Peternakan

6 Cara agar Sapi Lahap Makan Jerami Tanpa Pilih-Pilih & Bobot Naik 

cara agar sapi lahap makan jerami

Pernahkah Anda menghadapi sapi yang justru memilih-milih saat diberi jerami? Kebiasaan ini sering membuat proses penggemukan menjadi kurang optimal dan cukup merugikan biaya pakan sapi. 

Lantas bagaimana cara agar sapi lahap makan jerami tanpa pilih-pilih? Tentunya Anda perlu memahami faktor penyebab yang membuat sapi sulit makan jerami yang sudah disediakan oleh peternak.

Bisa saja situasi ini dipengaruhi karena kualitas pakan atau kondisi kesehatan ternak yang kurang optimal? Untuk mengetahui penjelasan lengkapnya, berikut simak cara agar sapi lahap makan jerami!


Banner Artikel CTA Peternakan GDM Desktop 1
Banner Artikel CTA Peternakan GDM Mobile 1

Apakah Jerami Bagus untuk Sapi?

Seperti yang diketahui, jerami padi mengandung serat kasar, lignin, serta sedikit protein yang berfungsi menjaga sistem pencernaan sapi tetap aktif. Meski begitu, jerami tidak cukup jika diberikan sebagai pakan utama karena kandungan nutrisinya tergolong rendah.

Sehingga, cara agar sapi lahap makan jerami tentu harus didukung dengan pakan utama sapi agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi. Selain itu, jerami sebaiknya diolah melalui fermentasi menggunakan bahan seperti EM4, tetes tebu, dan dedak agar nilai proteinnya meningkat dan lebih mudah dicerna. 

Karena sapi tetap membutuhkan jerami setiap hari sebagai sumber serat untuk membantu proses memamah biak. Tetapi, cara agar sapi lahap makan jerami harus dikombinasikan dengan pakan lain untuk bisa meningkatkan bobot secara bertahap.

Baca Juga: 6 Cara Budidaya Sapi Perah yang Tepat agar Ternak Sehat dan Produktif 

6 Cara Agar Sapi Lahap Makan Jerami

Supaya sapi tidak lagi pilih-pilih pakan, terapkan pemberian pakan jerami secara bertahap. Sebaiknya, lakukan sejak sapi lepas dari fase sapih agar rencana menaikan bobot ternak bisa lebih efektif.

Mulai Kenalkan Jerami Secara Bertahap

Segera mulai mengenalkan jerami saat sapi sudah terbiasa dengan pakan hijauan harian. Berikan jerami dalam jumlah sedikit terlebih dahulu, lalu tingkatkan secara bertahap setiap hari.

Langkah ini membantu sapi menyesuaikan tekstur dan aroma pakan tanpa merasa terkejut. Cara bertahap seperti ini penting dalam cara agar sapi lahap makan jerami hingga dewasa.

Pilih Jerami yang Bersih dan Berkualitas

Pastikan jerami yang Anda berikan dalam kondisi kering, bersih, dan tidak berjamur. Hindari memberikan pakan jerami yang berdebu, berbau apek, atau terlihat busuk dan kusam.

Jerami berkualitas lebih mudah diterima sapi karena aromanya masih cukup alami. Karena bahan pakan yang baik akan membuat sapi lebih nyaman saat mulai mengonsumsinya.

Campurkan dengan Hijauan Segar

Setelah sapi mulai terbiasa memakan jerami, campurkan jerami dengan hijauan segar secara merata. Anda bisa memakai rumput gajah, lamtoro, atau gamal untuk menambah aroma pakan.

Campuran ini membuat rasa pakan lebih menarik dan teksturnya tidak terlalu kering. Metode ini membantu meningkatkan konsumsi pakan sehari-hari secara lebih alami dan stabil.

Lakukan Fermentasi Jerami

Jika sapi masih kurang lahap, Anda dapat mengolah jerami melalui fermentasi terlebih dahulu. Proses fermentasi membantu memperbaiki aroma, tekstur, dan nilai cerna jerami bagi ternak.

Jerami dari hasil fermentasi umumnya lebih lunak, lebih wangi, dan lebih disukai sapi. Tahap ini termasuk langkah efektif dalam mengupayakan cara agar sapi lahap makan jerami.

Simpan Jerami dengan Cara yang Tepat

Untuk memastikan ketersediaan pakan sapi, jerami perlu disimpan di tempat kering dengan sirkulasi udara yang baik. Penyimpanan yang benar membantu menjaga kualitas jerami tetap aman saat akan diberikan.

Jika tempat penyimpanan lembap, jerami akan lebih mudah berjamur dan cepat ditolak sapi. Kondisi pakan yang tetap baik akan mendukung nafsu makan ternak setiap hari.

Tambahkan Suplemen Organik Cair GDM 

Jika pola makan mulai terbentuk, Anda bisa menambahkan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak. Aplikasikan 10 ml atau setara 1 tutup kemasan ke dalam air minum atau combor pakan ternak sapi.

Gunakan suplemen ini sejak sapi berusia 3 bulan (lepas sapih) hingga sapi berusia lebih dari 1 tahun. Aplikasikan secara rutin setiap pagi atau sore hari saat sapi diberi pakan jerami.


Banner Promo Suplemen Organik Cair Spesialis Peternakan GDM
Banner Mobile Promo Suplemen Organik Cair Spesialis Peternakan GDM

Cara Membuat Jerami Sehat agar Sapi Lebih Berbobot dengan SOC GDM

Jerami padi sebenarnya bisa diubah menjadi pakan yang lebih bernilai jika diolah dengan langkah tepat. Saat fermentasinya benar, jerami tidak hanya lebih disukai sapi, tetapi juga membantu penggemukan berjalan lebih optimal.

Siapkan Bahan Fermentasi Jerami

Anda perlu menyiapkan 1 ton jerami padi kering yang bersih dan tidak busuk. Siapkan juga 6 kg molases, 10 liter SOC GDM Ternak, dan air.

Gunakan terpal, alat siram, serta tempat penyimpanan rapat untuk proses fermentasi jerami. Persiapan bahan yang lengkap memudahkan cara agar sapi lahap makan jerami sejak awal.

Layukan Jerami Sesuai Kadar Air

Sebelum difermentasi, Anda perlu melayukan jerami hingga kadar air mencapai 60 persen. Proses pelayuan biasanya memerlukan waktu sekitar 1 hari pada kondisi cuaca cerah.

Kondisi ini penting agar jerami tidak terlalu basah saat proses fermentasi berlangsung. Jerami dengan kelembapan tepat akan lebih mudah diurai mikroba selama pemeraman berlangsung.

Susun Jerami Secara Bertahap

Hamparkan jerami di atas terpal, lalu susun setebal 20 sampai 30 cm. Ketebalan lapisan ini membantu larutan fermentasi meresap lebih merata ke seluruh bahan.

Jangan langsung menumpuk terlalu tebal karena jerami sulit terfermentasi secara seimbang. Susunan bertahap seperti ini membuat hasil fermentasi lebih rapi dan tidak mudah gagal.

Siram Larutan Molases dan Suplemen Organik

Campurkan molases, SOC GDM Ternak, dan air secukupnya hingga larut merata sempurna. Setelah itu, siramkan larutan tersebut ke permukaan jerami secara merata dan perlahan.

Ulangi susunan jerami lalu siram kembali hingga semua bahan habis terpakai. Tahap ini sangat penting dalam cara agar sapi lahap makan jerami lebih efektif.


Suplemen Organik Cair GDM
Spesialis Peternakan
  • Meningkatkan Antibodi dan Menangkal Penyakit
  • Menyediakan Nutrisi Lengkap untuk Ternak
  • Meningkatkan Produktivitas dan Hasil Panen
  • Mengurangi Bau Amoniak pada Kotoran
  • Mengurangi Stress pada Hewan Ternak

Tumpuk Jerami Hingga 1,5 Meter

Setelah disiram, tumpuk kembali jerami berlapis hingga mencapai tinggi sekitar 1,5 meter. Pastikan setiap lapisan tetap terkena larutan agar proses fermentasi berjalan lebih optimal.

Susunan yang padat membantu menciptakan kondisi ideal bagi aktivitas mikroorganisme fermentasi. Jerami yang tersusun rapi biasanya menghasilkan tekstur lebih lembut dan aroma lebih disukai.

Simpan Pakan Jerami Selama 21 Hari

Setelah penumpukan selesai, tutup rapat jerami agar udara luar tidak mudah masuk. Simpan bahan fermentasi selama 21 hari dan tidak perlu dibalik selama pemeraman.

Selama masa ini, mikroorganisme bekerja mengurai serat jerami menjadi lebih lunak. Hasil akhirnya membuat jerami lebih mudah dicerna dan mendukung peningkatan bobot sapi.

Baca Juga: 4 Cara Efektif Mengatasi Penyakit LSD pada Sapi agar Ternak Tetap Produktif  

Tingkatkan Konsumsi Jerami Sapi Lebih Optimal dengan SOC GDM Spesialis Ternak!

Jangan biarkan sapi ternak Anda pilih-pilih pakan lagi! Saatnya tingkatkan bobot sapi untuk menghasilkan daging tebal dan sehat dengan mengaplikasikan suplemen organik supaya cara agar sapi lahap makan jerami bekerja dengan efektif.

Suplemen Organik Cair GDM dirancang dengan nutrisi lengkap berupa teknologi mikroorganisme yang unggul sehingga mampu meningkatkan nafsu makan ternak sapi. Yuk, dukung ternak sapi lebih optimal dengan konsultasi bersama tim ahli GDM! Klik banner di bawah ini untuk memulainya, Gratis!


Banner Artikel CTA Peternakan GDM Desktop 3
Banner Artikel CTA Peternakan GDM Mobile 3

author-avatar

About drh. Karinadintha Marsya Rachman

Konsultan Dalam Bidang Peternakan Hingga Hewan Peliharaan