
Blog
9 Ciri Ciri Ikan Lele Siap Pijah yang Perlu Anda Pahami

Mengapa proses pemijahan menjadi tahap penting yang tidak boleh Anda abaikan dalam budidaya lele? Ciri ciri ikan lele siap pijah tentu memerlukan perawatan lebih lanjut untuk membantu memastikan keberhasilan reproduksi indukan lele.
Tanpa proses pemijahan, ketersediaan benih berkualitas sulit terpenuhi secara konsisten sepanjang periode produksi. Dengan mengenali ciri ciri ikan lele siap pijah, Anda dapat menentukan waktu pemijahan paling ideal.
Langkah tersebut memungkinkan peningkatan produktivitas kolam melalui teknik reproduksi yang terukur dan mudah diterapkan. Pengetahuan ini membantu Anda mengambil keputusan pemijahan berdasarkan kondisi biologis indukan dengan tepat.
Umur Berapa Ikan Lele Siap Pijah?
Ciri ciri ikan lele siap pijah paling mudah bisa dilihat dari usia ikan tersebut. Pada umumnya, lele jantan siap dipijah pada usia 7–12 bulan, sedangkan betina memerlukan sekitar 1,5 tahun untuk mencapai kematangan reproduksi.
Perbedaan umur ini dipengaruhi oleh perkembangan fisik, kualitas pakan, serta tingkat perawatan harian yang diberikan. Indukan jantan biasanya terlihat lebih ramping dan lincah, sedangkan betina menunjukkan perut membuncit serta kelamin kemerahan sebagai tanda kesiapan bertelur.
Namun, perlu diperhatikan juga ikan yang baru dipindahkan agar tidak mengalami stress. Ciri-ciri ikan lele siap pijah juga harus melewati proses pemulihan sebelum benar-benar siap dipijahkan.

9 Ciri Ciri Ikan Lele Siap Pijah
Pernahkah Anda kesulitan memastikan kapan induk lele benar-benar matang untuk dipijahkan? Berikut beberapa ciri ciri ikan lele siap pijah pada indukannya!
Perut Ikan Membuncit
Perut betina tampak membesar dan terasa lembek ketika Anda menyentuh bagian bawah tubuhnya. Kondisi ini menandakan telur sudah berkembang optimal dan siap dikeluarkan.
Perubahan Warna dan Bentuk Kelamin
Bagian kelamin tampak kemerahan, sedikit menonjol, dan ukurannya lebih membesar dibanding biasanya. Tanda ini menunjukkan kesiapan reproduksi yang semakin jelas pada indukan betina.
Tekstur dan Warna Tubuh Berubah
Tubuh betina terlihat lebih mengembung dengan tekstur sedikit lembek saat diraba. Warna kulitnya cenderung coklat kemerahan yang menguatkan indikasi mendekati masa pemijahan.
Perilakunya Lebih Tenang
Betina biasanya tampak lebih tenang dan pasif ketika mendekati waktu pemijahan. Sikap ini memudahkan Anda membedakannya dari jantan yang cenderung lebih aktif.
Bentuk Tubuh Jantan Lebih Ramping
Jantan memiliki tubuh ramping dan bergerak lebih lincah dibandingkan induk betina. Bentuk fisiknya yang tidak terlalu gemuk menjadi sifat khas pada fase ini.
Baca Juga: Rekomendasi Vitamin Ikan Lele agar Cepat Besar, Sehat, & Panen Melimpah
Kondisi Kelamin Jantan Lebih Keras
Kelamin jantan tampak memanjang, keras, dan berwarna kemerahan sebagai tanda kesiapan pijah. Jika Anda mengurutnya perlahan, biasanya keluar cairan putih atau sperma.
Warna Tubuh Jantan Lebih Gelap
Warna tubuh jantan tampak lebih gelap dan lebih mencolok terutama pada bagian sirip. Ciri visual ini memudahkan Anda melihat perbedaan antara jantan siap pijah dan yang belum matang.
Ikan Jantan Lebih Agresif Jantan
Jantan menunjukkan gerakan yang lebih agresif dan responsif, khususnya saat mendekati betina. Sikap aktif ini umum terjadi ketika memasuki masa pemijahan.
Bobot Tubuh Lebih Berat
Indukan yang siap pijah biasanya memiliki bobot minimal sekitar satu kilogram. Berat tersebut menandakan perkembangan tubuh dan organ reproduksinya sudah optimal.

5 Tips Merawat Indukan Ikan Lele agar Sehat & Siap Pijah
Kadang indukan lele terlihat sehat, namun belum tentu siap dipijahkan jika perawatannya belum benar-benar optimal. Karena itu, penting bagi Anda memahami cara pemeliharaan yang tepat agar proses pemijahan berlangsung aman dan menghasilkan anakan berkualitas, seperti berikut ini.
Jaga Kualitas Air Kolam Secara Stabil
Anda perlu menjaga kondisi air tetap seimbang agar indukan merasa nyaman dan terhindar dari stres pemicu penyakit. Air tidak perlu terlalu jernih, karena sedikit kekeruhan dapat membantu menekan risiko pemijahan liar.
Lakukan penggantian air sebagian secara rutin untuk mempertahankan kualitasnya tetap stabil. Jangan lupa membersihkan dasar kolam dan menambahkan probiotik untuk menjaga lingkungan tetap sehat bagi indukan.
Sediakan Pakan Tinggi Nutrisi untuk Pertumbuhan Optimal
Anda dianjurkan memberikan pakan berprotein tinggi agar kebutuhan energi dan reproduksi indukan terpenuhi dengan baik. Pemberian pakan dua kali sehari membantu menjaga ritme makan yang stabil dan mencegah stres akibat pola makan yang tidak teratur.
Sesuaikan porsinya dengan bobot induk, misalnya sekitar 3–5% setiap hari untuk menghindari overfeeding. Tambahkan pakan tambahan seperti bekicot atau keong emas untuk melengkapi nutrisi secara berkala.
Lakukan Manajemen Kolam yang Kondusif
Anda sebaiknya tidak menampung indukan terlalu padat dalam satu kolam agar tidak terjadi persaingan ruang maupun pakan. Pembatasan populasi yang tepat membantu menekan stres sehingga kondisi reproduksi tetap stabil.
Jika ingin hasil pemijahan lebih terkontrol, Anda dapat memisahkan induk jantan dan betina sesuai kebutuhan. Lingkungan kolam yang rapi dan terkelola baik akan mendukung kesiapan reproduksi secara keseluruhan.
Memberikan Suplemen Tambahan dari Rangkaian Produk GDM
Anda dapat menambahkan nutrisi pendukung melalui rangkaian produk GDM untuk memperkuat imun dan meningkatkan kesiapan reproduksi indukan. Suplemen organik seperti Suplemen Organik Cair (SOC) GDM dan Pupuk Organik Granule (POG) GDM membantu menjaga stamina ikan dan memaksimalkan respons saat ciri ciri ikan lele siap pijah mulai terlihat.
Pemberian suplemen ini juga membantu mempercepat pematangan gonad sehingga proses pemijahan berlangsung lebih efisien. Dengan pemeliharaan nutrisi yang baik, Anda dapat memaksimalkan kualitas indukan sebelum ciri ciri ikan lele siap pijah muncul.
Pantau Kesehatan Indukan Secara Teratur
Anda perlu memeriksa perilaku ikan secara berkala untuk mendeteksi gejala penyakit sedini mungkin. Pengamatan ini penting karena perubahan kecil pada gerakan atau nafsu makan sering menjadi indikator awal masalah kesehatan.
Penanganan cepat akan membantu mencegah kondisi makin parah sekaligus menjaga kesiapan indukan untuk dipijahkan. Pemilihan indukan dari benih unggul juga sangat disarankan agar produktivitas tetap maksimal.
Petunjuk Pemakaian Rangkaian Produk GDM untuk Merawat Kesehatan Ikan Lele
Penggunaan rangkaian produk GDM membantu menjaga stabilitas kondisi kolam sehingga kesehatan ikan lele tetap optimal sepanjang siklus pemeliharaan. Dengan pemakaian yang tepat, Anda dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan hingga munculnya ciri ciri ikan lele siap pijah secara konsisten.
Aplikasi Harian
Untuk kebutuhan harian, Anda dapat mencampurkan SOC GDM Ikan sebanyak 10 ml per kilogram pakan, lalu menambahkan sedikit air dan menyemprotkannya merata sebelum diberikan. Cara ini memastikan pakan lebih mudah dicerna sekaligus memperkuat daya tahan tubuh ikan dalam jangka panjang.
Perawatan Mingguan
Selain itu, lakukan perawatan mingguan dengan mengaplikasikan 10 ml SOC GDM Ikan yang disiram secara merata ke kolam agar kualitas air tetap stabil dan mendukung metabolisme ikan. Sementara itu, pemakaian bulanan POG GDM sebanyak 10 gram ditebar merata untuk menjaga ekosistem kolam tetap sehat hingga fase munculnya ciri ciri ikan lele siap pijah.
Jika kondisi kolam menunjukkan amonia tinggi atau ikan tampak stres, Anda dapat menggunakan GDM Black BOS sebanyak 50 gram yang dilarutkan lalu ditebar merata. Perawatan insidental ini membantu menetralkan air dan mengurangi risiko penyakit agar performa induk tetap maksimal.
Baca Juga: 7 Penyebab Penyakit Berak Darah pada Sapi & Cara Mengatasinya
Optimalkan Kesehatan Ikan Lele agar Siap Pijah dengan Rangkaian Produk GDM!
Beragam keunggulan formulasi GDM membantu Anda menjaga kualitas indukan lele tetap optimal sehingga bisa menghasilkan budidaya yang lebih produktif dan efisien. Dengan memahami ciri ciri ikan lele siap pijah, kini saatnya Anda mengambil langkah cerdas dengan menggunakan rangkaian produk GDM. Klik banner di bawah untuk konsultasi langsung dan dapatkan panduan terbaiknya sekarang juga!





























