk mencegah serangan penyakit.
Pemberian Pakan Ransum
Pemberian pakan ransum terhadap burung puyuh adalah salah satu hal terpenting agar usaha ternak puyuh petelur rumahan yang Anda lakukan bisa berhasil.
Makanan puyuh agar cepat bertelur yang paling mudah dan efisien untuk digunakan adalah pakan berupa pelet.
Meski begitu, makanan puyuh petelur juga dapat ditambahkan remah-remahan roti, mie, maupun tepung ikan untuk mempercepat dan memperbanyak produksi telur. Anda bisa memberikan pakan terhadap puyuh dewasa pada pagi hari saja.
Mitra kami, Pak Alfis mengungkapkan menggunakan beberapa makanan pabrik dan tambahan bekatul. Beliau mengakui untuk meningkatkan nafsu makan dan meminimalisir bau kandang atau kotoran burung puyuh, sangat terbantu dengan penggunaan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan
Untuk cara penggunaanya yaitu dengan memberikan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak ke dalam pelet remahan atau tepung dengan dosis 0,3 ml/ekor.
Hanya dengan menambahkan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak dijamin makanan puyuh petelur yang Anda berikan bisa meningkatkan produktivitas telur dengan cepat. Dengan begitu, keuntungan yang didapat juga bisa semakin besar.
Besarnya keuntungan dari ternak puyuh setelah penggunaan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak ini telah dibuktikan oleh mitra kami.

Tingkatkan Produktivitas Puyuh Petelur Anda dengan Suplemen Organik Cair (SOC) dari GDM!
Nah, itulah panduan lengkap cara ternak puyuh petelur agar produktivitas telurnya bisa optimal. Aplikasikan tips-tips di atas agar Anda dapat meningkatkan keuntungan secara cepat.
Selain merawatnya dengan cara-cara tersebut, jangan lupa untuk menggunakan Suplemen Oganik Cair (SOC) GDM.
Suplemen kami terbuat dari 100% bahan organik dan mengandung nutrisi lengkap yang dapat meningkatkan kesehatan dan produktivitas burung puyuh petelur Anda. Jadi, Anda tak perlu ragu lagi untuk membudidayakan puyuh petelur, ya. Karena Bapak Alfis sudah membuktikannya sendir, bahwa dengan modal kecil pun usaha ternak bisa sukses.
Jika ingin mengetahui lebih banyak mengenai tips sukses ternak puyuh petelur, Anda dapat menghubungi tim kami dengan cara klik banner di bawah ini. Yuk, mulai konsultasi secara gratis sekarang dengan klik banner di bawah ini:














