Peternakan

9 Penyebab Domba Lahir Prematur yang Sering Diabaikan Peternak Pemula 

penyebab domba lahir prematur

Salah satu masalah yang cukup sering terjadi, tetapi kerap diabaikan oleh peternak domba pemula adalah kelahiran prematur pada domba. Kondisi ini bukan hanya berdampak pada kesehatan anak domba, tetapi juga dapat merugikan secara ekonomi. Lantas, apa sebenarnya penyebab domba lahir prematur?

Anda tidak perlu bingung, karena artikel ini akan menjelaskan secara lengkap mengenai penyebab domba lahir prematur, termasuk ciri-ciri domba prematur hingga cara perawatannya. Yuk, kita pahami bersama-sama dan jaga produktivitas ternak Anda dengan lebih optimal!


Banner Artikel CTA Peternakan GDM Desktop 1
Banner Artikel CTA Peternakan GDM Mobile 1

Penyebab Domba Lahir Prematur

Kelahiran prematur pada domba dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang sering kali tidak disadari oleh peternak, terutama pemula. Berikut penyebab domba lahir prematur yang perlu Anda ketahui.

Kekurangan Nutrisi pada Induk

Asupan nutrisi yang tidak mencukupi selama masa kebuntingan menjadi salah satu penyebab domba lahir prematur yang paling utama. Induk domba yang kekurangan energi, protein, vitamin, dan mineral tidak mampu mendukung perkembangan janin secara optimal. Akibatnya, janin bisa lahir sebelum waktunya atau mengalami pertumbuhan yang tidak sempurna.

Stres Berlebih pada Induk

Stres dapat dipicu oleh berbagai hal, seperti perpindahan kandang, kepadatan ternak, cuaca ekstrem, atau perlakuan kasar. Kondisi stres memicu perubahan hormon dalam tubuh induk yang dapat menyebabkan kontraksi dini sehingga induk domba melahirkan lebih cepat dari waktu normal.

Infeksi dan Penyakit

Infeksi bakteri, virus, atau parasit dapat mengganggu kesehatan reproduksi induk domba. Beberapa penyakit tertentu bahkan secara langsung menyerang sistem reproduksi dan janin sehingga meningkatkan risiko kelahiran prematur atau keguguran.

Faktor Genetik

Genetika juga berperan dalam menentukan kualitas reproduksi domba. Induk yang memiliki riwayat reproduksi buruk atau berasal dari garis keturunan dengan masalah kebuntingan berisiko lebih tinggi mengalami kelahiran prematur.

Umur Induk yang Tidak Ideal

Induk domba yang terlalu muda atau terlalu tua cenderung memiliki kondisi tubuh yang belum atau tidak lagi optimal untuk mengandung. Hal ini dapat memengaruhi kestabilan kehamilan dan meningkatkan risiko kelahiran sebelum waktunya.

Keracunan atau Konsumsi Pakan Berbahaya

Pakan yang terkontaminasi jamur, pestisida, atau bahan beracun lainnya dapat memengaruhi kesehatan induk dan janin. Racun tersebut bisa memicu gangguan metabolisme hingga menyebabkan kontraksi dini yang berujung pada kelahiran prematur.

Trauma atau Cedera Fisik

Benturan, terjatuh, atau perkelahian antar ternak bisa menyebabkan trauma pada induk domba. Kondisi ini dapat memicu gangguan pada kandungan dan menyebabkan janin keluar sebelum waktunya.

Manajemen Kandang yang Buruk

Lingkungan kandang yang kotor, lembap, dan tidak nyaman dapat memicu stres serta meningkatkan risiko penyakit. Kondisi ini secara tidak langsung berdampak pada kesehatan induk domba dan janin sehingga meningkatkan kemungkinan kelahiran prematur.

Manajemen Kebuntingan yang Kurang Tepat

Kurangnya pengawasan selama masa kebuntingan, seperti tidak memisahkan induk bunting dari ternak lain atau tidak melakukan pemeriksaan rutin, dapat meningkatkan risiko gangguan kehamilan. Penanganan yang tidak tepat juga dapat menyebabkan cedera atau tekanan pada perut induk domba.

Meski demikian, domba lahir prematur pada dasarnya dapat dicegah dengan manajemen pemeliharaan yang baik, terutama melalui pemberian pakan bernutrisi seimbang, menjaga kondisi lingkungan tetap nyaman, serta meminimalkan stres pada induk. Selain itu, pemeriksaan kesehatan secara rutin dan pencegahan penyakit sejak dini juga berperan penting dalam menurunkan risiko kelahiran prematur pada domba.

Baca Juga: 4 Tahapan Pembibitan Sapi Perah agar Ternak Sehat dan Produktif  

Ciri-Ciri Domba Lahir Prematur

Mengetahui penyebab domba lahir prematur serta ciri-cirinya sangat penting agar Anda dapat segera melakukan penanganan yang tepat. Dengan memahami ciri-ciri domba lahir prematur berikut ini sejak awal, risiko kematian pada anak domba dapat diminimalkan dan peluang hidupnya menjadi lebih besar.

  • Ukuran tubuh anak domba lebih kecil dari normal
  • Berat badan lahir rendah
  • Bulu tipis, halus, atau belum tumbuh sempurna
  • Tubuh terlihat lemah dan kurang aktif
  • Sulit berdiri atau berjalan setelah lahir
  • Refleks menghisap (menyusu) lemah
  • Mata belum terbuka sempurna atau terlihat sayu
  • Pernapasan tidak stabil atau lemah
  • Suhu tubuh cenderung rendah (mudah kedinginan)
  • Tali pusar tampak belum berkembang sempurna

Selain ciri-ciri tersebut, perlu diketahui bahwa proses persalinan domba prematur umumnya berlangsung lebih cepat, yakni sekitar 30 menit hingga 1 jam, tergantung kondisi induk dan posisi janin. Saat melahirkan, sebaiknya induk domba dipisahkan ke kandang khusus yang bersih dan tenang agar proses persalinan lebih aman sekaligus menghindari penyebab domba lahir prematur.

Perawatan Domba Lahir Prematur

Apabila penyebab domba lahir prematur serta ciri-cirinya sudah terjadi, Anda tidak perlu khawatir karena domba prematur tetap memiliki peluang untuk bertahan hidup selama mendapatkan perawatan yang tepat dan intensif. Ini dia beberapa cara perawatan domba lahir prematur yang bisa Anda lakukan.

Menjaga Suhu Tubuh Anak Domba

Anak domba prematur sangat rentan terhadap suhu dingin karena sistem pengatur suhu tubuhnya belum sempurna. Anda perlu segera mengeringkan tubuhnya setelah lahir dan menempatkannya di kandang yang hangat. Gunakan lampu penghangat atau alas jerami kering untuk membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil.

Memastikan Asupan Kolostrum

Kolostrum (susu pertama dari induk) sangat penting karena mengandung antibodi yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Jika anak domba kesulitan menyusu, Anda dapat membantu dengan memerah susu induk lalu memberikannya secara manual menggunakan botol atau alat bantu.

Membantu Proses Menyusu

Anak domba prematur biasanya memiliki refleks menyusu yang lemah. Anda perlu membimbingnya secara perlahan agar bisa menyusu dengan baik. Lakukan secara rutin hingga anak domba mulai terbiasa dan lebih kuat.

Menjaga Kebersihan Kandang

Lingkungan yang bersih sangat penting untuk mencegah infeksi. Pastikan kandang selalu kering, bebas kotoran, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Kebersihan kandang juga akan membantu menjaga kondisi kesehatan induk dan anak domba, termasuk mencegah penyebab domba lahir prematur.

Pemberian Suplemen dan Vitamin

Untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat pemulihan, pemberian suplemen sangat dianjurkan. Salah satu yang bisa Anda gunakan adalah Suplemen Organik Cair (SOC) GDM Spesialis Peternakan. Suplemen ini 100% terbuat dari bahan-bahan organik berkualitas tinggi sehingga sangat aman untuk diberikan pada domba prematur secara rutin.


Suplemen Organik Cair GDM
Spesialis Peternakan
  • Meningkatkan Antibodi dan Menangkal Penyakit
  • Menyediakan Nutrisi Lengkap untuk Ternak
  • Meningkatkan Produktivitas dan Hasil Panen
  • Mengurangi Bau Amoniak pada Kotoran
  • Mengurangi Stress pada Hewan Ternak

Pemantauan Kondisi Secara Rutin

Anda perlu melakukan pengecekan secara berkala terhadap kondisi anak domba, seperti suhu tubuh, nafsu minum, dan aktivitasnya. Jika ditemukan tanda-tanda kelemahan atau gangguan kesehatan, segera lakukan penanganan lebih lanjut atau konsultasikan dengan tenaga ahli.

Memisahkan dari Ternak Lain Jika Diperlukan

Jika kondisi anak domba sangat lemah, sebaiknya dipisahkan sementara dari ternak lain untuk menghindari risiko terinjak atau tertular penyakit. Tempatkan di area khusus yang lebih aman dan mudah diawasi.

Baca Juga: 4 Cara Ternak Domba Tanpa Ngarit dengan Nutrisi yang Tepat 

Cara Aplikasi SOC GDM Ternak untuk Domba Lahir Prematur Agar Tumbuh Lebih Sehat 

Untuk mencegah sekaligus mengatasi penyebab domba lahir prematur, Anda dapat mengaplikasikan Suplemen Organik Cair (SOC) GDM Spesialis Peternakan secara rutin. Untuk itu, ikutilah cara aplikasi SOC GDM Ternak untuk domba lahir prematur agar tumbuh lebih sehat berikut ini.

Aplikasi I (3 Bulan Lepas Sapih)

Pada fase ini, domba prematur mulai memasuki masa pertumbuhan aktif setelah lepas dari induknya. Anda dapat mencampurkan SOC GDM Ternak dengan dosis 5 ml/ekor/hari ke dalam air minum atau combor domba pada pagi atau sore hari secara rutin.

Pada tahap ini, suplemen berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh dan memperbaiki sistem pencernaan domba. Selain itu, suplemen juga membantu memaksimalkan penyerapan nutrisi dari pakan sehingga pertumbuhan domba prematur menjadi lebih cepat dan sehat.

Aplikasi II (> 1 Tahun)

Saat domba telah berusia lebih dari 1 tahun, kebutuhan nutrisi tetap harus dijaga untuk menunjang kesehatan dan produktivitasnya. Anda tetap dapat memberikan SOC GDM Ternak dengan dosis, cara, dan waktu yang sama, yaitu 5 ml/ekor/hari yang dicampurkan ke dalam air minum atau combor dan diberikan pada pagi atau sore hari.

Pemberian berkelanjutan ini berfungsi menjaga kestabilan kondisi tubuh, meningkatkan nafsu makan, serta membantu domba yang lahir prematur tetap sehat dan tidak mudah terserang penyakit. Selain itu, cara ini juga dapat membantu Anda untuk mencegah penyebab domba lahir prematur kedepannya.

Dengan aplikasi yang rutin dan sesuai dosis, SOC GDM Ternak dapat membantu domba yang lahir prematur tumbuh lebih optimal. Selain itu, suplemen ini juga berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh sehingga domba mampu berkembang seperti domba normal lainnya.

Bantu Domba Prematur Tumbuh Lebih Kuat dengan SOC Spesialis GDM Ternak 

Suplemen Organik Cair (SOC) GDM Spesialis Ternak hadir sebagai solusi efektif untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki sistem pencernaan, serta memaksimalkan penyerapan nutrisi pada domba Anda. Dengan kandungan 100% organiknya, suplemen ini mampu mendukung pertumbuhan domba prematur agar lebih optimal secara alami.

Ayo, segera gunakan SOC GDM Ternak dan bantu domba prematur Anda tumbuh lebih kuat. Untuk pemesanan suplemen GDM atau konsultasi GRATIS dengan tim ahli GDM, langsung saja KLIK BANNER yang tersedia di bawah ini!


Banner Artikel CTA Peternakan GDM Desktop 2
Banner Artikel CTA Peternakan GDM Mobile 2

author-avatar

About drh. Karinadintha Marsya Rachman

Konsultan Dalam Bidang Peternakan Hingga Hewan Peliharaan