31 Jenis Ikan Cupang yang Cocok Dipelihara di Rumah

Ikan cupang dikenal sebagai ikan hias yang populer karena warna mencolok, bentuk sirip yang beragam, dan perawatannya yang relatif mudah. Tak heran, bila banyak yang tertarik buat membudidaya ikan ini, termasuk Anda sendiri, bukan?
Tapi, sebelum masuk proses budidaya, Anda perlu memahami jenis ikan cupang yang cocok dipelihara di rumah. Langkah ini memastikan Anda untuk memelihara ikan cupang yang sehat dan cantik sesuai jenis-jenisnya
Jadi, yuk, pelajari jenis ikan cupang apa saja yang cocok dipelihara dan memanjakan mata di bawah ini!
Jenis Ikan Cupang Berdasarkan Bentuk Ekor
Salah satu yang menarik dari ikan cupang ialah ekornya, beragam dan masing-masing punya ciri khas. Ekor yang semakin rumit, lebar, dan indah bentuknya, akan semakin mahal harganya, begitu pula dengan perawatannya yang perlu kehati-hatian. Inilah jenis ikan cupang berdasarkan ekornya.
Cupang Halfmoon
Ikan cupang halfmoon punya ciri khas di ekornya, yakni sirip dan ekornya seolah menyatu berbentuk setengah bulan atau setengah lingkaran. Sangat indah. Tubuhnya terlihat kecil karena ekor dan siripnya yang mengembang membentuk seperti rumbai-rumbai yang terlihat anggun saat ia berenang.
Cupang halfmoon ini warnanya beragam, ada yang satu warna saja seperti orange atau merah. Warnanya beragam dan tampilan lebih memukau karena berasal dari kawin silang dengan jenis lain, seperti cupang halfmoon fancy (tubuhnya berwarna-warni dan bergradasi), atau cupang halfmoon galaxy (tubuhnya memiliki sisik mutiara seperti bintang di galaksi).
Jika kalian menginginkan cupang yang unggul dari segi keindahan tampilan, cupang halfmoon ini bisa jadi pilihan.
Cupang Serit
Dikenal juga dengan nama Cupang Crown Tail yang memiliki ekor berbentuk mahkota ketika dibalik atau seperti serit yang tajam dan jarang. Cupang serit cukup langka dan mahal di pasaran karena ekor serta siripnya terpisah-pisah seperti sisir atau duri.
Bentuk ekornya yang terpisah juga beragam, ada yang nampak berdiri tegak seperti duri tajam, ada juga yang lebih halus seperti garis-garis.
Jenis yang paling mahal dan langka adalah cupang serit fancy karena memiliki minimal 3 warna gradasi, seperti ungu di tubuhnya, dan ekornya berwarna biru berpadu dengan orange.
Cupang Rosetail
Mirip dengan halfmoon yang sebaran ekornya mencapai 180 derajat atau overhalfmon yang lebih dari 180 derajat. Namun, seritnya punya cabang yang berlebih, memberi tampilan acak di ujung ekornya, sehingga mirip dengan kelopak mawar yang acak dan biasa disebut rosetail.
Jika jumlah cabang serit ekornya lebih banyak lagi hingga nampak seperti zig-zag, maka disebut dengan feathertail.
Cupang Delta

Memiliki ekor mirip huruf Yunani delta yang mana melebar ke ujung dengan pucuk membulat, sehingga disebut cupang delta. Ekor delt mengembang kecil, namun yang mengembang lebih besar mendekati 180 derajat disebut super delta.
Menariknya, lebar dan sebaran ekornya merata. Jika dibuat garis khayalan di bagian tengah tubuhnya, maka akan terlihat 2 garis simetris membagi ekor bawah dan ekor atasnya.
Cupang Combtail
Disebut sebagai ekor sisir dimna ciri utamanya dari ekornya. Terdiri dari sirip ekor yang mirip kipas dengan lebar cukup besar, namun kurang dari 180 derajat. Siripnya seperti anyaman yang runcing seperti sisir, tetapi tidak setajam atau sedramatis ikan cupang crowntail.
Cupang Double Tail
Dikenal sebagai cupang yang sulit dikembangkan karena ekornya unik, terbagi dua atau bercabang dengan sirip yang lebar. Budidayanya juga cukup sulit, sehingga langka di pasaran. Bahkan mengawinkan dua indukan berjenis double tail belum tentu bisa menghasilkan anakan double tail, tak heran jika harganya mahal.
Cupang double tail ini bisa dlihat dengan mudah dari segi ekornya, yakni seperti terpisah menjadi dua, ekornya sama lebar seperti jenis halfmoon, hanya saja jika halfmoon ekornya bersatu dan membentuk setengah lingkaran, double tail ini ekornya tidak bisa bersatu sekalipun ia dalam kondisi berenang.
Ekornya jika dilihat seperti berbentuk datar di ujung, namun jika dipegang dengan lembut dari dekat, kalian bisa memisahkan ekornya menjadi dua. Jadi cupang double tail ini seperti memakai rok lebar yang datar di ujung bawahnya.
Cupang Slayer
Cupang slayer didapatkan dari kawin silang cupang halfmoon dan cupang serit, banyak dijual di pasaran dengan harga tinggi dan menjadi salah satu yang terfavorit. Jenis ikan cupang ini punya sirip dan ekor yang khas, perpaduan dari kedua indukannya, yakni lebar dan menyatu berbentuk setengah lingkaran dengan ujung yang runcing berduri atau serit. Bentuk tersebut rata di semua sirip dan ekornya.
Cupang slayer ini banyak diburu kolektor ikan cupang karena keunikannya. Dari segi warnanya pun tak kalah indah, ada beragam jenis seperti:
- warna biru metalik
- orange
- merah
- multicolor (minimal 5 warna)
- fancy yang bergradasi
- lavender
- avatar yang punya sisik mutiara.
Cupang Spade Tail
Ciri khasnya pada bentuk ekornya yang seperti sekop, merupakan jenis cupang langka, tubuhnya sangat elegan, menonjol di bagian ekornya yang melancip. Warnanya cenderung tegas dan bersinar, yang paling terkenal ialah motif garis biru kehijauan yang berpadu dengan warna hitam. Jika berenang nampak begitu mencolok warnanya, namun juga punya sisi gagah dari bentuk tubuhnya yang besar memanjang.
Cupang Halfsun
Berasal dari kawin silang cupang halfmoon dan cupang crown tail. Disebut halfsun karena ekornya berbentuk mirip dengan matahari yakni selebaran 180 derajat penuh namun juga memanjang berbentuk anyaman seperti crown tail.
Keindahan terpancar dari dari ekornya, sangat mudah membedakannya dengan jenis lain karena keunikannya. Warnanya beragam sesuai dengan kedua indukannya yang juga memiliki beragam warna. Namun warna yang paling umum ditemui ialah biru dan garis kuning di tubuhnya.
Cupang Over Halfmoon

Jenis ikan cupang ini memiliki ekor sangat lebar, lebih dari 180 derajat, membentuk lingkaran seperti huruf C. Sangat cantik dan banyak dicari, warnanya juga begitu beragam dan banyak dikawin silang dengan jenis lain.
Namun, ekor yang besar ini perlu perawatan ekstra, mudah robek dan rusak jika tidak dirawat dengan baik. Stress sedikit saja mudah terkena penyakit tertentu, maka ekornya lah yang pertama akan jadi korban. Sebab itu, untuk bisa memeliharanya harus memiliki akuarium yang besar dan perawatan terbaik.
Cupang Veil Tail
Cupang veil tail ekornya panjang dengan ujung mengarah ke bawah, terlihat seperti cupang halfmoon dengan ekor yang menguncup. Kualitas dan warnanya menjadi penentu harga cupang veil tail, semakin langka dan unik warnanya, serta semakin anggun dan indah kuncup ekornya, maka harganya semakin mahal.
Beberapa jenis cupang veil tail yang terkenal dan mahal harganya ialah cupang veil tail merah, orange butterfly, ungu, dan metallic.


Jenis Ikan Cupang Berdasarkan Asal dan Bentuk Tubuhnya
Ikan cupang, ada yang berasal dari alam atau bisa ditemukan langsung di habitat aslinya, ada juga yang berasal dari persilangan, yakni kawin silang yang dilakukan manusia, sehingga tidak akan mungkin ditemukan di alam, ia hanya hidup di lingkungan manusia. Jenis-jenisnya secara lengkap, yaitu :
Cupang HMPK
Singkatan dari cupang halfmoon plakat yang berasal dari persilangan keduanya. Jadi jenis ikan cupang ini punya tubuh yang gagah dan kekar, warnanya yang tidak terlalu terang, seperti indukan plakatnya. Sedangkan ekornya diturunkan dari jenis halfmoon yang lebar seperti setengah lingkaran.
Ekornya terlihat kaku dan tegak, tidak seperti halfmoon yang berbentuk setengah lingkaran namun lebih halus dan lembut. Ini dikarenakan masih ada gen turunan dari indukan plakat yang memang punya ciri khas sebagai cupang aduan yang kekar fisiknya.
Bentuk tubuh cupang HMPK lebih besar dari jenis lain, ia juga lebih agresif. Untuk warnanya ada banyak di pasaran karena jenis ini juga dikawnsilangkan dengan jenis lain untuk mendapatkan warna yang lebih beragam.
Cupang Sawah
Ialah jenis ikan cupang liar, bisa ditemukan di sawah, rawa-rawa, atau danau. Cupang sawah ini mesi liar tak bisa diremehkan, keberadaanya yang saat ini jarang karena minimnya kondisi habitat alami membuat kehadirannya semakin jarang. Semakin besar ukurannya, maka semakin mahal harganya.
Cupang sawah punya ciri khas bentuk tubuh dan warnanya. Tubuhnya runcing seperti peluru, siripnya pendek dan lebar, hampir tidak terlihat, ekornya juga pendek dan runcing. Sedangkan warnanya bisa coklat muda, coklat tua, coklat kehitaman, atau coklat keemasan.
Dari segi fisik memang terlihat biasa, jarang dipelihara karena banyaknya jenis cupang lain yang lebih cantik warnanya. Namun, cupang ini punya gen mutasi yang kuat, jika dikawinkan dengan jenis cupang lain yang lebih mencolok warnanya maka akan menghasilkan anakan yang unik warnanya.
Cupang Paradise
Disebut paradise karena dikenal akan keindahannya yang seperti bidadari dan keelokan warnanya. Cupang paradise ini asli Indonesia, bisa ditemukan di sungai Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatra. Bentuk ekornya unik, yakni seperti garis panjang yang bercabang dua. Seperti rambut tebal yang dikepang jadi dua.
Sirip di perut dan tubuh atasnya juga hanya berbentuk satu garis, seperti rambut yang dikuncir satu. Meskipun tinggal di alam, ikan cupang ini punya warna yang cantik layaknya cupang hias yang berasal dari hasil kawin silang breeder. Tubuhnya berwarna biru langit, sementara ekor dan siripnya perpaduan antara biru dan orange.
Cupang Sarawak
Cupang Sarawak ialah jenis yang paling terlihat garang, tidak ada sisi anggunnya seperti cupang hias. Ia memang cupang liar yang mudah beradaptasi dengan alam, bahkan air bertekanan tinggi. Cupang Sarawak bentuknya panjang, ekornya pendek, dan siripnya sangat kecil.
Dilihat sekilas seperti ikan hiu mini karena matanya yang lebih besar dan moncongnya juga lebih panjang. Warnanya hitam putih, berbentuk pola seperti kotak-kotak. Cupang Sarawak ini cocok sebagai ikan cupang aduan, namun tak ada salahnya jika kalian ingin menjadikannya sebagai koleksi atau ikan cupang hias.
Cupang Fancy

Termasuk jenis ikan cupang hasil buatan atau kawin silang. Dikenal dengan warnanya yang cantik, beragam, dan bergradasi. Semua warna berpadu dengan sempurna di tubuh, sirip serta ekornya. Memiliki warna gradasi seperti lukisan yang tampak bercahaya saat berenang dalam air.
Cupang fancy paling cocok untuk cupang hias karena memang dikembangkan dan diunggulkan dari segi tampilan warnanya. Untuk bentuk ekornya beragam, ada yang setengah lingkaran, ada yang lebih besar melingkar seperti huruf C, ada pula yang pendek ekornya.
Cupang Putih Surga
Dulunya jenis cupang ini adalah cupang liar yang ditemukan di perairan tawar Bali, Jawa, dan Sumatra. Namun, karena banyaknya alam yang rusak, ia jadi sangat susah ditemui keberadaannya. Harganya kini sangat mahal karena begitu langka.
Cupang putih surga ini seluruh tubuhnya berwarna putih, tubuhnya kecil dan ukurannya terlihat hampir sama dengan kepala. Ekor dan siripnya seolah menyatu, melebar membentuk ¾ (tiga perempat) lingkaran.
Jika berenang, ekor dan siripnya mengembang, tubuh dan kepalanya menjadi terlihat mungil. Cupang jenis ini sangat jarang dibahas karena hampir tidak ada atau punah.
Cupang Emas
Jenis ikan ini juga termasuk cupang liar yang bisa ditemui di alam. Warnanya kuning keemasan, ekornya berbentuk seperti jamur yang mengembang dan runcing di ujung. Sedangkan siripnya pendek melebar ke samping. Cupang emas hampir tak pernah ditemui di alam karena minimnya habitat yang benar-benar masih alami.
Dari segi bentuk tubuh hampir mirip dengan cupang plakat yang gagah, hanya bentuk ekor dan siripnya saja yang berbeda. Sayangnya, jenis cupang ini sudah sangat langka dan sulit ditemukan karena habitat alamnya telah banyak dirusak manusia.
Baca Juga: 8 Ciri-Ciri Ikan Cupang Betina Siap Kawin serta Tips Memicu Birahi Secara Aman
Cupang Coccina
Dikenal dengan nama cupang Belgi Bangkok yang memiliki bentuk tubuh menarik yakni lebih panjang dan runcing dari jenis cupang lainnya. Sementara itu, ekor dan siripnya seperti cupang liar, hanya bentuk tubuhnya saja yang memanjang. Warna dasarnya adalah merah terang dengan sisik yang berkilau, saat ini sudah ada beragam warna lain yang didapat dari perkawinan silang dengan jenis lain.
Cupang coccina sulit ditemukan di pasaran, cenderung kurang diminati karena bentuk tubuhnya yang dianggap biasa saja. Namun, untuk kesenangan tentu sesuai selera, bisa dipelihara di dalam akuarium.
Cupang Plakat
Terkenal sebagai cupang aduan karena bentuk tubuhnya yang kekar dan sirip serta ekornya yang tegas. Sirip dan ekornya pendek namun ukuran tubuhnya besar, warnanya tidak begitu mencolok, cenderung kalem dan gelap. Cupang ini sangat agresif saat melihat jenis cupang atau ikan lain yang mencolok warnanya, sehingga tidak cocok disatukan dengan ikan lain di akuarium.
Saat ini cupang plakat tidak dijadikan sebagai aduan, namun ikan hias karena banyaknya pembudidaya kreatif yang berhasil mengembangkannya dengan warna menarik, memukau untuk dijadikan hiasan akuarium.
Beberapa jenis warnanya ialah copper atau tembaga, nemo yang identik dengan motif vertikal dan pola tidak teratur, leopard yang hampir sama dengan nemo namun memiliki warna hitam acak, serta plakat galaxy yang punya sisik terang seperti mutiara.
Cupang Dumbo
Termasuk jenis ikan cupang yang punya bentuk tubuh berbeda dari jenis lain, yakni terlihat dari bentuk sirip sampingnya, yang berdekatan dengan kepala. Sirip sampingnya 5 kali lebih besar ukurannya dari cupang jenis lain dan dari samping terlihat bergerigi.
Saat berenang, nampak seperti kipas dan termasuk ikan dari alam yang bisa ditemui di rawa-rawa. Cupang dumbo sebenarnya merupakan jenis kelainan genetik, namun karena kekurangannya, justru membuatnya nampak indah dan unik.
Cupang Snakehead
Menjadi salah satu jenis ikan cupang alam yang cukup populer karena warnanya menarik, keberadaannya mudah ditemui di sungai dan rawa-rawa yang masih alami. Ikan ini berasal dari sungai Mahakam, Kalimantan Timur. warna khasnya ialah orange terang dengan warna hitam di pinggiran tubuh dan siripnya. Bentuk tubuhnya mirip cupang sawah, hanya saja ukurannya lebih besar dan warnanya jauh lebih mencolok.
Cupang Giant
Termasuk jenis ikan cupang yang tubuhnya terbesar di dunia, bisa mencapai 12 cm bahkan 15 cm. Jika berdampingan dengan ikan cupang lainnya ia nampak seperti raksasa. Semakin besar ukurannya maka akan semakin mahal harganya.
Untuk warnanya sendiri sangat beragam, banyak dikawin silangkan untuk membentuk gen warna lebih banyak.
Namun, warna dan ekor bukan menjadi syarat utama, yang menjadi ciri ialah pada ukurannya. Jika kalian melihat ikan cupang sebesar 12 cm atau lebih, itulah yang disebut cupang giant dewasa.

Jenis Ikan Cupang Berdasarkan Pola dan Corak Warna
Faktor penting lain yang menjadi pembeda jenis cupang satu dengan lainnya adalah pada warna tubuh, pola dan coraknya, serta warna sisiknya. Banyaknya cupang yang dikawin silang dan menghasilkan beragam warna, di antaranya:
Cupang Bi Colored
Ada dua jenis yang biasa ditemukan, yakni Bi Colored terang yang mana warna tubuhnya terang dan warna sirip serta ekornya gelap, membuat warnanya terlihat kontras. Kemudian, ada Bi Colored gelap yang terlihat dari tubuhnya berwarna solid, sirip serta ekornya cerah dengan warna yang transparan.
Cupang Butterfly
Memiliki warna tubuh yang padat atau dominan tunggal dan memanjang hingga sirip. Kemudian berhenti dengan batas yang terlihat jelas atau tegas, yakni di ujung sirip nampak warna lain.
Dengan kata lain, jenis cupang ini memiliki dua warna yang berpola garis seperti kupu-kupu, warna di bagian luar atau ujung siripnya melingkupi warna dasar tubuhnya yang solid.
Cupang Kamboja
Termasuk ikan cupang yang warnanya pucat seperti putih daging atau pink muda, dengan warna sirip yang lebih cerah.
Cupang Dragon
Warnanya sangat mencolok, berupa warna metalik yang berkilau. Keindahannya ada di warna dasar tubuhnya yang cerah seperti merah, dengan sisik yang tebal dan metalik seperti putih buram, membuat tubuhnya seolah tertutupi sisik yang keras seperti sisik naga.
Cupang Marble
Jenis ikan cupang ini memiliki warna beragam dan pola bercaknya tidak teratur, seperti lukisan atau percikan di tubuhnya. Keindahannya terletak pada pola marmer yang melekat di bagian tubuhnya. Cupang marble punya warna yang bisa berubah, saat muda dan dewasa warnanya belum tentu sama, namun semakin tua warnanya akan semakin menetap.

Cupang Mask
Merupakan cupang yang memiliki warna seperti topeng, wajah cupang umumnya secara alami akan lebih gelap dari tubuhnya.
Namun, jenis cupang mask ini wajahnya punya warna yang sama persis dengan tubuhnya, sehingga kepala hingga ekor warnanya tunggal. Biasanya hadir dalam warna copper, biru, dan turquoise.
Cupang Multicolor
Punya minimal 3 warna di tubuhnya dengan pola dan kombinasi yang acak. Tak heran, bila kombinasi warna pada tubuh ikan cupang ini menjadikannya unik dan tampak lebih indah dipandang.
Cupang Solid
Warnanya tunggal, karena seluruh tubuh dan sirip serta ekor berwarna sama yang sangat jarang ditemui.
Jenisnya yang beragam menjadikan ikan cupang saat ini menjadi primadona ikan hias, tak terkecuali jika Anda ingin membudidayakannya. Tentu membutuhkan teknis budidaya yang tepat, sebab membudidayakan ikan cupang dalam skala besar bisa mendatangkan keuntungan.
Baca Juga: Rahasia Sukses Pemijahan Ikan Patin: Panduan Lengkap untuk Hasil Optimal
Panduan Merawat Ikan Cupang agar Sehat & Tampak Cantik
Setelah Anda mengetahui jenis ikan cupang yang cocok dipelihara, saatnya untuk memahami panduan perawatannya. Sebab, tahapan ini penting agar ikan cupang tetap sehat dan warnanya cantik, sehingga nyaman dipandang.
Batasi Volume Air pada Akuarium
Berikan volume air maksimal 40% pada wadah tanpa penutup. Tujuannya untuk mencegah ikan melompat keluar dari wadah serta menghindari stres.
Bersihkan dan Ganti Air Secara Rutin
Jaga kualitas air pada wadah dengan membersihkan serta mengganti air secara rutin. Gunakan spons dan air bersih, lalu bersihkan akuarium untuk memastikan air tetap bersih dan mencegah ikan stres.
Berikan Pakan yang Mendukung Pertumbuhan
Anda bisa memberikan pakan seperti pelet, cacing sutra, atau lainnya untuk mendukung pertumbuhan ekor dan sirip secara optimal.
Tambahkan Nutrisi dengan SOC GDM
Untuk mencegah penyakit dan memastikan kesehatan cupang, Anda juga bisa menambahkan nutrisi dari Suplemen Organik Cair GDM Perikanan. Terbuat dari 100% bahan organik berkualitas tinggi, suplemen ini membantu meningkatkan kualitas air dan. menjaga kesehatan ikan
Campurkan SOC GDM 10 ml/kg pakan dengan tambahan sedikit air, lalu semprotkan secara merata pada ikan cupang. Kemudian, diamkan pakan selama 15 menit agar nutrisinya terserap sempurna pada pakan.
Selain itu, Anda juga bisa menyiramkan SOC GDM 1 ml pada air akuarium setiap 1 minggu sekali secara rutin.
Dukung Pertumbuhan dan Kesehatan Ikan Cupang dengan SOC GDM Perikanan!
Bila ikan cupang Anda pertumbuhannya optimal dan kesehatan terjaga, pemakaian Suplemen Organik Cair GDM Perikanan menjadi tambahan nutrisi terbaik. Terbuat dari 100% bahan organik, suplemen ini sudah aman diberikan pada ikan cupang serta tidak menimbulkan efek samping.
Jadi, langsung saja dapatkan harga diskon pada pembelian Suplemen Organik Cair GDM Perikanan dengan tekan banner di bawah ini!




















