6 Jenis Hama pada Tomat & Cara Mengatasinya yang Tepat

Hama sering menyerang tanaman tomat yang bisa membuat daun berlubang, buah busuk, layu, hingga pertumbuhan terhambat. Masalah ini biasanya muncul akibat serangan organisme pengganggu yang sulit dikenali sejak awal. Jika dibiarkan, hasil panen bisa menurun drastis, kualitas buah memburuk, dan biaya perawatan tanaman menjadi lebih tinggi.
Oleh karena itu, sebagai petani Anda perlu memahami apa saja jenis hama pada tomat hingga cara mengatasinya yang tepat. Dengan mengenali ciri serangan dan cara penanganannya, risiko gagal panen dapat dikurangi dan tanaman bisa tumbuh lebih sehat serta produktif.


6 Jenis Hama pada Tomat yang Sering Menyerang
Agar tahu cara mengendalikan hama yang tepat, maka Anda perlu mengetahui berbagai jenis hama pada tomat yang sering menyerang. Selain itu, kenali juga gejala atau ciri dari jenis hama pada tomat.
Kutu Daun atau Thrips Tomat
Kutu daun thrips memiliki panjang sekitar 1 mm dan berwarna hitam. Hewan ini menyerang bagian daun tanaman, mengganggu proses fotosintesis karena menyerap cairan dari daun. Dampaknya bisa menyebabkan daun berubah warna menjadi putih, bahkan mengering dan mati jika serangan sudah parah.
Ulat Buah Tomat
Ulat buah tomat menyerang daun, bunga, dan buah tanaman tomat. Karakteristik dari ulat buah tomat adalah memiliki panjang tubuh sekitar 3 cm, dengan warna tubuh berkisar dari cokelat hingga hitam, dan ditutupi oleh bulu-bulu halus.
Kutu Daun Aphis Hijau pada Tomat
Kutu daun yang dikenal sebagai kutu hijau adalah serangga dengan panjang tubuh sekitar 2 mm dan berwarna coklat hingga hitam.
Biasanya, kutu hijau ini menyerang bagian bawah daun tanaman tomat. Tanda-tanda serangan kutu hijau meliputi tanaman yang kerdil, daun yang jelek dan mengeriting, serta secara perlahan daun menjadi rapuh dan akhirnya gugur. Kutu hijau juga dapat menyebarkan virus, yang berpotensi menyebabkan penyakit virus pada tanaman tomat, yang bisa fatal.
Penyakit virus dapat sangat berbahaya dan berpotensi menyebabkan kematian tanaman. Jika kutu hijau tidak segera dikendalikan, tanaman dapat mati.
Ulat Tanah
Ciri khas dari serangan hama ini adalah terpotongnya tanaman di bagian pangkal batangnya, yang akan mengakibatkan kerusakan dan kematian tanaman.
Lalat Buah
Hama ini memiliki ukuran sekitar 8 mm, berwarna tubuh hijau kehitaman, dan memiliki sayap transparan. Pada tahap belatung muda, mereka berwarna putih dan kekuningan ketika akan dewasa di daging tomat.
Tanaman tomat yang terinfeksi oleh hama ini akan mengalami pembusukan dan terdapat belatung di dalamnya.
Ulat Grayak
Tanaman tomat yang terkena serangan hama ini ditandai dengan lubang-lubang pada permukaan daun bagian atas dan kerusakan pada tulang daun, menyebabkan daun tidak rata.
Baca Juga: 6 Cara Merawat Tomat di Musim Hujan agar Tidak Layu dan Tumbuh Subur
Dampak Hama pada Tanaman Tomat yang Perlu Diwaspadai
Serangan hama pada tanaman tomat dapat menyebabkan berbagai kerusakan, mulai dari daun berlubang, batang rusak, tanaman layu, hingga buah yang busuk atau cacat. Kondisi ini membuat pertumbuhan tanaman terganggu dan hasil panen menjadi tidak maksimal.
Selain menurunkan kualitas dan jumlah produksi, hama juga dapat membuat tanaman lebih rentan terserang penyakit. Jika tidak segera ditangani, serangan yang terus berkembang bisa memicu gagal panen dan meningkatkan biaya perawatan tanaman.


Cara Mengatasi Berbagai Jenis Hama pada Tomat
Hadirnya hama tentu tidak terlepas dari cara mengatasinya. Berbagai jenis hama pada tomat bisa Anda cegah dengan melakukan beberapa langkah berikut ini.
Pengendalian Kutu Daun
Untuk mengatasi masalah ini, dapat dilakukan penyemprotan insektisida sesuai dosis yang direkomendasikan. Untuk pencegahan, membersihkan gulma di sekitar tanaman tomat dianjurkan, karena kutu daun thrips biasanya bersembunyi di gulma.
Pengendalian Ulat Buah Tomat
Akibat serangan ulat buah tomat terhadap buah tomat bisa terlihat dari munculnya lubang di sekitar buah. Secara bertahap, buah tomat dapat terinfeksi dan akhirnya membusuk.
Untuk mengendalikan populasi ulat buah tomat, beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah memasang perangkat dengan cahaya ultraviolet untuk menarik dan membunuh telur serta ulatnya, serta membersihkan tanaman liar di sekitar tanaman tomat.
Pengendalian Kutu Daun Aphis Pada Tomat
Kendali terhadap kutu hijau dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan area budidaya dari tanaman inang dan menggunakan akarisida yang mengandung bahan aktif abamectin.
Pengendalian Ulat Tanah
Untuk mengendalikan hama ini, sanitasi lahan atau kebun sangat penting. Selain itu, penggunaan insektisida dengan dosis yang sesuai juga dapat dilakukan melalui penyemprotan.
Pengendalian Lalat Buah
Untuk mengendalikan hama ini, beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain adalah melakukan pengolahan tanah dengan benar, membuat perangkap, atau jika tanaman sudah terinfeksi, dapat dilakukan pemetikan tomat dan membakarnya agar infeksi tidak menyebar ke buah lainnya.
Pengendalian Ulat Grayak
Untuk mengatasi hama ini, cara pengendaliannya bisa dilakukan dengan memangkas daun yang terinfeksi atau dengan penyemprotan insektisida sesuai dosis.
Baca Juga: Pupuk Perangsang Buah Tomat, Efektif Tingkatkan Hasil Panen
Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) GDM untuk Menjaga Metabolisme pada Tomat
Nah Anda, meskipun hama tanaman dapat teratasi dengan sejumlah langkah afeksi seperti penyemprotan insektisida, namun Anda juga perlu menjaga metabolisme tanah dan tanaman agar tomat bisa terjaga kualitasnya dan tidak mudah terserang hama dan penyakit.
Sejumlah rangkaian produk dari GDM seperti Pupuk Organik Cair Spesialis Pangan, GDM Black Bos dan GDM SaMe akan membantu Anda untuk menjaga kesuburan, kesehatan dan kualitas tanah pada tanaman tomat.
Pupuk Organik Cair (POC) Khusus Pangan
Pupuk Khusus Pangan adalah pupuk organik cair yang dirancang khusus untuk tanaman pangan dan sayuran dengan tujuan meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan terhadap penyakit.
Pupuk Organik Stimulan (Black BOS)
Black BOS, atau Bio Organic Stimulan, adalah stimulan untuk memperbaiki kualitas tanah yang mengandung bakteri premium dan unsur hara makro-mikro. Fungsi utamanya adalah meningkatkan kesuburan tanah, dekomposisi polutan, mengurangi kadar logam berat, dan melindungi tanaman dari penyakit tanah.
Granul Bio Organik SaMe
Granul Bio Organik SaMe berbentuk granul dan mengandung bakteri premium serta nutrisi makro-mikro yang bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah, memberikan nutrisi pada tanaman, dan mencegah penyebaran penyakit tanah.
Dosis Penggunaan Rangkaian Pupuk GDM untuk Tanaman Tomat
Cara penggunaan rangkaian pupuk GDM untuk tomat ini terbilang mudah. Anda bisa lihat dari dosis dan cara pakai setiap pupuk sesuai dengan usia tanamannya.
Awal Tanam Tomat
Pada fase ini, sebelum Anda menanam tomat pastikan lakukan perendaman benih menggunakan POC spesialis pangan GDM dengan dosis 100 ml GDM yang dilarutkan pada 1 liter air selama 2-3 jam.
Pengolahan Tanah
Selain mempersiapkan benih, Anda juga mempersiapkan lahan pada masa usia tomat H – 7 HST. Gunakan GDM Black BOS sebanyak 5 kg dengan keterangan 1 gelas air mineral per tangki dan semprotkan pada tanah kondisi lembab atau basah. Selanjutnya gunakan GDM SaMe sebanyak 150 kg lalu tebarkan secara merata.
Pupuk I
Selanjutnya, pada tahapan pemupukan 1 ini pastikan usia tanaman antara 7-28 HST. Lanjutkan dengan menggunakan GDM Pangan sebanyak 8 liter dengan takaran 500 ml GDM per tangki dan semprotkan pada seluruh tanaman, seminggu sekali.
Pupuk II
Pada fase pupuk II ini, tomat mulai memasuki usia 30 HST. Anda bisa menggunakan GDM Black BOS dengan dosis 5 kg dengan takaran 1 gelas air mineral per tangki. Selain itu, GDM SaMe dengan dosis 100 kg dan tebar secara merata pada kebun Anda.
Pupuk III
Selanjutnya, pada fase pupuk yang terakhir ini usia tomat sudah memasuki lebih dari 35 HST. Nah, gunakan GDM Pangan untuk memperkuat tanaman dengan takaran 500 ml GDM per tangki dan semprotkan secara merata ke seluruh tanaman setiap 7 hari sekali.
Pengaplikasian rangkaian produk GDM secara rutin akan meningkatkan produktivitas dan mencegah hama pada tanaman tomat.
Atasi dan Cegah Hama Menyerang Tanaman Tomat dengan Rangkaian Pupuk GDM!
Banyaknya jenis hama pada tomat, bisa Anda cegah sejak masa awal tanam dengan pemberian pupuk secara rutin. Anda bisa menggunakan rangkaian Pupuk GDM Organik yang terbuat dari 100% bahan alami, sehingga lebih aman digunakan dalam jangka panjang dibandingkan pupuk kimia. Apalagi, Pupuk GDM ini bisa membuat tanah menjadi gembur dan subur, sehingga bisa membuat tanaman tumbuh lebih cepat serta panen melimpah.
Jadi, tunggu apalagi, segera gunakan Pupuk GDM organik untuk meningkatkan produktivitas dan hasil panen tomat Anda. Klik banner di bawah ini untuk konsultasi dengan tim Ahli GDM, Gratis!















