5 Cara Ternak Kenari Agar Lebih Produktif dan Cepat Berkembang Biak

Cara ternak kenari menjadi pilihan banyak orang yang ingin memulai usaha dari hobi sederhana. Burung kenari dikenal memiliki suara kicauan yang merdu dan mudah dipelihara sehingga cocok untuk pemula. Selain itu, permintaan pasar terhadap burung ini juga cukup stabil sehingga berpotensi menjadi peluang usaha yang menjanjikan.
Beternak burung kenari tidak membutuhkan tempat yang luas atau peralatan yang rumit. Yang terpenting adalah memahami kebutuhan dasar burung seperti pakan, kandang, dan perawatan yang tepat agar burung tetap sehat dan bisa berkembang dengan baik.
Dengan langkah yang benar sejak awal, peluang keberhasilan dalam beternak kenari akan semakin besar. Lalu bagaimana cara memulai ternak burung kenari dengan benar agar hasilnya maksimal? Yuk, simak artikel ini sampai selesai.


Karakteristik Burung Kenari
Burung kenari memiliki nama ilmiah Serinus canaria dan dikenal sebagai burung hias dengan suara kicauan yang merdu. Burung ini berasal dari Pulau Canary dan banyak digemari pecinta burung karena suaranya yang indah serta tampilannya yang menarik. Saat ini, kenari tidak hanya dipelihara sebagai hobi, tetapi juga sering diternakkan untuk dijual maupun dilombakan.
Dalam proses budidayanya, banyak peternak melakukan persilangan antar jenis kenari untuk menghasilkan keturunan dengan postur tubuh yang ideal dan suara yang lebih bervariasi. Teknik ini dilakukan untuk mendapatkan kualitas burung yang lebih unggul baik dari segi penampilan maupun kemampuan berkicau.
Hal ini membuka peluang yang cukup besar dalam dunia cara ternak burung kenari, terutama karena permintaan pasar yang terus meningkat dan harga yang masih tergolong terjangkau sehingga menarik untuk dikembangkan lebih serius.
Baca Juga: 5 Cara Ternak Kenari agar Ngisi dengan Cepat & Tumbuh Sehat
Jenis Burung Kenari
Anda dapat memilih jenis burung kenari yang akan dibudidayakan sesuai dengan tujuan dan potensi pasar. Setiap jenis memiliki keunggulan yang berbeda, baik dari segi bentuk, warna, maupun kualitas suara, sehingga penting untuk memahami karakteristiknya sebelum memulai ternak.
Kenari Postur (Type Canary)
Kenari postur atau Type Canary adalah jenis burung kenari yang unggul pada bentuk tubuhnya. Ciri khasnya terletak pada postur yang panjang, kecil, atau bulat sesuai varietasnya.
Meskipun tetap memiliki kemampuan berkicau, jenis ini lebih sering dinilai dari bentuk tubuhnya dalam ajang kontes. Beberapa contoh kenari postur antara lain Yorkshire, Lancashire, Norwich, Gloster, Border, Lizard, Crested, Frill, Scotch Fancy, Fancy, dan Five Fancy.
Kenari Warna (Color Bred Canary)
Kenari warna atau Color Bred Canary dikenal karena keindahan warna bulunya. Jenis ini dikembangkan melalui seleksi dan rekayasa pembiakan untuk menghasilkan warna yang menarik dan unik.
Selain suara kicauan, daya tarik utama kenari ini adalah warna bulunya yang menjadi penilaian dalam kontes. Contohnya adalah Red Intensive, Red Mozaic, Yellow Intensive, dan White Dominant.
Kenari Penyanyi (Song Canary)
Kenari penyanyi atau Song Canary lebih diunggulkan pada kualitas suara dan variasi kicauannya. Burung ini mampu menghasilkan nada yang khas, bahkan menirukan suara atau lagu yang sering didengar. Jenis ini biasanya memiliki postur kecil dan sering dilombakan berdasarkan kualitas irama dan suara. Contohnya adalah Waterslager, Spanish Timbrado, Roller, American Singer, dan Persian Singer.
Kenari Hybrid (Custom Canary)
Kenari hybrid merupakan hasil persilangan dari berbagai jenis kenari untuk mendapatkan sifat unggul sesuai kebutuhan peternak. Tujuan dari persilangan ini adalah menghasilkan burung dengan kombinasi kelebihan tertentu, baik dari segi suara, postur, maupun warna. Contohnya adalah Yorkshire hasil silangan beberapa jenis kenari serta American Singer yang merupakan hasil persilangan Border dan Roller.
Cara Ternak Kenari
Cara ternak kenari bisa dilakukan di berbagai tempat, termasuk di rumah dengan peralatan yang sederhana. Kunci utamanya adalah memahami setiap tahap dengan benar agar burung dapat berkembang biak secara optimal dan menghasilkan anakan yang berkualitas.
Persiapan Kandang Burung Kenari
Kandang menjadi hal pertama yang harus disiapkan dalam cara ternak kenari. Anda bisa menggunakan kandang soliter atau kandang satuan dengan ukuran sekitar 40 cm x 40 cm x 60 cm.
Selain itu, ada juga kandang sambung yang disusun menyamping atau bertingkat dengan ukuran tiap kolom sekitar 40 cm x 40 cm x 50 cm. Untuk jumlah ternak yang lebih banyak, kandang umbar atau koloni juga bisa digunakan agar lebih efisien.
Pemilihan Calon Indukan Burung Kenari
Dalam cara ternak kenari, pemilihan indukan sangat menentukan kualitas anakan. Pejantan yang baik biasanya berusia di atas satu tahun, aktif berkicau, dan sudah matang secara reproduksi. Sementara itu, indukan betina ideal berusia di atas tujuh bulan, sehat, tidak cacat, dan memiliki postur tubuh yang baik. Kondisi fisik yang siap berkembang biak juga menjadi faktor penting dalam seleksi indukan.
Cara Mengawinkan Burung Kenari
Tahap pengawinan dilakukan dengan proses penjodohan terlebih dahulu. Dalam cara ternak kenari, jantan dan betina biasanya didekatkan selama satu hingga tiga hari sampai menunjukkan respon yang baik.
Setelah itu, keduanya bisa diperkenalkan dalam kandang terpisah sebelum akhirnya disatukan dalam kandang kawin yang sudah dilengkapi sarang. Jika terjadi pertengkaran, keduanya harus segera dipisahkan untuk menghindari cedera.
Perawatan Telur Kenari
Jumlah telur kenari biasanya berkisar antara 2 hingga 4 butir dengan masa pengeraman sekitar 14 hari hingga 3 minggu. Jika dalam waktu 2 minggu telur belum juga menetas, maka perlu dilakukan pengecekan untuk memastikan kondisi telur tersebut.
Pengecekan Kondisi Telur (Candling)
Pemeriksaan telur dapat dilakukan dengan cara menerawang menggunakan sumber cahaya seperti lampu atau sinar matahari. Jika telur terlihat jernih tanpa bintik hitam, berarti telur tidak dibuahi atau infertile.
Jika terlihat ada bintik gelap atau isi telur tidak jernih, berarti telur telah dibuahi dan berpotensi menetas. Telur yang sudah dierami namun tidak menetas dan saat diterawang tetap terlihat gelap, menandakan telur sebenarnya dibuahi tetapi gagal berkembang hingga menetas.
Permasalahan Yang Sering Terjadi Pada Telur
Dalam proses perawatan telur, beberapa masalah yang umum terjadi antara lain:
- Telur gagal menetas akibat faktor genetik indukan seperti kemandulan atau kondisi induk yang terlalu gemuk.
- Kualitas telur kurang optimal karena proses pembuahan yang tidak sempurna.
- Kesulitan saat telur keluar dari induk akibat ukuran telur terlalu besar, yang dapat dibantu dengan kompres air hangat pada area perut dan dada serta mengolesi bagian anus dengan minyak kelapa pada pagi dan sore hari.
- Induk sering naik turun sarang saat mengerami karena faktor lingkungan yang tidak nyaman seperti suhu terlalu panas, kandang bising, atau sangkar kurang nyaman.
- Anak kenari mati dalam 2 hingga 3 hari setelah menetas akibat induk terlalu agresif saat mengerami atau kurangnya pencahayaan di sekitar kandang. Solusinya adalah memberikan cahaya cukup dan menempatkan kandang di posisi yang lebih tenang dan agak tinggi.
- Feses anak burung berbentuk cair yang bisa menjadi indikasi penyakit atau keracunan. Hal ini perlu diwaspadai dengan memastikan pakan selalu bersih dan bebas dari paparan pestisida atau bahan kimia.
Perawatan Anakan Kenari
Saat anakan burung kenari berusia sekitar 25 hingga 30 hari, biasanya sudah mulai bisa makan sendiri dan dapat dipisahkan dari induknya. Pada tahap ini, anakan sebaiknya dipindahkan ke kandang lain agar tidak lagi bergantung pada induk, meskipun pengawasan tetap diperlukan untuk memastikan proses adaptasi berjalan baik.
Meskipun sudah bisa makan sendiri, anakan kenari pada usia ini masih dalam tahap belajar dan belum sepenuhnya mandiri. Dalam beberapa kondisi, peternak masih bisa membantu dengan menyuapi makanan agar pertumbuhan tetap optimal dan tidak mengalami kekurangan nutrisi.
Baca Juga: Cara Ternak Burung Red Siskin untuk Pemula Modal Kecil
Pakan Burung Kenari
Pakan kenari memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan produktivitas burung, terutama pada fase anakan maupun indukan. Pemberian pakan yang tepat dan seimbang akan membantu kenari tumbuh lebih optimal serta memiliki kualitas kicau dan reproduksi yang baik.
Biji Bijian
Biji bijian mix merupakan pakan utama burung kenari yang terdiri dari berbagai jenis biji seperti Canary Seed. Pakan ini mudah ditemukan di pasar burung dan menjadi sumber energi utama yang dikonsumsi setiap hari oleh kenari.
Sayur dan Buah
Sayur dan buah diberikan sebagai sumber serat dan vitamin untuk burung kenari. Pemberiannya harus tetap seimbang agar tidak berlebihan dan mengganggu pencernaan. Beberapa contoh yang bisa diberikan antara lain selada, sawi, gambas, paprika, mentimun, apel, wortel, jagung muda, dan pir.
Telur dan Kroto
Kroto atau telur semut rangrang merupakan pakan tambahan yang kaya protein. Nutrisi ini sangat baik untuk mendukung pertumbuhan anakan serta menjaga stamina indukan agar tetap prima dalam proses reproduksi.
Asinan atau Sotong
Asinan atau sotong mengandung kalsium tinggi yang berfungsi untuk memperkuat tulang dan membantu pembentukan cangkang telur. Selain itu, pakan ini juga berperan dalam meningkatkan kualitas reproduksi burung kenari.
Air Minum dan Perawatan Tambahan
Air minum harus selalu tersedia secara ad libitum atau tidak dibatasi. Gunakan air matang yang bersih dan dapat ditambahkan vitamin sesuai kebutuhan. Selain itu, kebersihan tempat pakan, minum, dan sangkar perlu dijaga secara rutin agar burung tetap sehat dan terhindar dari penyakit.
Cara Perawatan Burung Kenari
Memelihara kenari membutuhkan perhatian yang konsisten agar burung tetap sehat, aktif, dan memiliki kualitas kicau yang baik. Setiap tahap perawatan, mulai dari kondisi harian hingga fase tertentu dalam siklus hidupnya, perlu dilakukan dengan benar agar kenari dapat tumbuh optimal dan tidak mudah mengalami gangguan kesehatan.
Perawatan Mabung (Molting) dan Harian Kenari
Mabung atau molting merupakan kondisi alami pada burung kenari yang ditandai dengan rontoknya bulu dan akan digantikan dengan bulu baru. Proses ini sangat penting karena membutuhkan energi dan nutrisi yang lebih tinggi, sebab metabolisme burung dapat meningkat hingga sekitar 40 persen dibanding kondisi normal. Pada fase ini, perawatan harus dilakukan dengan lebih teliti agar proses pergantian bulu berjalan optimal.
Hal yang Perlu Diperhatikan saat Mabung
Selama masa mabung, beberapa faktor lingkungan harus dijaga dengan baik seperti pencahayaan, suhu, dan kelembaban kandang. Burung juga sebaiknya tidak dipertemukan dengan lawan jenis untuk menghindari stres.
Jika proses mabung terganggu, dapat berdampak pada ketidakseimbangan hormon yang berisiko menyebabkan penurunan kondisi fisik, kecacatan bulu, hingga menurunnya produktivitas reproduksi.
Perawatan Harian Burung Kenari
Perawatan harian kenari perlu dilakukan secara rutin dan teratur agar kondisi burung tetap sehat, aktif, dan memiliki kualitas kicau yang baik. Setiap aktivitas perawatan sebaiknya dilakukan pada waktu yang tepat agar hasilnya lebih maksimal. Berikut tahapan perawatan harian kenari yang bisa diterapkan:
- Pagi hari sekitar pukul 07.00, burung diangin-anginkan saat sinar matahari mulai baik
- Sekitar 30 menit kemudian, burung dimandikan
- Saat burung dimandikan, kandang dibersihkan serta pakan dan air minum diganti
- Setelah mandi, burung dijemur hingga sebelum pukul 11.00
- Setelah dijemur, burung diangin-anginkan kembali di tempat teduh
- Siang hingga sore hari, burung diperdengarkan suara kicauan burung lain untuk melatih suara
- Menjelang sore, pakan dan air minum dicek kembali dan ditambah jika habis
- Burung dimasukkan ke dalam rumah dan ditutup kerodong saat sore menuju malam
- Pada malam hari, burung bisa kembali diperdengarkan suara kicauan untuk menjaga kualitas suara
Pakan Tambahan & Nutrisi Pendukung
Pemberian pakan tambahan seperti kroto maksimal dua kali seminggu, atau telur puyuh dua kali seminggu juga dapat dilakukan. Sayur dan buah segar sebaiknya diberikan secara bervariasi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Asinan juga harus selalu tersedia di dalam sangkar, serta vitamin dan mineral dapat dicampurkan ke air minum sekitar satu kali seminggu.
Penanganan kondisi over birahi
Jika kenari mengalami over birahi, beberapa tindakan yang bisa dilakukan adalah memberikan mentimun selama dua hari, memperbanyak frekuensi mandi, mengurangi durasi penjemuran, serta lebih sering melakukan pengumbaran di tempat teduh.
Penanganan kenari yang drop atau kurang sehat
Jika kondisi burung menurun, berikan buah apel selama empat hari, gunakan biji seperti lin seed, niger seed, dan fumayin seed, serta tingkatkan pemberian kroto menjadi tiga kali seminggu. Frekuensi mandi dikurangi, burung yang sakit harus dipisahkan, dan penjemuran serta pemberian vitamin ditingkatkan menjadi setiap hari untuk membantu pemulihan kondisi tubuh.
Pemberian Suplemen Tambahan untuk Ternak Kenari
Pemberian suplemen pada burung kenari dapat membantu menjaga kondisi tubuh tetap sehat, meningkatkan daya tahan, memperlancar pencernaan, serta mendukung pertumbuhan dan produktivitas secara optimal.
Salah satu suplemen yang dapat digunakan adalah Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak yang memiliki kandungan nutrisi lengkap untuk kebutuhan harian burung kenari. Suplemen ini dapat diberikan pada semua usia burung kenari dengan cara mencampurkan sekitar 3 mL suplemen ke dalam 1 liter air minum, kemudian diaduk hingga merata.
Larutan tersebut kemudian digunakan sebagai air minum burung kenari yang bisa dibagi ke beberapa wadah sesuai jumlah burung. Pemberian dilakukan secara rutin setiap hari, cukup satu kali pada pagi atau sore hari agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.
Tingkatkan Kualitas Ternak Kenari dengan SOC GDM Spesialis Ternak agar Hasil Lebih Optimal
Keberhasilan dalam ternak kenari tidak hanya ditentukan oleh teknik pemeliharaan, tetapi juga dukungan nutrisi yang tepat untuk menunjang pertumbuhan dan kesehatan burung secara menyeluruh. Dengan perawatan yang konsisten dan asupan yang optimal, kenari dapat tumbuh lebih sehat, aktif, serta memiliki kualitas kicau dan reproduksi yang lebih baik.
SOC GDM Spesialis Ternak hadir sebagai solusi untuk membantu mengoptimalkan performa ternak kenari Anda melalui kandungan nutrisi lengkap yang mendukung daya tahan tubuh, pertumbuhan, serta produktivitas burung. Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai optimasi ternak kenari, Anda bisa klik banner di bawah ini dan terhubung langsung dengan tim ahli kami.












