5 Cara Mencangkok Pohon Kakao agar Cepat Berakar & Tumbuh

Cangkok merupakan salah satu metode lama untuk menanam pohon karena terbukti mampu mempercepat proses pertumbuhan akar. Melalui teknik ini, Anda dapat memastikan sifat genetik unggul dari tanaman induk menurun secara sempurna pada bibit yang baru.
Metode cangkok tersebut tidak hanya berhasil untuk tanaman buah pada umumnya. Tetapi juga sudah banyak diaplikasikan pada cara mencangkok pohon kakao di perkebunan maupun pemukiman.
Cara mencangkok pohon kakao memang sangat hemat biaya dan efisien untuk memaksimalkan produktivitas lahan pertanian. Ini dia penjelasan mengapa metode cangkok bisa menjadi pilihan tepat untuk mempercepat pertumbuhan menanam pohon kakao!


Kenapa Metode Cangkok Banyak Dipilih untuk Budidaya Kakao?
Cara mencangkok pohon kakao kini menjadi salah satu metode yang cukup populer digunakan untuk budidaya tanaman penghasil cokelat. Metode ini terbukti ampuh bisa menghasilkan bibit berkualitas dari induk pohon yang unggul.
Keunggulan ini tentu bisa mencegah risiko penurunan mutu hasil panen di kemudian hari. Selain itu, metode cangkok bisa membuat masa panen yang tiba jauh lebih awal, sebab tanaman hasil perbanyakan ini mampu berproduksi secara optimal hanya dalam waktu 9 bulan hingga 1 tahun saja.
Melalui proses ini, Anda juga memiliki kendali penuh untuk mempertahankan berbagai karakteristik unggul dari pohon indukan. Anda juga bisa menikmati produktivitas yang melimpah, rasa biji premium, hingga ketahanan ekstra terhadap serangan hama dan penyakit.
Baca Juga: 6 Penyakit pada Tanaman Kakao dan Cara Pengendaliannya yang Tepat
5 Cara Mencangkok Pohon Kakao agar Cepat Tumbuh
Mempraktikkan teknik cangkok sebenarnya cukup praktis agar pohon tumbuh kokoh dan panen lebih cepat. Berikut beberapa tahapan yang bisa Anda lakukan untuk mencangkok pohon kakao!
Pilih Pohon dan Cabang Indukan Berkualitas
Langkah pertama adalah pilih pohon indukan yang sehat dan berproduksi maksimal. Pastikan tanaman tersebut sama sekali tidak memiliki riwayat serangan hama maupun penyakit.
Anda harus mencari cabang lurus dengan ukuran diameter sekitar dua sentimeter saja. Pilih ranting berkayu cokelat yang usianya sudah cukup matang untuk Anda biakkan.
Kupas Kulit dan Bersihkan Kambium
Setelah cabang terpilih, sayat perlahan kulit batang secara melingkar sepanjang 10 cm. Kerok lendir kambium pada area sayatan tersebut hingga menjadi sangat bersih.
Tahapan ini sangat pentingndalam cara mencangkok pohon kakao agar akar cepat tumbuh. Usap permukaan kayu perlahan untuk memastikan bagian tersebut sudah kering dan kesat.
Oleskan Zat Pengatur Tumbuh
Siapkan hormon perangsang akar untuk mempercepat kemunculan serabut akar pada batang sayatan. Oleskan cairan perangsang tersebut secara merata pada bagian ujung atas sayatan batang.
Pemberian hormon ini memicu sel tanaman untuk segera membentuk jaringan perakaran baru. Anda bisa menggunakan produk kemasan yang banyak tersedia di berbagai toko pertanian.
Tutup Sayatan dengan Media Tanam
Siapkan campuran tanah humus gembur sebagai media pembungkus untuk menutupi luka sayatan. Balut seluruh area sayatan menggunakan media tersebut secara rapat dan sangat teliti.
Bungkus gumpalan tanah menggunakan lembaran plastik bening agar kelembapannya selalu terjaga optimal. Ikat kedua ujung pembungkus memakai tali rafia secara kuat supaya tidak bergeser.
Potong dan Pindahkan Bibit Baru
Amati perkembangan serabut akar kecokelatan yang menembus lapisan plastik bening. Apabila akar sudah lebat, potong bagian bawah cabang cangkokan secara perlahan saja.
Pindahkan bibit tersebut ke dalam wadah tanam baru pada tempat yang sangat teduh. Keberhasilan cara mencangkok pohon kakao ini akan menjamin kualitas kebun Anda nantinya.


Panduan Perawatan Pohon Kakao Pasca Cangkok yang Benar
Setelah berhasil mencangkok pohon kakao seperti panduan di atas, langkah selanjutnya lakukan perawatan yang tepat agar tanaman bisa tumbuh semakin subur. Berikut panduan yang bisa Anda lakukan!
Jaga Kelembapan Tanaman
Anda wajib menyiram tanaman secara rutin setiap pagi agar kelembapan tanah selalu terjaga. Pastikan ketersediaan air cukup memadai tanpa membuat genangan pada bagian dasar wadah tanam.
Gunakan sungkup plastik untuk menekan tingkat penguapan selama masa adaptasi awal. Langkah pemeliharaan ini menyempurnakan cara mencangkok pohon kakao agar perakaran baru makin kuat.
Berikan Pupuk Secara Berkala
Berikan asupan rangkaian Pupuk Organik GDM selama masa pencangkokkan pohon kakao. Aplikasikan Pupuk Organik Granule sebanyak 160kg atau setara 150gr/ pohon, diaplikasikan sebanyak 6 bulan sekali.
Selain itu, gunakan GDM Black BOS sebanyak 10kg atau sekitar 1 gelas air mineral/ tangki. Diaplikasikan selama 6 bulan sekali dengan cara menyemprotkannya ke sekitar perakaran pohon kakao.
Kemudian gunakan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Perkebunan sebanyak 8 liter. Semprotkan pupuk secara merata ke seluruh tanaman dan aplikasikan rutin sebanyak 1 bulan sekali.
Cegah Serangan Hama dan Penyakit
Tunas muda yang baru tumbuh biasanya amat rentan terhadap berbagai serangan hama berbahaya. Anda perlu menyemprotkan cairan pestisida nabati secara rutin demi memberikan perlindungan daun maksimal.
Pastikan seluruh bagian tanaman selalu terbebas dari ancaman kutu putih dan ulat daun. Perawatan intensif pasca cara mencangkok pohon kakao ini menjamin tanaman tumbuh amat sehat.
Bersihkan Gulma Area Tanam
Anda harus rajin mencabut rumput liar yang tumbuh subur dekat area pembibitan kakao. Kehadiran gulma tersebut amat merugikan karena berpotensi merebut nutrisi penting dari dalam tanah.
Bersihkan tanaman pengganggu secara perlahan agar sama sekali tidak merusak perakaran bibit muda. Sanitasi lingkungan yang terjaga akan menghindarkan bibit andalan Anda dari bahaya infeksi jamur.
Berapa Lama Pohon Kakao Tumbuh Hasil Cangkok?
Pohon kakao dari hasil cangkok menawarkan keistimewaan luar biasa karena mampu mulai berproduksi hanya dalam kurun waktu 1-2 tahun setelah masa tanam. Masa tunggu tersebut tentu terasa sangat singkat dan menguntungkan.
Jika dibandingkan dengan metode penanaman dari biji, lazimnya bisa memakan waktu hingga 4 tahun. Menariknya lagi, tanaman andalan ini sudah sanggup menghasilkan buah meskipun postur batangnya masih relatif pendek, sehingga proses perawatan harian hingga tahap pemetikan menjadi sangat praktis.
Bibit istimewa tersebut juga dijamin membawa seluruh sifat genetik yang persis dengan indukannya, sehingga kualitas hasil perkebunannya juga sudah sangat teruji. Setelah pohon muda memunculkan bakal bunga, buah kakao yang terbentuk membutuhkan waktu pematangan sekitar 5-6 bulan sebelum benar-benar siap untuk dipetik.
Baca Juga: 8 Cara Merawat Pohon Kakao yang Sudah Tua agar Tetap Subur & Berbuah Lebat
Kenapa Perlu Pakai Rangkaian Pupuk GDM untuk Merawat Pohon Kakao?
Cara mencangkok pohon kakao harus didukung dengan menggunakan rangkaian produk GDM untuk menjamin panen yang melimpah di lahan kebun Anda. Ini dia beberapa manfaat yang bisa menjadi salah satu alasan mengapa Anda harus mengandalkan produk GDM!
- Memperbaiki sifat biologis, menggemburkan lahan, dan menetralkan kadar pH tanah
- Merangsang pembentukan serabut akar baru yang jauh lebih kuat dan sehat
- Mengurai limbah beracun di area perakaran.
- Menyuplai asupan nutrisi makro maupun mikro untuk memperkokoh struktur batang
- Melindungi seluruh bagian tanaman dari ancaman infeksi jamur patogen
- Menghasilkan ukuran helaian daun guna mengoptimalkan proses fotosintesis
- Memicu bunga yang lebih lebat sekaligus mencegah risiko kerontokan
- Mengoptimalkan fase pembesaran buah serta meningkatkan kualitas biji cokelat
Rangkaian perawatan organik ini tentu harus dilakukan secara konsisten agar berdampak dalam jangka waktu yang panjang. Saatnya sempurnakan cara mencangkok pohon kakao Anda untuk hasil panen yang berlimpah!
Maksimalkan Pertumbuhan Pohon Kakao Pasca Cangkok dengan Pakai Rangkaian Pupuk GDM!
Penerapan teknik cangkok ini bisa menjadi solusi paling brilian untuk menghasilkan pohon berbuah cepat dengan kualitas panen yang unggul. Meski demikian, cara mencangkok pohon kakao harus lebih maksimal dengan mengandalkan pupuk organik yang berkualitas!
Rangkaian pupuk GDM bisa menjadi pilihan utama yang menguntungkan untuk mempercepat proses pertumbuhan pohon kakao yang ditanam melalui metode pencangkokkan.
Segera wujudkan potensi keuntungan tanpa batas dari kebun Anda hari ini, klik banner di bawah untuk konsultasi eksklusif bersama tim ahli GDM sekarang juga!




















