Pertanian

Panduan Lengkap Menanam & Merawat Brokoli di Pot Sampai Panen

cara menanam brokoli di pot

Brokoli dikenal sebagai sayuran sehat, tapi banyak orang mengira menanamnya hanya bisa dilakukan di lahan luas atau kebun besar. Padahal, brokoli juga bisa tumbuh dengan baik di pot, bahkan di halaman sempit atau balkon rumah. Kuncinya ada pada pemilihan media tanam, perawatan yang tepat, dan memahami kebutuhan dasarnya sejak awal.

Bila Anda tertarik memiliki brokoli di kebun rumah, memahami cara menanam brokoli beserta perawatannya jadi langkah yang harus dilakukan. Langkah ini memastikan Anda untuk menghasilkan tanaman yang berkualitas, bahkan membuka peluang bisnis karena bisa dijual.

Potensi Bisnis Brokoli

Salah satu jenis sayuran hortikultura yang sangat menarik dikembangkan, yaitu brokoli. Sayuran ini memiliki jumlah permintaan yang stabil setiap harinya.

Tak heran, bila tanaman brokoli ini memiliki peluang bisnis yang sangat bagus. Salah satunya untuk Anda yang ingin memanfaatkan lahan rumah atau tidak memiliki pekarangan luas, menanam brokoli bisa menjadi alternatif bisnis rumahan.

Kebutuhan sayuran yang bisa dimanfaatkan peluang setiap harinya, apalagi permintaan sayur organik saat ini memang sangatlah menggiurkan.

Hal inilah selaras dengan permintaan sayur organik dan jenis sayuran hortikultura lainnya.  Menurut data dari BPS tahun 2025, permintaan komoditas hortikultura tumbuh sebanyak 49%.

Lahan sempit maupun tidak memiliki lahan, bukan lagi masalah jika Anda ingin berbisnis sayuran hortikultura. Terlebih sayuran hortikultura memiliki potensi permintaan yang ada setiap harinya, dan tentu saja Anda harus melihat potensi lainnya. 

Syarat Tumbuh Brokoli

Salah satu kunci penting cara menanam brokoli adalah memahami syarat tumbuhnya. Sebab, tanpa mengetahui syarat tumbuhnya, tanaman Anda akan sulit untuk tumbuh optimal.

  • Brokoli bisa tumbuh baik didaerah yang berhawa sejuk atau dataran tinggi.
  • Ketinggian tempat budidaya brokoli adalah 1000-2000 mdpl.
  • Tipe iklim yang cocok adalah daerah beriklim basah.
  • Jenis tanah yang cocok untuk brokoli adalah yang mengandung humus, gembur, porous, dan banyak mengandung bahan-bahan organik.
  • pH tanah yang optimal adalah antara 6-7.
  • Brokoli baik ditanam pada awal musim hujan atau awal musim kemarau. Ini bertujuan agar tanaman tetap mendapatkan air, namun tidak terlalu banyak. Namun jika Anda menanam di polybag, maka Anda tidak harus memperhatikan waktu tersebut, dengan syarat Anda merawat tanaman secara intensif.

Baca Juga: 5 Cara Menyemai Bibit Tomat agar Cepat Tumbuh & Panen Maksimal

Benih Brokoli

Ada banyak varietas benih brokoli yang bisa Anda pilih di pasaran. Namun, ada beberapa varietas yang disarankan untuk ditanam didalam pot agar bisa tumbuh optimal.

  • Varietas benih brokoli yang dianjurkan adalah varietas bejo ataupun benih varietas lokal lainnya yang dijual dipasaran. Namun, apapun jenis benih yang Anda pilih, pastikan Anda memilih benih yang sudah tersertifikasi dan melewati proses persiapan benih yang terstandar.
  • Umumnya, kebutuhan benih brokoli di lahan luas membutuhkan 300-350 gr/ha. Namun, jika Anda menanam dalam skala kecil di pot, maka Anda bisa menyesuaikan dengan jumlah pot/polybag yang ingin Anda pilih.

Tahapan Penyemaian Brokoli

Setelah memilih benih terbaiknya, selanjutnya Anda bisa mulai menyemai brokoli. Penyemaian brokoli ini harus dilakukan dengan benar agar nantinya benih bisa tumbuh optimal.

Namun, sebelum disemai, brokoli harus direndam kedalam air hangat dengan diberikan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan terlebih dahulu, untuk menghilangkan bibit-bibit penyakit. Ikuti cara perlakuan benih sebelum disemai dengan cara berikut:

Perendaman Benih Brokoli

  • Tuangkan 250 ml Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan kedalam 1 liter air hangat.
  • Aduk aduk hingga cairan tercampur (homogen).
  • Masukkan benih brokoli kedalam larutan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan tersebut.
  • Rendam benih brokoli tersebut selama 1 jam.
  • Setelah 1 jam perendaman, selanjutnya Anda bisa mulai mengangkat benih dan meniriskan.
  • Benih siap untuk disemaikan.

Mempersiapkan Media Persemaian Brokoli

Media persemaian memegang peranan penting dalam budidaya brokoli. Pastikan media tanam yang Anda gunakan sudah sesuai dengan syarat tumbuh brokoli, yaitu:

  • Jenis tanah yang gembur dan porous.
  • Banyak mengandung bahan-bahan organik/humus dan memiliki pH antara 6-7.

Cara memastikan media semai Anda mengandung bahan-bahan organik dan humus yang dibutuhkan, gunakan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan sebagai pupuk untuk media semai. Caranya:

  • Siapkan tanah yang sesuai kriteria diatas.
  • Letakkan media semai ke dalam wadah semai/nampan.
  • Larutkan 250 ml GDM Black BOS ke air yang sudah diisikan ke hand spray.
  • Semprot tanah hingga basah.
  • Semprotkan larutan GDM Black BOS tersebut ke media semai.
  • Pada permukaan media semai, taburkan GDM SaMe Granule Bio Organic secara merata hingga semua permukaannya tertutup.
  • Diamkan media semai hingga beberapa hari. Untuk menjaga agar bakteri dalam produk pupuk tersebut dapat terus bekerja dengan baik, sirami media persemaian secara rutin hingga media semai siap untuk digunakan.

Baca Juga: 7 Cara Pemangkasan Buah Naga agar Cepat Berbuah dengan Lebat

Teknik Penyemaian Brokoli

Cara menanam brokoli hijau dimulai dari penyemaian. Untuk memastikan brokoli dapat tumbuh dengan baik, lakukan penyemaian brokoli dengan cara berikut:

  • Benih yang sudah diberi perlakuan dengan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan ditebar pada media semai yang sudah dibuat.
  • Sirami benih dan media semai dengan air hingga basah dan lembab.
  • Tutupi media semai dengan daun pisang kering selama 2-3 hari. Ini bertujuan agar benih dapat menyemai dengan baik.
  • Setelah benih bersemi, ambil penutup daun pisang, agar pertumbuhannya tidak terhambat.
  • Lakukan perawatan dengan cara menyirami setiap hari dan memantau serangan hama, gulma dan penyakit.
  • Setelah bibit berumur 7-8 hari, bibit siap untuk ditanam ke media tanam utama.

Mempersiapkan Media Tanam Brokoli

Setelah proses penebaran benih, lanjutkan dengan persiapan media tanam brokoli. Jika Anda menanam di pot/polybag, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Siapkan tanah yang subur, gembur, porous, banyak mengandung bahan-bahan organik/humus dan memiliki pH antara 6-7.
  • Masukkan tanah tersebut kedalam pot berukuran sedang.
  • Sirami dengan air hingga basah dan lembab.
  • Larutkan 250 ml GDM Black BOS ke air yang sudah diisikan ke hand spray.
  • Semprotkan larutan GDM Black BOS tersebut ke media tanam .
  • Pada permukaan media tanam, taburkan GDM SaMe Granule Bio Organic secara merata hingga semua permukaannya tertutup.
  • Diamkan media tanam hingga 7 hari. Ini bertujuan agar bakteri dalam produk GDM Organik bisa berkembang dengan baik dan melakukan proses remediasi tanah.
  • Media tanam siap untuk ditanami.


Cara Menanam Brokoli Di Pot

Cara menanam brokoli di pot cukup mudah. Lakukan dengan cara berikut:

  • Cabut bibit yang sudah disemaikan. Pastikan bibit sudah berumur >7 hari.
  • Buat lubang pada media tanam di pot sedalam 5 cm.
  • Masukkan bibit kedalam media tanam tersebut.
  • Tutup dengan tanah bagian akar tanaman dan bagian bawahnya.
  • Sirami dengan air untuk membantu memadatkan tanah. Jika bibit doyong, segera benarkan agar tidak roboh.
  • Jika ukuran pot Anda sedang, anda bisa menaman 2 bibit ke dalam satu pot. Pastikan jarak tanam brokoli dalam pot tidak terlalu dekat, agar pertumbuhannya bisa optimal.

Pemupukan Tanaman Brokoli

Pupuk untuk brokoli yang bagus adalah pupuk organik. Sebab, pupuk organik bisa memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman secara lengkap, namun tidak memberikan dampak buruk terhadap tanaman.

Salah satu pupuk untuk brokoli yang bagus adalah rangkaian produk GDM Organik. Sebab, produk GDM Organik ini sudah mengandung unsur hara makro, mikro dan bakteri baik yang bisa mempercepat pertumbuhan tanaman.

Selain mengandung unsur hara lengkap, bakteri baik, dan organik, produk ini juga sangat mudah untuk diaplikasikan. Caranya:

  • Larutkan 250 ml GDM Black BOS ke air yang sudah diisikan ke hand spray.
  • Semprotkan larutan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan tersebut ke seluruh permukaan tanaman.
  • Penyemprotan pupuk dengan larutan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan ini perlu diaplikasikan saat tanaman berumur 7, 15, 21, 28, 25 dan 45 HST.
  • Untuk menunjang media tanam agar subur dan bisa memenuhi semua kebutuhan unsur hara tanaman secara sempurna, lakukan pemupukan tambahan saat tanaman berumur 30 HST.
  • Cara melakukan pemupukan tambahan adalah: larutkan 250 ml GDM Black BOS ke air yang sudah diisikan ke hand spray.
  • Semprotkan larutan GDM Black BOS tersebut ke media tanam .
  • Pada permukaan media tanam, taburkan GDM SaMe Granule Bio Organic secara merata hingga semua permukaannya tertutup.


Cara Merawat Tanaman Brokoli

Perawatan tanaman brokoli dalam pot lebih mudah dibandingkan dengan yang ada di lahan besar. Sebab, tanaman brokoli dalam pot umumnya ditanam disekitar rumah yang lebih mudah dipantau.

Pemeliharaan tanaman brokoli meliputi penyiraman, pengendalian OPT dan penyulaman.

Agar tanaman brokoli Anda tumbuh subur, berikut ini panduan perawatan brokoli dalam pot:

Penyiraman Tanaman Brokoli

Lakukan penyiraman pada pagi dan sore hari dalam jumlah yang sesuai. Namun, jika daerah tempat tinggal Anda tidak terlalu dingin dan kelembabannya rendah, maka lakukan penyiraman pada pagi hari saja.

Pengendalian OPT Tanaman Brokoli

Organisme pengganggu tanaman (OPT) brokoli ada cukup banyak jenisnya. Oleh karena itu, Anda harus melakukan pencegahan dan pengendalian dengan tepat.

Beberapa jenis hama penting tanaman brokoli diantaranya adalah ulat daun kubis dan ulat krop kubis.

Sedang jenis penyakit yang sering mengganggu tanaman brokoli adalah busuk hitam, busuk lunak, bercak daun dan penyakit embun tepung.

Mengetahui begitu banyak jenis OPT yang berpotensi untuk menyerang brokoli, maka Anda harus melakukan pencegahan dengan tepat. Berikut ini cara pencegahan dan penanggulangan serangan OPT tanaman brokoli:

  • Untuk mencegah serangan penyakit, lakukan pemupukan dengan menggunakan rangkaian produk GDM Organik (Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan, GDM Black BOS, dan GDM SaMe Granule Bio Organic).
  • Pengaplikasian produk GDM Organik sejak persiapan media semai ini telah terbukti bisa mencegah serangan penyakit yang bersumber dari bakteri, virus maupun jamur pada media semai maupun pada lingkungan. Ini dikarenakan produk GDM Organik mengandung bakteri baik yang dapat memusnahkan bakteri, jamur dan virus yang ada di dalam tanah maupun yang ada di
  • Jika Anda sudah memahami penyakit yang endemik di lingkungan tersebut, Anda bisa memanfaatkan musuh alami seperti parasitoid Diadegma semiclausum.
  • Disarankan untuk menggunakan tanaman tumpang sari dengan tomat untuk mencegah serangan hama dan penyakit.
  • Jika sudah terjadi serangan penyakit bengkak akar pada tanaman muda, cabut brokoli kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar ataupun dibuang ditempat yang jauh dari lahan pertanian.
  • Jika serangan berat sudah terjadi pada tanaman brokoli Anda, maka Anda bisa memanfaatkan pestisida yang tepat jenis, tepat dosis, tepat waktu dan tepat cara pengaplikasiannya. 

Penyulaman

Penyulaman tanaman brokoli perlu dilakukan saat tanaman masih muda. Umumnya, tanaman brokoli membutuhkan penyulaman saat berumur 10-15 hari setelah tanam. Ini bertujuan agar pot tanaman Anda tidak kosong jika tanaman muda mati.

Pengendalian Gulma

Selain hama penyakit, Anda juga harus memperhatikan gangguan gulma pada tanaman brokoli. Sebab, gulma yang tumbuh disekitar pot maupun didalam pot bisa menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya hama penyakit pada tanaman brokoli.
Itu adalah panduan cara merawat tanaman brokoli. Selanjutnya, setelah melewati semua rangkaian tersebut, Anda bisa mulai memanen brokoli Anda ketika sudah siap panen.

Baca Juga:Cara Menanam Caisim di Polybag, Modal Kecil Untungnya Besar

Masa Panen Brokoli

Umur panen tanaman brokoli berbeda-beda tergantung dengan jenis/varietas dan juga nutrisi yang diserap. Anda bisa mulai memanen brokoli dalam polybag ketika bunga nya sudah tampak padat dan kompak.

  • Lakukan pemanenan dengan cara memotong pangkal batangnya. Kemudian, pisahkan 6-7 helai daun pembungkus bunganya.
  • Lakukan pemanenan brokoli pada pagi hari ketikan embun sudah menguap atau sore hari sebelum embun turun.
  • Setelah dipanen, segera lakukan penyimpanan bunganya di dalam lemari pendingin (kulkas) dengan suhu <5oC agar bunga brokoli tidak layu.
  • Dengan penyimpanan didalam kulkas, bunga brokoli bisa bertahan selama lebih dari 3 minggu. Jika akan dijual, bungkus bunga (kenop) brokoli dengan plastik polythene film untuk menjaga kesegaran.

Optimalkan Pertumbuhan Tanaman Brokoli dengan Rangkaian Produk GDM, Dapatkan Sekarang!

Memahami cara menanam brokoli beserta panduan perawatannya menjadi langkah awal yang cerdas untuk Anda lakukan. Melalui pemahaman ini membantu Anda untuk menghasilkan brokoli berkualitas dan membuka peluang untuk dijual.

Terlebih, bila Anda mengkombinasikan dengan penggunaan rangkaian produk GDM, dijamin membantu pertumbuhan, mencegah penyakit, dan menghasilkan brokoli yang berkualitas tinggi. Jadi, yuk, segera dapatkan produk GDM untuk tanaman brokoli Anda. Langsung saja, tekan banner di bawah ini untuk mulai konsultasi dengan ahli GDM!



author-avatar

About WAHYU NURWIJAYO, SP

Seorang profesional di Industri Pertanian dengan selalu menerapkan sistem keseimbangan ekologi agar budidaya pertanian berjalan efektif & efisien serta hasil produksi meningkat