Tanaman Buah

7 Cara Menanam Buah Naga di Halaman Rumah agar Cepat Tumbuh

cara menanam buah naga di halaman rumah

Saat ini, banyak orang mulai mencoba berbagai cara menanam buah naga di halaman rumah karena perawatannya yang relatif mudah dan memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Apalagi tanaman ini juga dapat tumbuh dengan baik di daerah beriklim tropis seperti Indonesia.

Nah, kalau Anda juga tertarik untuk mencoba cara menanam buah naga di halaman rumah, langsung saja simak artikel di bawah ini sampai selesai. Dengan mengikuti panduan di bawah ini, kami jamin tanaman buah naga Anda akan cepat tumbuh dan menghasilkan panen yang melimpah!


Banner Artikel CTA Pertanian GDM Desktop 1
Banner Artikel CTA Pertanian GDM Mobile 1

Keunggulan Budidaya Buah Naga di Halaman Rumah

Menerapkan cara menanam buah naga di halaman rumah memiliki banyak keunggulan karena tidak membutuhkan lahan yang luas. Tanaman ini bisa ditanam di pekarangan, pot besar, atau menggunakan tiang penyangga sehingga sangat cocok untuk rumah dengan lahan sempit. Selain itu, buah naga termasuk tanaman yang cukup tahan terhadap cuaca panas dan perawatannya relatif mudah.

Keunggulan lainnya, buah naga memiliki nilai jual yang cukup tinggi karena permintaan pasar terhadap buah ini terus meningkat. Jadi, hanya dengan mengikuti cara menanam buah naga di halaman rumah, Anda bisa menikmati buah segar untuk konsumsi pribadi, sekaligus mendapatkan tambahan penghasilan dari hasil panennya.

7 Cara Menanam Buah Naga di Halaman Rumah

Menanam buah naga di halaman rumah perlu dilakukan dengan tahapan yang tepat agar tanaman dapat tumbuh subur dan cepat berbuah. Supaya tidak salah, ikuti saja panduan cara menanam buah naga di halaman rumah berikut ini

Tentukan Lokasi Tanam

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menentukan lokasi tanam yang terkena sinar matahari penuh minimal 6–8 jam per hari karena tanaman buah naga membutuhkan cahaya matahari yang cukup agar dapat tumbuh optimal. Pastikan juga area tanam tidak tergenang air saat hujan karena akar buah naga mudah membusuk apabila kondisi tanah terlalu lembap.

Lakukan Pengolahan Tanah

Sebelum menanam, tanah perlu diolah terlebih dahulu agar gembur dan subur. Bersihkan area tanam dari rumput liar, batu, maupun sisa akar tanaman lainnya. Setelah itu, cangkul tanah sedalam kurang lebih 20–30 cm agar sirkulasi udara dalam tanah menjadi lebih baik dan akar buah naga dapat berkembang dengan maksimal.

Agar tanaman buah naga cepat tumbuh, olah tanah dengan pupuk organik dari GDM, yaitu GDM SAME dan GDM Black BOS. Caranya, tebarkan 100 kg/ha GDM SAME secara merata pada tanah, kemudian semprotkan juga GDM Black BOS dosis 5 kg/ha (takaran 1 gelas per tangki semprot) secara merata ke tanah. 

Setelah itu, tebarkan pupuk dolomit sebanyak 2 ton/ha secara merata pada tanah. Selanjutnya, diamkan tanah atau media tanam selama kurang lebih 7 hari agar kandungan nutrisi dari ketiga pupuk tersebut dapat terserap secara optimal. Kombinasi ketiga pupuk ini bermanfaat untuk menggemburkan dan menyuburkan tanah, meningkatkan kualitas media tanam, serta menyediakan nutrisi penting yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh lebih optimal.

Buat Lubang Tanam

Setelah 7 hari, buat lubang tanam dengan ukuran sekitar 40 x 40 x 40 cm. Jarak antar lubang sebaiknya sekitar 2–3 meter agar pertumbuhan tanaman tidak saling mengganggu. Lubang tanam ini nantinya menjadi tempat akar berkembang sekaligus membantu tanaman berdiri lebih kokoh.

Siapkan Tiang Penyangga

Tanaman buah naga termasuk jenis tanaman merambat sehingga membutuhkan tiang penyangga untuk menopang pertumbuhannya. Anda bisa menggunakan tiang beton, kayu kuat, atau besi dengan tinggi sekitar 1,5–2 meter. Tiang ini perlu dipasang di tengah lubang tanam agar batang buah naga dapat tumbuh tegak dan mudah diarahkan.

Pilih Bibit Buah Naga Berkualitas

Gunakan bibit buah naga yang sehat, batangnya kokoh, dan bebas dari penyakit. Bibit stek biasanya lebih banyak digunakan karena pertumbuhannya lebih cepat dibandingkan bibit dari biji. Pilih batang stek yang sudah cukup tua dengan panjang sekitar 30–50 cm agar tanaman lebih cepat tumbuh.

Menanam Bibit Buah Naga

Masukkan bibit ke dalam lubang tanam sedalam sekitar 10–15 cm, lalu timbun kembali menggunakan tanah. Pastikan posisi bibit tegak dan dekat dengan tiang penyangga. Setelah itu, ikat batang secara perlahan pada tiang agar tanaman dapat tumbuh lurus dan tidak mudah roboh.

Melakukan Penyiraman Awal

Setelah proses cara menanam buah naga di halaman rumah selesai, lakukan penyiraman secukupnya untuk menjaga kelembapan tanah dan membantu bibit beradaptasi dengan lingkungan baru. Penyiraman awal ini penting agar akar lebih cepat menempel pada tanah dan tanaman tidak mudah layu setelah dipindahkan.


Banner Promo Pupuk Organik Cair GDM
Banner Mobile Promo Pupuk Organik Cair GDM

Berapa Lama Buah Naga Berbuah dari Tanam?

Buah naga umumnya mulai berbuah sekitar 8–12 bulan setelah tanam, tergantung dari jenis bibit, kondisi tanah, dan teknik budidaya yang digunakan. Jika bibit yang dipakai berkualitas baik dan cara menanam buah naga di halaman rumah dilakukan dengan benar, tanaman bisa tumbuh lebih cepat hingga memasuki masa berbunga dan berbuah.

Namun, pada beberapa kondisi, buah naga baru mulai menghasilkan buah optimal pada usia 12–18 bulan. Setelah itu, tanaman ini biasanya dapat terus berbuah secara rutin setiap musim panen asalkan tetap tumbuh sehat dan didukung lingkungan tanam yang sesuai. Oleh sebab itu, cara menanam buah naga di halaman rumah perlu disertai perawatan yang tepat dan dilakukan secara rutin agar hasil panen tetap maksimal.

Baca Juga: 7 Cara Pemangkasan Buah Naga agar Cepat Berbuah dengan Lebat

Apa Pupuk yang Bagus untuk Buah Naga?

Salah satu langkah perawatan yang bisa meningkatkan keberhasilan cara menanam buah naga di halaman rumah adalah dengan melakukan pemupukan secara rutin. Untuk mendukung pertumbuhan dan produktivitas tanaman buah naga, Anda dapat menggunakan Rangkaian Pupuk GDM yang terdiri dari GDM SAME, GDM Black BOS, Pupuk Organik Cair (POC) GDM Spesialis Buah-Buahan, dan Pupuk Organik Granule (POG).

Kelebihan dari Rangkaian Pupuk GDM adalah komposisinya yang 100% terbuat dari bahan-bahan organik sehingga tidak akan menimbulkan efek samping atau residu berbahaya. Selain itu, cara aplikasinya juga sangat mudah, yaitu sebagai berikut.

Pemupukan I (0-1 Tahun)

Pada fase awal pertumbuhan, buah naga membutuhkan asupan nutrisi yang cukup agar batang dan akar dapat berkembang dengan baik. Anda dapat mengaplikasikan POG dosis 150 kg/ha dengan cara ditebar merata di sekitar perakaran dan diaplikasikan setiap 4 bulan sekali. Selain itu, gunakan GDM Black BOS sebanyak 5 kg/ha dengan takaran 1 gelas per tangki, lalu semprotkan merata ke tanah setiap 4 bulan sekali.

Langkah terakhir, semprotkan POC GDM Buah sebanyak 8 liter/ha dengan takaran 2 gelas per tangki secara merata ke seluruh bagian tanaman. Aplikasi pupuk ini dapat dilakukan setiap 1 minggu sekali untuk membantu mengoptimalkan pertumbuhan tanaman sekaligus mendukung keberhasilan cara menanam buah naga di halaman rumah.



Pemupukan II (≥ 1 Tahun)

Setelah tanaman berumur 1 tahun atau lebih, pemupukan tetap menggunakan POG, GDM Black BOS, dan POC GDM Buah dengan dosis serta cara aplikasi yang sama seperti pada pemupukan I (satu). Namun, POG perlu diaplikasikan setiap 6 bulan sekali, sedangkan GDM Black BOS perlu diaplikasikan setiap 3 bulan sekali untuk membantu menjaga kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman yang sudah memasuki fase produktif.

Sementara itu, POC GDM Buah tetap diaplikasikan 1 minggu sekali untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman sekaligus mendukung proses pembentukan buah. Sebagai tambahan, tebarkan juga Dolomit sebanyak 2 ton/ha secara merata pada tanah. Pemberian Dolomit dapat dilakukan 1 tahun sekali atau disesuaikan dengan kondisi pH tanah agar kesuburan lahan tetap terjaga.

Baca Juga: Pupuk Perangsang Buah Naga, Optimalkan Pertumbuhan & Panen Berkualitas

Manfaat Rangkaian Pupuk GDM untuk Perawatan Buah Naga

Penggunaan Rangkaian Produk GDM untuk perawatan buah naga secara rutin sangat direkomendasikan bagi Anda yang ingin mengoptimalkan keberhasilan cara menanam buah naga di halaman rumah. Ini karena Rangkaian Pupuk GDM lebih ramah lingkungan dan memiliki beberapa manfaat sebagai berikut. 

  • Membantu mempercepat pertumbuhan tanaman buah naga
  • Menjaga kesuburan dan kegemburan tanah
  • Membantu meningkatkan perkembangan akar tanaman
  • Mendukung pertumbuhan batang dan cabang lebih optimal
  • Membantu meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit
  • Merangsang pembungaan dan pembuahan tanaman
  • Membantu meningkatkan kualitas dan ukuran buah
  • Mendukung hasil panen buah naga lebih melimpah
  • Membantu menjaga ketersediaan unsur hara dalam tanah
  • Mendukung pertumbuhan tanaman agar lebih sehat dan produktif

Itulah berbagai manfaat yang bisa Anda peroleh dari penggunaan Rangkaian Pupuk GDM pada tanaman buah naga. Dengan ini, Anda tidak perlu ragu lagi untuk mulai mencoba mempraktikkan cara menanam buah naga di halaman rumah.

Percepat Pertumbuhan Buah Naga dengan Pakai Rangkaian Pupuk GDM, Dapatkan Harga Spesial Sekarang!

Rangkaian Pupuk GDM adalah pilihan tepat bagi Anda yang ingin mempercepat pertumbuhan buah naga agar lebih subur, sehat, kuat, dan cepat berbuah. Dengan pemakaian yang teratur, tanaman buah naga Anda bisa tumbuh lebih produktif dan menghasilkan panen berkualitas secara alami.

Ayo, segera KLIK BANNER di bawah ini sekarang juga dan wujudkan panen buah naga yang lebih melimpah bersama Rangkaian Pupuk GDM. Dapatkan harga spesial serta konsultasikan kebutuhan tanaman Anda langsung dengan tim ahli GDM secara GRATIS!


Banner Artikel CTA Pertanian GDM Desktop 3
Banner Artikel CTA Pertanian GDM Mobile 3

author-avatar

About WAHYU NURWIJAYO, SP

Seorang profesional di Industri Pertanian dengan selalu menerapkan sistem keseimbangan ekologi agar budidaya pertanian berjalan efektif & efisien serta hasil produksi meningkat