Peternakan

6 Ciri Ciri Kelinci Mau Melahirkan yang Wajib Anda Pahami

ciri ciri kelinci mau melahirkan

Jika Anda ingin meningkatkan keberhasilan budidaya kelinci, memperhatikan ciri ciri kelinci mau melahirkan sejak dini adalah langkah strategis yang tidak dapat diabaikan. Selain membantu Anda menyiapkan sarang dan kondisi kandang yang ideal, mengenali setiap tanda juga memungkinkan Anda mengambil tindakan cepat apabila terjadi masalah.

Semakin cepat Anda mengenali ciri ciri kelinci mau melahirkan, semakin baik pula peluang induk melahirkan dengan aman dan nyaman. Dengan begitu, anak kelinci dapat lahir dalam kondisi sehat dan memiliki peluang tumbuh kembang yang optimal sejak hari pertama.

Berapa Lama Kelinci Hamil Setelah Kawin?

Kelinci memiliki masa kehamilan yang relatif singkat, yaitu sekitar 28–32 hari setelah kawin. Durasi ini bisa sedikit berbeda tergantung usia, kesehatan induk, serta ukuran ras kelinci, tetapi rentangnya tetap berada di kisaran satu bulan. Karena prosesnya cepat, Anda sebagai pemilik perlu lebih waspada dalam memantau ciri ciri kelinci mau melahirkan.

Memasuki minggu terakhir kehamilan, induk kelinci biasanya mulai menunjukkan tanda-tanda atau ciri ciri kelinci mau melahirkan yang semakin jelas. Pada fase ini, Anda harus segera menyediakan kandang yang tenang dan bersih agar induk merasa aman hingga proses kelahiran berlangsung.

6 Ciri Ciri Kelinci Mau Melahirkan

Menjelang waktu melahirkan, kelinci biasanya menunjukkan berbagai perubahan yang dapat Anda amati dari perubahan fisik dan perilakunya. Ini dia beberapa ciri ciri kelinci mau melahirkan yang wajib Anda pahami.

Perubahan Perilaku Menjadi Lebih Gelisah

Kelinci yang mendekati waktu melahirkan cenderung tampak lebih gelisah atau sensitif. Ia bisa menjadi lebih waspada, tidak suka diganggu, atau sering berpindah tempat karena merasa tidak nyaman.

Mulai Membuat Sarang

Salah satu ciri ciri kelinci mau melahirkan yang paling jelas adalah aktivitas membuat sarang. Kelinci akan mengumpulkan jerami, rumput kering, kain lembut, atau bahan lain di sekitar kandang. Bahkan, ia akan mencabuti bulunya sendiri untuk membuat sarang yang hangat bagi anak-anaknya.

Nafsu Makan Berubah

Menjelang melahirkan, kelinci bisa mengalami perubahan pola makan. Ada yang nafsu makannya meningkat untuk mempersiapkan energi saat melahirkan, tetapi ada juga yang justru mengalami penurunan nafsu makan akibat stres menjelang persalinan. Perubahan pola makan ini biasanya terjadi 1–2 hari sebelum melahirkan.

Perut Terlihat Membesar dan Puting Menonjol

Secara fisik, perut induk kelinci akan tampak membesar dan putingnya pun mulai terlihat jelas karena tubuhnya mempersiapkan produksi susu. Kadang, Anda dapat merasakan gerakan janin kelinci di dalam perut saat usia kehamilan sudah mendekati akhir.

Lebih Banyak Beristirahat

Kelinci yang akan melahirkan biasanya menjadi lebih tenang dan mengurangi aktivitas. Ia akan memilih tempat tertentu untuk berdiam diri dan beristirahat, terutama ketika waktu melahirkan tinggal beberapa jam lagi.

Mencabuti Bulu di Bagian Dada atau Perut

Perilaku mencabuti bulu bukan hanya untuk membuat sarang, tetapi juga tanda bahwa suhu tubuh induk mulai menyesuaikan kebutuhan anak-anak yang akan lahir. Ini adalah salah satu ciri paling khas dan hampir selalu muncul.



Berapa Hari Anak Kelinci Dipisah dari Induknya?

Selain ciri ciri kelinci mau melahirkan, Anda juga perlu mengetahui bahwa anak kelinci umumnya bisa dipisahkan dari induknya ketika berusia 6–8 minggu atau 42–56 hari. Pada rentang usia ini, sistem pencernaan mereka sudah lebih stabil, dan mereka mampu makan pakan padat tanpa ketergantungan pada susu induknya. Pemisahan terlalu cepat dapat menyebabkan stres, pertumbuhan terhambat, hingga masalah kesehatan.

Selain kesiapan fisik, Anda juga perlu memperhatikan perilaku anak kelinci sebelum memutuskan untuk memisahkannya. Jika mereka sudah aktif, mampu makan sendiri, dan terlihat mandiri, maka proses pemisahan biasanya berjalan lebih lancar. Dengan memahami ciri ciri kelinci mau melahirkan serta waktu pemisahan anak kelinci dari induknya ini, Anda dapat meningkatkan keberhasilan budidaya kelinci dengan lebih efisien.

7 Tips Merawat Induk & Anak Kelinci setelah Proses Melahirkan

Setelah memahami ciri ciri kelinci mau melahirkan di atas, Anda juga perlu mengetahui cara merawat induk dan anaknya agar proses pemulihan berjalan optimal. Untuk itu, pahamilah tips merawat induk dan anak kelinci setelah proses melahirkan di bawah ini.

Sediakan Kandang yang Bersih dan Hangat

Setelah melahirkan, induk dan anak kelinci membutuhkan lingkungan yang tenang, bersih, dan memiliki suhu stabil. Pastikan alas kandang kering, bebas angin kencang, serta jauh dari kebisingan agar induk tidak stres dan anak-anaknya bisa berkembang dengan baik.

Berikan Nutrisi Tambahan untuk Induk

Induk kelinci membutuhkan asupan nutrisi yang lebih tinggi setelah melahirkan karena tubuhnya memproduksi susu untuk anak-anaknya. Anda dapat memberikan suplemen tambahan terbaik yang banyak direkomendasikan oleh peternak kelinci seperti Suplemen Organik Cair GDM Peternakan yang dapat membantu meningkatkan stamina, kualitas susu, dan menjaga kondisi tubuh induk kelinci tetap prima.


Suplemen Organik Cair GDM
Spesialis Peternakan
  • Meningkatkan Antibodi dan Menangkal Penyakit
  • Menyediakan Nutrisi Lengkap untuk Ternak
  • Meningkatkan Produktivitas dan Hasil Panen
  • Mengurangi Bau Amoniak pada Kotoran
  • Mengurangi Stress pada Hewan Ternak

Pastikan Ketersediaan Air dan Pakan yang Cukup

Pastikan air dan pakan yang cukup selalu tersedia, baik saat ciri ciri kelinci mau melahirkan mulai terlihat, maupun setelah proses melahirkan selesai. Berikan pakan hijauan segar, pelet bernutrisi tinggi, serta air bersih tanpa batas. Pakan yang berkualitas akan memastikan induk memiliki energi cukup dan anak kelinci mendapatkan nutrisi optimal dari air susu.

Hindari Menyentuh Anak Kelinci Terlalu Cepat

Anak kelinci yang baru lahir sangat sensitif terhadap sentuhan dan aroma. Jika terlalu sering disentuh, induk berisiko tidak mengenalinya dan menolak merawatnya. Lakukan pemeriksaan seperlunya saja, dan gunakan sarung tangan jika harus memindahkan sarang.

Berikan Ruang bagi Induk untuk Beristirahat

Setelah melahirkan, induk membutuhkan waktu pemulihan. Sebaiknya, batasi interaksi berlebihan, jauhkan dari hewan lain, dan biarkan induk kelinci memiliki waktu istirahat cukup agar tetap sehat dan mampu merawat anaknya dengan baik.

Bersihkan Kandang Secara Teratur

Kebersihan kandang sangat penting untuk mencegah infeksi, terutama pada anak kelinci yang masih sangat rentan. Namun, lakukan pembersihan secara hati-hati agar tidak mengganggu sarang atau membuat induk gelisah.

Pantau Kondisi Induk dan Anak secara Rutin

Periksa apakah induk menyusui dengan baik, serta pastikan anak kelinci terlihat hangat, aktif bergerak, dan perutnya tidak cekung. Jika Anda melihat tanda-tanda anak kelinci lemah atau induk tidak mau menyusui, segera lakukan tindakan atau konsultasikan ke tenaga ahli.

Baca Juga: Penyakit Kulit pada Kelinci: Penyebab, Gejala, & Cara Mengobatinya

Petunjuk Pemakaian SOC GDM Peternakan untuk Merawat Kelinci agar Tetap Sehat

Suplemen Organik Cair (SOC) GDM Peternakan adalah suplemen berbahan organik yang diformulasikan khusus untuk meningkatkan kesehatan, daya tahan tubuh, dan kualitas pertumbuhan kelinci. Suplemen ini juga bermanfaat untuk memaksimalkan kondisi induk, terutama saat mereka mulai menunjukkan ciri ciri kelinci mau melahirkan, sehingga tubuhnya tetap kuat hingga proses kelahiran berlangsung.

Untuk cara pemakaiannya, cukup campurkan SOC GDM Peternakan dengan dosis 5 ml ke dalam air minum kelinci setiap 1–2 kali/minggu, terutama ketika Anda melihat adanya ciri ciri kelinci mau melahirkan agar kebutuhan nutrisi induk tetap terpenuhi. Selain itu, suplemen ini juga dapat digunakan sebagai premix dengan cara dicampurkan ke dalam pelet agar nutrisinya terserap lebih merata dan mendukung kesehatan kelinci secara keseluruhan.

Dukung Kesehatan Induk & Anak Kelinci dengan Suplemen Organik Cair GDM Peternakan!

Suplemen Organik Cair GDM Peternakan hadir sebagai solusi praktis untuk membantu proses pemulihan induk pascamelahirkan sekaligus memastikan anak kelinci tumbuh lebih kuat sejak dini. Formulasinya yang berbasis organik membuatnya aman digunakan dan efektif menunjang pertumbuhan dan perkembangan kelinci Anda.

Ayo, percayakan kesehatan induk dan anak kelinci Anda hanya dengan menggunakan SOC GDM Peternakan yang 100% organik dan sudah terbukti efektif dalam menjaga kesehatan berbagai jenis kelinci. Jika Anda tertarik untuk menggunakan SOC GDM Peternakan dan ingin berkonsultasi secara GRATIS dengan tim ahli GDM, langsung saja KLIK BANNER di bawah ini!



author-avatar

About drh. Karinadintha Marsya Rachman

Konsultan Dalam Bidang Peternakan Hingga Hewan Peliharaan