Tanaman Hias

Lengkap! Panduan Budidaya & Perawatan Philodendron Bagi Pemula

cara merawat philodendron

Philodendron jadi salah satu tanaman hias favorit karena tampilannya cantik, daunnya beragam, dan relatif mudah dirawat. Meski begitu, banyak pemula masih bingung soal cara merawat philodendron yang benar agar tanaman tetap sehat, subur, dan tidak mudah layu.

Padahal, cara merawat philodendron ini cukup mudah, bila Anda memahami pengetahuan budidayanya sejak awal. Meski begitu, Anda tidak perlu khawatir, karena artikel ini akan memberikan panduan budidaya dan perawatan philodendron secara lengkap dari awal sampai tanaman tumbuh cantik. 

Jadi, yuk, simak terus pembahasannya sampai akhir, ya!

Bisnis Tanaman Hias Philodendron

Philodendron sendiri berasal dari dari hutan tropis basah di Brazil, banyaknya permintaan yang melanda setiap negara di dunia menjadikan tanaman yang satu ini semakin eksis

Bentuknya unik dan daunnya berbentuk hati memiliki banyak corak. Masih satu keluarga dengan tanaman hias seperti aglaonema, bunga keladi serta anthurium, sehingga memiliki peminat yang cukup banyak.

Pasarnya kini sedang naik khususnya di Indonesia, salah satu peluang yang mendatangkan bisnis baru untuk pecinta tanaman hias. Termasuk, tanaman philodendron yang memiliki pesona mengagumkan bila di budidaya di rumah.

Jenis-jenis Philodendron Untuk Budidaya

Membudidayakan tanaman philodendron menjadi salah satu hal yang menguntungkan karena tampilannya yang sangat cantik dipandang. Terlebih ada beberapa jenis philodendron yang memiliki permintaan dan peminat yang banyak, tentu hal ini akan menjadi peluang tersendiri bagi Anda, di antaranya:

Philodendron Jari

Bentuknya mirip jari manusia yang memiliki warna kontras hijau tua, untuk ukurannya sendiri memang menarik sebab tanaman philodendron ini hampir sama dengan jenis monstera.

Maka sangat cocok untuk dibuat dekorasi sudut ruangan dan biasanya memang jenis ini menyukai tempat yang teduh.

Philodendron King Dragon

Dari bentuknya sendiri seperti kepala naga, dan bagian pinggiran daunnya didominasi dengan lekukan.

Untuk warnanya sendiri didominasi warna hijau cerah dan tua, ukurannya juga variatif.

Jenis yang satu ini juga memiliki permintaan yang cukup banyak sebab bentuknya unik pada daunnya. Tak heran, bila memahami informasi cara merawat philodendron sangat penting Anda lakukan.

Philodendron Kabel Busi

Sebutan yang unik untuk jenis yang satu ini, memang sangatlah menarik dari bentuknya saja seperti hati atau waru.

Bentuk batangnya kecil dan warnanya kuning kecoklatan, serta daunnya berwarna kombinasi hijau tua dan muda cerah. Termasuk jenis yang menyukai tempat teduh dan penyinaran yang cukup dari sinar matahari.

Philodendron Gergaji

Bentuk daunnya mirip gergaji menjadikan jenis philodendron yang satu ini unik dan memiliki harga tersendiri.

Warna daunnya juga sama dengan jenis philo lainnya, ada juga yang kombinasi warna kuning kehijauan.

Philodendron Merpati

Daunnya yang memiliki bentuk unik dan dijuluki seperti burung merpati, menjadikan jenis ini memiliki daya tarik yang sangat bagus untuk dikembangkan atau dibudidayakan.

Permukaan daunnya ada yang halus dan ada juga yang bergaris, unik dan berpadu dengan warna hijau muda yang kontras.

Philodendron Katak

Ukurannya yang mungil tidak membuat jenis yang satu ini tak menarik. Justru bentuk yang mungil dengan bentuk daun yang menguncup menjadi salah satu jenis philodendron cocok untuk dibudidayakan

Panjang bentuk batangnya tidak panjang dan berisi, serta bentuk daun yang tebal dan permukaan halus. Namun, agar tanamannya tampak cantik, Anda perlu mengetahui teknik budidaya dan cara merawat philodendron dengan tepat.

Philodendron Kuning

Warna kuning menyala mendominasi tanaman yang satu ini, bentuknya yang mungil sangat cocok menghiasi sudut meja atau jendela rumah.

Hampir mirip dengan bentuknya aglaonema hanya saja jenis philodendron yang satu ini lebih mini dan sangat estetik bentuknya.

Syarat Tumbuh Tanaman Philodendron

Untuk memulai membudidayakannya dalam skala besar, Anda perlu tahu mengenai syarat tumbuh tanaman semi epifit, yakni:

Intensitas Cahaya

Termasuk tanaman dalam ruangan, menjadikan philodendron tidak terlalu membutuhkan intensitas cahaya, untuk perkiraannya sekitar 30% sampai 50% langsung dari cahaya matahari.

Sangat disarankan untuk menaruhnya dalam ruangan,sebab philodendron menyukai tempat yang teduh.

Kondisi Suhu Lingkungan

Tanaman philodendron menyukai tempat yang teduh, tentu saja suhu yang dibutuhkan berkisar antara 18 sampai 24 derajat C.

Untuk kelembaban udara yang dibutuhkan tanaman philodendron antara 50% sampai 60%.

Karakteristik Tanah

Perlu diketahui juga media tanah menjadi hal yang penting untuk Anda ketahui, sebab karakteristik yang diinginkan tanaman philodendron subur, porous serta gembur.

Dengan memahami syarat tumbuh, membantu Anda melangsungkan pembudidayaan dan cara merawat philodendron secara lebih efektif.



Persiapan Media Tanam Philodendron

Jika Anda seorang pemula dalam menanam philodendron, maka perlu mengetahui media tanam yang cocok. Media tanam yang dipersiapkan harus bersifat porous tetapi juga dapat menahan air.

Hal tersebut yang akan menunjang pertumbuhan tanaman philodendron bisa optimal.  Berikut ini bisa Anda simak persiapan media tanamnya, meliputi:

Alat dan Bahan

  • Arang sekam
  • akar pakis
  • Pupuk kandang
  • Pecahan genting
  • Centong Tanah
  • Pot Ukuran diameter 30-40 meter
  • GDM Granule SAME
  • GDM Black BOS

Komposisi Media Tanam

Untuk kualitas media tanam yang sesuai dan kaya akan unsur hara maka berikut ini komposisi yang sesuai:

  • Anda bisa menyiapkan pot yang sesuai dengan kebutuhan, pastikan sudah memiliki lubang drainase di bagian bawahnya
  • Kemudian pada bagian bawah letakkan pada bagian dasar pot, tujuannya untuk menjaga kelembapan media tanam philodendron
  • Sementara itu, Anda bisa mencampurkan pupuk kandang, aram sekam serta akar pakis ke dalam pot dengan perbandingan 2:1:1 dan mencampurkannya dengan tanah secukupnya

Pemupukan Dasar Media Tanam

Setelah proses persiapan komposisi media tanam selesai, maka untuk menyeimbangkan kebutuhan unsur hara dalam media tanam

Anda perlu melakukan pemupukan dasar yang sangat berguna untuk kualitas pertumbuhan philodendron nantinya seperti berikut tahapannya:

  • Anda dapat menebarkan GDM Granule SAME pada setiap potnya sebanyak 100 gram/tanaman. GDM Granule SAME yang memiliki kandungan bakteri premium Pseudomonas alcaligenes yang dapat meningkatkan ketersediaan nutrisi bagi tanaman.
  • Setelah itu kondisikan media tanam untuk basah dengan spray air agar kondisi tanah lembab
  • Kemudian Anda bisa menyiramkan GDM Black BOS dengan cara mengencerkannya dengan air, takaran yang dibutuhkan yaitu 10 ml per tanaman. Bakteri premium Micrococcus roseus dalam GDM Black BOS yang berperan menutrisi media tanam

Salah satu fungsi adanya pemupukan dasar adalah membuat tanaman philodendron tetap sehat dan tidak layu saat dipindahkan ke dalam pot atau polybag.

Baca Juga: 8 Cara Menanam Bunga Matahari Lengkap, Terbukti Bisa Panen

Pemilihan dan Penyemaian Bibit Philodendron

Tahapan pemilihan bibit bisa menjadi salah satu tujuan nantinya, untuk Anda yang sudah lama membudidayakan tanaman philodendron.

Anda bisa membudidayakan bibit philodendron sendiri. Tentu ini juga akan mendatangkan peluang bisnis yang makin menguntungkan. 

Bila Anda fokus dalam usaha pembibitan philodendron maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pembibitan tanaman philodendron sendiri memang memiliki 2 jenis, yaitu generatif dan vegetatif.

Pembibitan Generatif Philodendron

Untuk pembibitan secara generatif didapatkan dari biji yang berasal dari penyerbukan dengan bantuan manusia maupun secara alami.

Hal inilah yang nantinya bisa melahirkan varietas baru, biasanya pembudidaya yang sudah lama menggunakan teknik yang satu ini untuk mencoba menghasilkan varietas unik.

Adapun tahapan penyemaian biji melalui:

  • Siapkan media tanam penyemaian yang steril serta lembab, kemudian Anda bisa mencampurkan sekam bakar serta pasir dengan perbandingan 1:1
  • Kemudian sebelum ditanam, biji yang Anda dapatkan dengan merendamnya kedalam 1 liter air bersamaan dengan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Hias
  • Waktu perendaman yang dibutuhkan sekitar 30 menit, setelah itu tiriskan benih atau biji
  • Maka untuk penyemaiannya, pastikan Anda bisa mengatur jarak penanaman dalam media semai
  • Tanam pada setiap lubang dengan menggunakan bambu, lubangnya tidak terlalu dalam kemudian siram dengan air menggunakan sprayer

Pembibitan Vegetatif Philodendron

Untuk Anda yang memilih pembibitan secara vegetatif, disarankan untuk melakukan pembibitan secara stek batang. 

Berikut ini tahapan melakukan pembibitan stek batang philodendron:

  • Memilih bonggol atau batang yang sudah berwarna kecoklatan
  • Pastikan batang tumbuh dengan ukuran batang yang besar serta sehat yang menjadi penentu tumbuhnya tunas
  • Kemudian potong batang philodendron dengan menggunakan pisau yang steril, pastikan ada mata tunas pada batang yang dipotong
  • Setelah itu pastikan Anda merendamnya dengan Pupuk Organik Cair Spesialis Tanaman Hias dengan perbandingan 1:50 selama 30 menit
  • Untuk penyemaiannnya sendiri, Anda bisa menyiapkan polybag yang berisi tanah pasir dan humus dan tanam batang yang sudah dipotong tadi pada lubang yang sudah ditentukan

Cara Menanam Philodendron

Setelah media tanam dan pembibitan selesai, saatnya Anda melakukan penanaman yang tepat. Ada beberapa hal yang menjadikan tanaman philodendron ini kualitas daun yang subur nantinya.

Salah satunya melalui tahapan penanaman philodendron berikut ini:

  • Pindahkan bibit semai generatif ataupun vegetatif kedalam pot yang sudah berisi media tanam
  • Cara pemindahannya dengan hati-hati ya lur supaya tidak merusak kualitas akar dan batang bibit philodendron
  • Congkel perlahan dari media semai dengan tangan ataupun bambu pipih secara perlahan-lahan
  • Lubangi media tanam dalam pot hingga batang bibit tanaman ini masuk antara 1/3 sampai 1/2 dari bagian bibit
  • Setelah itu pastikan akar tanaman masuk dengan baik kedalam media tanam dan tutup secara perlahan

Cara Merawat Philodendron yang Benar

Bila Anda sudah menerapkan panduan penanaman dengan baik, saatnya pahami cara merawat philodendron yang benar agar tanamannya tampak cantik dan daun tidak mudah layu.

Penyiraman Tanamam Philodendron

Menjadi salah satu cara merawat philodendron yang paling penting. Kebutuhan air sangat diperlukan oleh tanaman semi epifit ini. Sebab untuk menjaga kelembapan media tanam

Oleh karena itu, untuk menyeimbangkannya, Anda hanya butuh 2 hari sekali melakukan penyiraman. Pasalnya, jika media tanam terlalu basah akan membuat akar tanamannya busuk.

Seperti yang Anda ketahui juga bahwa tanaman tanaman ini hidup ditempat yang teduh, maka suhu lingkungan juga mempengaruhi kebutuhan airnya.

Pemupukan Secara Rutin dan Teratur

Cara merawat philodendron selanjutnya adalah memberikan kebutuhan nutrisi yang tepat. Anda bisa memakai Rangkaian Produk Pupuk GDM yang mana sudah terbuat dari 100% bahan-bahan alami, sehingga membantu pembentukan bunga, memperkuat batang, serta mempercepat pertumbuhan.

Teknik Penyiangan

Hal ini menjadi cara merawat philodendron yang tidak boleh ditinggalkan. Sebab, teknik penyiangan ini membantu mencegah munculnya serangan hama. Pasalnya, setelah masa tanam, beberapa hari atau minggu tentu akan tumbuh gulma disekitar pot.

Gulma seperti rumput kecil akan menghambat kualitas pertumbuhan tanaman. Maka Anda harus mencabutnya sampai ke akar pada kondisi tanaman lembab. Sehingga memudahkan mencabutnya tanpa mengenai tanaman tanaman ini

Pengendalian Serangan Hama dan Penyakit

Periksa tanaman philodendron Anda secara rutin untuk mendeteksi apakah ada gejala penyakit atau tidak sejak dini. Jadi, bila Anda menemukannya, bisa segera melakukan penanganan secara tepat dan cepat.

Baca Juga:Ngejreng dan Bernilai Jutaan! Berikut Budidaya Adenium Paling Simple, Dijamin Tumbuh Subur

Dosis Pemakaian Rangkaian Produk GDM untuk Merawat Tanaman Philodendron

Seperti yang sudah ditulis sebelumnya, bahwa Anda bisa memberikan rangkaian pupuk GDM untuk mempercepat pertumbuhan serta mencegah hama pada tanaman philodendron. Berikut dosis pemakaian yang bisa Anda ikuti:

  • Pada usia 1 sampai 2 bulan setelah masa masa tanam, Anda dapat mengaplikasikan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Hias dengan takaran 20 ml per tanaman yang dicampur dengan air
  • Kemudian gunakan spray untuk menyemprotkannya pada area bawah daun atau dekat stomata setiap 1 minggu sekali
  • Setelah usia tanaman tanaman ini lebih dari 2 bulan, Anda bisa menaburkan GDM Granule SAME sebanyak 100 gram per tanaman secara merata ke sekitar media tanam tanaman ini setiap 2 bulan sekali
  • Berlanjut pengaplikasian Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Hias dengan takaran 20 ml per tanaman yang dicampur dengan air dan menyemprotkan dengan spray ke sekitar media tanam setiap 1 minggu sekali
  • Terakhir, Anda bisa mengaplikasikan GDM Black BOS  dengan takaran 10 ml/tanaman yang diencerkan bersama air, lalu taruh pada spray dan siram pada area sekitar media tanam setiap 3 bulan sekali

Cegah Penyakit & Dukung Pertumbuhan Tanaman Philodendron dengan Rangkaian Produk GDM!

Bila Anda ingin melihat tanaman hias ini tumbuh cantik, maka salah satu cara merawat philodendron yang benar adalah pemberian rangkaian pupuk GDM. Terbuat dari 100% bahan-bahan organik, pupuk GDM mampu memberikan nutrisi secara lengkap hingga mendukung pertumbuhan akar secara optimal.

Tidak hanya itu saja, rangkaian pupuk GDM juga memaksimalkan kesehatan, membuat tanaman lebih kuat, daun hijau lebat, dan segar sepanjang musim. Jadi, segera gunakan rangkaian pupuk GDM melalui pesan dan konsultasi kebutuhan Anda dengan banner di bawah ini!



author-avatar

About WAHYU NURWIJAYO, SP

Seorang profesional di Industri Pertanian dengan selalu menerapkan sistem keseimbangan ekologi agar budidaya pertanian berjalan efektif & efisien serta hasil produksi meningkat