Tanaman Buah

6 Jenis Penyakit Tanaman Nanas & Cara Mengobatinya

penyakit tanaman nanas

Penyakit tanaman nanas dapat menyerang pada berbagai fase pertumbuhan, mulai dari pembibitan hingga masa panen. Jika tidak segera dicegah atau ditangani, serangan penyakit dapat menyebabkan daun mengering, buah membusuk, bahkan tanaman nanas mati sebelum berbuah.

Kondisi ini tentu merugikan petani nanas, terutama bagi mereka yang menggantungkan penghasilan dari hasil panen nanas. Untuk menghindari kerugian tersebut, Anda perlu memahami tentang penyakit tanaman nanas hingga cara pengobatannya yang akan kami bahas dalam artikel ini!

6 Jenis Penyakit Tanaman Nanas

Tanaman nanas rentan diserang berbagai jenis penyakit yang dapat menurunkan kualitas dan hasil panen. Berikut beberapa penyakit tanaman nanas beserta gejalanya yang perlu Anda ketahui dan perhatikan.

Busuk Hati

Penyakit busuk hati pada tanaman nanas disebabkan oleh jamur Phytophthora cinnamomi atau Phytophthora parasitica. Gejalanya tampak pada daun muda di bagian tengah tanaman yang layu, mudah dicabut, dan sering kali mengeluarkan bau busuk. Jika batang dibelah, bagian dalamnya tampak lembek serta berwarna kecokelatan. Penyakit ini biasanya muncul akibat kondisi tanah yang terlalu lembap atau tergenang air.

Busuk Akar

Busuk akar disebabkan oleh jamur Pythium sp. yang menyerang sistem perakaran tanaman nanas. Gejalanya terlihat dari akar yang membusuk, berubah warna menjadi cokelat kehitaman, serta tanaman tumbuh kerdil atau mati secara perlahan. Penyakit busuk akar ini sering muncul di tanah yang terlalu padat dan basah.

Layu Fusarium

Penyakit layu fusarium disebabkan oleh jamur Fusarium subglutinans. Serangan jamur ini menyebabkan daun bagian bawah menguning, layu, dan perlahan mati. Jika batang dibelah, jaringan bagian dalamnya terlihat berwarna merah muda hingga kecokelatan. Tanaman yang terserang biasanya akan tumbuh tidak normal dan akhirnya mati.

Baca Juga: Pupuk Pembesar Buah Anggur, Dukung Pertumbuhan & Hasil Panen Melimpah

Busuk Buah

Busuk buah biasanya disebabkan oleh jamur Ceratocystis paradoxa yang dikenal juga sebagai jamur busuk hitam. Penyakit ini umumnya menyerang buah nanas yang sudah matang atau baru dipanen. Gejalanya terlihat dari buah yang menjadi lunak, berair, berwarna gelap, dan mengeluarkan bau tidak sedap. Luka pada kulit buah nanas sering menjadi pintu masuk jamur penyebab penyakit busuk buah.

Bercak Daun

Penyakit bercak daun disebabkan oleh jamur Pestalotia sp. atau Phyllosticta sp. yang menyerang permukaan daun nanas. Gejalanya berupa bercak kecil berwarna cokelat atau kehitaman yang lama-kelamaan melebar dan menyebabkan daun mengering. Kondisi lembap dan sirkulasi udara yang buruk sangat mendukung perkembangan penyakit ini.

Busuk Pangkal

Penyakit busuk pangkal disebabkan oleh jamur Thielaviopsis paradoxa yang menyerang bagian pangkal batang tanaman nanas. Gejalanya adalah batang bagian bawah yang membusuk dan berwarna hitam sehingga tanaman mudah roboh dan pertumbuhannya terhenti. Penyakit tanaman nanas ini sering muncul akibat luka pada batang saat penanaman atau pemeliharaan.



6 Cara Mudah Mengobati Penyakit pada Tanaman Nanas

Untuk mengatasi penyakit tanaman nanas, diperlukan perawatan yang tepat agar tanaman cepat pulih dan kembali produktif. Ini dia cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk mengobati sekaligus menjaga kesehatan tanaman nanas secara alami dan berkelanjutan.

Gunakan Bibit Sehat dan Tahan Penyakit

Langkah pertama dalam mengobati sekaligus mencegah penyakit pada tanaman nanas adalah dengan menggunakan bibit nanas yang sehat, bebas jamur, dan berasal dari indukan unggul. Bibit yang sudah terinfeksi sejak awal akan menyebarkan penyakit ke seluruh lahan sehingga sulit dikendalikan. Sebelum ditanam, sebaiknya rendam bibit dalam larutan fungisida atau bahan organik pengendali penyakit selama beberapa menit untuk mematikan spora jamur dan bakteri yang menempel.

Perbaiki Drainase dan Kondisi Tanah

Sebagian besar penyakit tanaman nanas disebabkan oleh kelembapan tinggi dan air yang menggenang. Oleh karena itu, pastikan lahan memiliki drainase yang baik dan tidak terlalu padat. Tanah yang gembur dan tidak becek akan membantu akar bernapas dengan baik serta mencegah jamur penyebab busuk akar dan busuk hati. Jika memungkinkan, buat bedengan atau parit kecil agar air hujan bisa mengalir lancar keluar dari area tanam.

Lakukan Pemangkasan dan Sanitasi Rutin

Pemangkasan daun nanas yang sudah tua, kering, atau terinfeksi penting dilakukan secara rutin agar penyakit tidak menyebar. Daun dan sisa tanaman yang terinfeksi sebaiknya dibakar atau dibuang jauh dari area kebun. Selain itu, peralatan berupa pisau dan cangkul juga perlu dibersihkan setelah digunakan untuk menghindari penularan jamur atau bakteri antar tanaman nanas.

Lakukan Pemupukan yang Tepat

Pemupukan berperan besar dalam menjaga daya tahan tanaman terhadap penyakit. Salah satu cara efektif adalah dengan menggunakan rangkaian pupuk organik GDM yang mampu memperkuat sistem imun tanaman dan memperbaiki kondisi tanah secara alami. Berikut adalah rangkaian pupuk GDM yang perlu Anda gunakan:

  • GDM SAME: Untuk memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan aktivitas mikroba baik.
  • GDM Black BOS: Untuk mengaktifkan kembali unsur hara tanah dan memperbaiki tanah yang kurang optimal.
  • Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Buah-buahan (GDM Buah): Untuk menutrisi tanaman dari akar hingga daun, meningkatkan kekebalan tanaman terhadap penyakit, serta memperbaiki kualitas buah nanas.
  • Pupuk Organik GDM Granule: Untuk menjaga keseimbangan nutrisi jangka panjang dan membantu pembentukan buah nanas yang berkualitas tinggi.


Gunakan Pengendalian Hayati atau Organik

Selain fungisida kimia, penggunaan pengendali hayati berbasis mikroba juga bisa menjadi alternatif ramah lingkungan. Misalnya, menggunakan agen hayati seperti Trichoderma atau jamur baik untuk menekan jamur patogen di tanah. Cara ini tidak hanya mengobati penyakit, tetapi juga memperkaya mikroorganisme baik di sekitar akar.

Kendalikan Hama dan Penyakit Sejak Dini

Selain jamur, penyakit pada nanas sering kali diperparah oleh serangan hama yang dapat membuka jalan bagi infeksi sekunder. Gunakan pestisida nabati berbahan alami, seperti ekstrak daun mimba, bawang putih, atau serai, untuk mengendalikan hama tanpa merusak ekosistem tanah. Lakukan penyemprotan secara berkala, terutama pada musim hujan saat kelembapan tinggi.

Petunjuk Pemakaian Rangkaian Pupuk GDM untuk Mengobati Penyakit Tanaman Nanas

Agar pengobatan tanaman nanas lebih optimal, penggunaan rangkaian pupuk GDM perlu dilakukan sesuai tahap pertumbuhan tanaman. Berikut petunjuk lengkap pemakaian pupuk GDM dari awal pengolahan lahan hingga masa produksi untuk membantu mengobati sekaligus mencegah penyakit tanaman nanas.

Pengolahan Lahan (-7 HST)

Pencegahan penyakit tanaman nanas dapat dimulai dari pengolahan lahan dengan menggunakan GDM SAME dan GDM Black BOS. Sebarkan GDM SAME sebanyak 150 kg/Ha secara merata di lahan saat proses pengolahan tanah. Langkah ini berfungsi memperbaiki struktur tanah, meningkatkan aktivitas mikroba baik, dan menekan pertumbuhan jamur penyebab penyakit. 

Setelah itu, semprotkan GDM Black BOS sebanyak 5 kg/Ha (1 gelas per tangki) secara merata ke permukaan tanah. Produk ini berperan sebagai bioaktivator yang membantu menguraikan bahan organik dan mempercepat proses perbaikan tanah sebelum bibit ditanam.

Perendaman Bibit (0 HST)

Sebelum tanam, bibit nanas perlu direndam untuk memperkuat daya tahannya terhadap penyakit sejak awal. Campurkan GDM Spesialis Buah-buahan sebanyak 500 ml/Ha (2 gelas GDM) dengan 10 liter air hangat suhu ±40°C, kemudian rendam bibit selama 1–2 jam. Proses ini membantu membunuh jamur atau bakteri yang menempel di permukaan bibit sekaligus memberikan asupan mikroba baik agar bibit tumbuh lebih kuat dan sehat.

Pupuk I (0 – 3 Bulan)

Pada fase awal pertumbuhan, tanaman nanas membutuhkan nutrisi untuk memperkuat akar dan daun muda. Gunakan GDM Spesialis Buah-buahan sebanyak 8 liter/Ha, dengan dosis 2 gelas per tangki, lalu semprotkan secara merata ke seluruh bagian tanaman. Aplikasi dilakukan satu minggu sekali agar tanaman nanas tumbuh subur, memiliki daya tahan tinggi terhadap penyakit, dan tidak mudah layu akibat perubahan cuaca.

Pupuk II (3 – 6 Bulan)

Memasuki fase pertumbuhan vegetatif lanjutan, kebutuhan nutrisi tanaman nanas meningkat. Tingkatkan dosis GDM Buah menjadi 10 liter/Ha, dengan takaran 2 gelas per tangki, kemudian semprotkan secara merata ke seluruh bagian tanaman. Lakukan penyemprotan setiap satu minggu sekali untuk menjaga kekuatan batang, mempercepat pembentukan tunas baru, dan menekan serangan jamur maupun bakteri pada daun.

Pupuk III (6 Bulan)

Pada tahap ini, tanaman nanas mulai membentuk calon buah sehingga perlu dukungan nutrisi tambahan dari tanah. Taburkan Pupuk Organik Granule (POG) sebanyak 150 kg/Ha secara merata di daerah perakaran tanaman setiap 6 bulan sekali. Setelah itu, semprotkan kembali GDM Black BOS sebanyak 5 kg/Ha (1 gelas per tangki) ke tanah untuk mempercepat perbaikan tanah dari serangan patogen.

Pupuk IV (≥ 6 Bulan)

Setelah tanaman berumur lebih dari enam bulan atau memasuki masa pembesaran buah, lanjutkan dengan penyemprotan GDM Buah sebanyak 12 liter/Ha (2 gelas per tangki). Aplikasi dilakukan dua minggu sekali secara merata pada daun dan buah.

Tahap ini bertujuan untuk mengobati sekaligus memperkuat tanaman dari serangan penyakit pada buah nanas. Selain itu, pemupukan ini juga berfungsi untuk meningkatkan kualitas dan rasa buah nanas agar lebih manis dan segar.

Baca Juga: 4 Cara Menanam Bunga Dahlia dari Biji agar Cepat Tumbuh 

Segera Cegah & Obati Penyakit pada Tanaman Nanas dengan Rangkaian Pupuk GDM!

Rangkaian pupuk GDM bekerja aktif melindungi tanaman nanas dari serangan jamur, bakteri, serta penyakit akar yang sangat merugikan. Dengan nutrisi organik lengkap, perawatan menggunakan produk GDM mampu memperkuat ketahanan tanaman sejak awal hingga masa panen, menghasilkan buah nanas yang lebih segar dan bernilai jual tinggi.

Segera gunakan rangkaian pupuk GDM untuk mencegah sekaligus mengobati berbagai penyakit pada tanaman nanas. KLIK BANNER di bawah ini untuk membeli produk asli GDM atau berkonsultasi secara GRATIS dengan tim ahli GDM agar kebun nanas Anda tumbuh subur, produktif, dan bebas penyakit secara alami!



author-avatar

About WAHYU NURWIJAYO, SP

Seorang profesional di Industri Pertanian dengan selalu menerapkan sistem keseimbangan ekologi agar budidaya pertanian berjalan efektif & efisien serta hasil produksi meningkat