
Blog
Kenapa Burung Sirtu Tidak Mau Bunyi? Ini Penyebab & Cara Ampuh Mengatasinya

Burung sirtu dikenal aktif dan rajin bersuara, terlebih jika Anda rawat sepenuh hati dalam waktu lama. Meski begitu, ada beberapa kondisi yang membuat kenapa burung sirtu tidak mau bunyi.
Perubahan lingkungan, stres, hingga kondisi fisik sering menjadi pemicu utama burung terlihat pasif dan enggan berkicau. Ketika faktor-faktor tersebut tidak disadari sejak awal, sirtu cenderung menarik diri dan kehilangan gairah bunyi.
Situasi ini tentu perlu segera diatasi dengan melakukan penyesuaian agar burung kembali aktif bersuara. Berikut simak kenapa burung sirtu tidak mau bunyi dan cara agar sirtu kembali nyaman, sehat, dan mau bersuara alami.
Kenapa Burung Sirtu Tidak Mau Bunyi?
Ada beberapa penyebab kenapa burung sirtu tidak bersuara meski sudah dirawat dengan penuh perhatian dan pemberian pakan yang cukup. Beberapa faktor ini bisa menjadi salah satu alasan kenapa burung sirtu tidak mau bunyi!
- Burung mengalami stres lingkungan
- Burung merasa terancam dari lingkungan sekitar
- Perpindahan kandang secara mendadak
- Minim stimulasi harian
- Asupan nutrisi tidak seimbang
- Burung mengalami serangan penyakit
- Burung mengalami masa mabung
- Perubahan hormon musiman
Faktor penyebab kenapa burung sirtu tidak mau bunyi juga bisa Anda lihat berdasarkan tanda-tanda yang muncul selama beberapa waktu. Dengan begitu, Anda bisa melakukan perawatan lanjut agar burung kembali berkicau normal.
Baca Juga: Dijamin Akurat! Ini 6 Cara Membedakan Burung Falk Jantan dan Betina
Pertanda Burung Sirtu Tidak Mau Berbunyi
Jika Anda melihat burung sirtu banyak diam, maka Anda perlu memperhatikan tanda kenapa burung sirtu tidak mau bunyi. Ada pun beberapa tanda burung tidak mau mengeluarkan suara diantaranya adalah:
- Tubuh burung tampak lesu dan kurang bertenaga
- Bulu di seluruh tubuh mengembang lebih sering
- Warna kotoran berubah dari kondisi normal
- Tekstur kotoran menjadi encer atau tidak wajar
- Napas berbunyi menandakan gangguan pada saluran pernapasan
- Burung lebih sering berdiam dan jarang bergerak aktif
- Respons terhadap lingkungan sekitar terlihat menurun
- Burung mudah cemas dan menunjukkan tanda tidak nyaman
- Nafsu makan berkurang dibandingkan kondisi normal
- Minat berkicau menurun meski kondisi lingkungan tampak tenang
Beberapa tanda di atas bisa terjadi saat kenapa burung sirtu tidak mau bunyi dalam waktu lama. Oleh karena itu, jika Anda sudah menemukan beberapa tanda di atas, maka harus dicegah dengan solusi yang tepat!

7 Cara Mengatasi Burung Sirtu agar Mau & Rajin Bunyi Lagi
Untuk mengatasi burung sirtu yang terlalu lama diam agar bisa rajin bersuara lagi, segera lakukan beberapa perawatan hingga kondisi burung kembali pulih. Adapun langkah-langkahnya seperti berikut ini!
Atasi Stres dan Jaga Lingkungan Kandang
Lingkungan yang tenang membantu burung sirtu merasa aman dan lebih percaya diri. Penempatan kandang sebaiknya jauh dari suara kendaraan, televisi, atau aktivitas ramai.
Gangguan predator seperti kucing atau tikus dapat memicu rasa takut berkepanjangan. Stres yang terus terjadi membuat burung memilih diam untuk melindungi dirinya.
Maka dari itu, tempatkan di lingkungan yang stabil untuk membantu burung memulihkan mental secara bertahap. Kondisi mental yang membaik menjadi dasar utama kembalinya gairah berkicau.
Tingkatkan Perawatan Secara Konsisten
Jalankan perawatan harian secara teratur tanpa sering mengubah pola yang sudah berjalan. Pertahankan jadwal mandi, jemur, dan pemberian pakan pada waktu relatif sama.
Bangun rutinitas sederhana agar burung mudah beradaptasi dan merasa nyaman. Hindari perlakuan berlebihan yang justru membuat burung kehilangan kestabilan mental.
Lakukan Pengembunan Secara Tepat
Pengembunan pagi membantu burung menikmati udara segar dan suasana alami. Waktu terbaik pengembunan dimulai sejak subuh hingga matahari terbit perlahan.
Udara pagi merangsang sistem pernapasan dan meningkatkan kebugaran burung. Naluri alami burung lebih mudah muncul pada kondisi udara sejuk.
Durasi pengembunan perlu disesuaikan agar burung tidak kedinginan. Pengembunan yang tepat membantu burung lebih responsif terhadap rangsangan bunyi.
Berikan Pakan Bernutrisi Seimbang
Sediakan pakan utama berkualitas yang sesuai kebutuhan nutrisi burung sirtu. Lengkapi asupan dengan extra fooding secara terukur untuk menjaga stamina.
Perhatikan keseimbangan nutrisi agar energi burung tetap stabil sepanjang hari. Hindari pemberian pakan berlebihan yang berpotensi mengganggu sistem pencernaan.
Lengkapi Kebutuhan Nutrisi dengan Suplemen Tambahan
Untuk memenuhi asupan nutrisinya sehari-hari, berikan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Hewan Peliharaan yang dirancang untuk mengoptimalkan kesehatan burung peliharaan kesayangan.
Aplikasikan sebanyak 0,3 ml Suplemen Organik Cair GDM setiap hari ke dalam air minum burung. Ganti secara berkala menggunakan air bersih sehingga kebersihan pakan dan minum burung tetap terjaga.
Pastikan dosis penggunaan perlu disesuaikan agar hasilnya optimal dan aman. Aplikasi rutin membantu meningkatkan daya tahan dan kebugaran burung. Nutrisi tercukupi membuat burung lebih siap kembali rajin berbunyi.
Mandi dan Jemur Secara Rutin
Lakukan mandi rutin untuk menjaga kebersihan bulu dan kesehatan kulit burung. Jemur burung di bawah sinar matahari pagi untuk menjaga kebugaran tubuh.
Sesuaikan durasi penjemuran agar burung tidak stres akibat panas berlebih. Hentikan penjemuran saat burung menunjukkan tanda kelelahan atau gelisah.
Berikan Stimulasi dan Istirahat Cukup
Stimulasi suara membantu memancing respons bunyi secara bertahap. Masteran sebaiknya diputar saat burung berada dalam kondisi tenang. Stimulasi berlebihan justru berisiko membuat burung tertekan.
Waktu istirahat malam yang cukup menjaga stamina tetap optimal. Pengkerodongan kandang membantu menciptakan suasana gelap dan tenang. Istirahat berkualitas mendukung burung tampil lebih aktif keesokan hari.
Baca Juga: 5 Cara Menjinakkan Burung Jalak Kebo: Langsung Nurut & Gacor
Manfaat Suplemen Organik Cair GDM untuk Perawatan Burung Sirtu
Dari panduan di atas, dapat diketahui penggunaan Suplemen Organik Cair GDM sangat membantu kenapa burung sirtu tidak mau bunyi. Selain itu, manfaat pengaplikasian suplemen ini juga bisa meningkatkan produktivitas burung seperti:
- Daya tahan tubuh burung meningkat secara alami
- Stress berkurang sehingga burung lebih tenang
- Bau kandang menurun, lingkungan terasa lebih higienis
- Sistem pencernaan bekerja lebih stabil dan efisien
- Penyerapan nutrisi menjadi lebih maksimal setiap hari
- Pertumbuhan burung terjaga dengan kondisi fisik prima
- Tubuh bugar mendorong performa kicauan lebih konsisten
Pendekatan nutrisi tepat membantu Anda memahami kenapa burung sirtu tidak mau bunyi dari sisi kesehatan. Dengan perawatan terarah, potensi bunyi alami sirtu dapat kembali muncul bertahap.
Buat Burung Sirtu Sembuh dan Rajin Bunyi Lagi dengan Suplemen Organik Cair GDM!
Sudah tahu cara mengatasi kenapa burung sirtu tidak mau bunyi? Hal ini tentu perlu diperhatikan tanda-tanda kecilnya sehingga bisa diketahui penyebab mengapa burung sirtu tidak aktif bersuara. Suplemen Organik Cair GDM bisa menjadi solusi tepat untuk mengatasi produktivitas burung peliharaan yang menurun. Perawatan yang tepat, konsisten, dan terarah menjadi kunci utama memulihkan performa burung sirtu.
Pendekatan nutrisi yang tepat membantu menjawab kenapa burung sirtu tidak mau bunyi dari sisi kesehatan menyeluruh. Rangkaian produk GDM dirancang dengan formula organik untuk mendukung daya tahan, pencernaan, dan vitalitas burung secara optimal. Jika Anda ingin mendapatkan panduan perawatan lebih optimal, klik banner di bawah sekarang juga! Dan dapatkan konsultasi langsung agar sirtu kesayangan kembali sehat, nyaman, dan rajin berkicau!










