Peternakan

Pakan Bebek Pedaging 100 Ekor: Jenis, Kebutuhan Nutrisi dan Komposisi Pakan

Pakan bebek pedaging 100 ekor

Dalam usaha ternak bebek, pakan menjadi faktor utama yang sangat menentukan kecepatan pertumbuhan dan kualitas daging yang dihasilkan. Oleh karena itu, peternak perlu memahami bagaimana mengatur pakan bebek pedaging 100 ekor secara tepat agar kebutuhan nutrisi harian dapat terpenuhi dengan baik. 

Pemberian pakan yang sesuai tidak hanya membantu mempercepat pertumbuhan, tetapi juga menjaga kesehatan serta meningkatkan efisiensi biaya produksi. Pada dasarnya, bebek pedaging membutuhkan pakan yang mengandung protein, energi, vitamin, dan mineral dalam jumlah seimbang. 

Keseimbangan nutrisi ini berperan penting dalam mendukung perkembangan otot, meningkatkan daya tahan tubuh, serta menjaga performa ternak tetap optimal selama masa pemeliharaan. Tanpa pengelolaan pakan yang baik, pertumbuhan bebek dapat menjadi lambat dan hasil panen pun tidak maksimal.



Kebutuhan Nutrisi Pakan Bebek Pedaging 100 Ekor

Menurut rekomendasi dari NRC (1994), kebutuhan gizi dalam pakan bebek pedaging 100 ekor, khususnya pada bebek Pekin, perlu disesuaikan dengan fase pertumbuhan ternak. Setiap fase perkembangan memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda agar pertumbuhan berlangsung optimal dan efisiensi pakan tetap terjaga. 

Secara umum, kebutuhan nutrisi tersebut dibedakan menjadi dua fase utama, yaitu fase starter (0–2 minggu) dan fase grower/finisher (2–7 minggu). Agar lebih mudah dipahami, berikut ini disajikan tabel yang menjelaskan kebutuhan nutrisi bebek pedaging berdasarkan fase pertumbuhannya.

GiziFase StarterFase Grower
Protein kasar (%)2216
Energi (kkal EM/kg)2.9003.000
Metionin (%)0,400,30
Lisin (%)0,900,65
Ca (%)0,650,60
P (%)0,400,30
Lemak (%)4-73-6

Dari pemaparan pada tabel diatas dapat menjadi pertimbangan bagi Anda dalam memberikan gizi konsentrat bebek pedaging yang seharusnya. Dan dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa:

  1. Pada masa starter kebutuhan pakan bebek pedaging agar cepat besar sangat membutuhkan protein kasar, metionin, lisin, Ca, P dan lemak.
  2. Hal itu terjadi karena masa starter pada anak bebek (DOD/Day Old Duck) sangat membutuhkan nutrisi untuk mendukung pertumbuhan jaringan tubuh (kulit, daging, otot , bulu dan tulang) dan beradaptasi dengan lingkungan baru (terkhusus terhadap suhu).
  3. Pada usia grower kebutuhan nutrisi pakan bebek pedaging agar cepat besar  terbesar pada pemenuhan energi/karbohidrat. Adanya karbohidrat bermanfaat sebagai sumber tenaga selama beraktivitas.

Baca Juga: 10 Cara Meningkatkan Produksi Telur Bebek yang Terbukti Efektif 

Jenis Pakan Bebek Pedaging per 100 Ekor

Dalam memilih bahan pakan bebek pedaging, sebaiknya peternak memperhatikan kualitas bahan yang digunakan. Pilih bahan pakan yang tidak mengandung racun, tidak terlalu asin, bertekstur kering, bebas jamur, tidak berbau busuk atau apek, tidak menggumpal, serta mudah diperoleh. 

Dengan bahan pakan yang baik, kebutuhan nutrisi pakan bebek pedaging 100 ekor dapat terpenuhi sehingga pertumbuhan ternak lebih optimal. Adapun beberapa jenis pakan yang dapat digunakan untuk mendukung pertumbuhan bebek pedaging antara lain sebagai berikut:

Pakan Alami

 Pakan alami merupakan salah satu sumber nutrisi yang cukup mudah ditemukan dan sering dimanfaatkan oleh peternak. Jenis pakan ini tetap harus mampu memenuhi kebutuhan energi dan protein sesuai dengan fase pertumbuhan bebek.

Sumber energi dalam pakan bebek pedaging dapat berasal dari bahan seperti dedak padi, menir, jagung, tepung ubi kayu, dan tepung sagu. Selain itu, pakan alami juga dapat diperoleh ketika bebek digembalakan di area persawahan atau perairan, misalnya dengan memakan sisa panen padi, keong, serta ikan-ikan kecil yang terdapat di sekitar sungai atau sawah.

Pakan Self mixing/buat sendiri

Pakan self mixing merupakan jenis pakan bebek pedaging yang dibuat dengan mencampurkan beberapa bahan pakan, baik dari bahan alami maupun pakan pabrik seperti konsentrat dan pur.

Cara ini cukup banyak digunakan peternak karena komposisi pakan bisa disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi serta ketersediaan bahan di sekitar. Pada fase starter, pakan bebek pedaging dapat dibuat dari campuran pur komersial seperti Pur CP 512 dan menir dengan perbandingan 2:1. 

Sementara itu, pada fase grower ransum pakan dapat terdiri dari dedak padi, jagung pipilan, nasi kering, konsentrat, pur CP 512, serta tambahan bahan pakan seperti keong mas sebagai sumber protein alami. Adapun contoh komposisi campuran pakan tersebut dapat dilihat pada tabel berikut yang mengacu pada rekomendasi BPTP Banten (2010).

Bahan %R-1R-2R-3R-4
Dedak padi60605060
Jagung pipilan153015
Nasi kering103010
Konsentrat15
Pur CP 5121015
Keong mas20

Supaya ransum dapat berfungsi baik maka perlu diberikan pemenuhan kebutuhan pakan bebek pedaging per hari berkisar 20-40 gram/ekor dengan pemberian 3-4 kali. Sedangkan pemberian kebutuhan pakan bebek pedaging per hari pada fase grower dibutuhkan 4-60 gram/ekor dengan pemberian 2-3 kali.

Pakan Alternatif

Pakan alternatif bebek pedaging merupakan bahan pakan yang berasal dari pemanfaatan bagian tertentu dari tumbuhan maupun hewan. Jenis pakan ini sering digunakan sebagai tambahan untuk menekan biaya produksi sekaligus melengkapi kebutuhan nutrisi bebek. Contohnya antara lain tepung kepala udang, tepung keong, kulit kerang, hingga bungkil inti sawit.

Tepung kepala udang dapat dimanfaatkan hingga sekitar 30% dalam ransum pakan bebek pedaging maupun bebek petelur. Bahan ini diketahui mampu membantu meningkatkan warna kuning telur menjadi lebih kuning kemerahan karena kandungan pigmen alaminya.

Selain itu, tepung keong juga dapat digunakan sebagai sumber protein alternatif. Tepung yang dibuat dari keong mentah umumnya mengandung sekitar 15% protein, sedangkan keong yang direbus dapat memiliki kandungan protein hingga sekitar 20%, sehingga cukup baik untuk mendukung pertumbuhan bebek pedaging.

Sementara itu, pakan alternatif lainnya dapat berasal dari limbah industri seperti bungkil inti sawit. Bahan ini memiliki kandungan serat kasar yang cukup tinggi sehingga penggunaannya perlu dibatasi, yaitu sebaiknya tidak lebih dari 20% dari total campuran pakan bebek.



Cara Membuat Pakan Bebek Pedaging Campuran

Ketika Anda sudah memahami kebutuhan nutrisi dan jenis bahan makanan, maka Anda bisa melakukan campuran pakan bebek pedaging. Namun tidak lengkap rasanya jika tidak mengetahui kandungan gizi dari per jenis bahan makanan, Anda bisa melihatnya dalam tabel berikut ini:

BahanBatas pakaiProtein kasar (%)Energi kkal EM/kgSerat kasar (%)Metionin (%)Lisin (%)Ca (%)P (%)
Dedak padi<7512.02.40013,820,250,450,201,00
Menir10,22.6601,570,170,300,090,12
Jagung8,53.3003,780,180,200,020,30
Tepung ubi kayu<302,03.2003,810,010,070,330,40
Tepung sagu252,22.9007,330,530,09
Bungkil kelapa3018,6141013,390,300,550,140,67
Bungkil inti sawit2018,7205011,570,340,610,210,53
Tepung ikan55,02.9605,661,795,075,302,85
Kapur38,00
Tepung daun lamtoro23,485011,950,311,550,600,10
Tepung daun singkong21,0116030,920,361,330,980,52
Tepung keong2044,02.7007,810,897,720,690,43
Tepung kepala udang3030,02.00021,420,571,507,861,15

Berdasarkan data kebutuhan nutrisi ideal bebek pedaging serta kandungan nutrisi pada setiap jenis bahan pakan, Anda dapat menyusun ransum pakan secara mandiri dengan komposisi yang lebih tepat dan sesuai kebutuhan ternak.

Dalam membuat campuran pakan bebek pedaging, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar komposisi nutrisi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan ternak. Dengan perencanaan yang tepat, pakan yang dibuat tidak hanya lebih hemat biaya tetapi juga tetap mampu mendukung pertumbuhan bebek secara optimal.

Menentukan Bahan Pakan yang Akan Digunakan

Pilih bahan pakan yang mudah diperoleh di sekitar Anda, seperti jagung, dedak, tepung keong, atau tepung ubi kayu. Pemilihan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar dapat membantu menekan biaya produksi sekaligus memudahkan proses pembuatan pakan.

Menyesuaikan Kebutuhan Nutrisi dengan Fase Pertumbuhan

Setiap fase pertumbuhan bebek memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda. Misalnya pada fase starter, bebek pedaging membutuhkan sekitar 16% protein dengan energi sekitar 3.000 kkal untuk mendukung pertumbuhan awal.

Menentukan Jumlah Total Pakan

Tentukan terlebih dahulu jumlah total pakan yang akan dibuat agar proses perhitungan lebih mudah. Biasanya peternak menetapkan total bahan sekitar 100 kg sebagai dasar perhitungan campuran pakan.

Menghitung Kandungan Nutrisi Setiap Bahan

Perhitungan nutrisi dilakukan dengan mengalikan jumlah bahan pakan dengan kandungan protein atau energi dari masing-masing bahan yang digunakan dalam ransum.

Mengevaluasi Kesesuaian Nutrisi

Setelah perhitungan selesai, periksa kembali apakah total kandungan protein dan energi dari campuran pakan sudah sesuai dengan kebutuhan nutrisi bebek pedaging yang ditargetkan.

Untuk memudahkan pemahaman, contoh perhitungan komposisi pakan tersebut dapat dilihat pada tabel berikut ini.

Jenis makananJumlah makanan (kg)Protein bahan (%)Energi bahan (%)
Menir400,4X10,2=4,080,4X2660=1.064
Dedak padi400,4X12,0=4,80,4X2.400=960
Tepung ikan100,1X55,0=5,50,1X2.960=296
Tepung keong100,1X44,0=4,40,2X2.700=540
Jumlah10018,78 (Kelebihan 2,78% bisa dikurangi persentase protein)2.860 (kurang 40% bisa ditambah persentase energi)
Target nutrisi fase starter 162.900

Komposisi Pembuatan Pakan Bebek Pedaging 100 Ekor

Untuk mempermudah dalam menyusun campuran pakan bebek pedaging sesuai kebutuhan nutrisi, terdapat beberapa contoh formula ransum yang dapat dipraktikkan oleh peternak. Penyusunan komposisi pakan yang tepat membantu memenuhi kebutuhan gizi sehingga pertumbuhan bebek pedaging dapat berlangsung lebih optimal.

Pada fase grower (sekitar usia 5–22 minggu), kebutuhan pakan bebek pedaging berkisar 65–110 gram/ekor/hari. Sementara itu, kebutuhan nutrisi ideal pada fase ini umumnya berada pada kisaran 14–16% protein dengan energi sekitar 2.800 kkal/kg. Berikut beberapa contoh komposisi pakan yang dapat digunakan:

Formula 1

 20% jagung, 10% konsentrat, 60% bekatul, dan 10% eceng gondok.

Formula 2

45% jagung giling, 15% bekatul, 5% bungkil kelapa, 15% kedelai, 5% tepung daun lamtoro, 10% tepung ikan, 2% rumput kering, 2% tepung kerang, 1% tepung tulang, dan sedikit garam.

Formula 3

20% jagung, 20% dedak, 15% menir, 15% kedelai, 5% bungkil kelapa, 10% tepung ikan, 10% tepung darah, dan 5% tepung tulang.

Formula 4

50% jagung/dedak/menir, 15% kacang tanah/bungkil kelapa/kedelai, 25% cacahan ikan teri/bekicot, serta 5% campuran mineral, vitamin B12, premix, dan daun singkong.

Berbagai formula tersebut dapat disesuaikan kembali dengan ketersediaan bahan pakan di sekitar Anda serta kebutuhan nutrisi bebek pedaging yang dipelihara.

Baca Juga: 4 Cara Menetaskan Telur Bebek secara Alami, Paling Efektif!

Pemberian Suplemen Vitamin SOC GDM Spesialis Ternak

Untuk membantu meningkatkan produktivitas bebek pedaging, Anda dapat menambahkan SOC GDM Spesialis Peternakan ke dalam air minum bebek secara rutin. Pemberian suplemen ini dapat dilakukan dengan dosis sekitar 0,3 ml per ekor per hari yang dicampurkan ke dalam air minum, dan diberikan 1 kali sehari pada pagi atau sore hari.

Dengan penggunaan yang tepat dan konsisten, suplemen ini membantu mendukung penyerapan nutrisi dari pakan sehingga pertumbuhan bebek menjadi lebih optimal. Banyak peternak juga merasakan peningkatan bobot bebek pedaging setelah penggunaan rutin SOC GDM bersamaan dengan manajemen pakan yang baik.


Suplemen Organik Cair GDM
Spesialis Peternakan
  • Meningkatkan Antibodi dan Menangkal Penyakit
  • Menyediakan Nutrisi Lengkap untuk Ternak
  • Meningkatkan Produktivitas dan Hasil Panen
  • Mengurangi Bau Amoniak pada Kotoran
  • Mengurangi Stress pada Hewan Ternak

Manfaat SOC GDM Spesialis Peternakan untuk Bebek Pedaging

SOC GDM Spesialis Peternakan dibuat dari bahan organik premium seperti limbah organik, rumput laut, minyak hewani, algae, serta bakteri baik yang membantu mendukung kesehatan ternak secara menyeluruh. 

Kandungan tersebut mampu membantu meningkatkan kualitas pencernaan serta menjaga kondisi tubuh bebek agar tetap sehat selama masa pemeliharaan. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh antara lain:

  • Membantu mencegah serangan bakteri dan virus pada bebek pedaging
  • Menstimulasi sistem imun sehingga ternak lebih tahan terhadap penyakit
  • Memperbaiki sistem pencernaan sehingga penyerapan pakan lebih maksimal
  • Meningkatkan nafsu makan dan efisiensi pakan
  • Membantu meningkatkan bobot badan bebek secara optimal
  • Mengurangi bau amonia pada kandang sehingga lingkungan ternak lebih sehat

Optimasi Pakan Bebek Pedaging untuk Pertumbuhan Lebih Maksimal dengan Produk GDM

Produktivitas bebek pedaging yang optimal tidak hanya bergantung pada kualitas pakan, tetapi juga pada dukungan nutrisi tambahan yang mampu menjaga kesehatan dan memperbaiki sistem pencernaan ternak. Dengan penggunaan SOC GDM Spesialis Peternakan, kebutuhan mikroorganisme baik, vitamin, dan nutrisi tambahan dapat terpenuhi sehingga membantu meningkatkan nafsu makan, mempercepat pertumbuhan, serta menjaga daya tahan tubuh bebek agar tetap sehat selama masa pemeliharaan.

Apabila Anda ingin mengetahui cara penggunaan SOC yang tepat atau masih memiliki kendala dalam pengelolaan pakan dan pemeliharaan bebek pedaging, Anda bisa berkonsultasi langsung dengan tim GDM. Klik banner di bawah ini untuk mendapatkan panduan lengkap serta solusi terbaik agar hasil ternak bebek Anda lebih maksimal. 



author-avatar

About drh. Karinadintha Marsya Rachman

Konsultan Dalam Bidang Peternakan Hingga Hewan Peliharaan