Tanaman Buah

3 Rekomendasi Pupuk Pelebat Buah dan Anti Rontok agar Panen Maksimal 

Rekomendasi pupuk pelebat buah dan anti rontok

Buah rontok sebelum panen dan hasil yang tidak maksimal adalah masalah yang sering dialami petani. Penyebab utamanya hampir selalu sama, yaitu nutrisi yang kurang tepat di fase bunga dan buah. Di sinilah pupuk pelebat buah dan anti rontok hadir sebagai solusi yang diformulasikan khusus untuk mendorong buah tumbuh lebat. 

Tidak semua pupuk bekerja dengan cara yang sama. Efektivitas sebuah pupuk sangat bergantung pada kandungan di dalamnya, mulai dari bahan organik hingga bakteri aktif yang bekerja langsung di akar dan jaringan tanaman. Pupuk yang tepat bukan hanya memberi nutrisi, tapi memperkuat ketahanan buah sehingga tidak mudah gugur. 

Sayangnya, pasar kebanjiran produk dengan klaim serupa tapi hasil yang berbeda. Memilih yang salah hanya akan membuat waktu dan biaya. Jadi sebelum memutuskan untuk membeli pupuk, penting untuk tahu dulu apa saja kandungan yang harus ada dalam pupuk pelebat buah dan anti rontok yang benar-benar efektif. 


Banner Artikel CTA Pertanian GDM Desktop 1
Banner Artikel CTA Pertanian GDM Mobile 1

Nutrisi untuk Mempercepat Pembuahan dan Mencegah Kerontokan

Memilih pupuk pelebat buah dan anti rontok tidak bisa sembarangan. Sebab, keberhasilan tanaman dalam menghasilkan buah yang lebat, besar, berkualitas, dan tidak mudah rontok sangat dipengaruhi oleh kecukupan unsur hara. 

Jika nutrisi yang diberikan tidak sesuai kebutuhan tanaman, risiko bunga gugur, bakal buah rontok, hingga hasil panen yang kurang maksimal akan lebih besar. Oleh karena itu, penting memilih pupuk dengan kandungan nutrisi yang lengkap dan seimbang. Berikut beberapa nutrisi penting yang sebaiknya terdapat dalam pupuk untuk mendukung proses pembuahan. 

Fosfor

Fosfor berperan penting dalam merangsang pertumbuhan akar yang sehat, mempercepat pembentukan bunga, serta membantu proses pembentukan buah. Nutrisi ini juga mendukung transfer energi di dalam tanaman sehingga fase generatif dapat berlangsung lebih optimal. 

Kalium

Kalium membantu meningkatkan ukuran buah, memperbaiki rasa, warna, dan kualitas hasil panen. Selain itu, nutrisi ini juga berfungsi memperkuat daya ikat buah pada tangkai sehingga dapat membantu mengurangi risiko buah rontok sebelum masa panen. 

Magnesium

Magnesium merupakan komponen utama pembentuk klorofil yang berperan dalam proses fotosintesis. Semakin optimal fotosintesis berlangsung, semakin banyak eenrgi yang dihasilkan tanaman untuk mendukung pertumbuhan dan pembesaran buah. 

Boron

Boron memiliki peran penting dalam proses penyerbukan, pembentukan bunga, dan perkembangan bakal buah. Kekurangan boron sering dikaitkan dengan bunga yang mudah gugur atau buah gagal berkembang sempurna. 

Zinc (Zn)

Zinc membantu pembentukan hormon pertumbuhan tanaman yang berpengaruh pada pembungaan terhadap pembungaan dan pembentukan buah. Nutrisi ini juga mendukung metabolisme tanaman agar tetap aktif selama fase produktif. 

Mangan dan Zat Besi

Kedua unsur mikro ini berperan dalam membantu pembentukan enzim mendukung fotosintesis, serta menjaga tanaman tetap sehat sehingga proses pembuahan dapat berjalan lebih maksimal. 

Dengan kandungan nutrisi yang lengkap tersebut, pupuk pelebat buah dan anti rontok dapat membantu tanaman menghasilkan buha lebih lebat, berkualitas, dan memiliki daya ikat buah yang lebih kuat hingga masa panen.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Pupuk Perangsang Bunga dan Buah Cabe untuk Tingkatkan Hasil Panen

Rekomendasi Pupuk Pelebat Buah dan Anti Rontok 

Untuk membantu nutrisi di atas, penggunaan pupuk berkualitas menjadi salah satu solusi yang efektif. Kandungan nutrisi lengkap bisa didapat dari berbagai pupuk organik dari GDM.

Produk GDM hadir untuk mendukung kesuburan tanah, memperkuat perakaran, meningkatkan penyerapan unsur hara, serta mengoptimalkan fase pembuahan agar hasil panen lebih maksimal.

Produk Organik Cair (POC)  Spesialis Tanaman Buah-Buahan

POC GDM spesialis Tanaman buah merupakan suplemen cair yang diformulasikan khusus untuk menghasilkan panen buah-buahan yang berkualitas. Kandungannya dapat membantu melebatkan buah, meningkatkan bobot buah, dan meningkatkan potensi produksi. 

Selain itu, POC tanaman buah juga mampu mengoptimalkan kualitas hasil panen, mulai dari menebalkan daging buah hingga membantu menghasilkan rasa buah yang lebih manis. Suplemen organik ini juga dapat membantu mencegah tanaman layu, mengurangi risiko rontok daun dan buah, serta meningkatkan daya tahan tanaman pada serangan penyakit. 


Pupuk Organik Cair GDM
Spesialis Buah
  • Menyediakan Nutrisi Lengkap untuk Tanaman
  • Meningkatkan Kesuburan Tanah
  • Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Hasil Panen
  • Mencegah Serangan Penyakit
  • Mengurangi Ketergantungan pada Pupuk Kimia


GDM Black Bos

GDM Black Bos merupakan stimulan organik yang mengandung empat bakteri baik yang berperan dalam menjaga produktivitas tanaman buah. Kandungan bakterinya mampu membantu menyuburkan tanah sehingga proses penyerapan nutrisi oleh tanaman menjadi lebih optimal. 

Ketika kebutuhan nutrisi tercukupi dengan baik, tanaman akan tumbuh lebih sehat dan berpotensi menghasilkan buah dengan ukuran serta bobot yang lebih maksimal. Umumnya, GDM Black Bos digunakan sejak persiapan lahan hingga fase awal pemupukan untuk memperbaiki kualitas tanah, mempercepat, pertumbuhan tanaman serta memperkuat akar dan batang. 


GDM Black BOS
Bio Organic Stimulant
  • Menggemburkan Tanah
  • Stimulan Bakteri
  • Penawar Racun Dari Logam-Logam Berat
  • Bioremediasi Tanah
  • Fermentasi Kompos


GDM SaMe Granule Bio Organik

GDM SaMe Granule Bio Organik merupakan ekstrak organik berkonsentrat tinggi yang umumnya digunakan sebagai probiotik saat persiapan media tanam. Produk ini membantu menjaga produktivitas lahan agar tetap optimal sebagai tempat tumbuh tanaman buah. 

Stimulan bakteri alaminya mampu meningkatkan kualitas tanah, membantu mencegah penyakit tular tanah, serta memperbaiki struktur tanah yang rusak. Dengan kondisi tanah yang sehat dan subur, pertumbuhan tanaman buah menjadi lebih optimal sehingga proses pembentukan buah juga dapat berlangsung lebih maksimal. 


GDM SAME
Granule Bio Organic
  • Penghasil Enzim, Hormone & Antibiotik Alami
  • Rumah Bagi Bakteri Alami
  • Perekat Nutrisi Tanah
  • Penghambat Pertumbuhan Jamur
  • Menggemburkan Tanah


Kandungan Pupuk Pelebat Buah dan Anti Rontok dari GDM

Memilih pupuk pelebat buah dan anti rontok sebaiknya tidak hanya melihat manfaat akhirnya, tetapi juga memahami kandungan bahan di dalamnya. Semakin lengkap kandungan bahan alami dan bakteri baik di dalam pupuk, semakin optimal pula penyerapan nutrisi oleh tanaman. 

Dengan begitu, tanaman buah dapat tumbuh lebih sehat, produktif, dan menghasilkan buah berkualitas tinggi. Berikut beberapa bahan penting dan bakteri yang terdapat dalam pupuk pelebat buah dan anti rontok GDM. 

Bahan-Bahan Pupuk Organik GDM

Pupuk dari GDM menggunakan bahan organik yang diformulasikan secara khusus karena memiliki manfaat besar bagi kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman. 

Kandungan bahan alami ini bekerja dengan membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan ketersediaan unsur hara, serta menciptakan lingkungan tumbuh yang lebih sehat. Berikut beberapa bahan organik yang menjadi kandungan utama dalam pupuk GDM: 

Limbah Organik

Limbah organik terbukti mampu memperbaiki struktur tanah sehingga media tanam menjadi lebih gembur dan subur. Selain itu, kanduangannya juga meningkatkan populasi mikrooganisme baik di dalam tanah, menghasilkan unsur hara yang lengkap, membantu penyerapan nutrisi, serta menjaga kelembapan tanah lebih lama. Dengan begitu, kebutuhan air pada tanaman tetap tercukupi. 

Rumput Laut

Rumput laut kaya akan mineral penting yang dibutuhkan tanaman buah seperti xat besi, kalsium, fosfor, serta vitamin A, C, dan D. Kandungan unsur haranya yang tinggi sangat baik untuk meningkatkan kesuburan tanah, memperkuat pertumbuhan tanaman, serta membantu proses pembungaan dan pembuahan agar lebih optimal. 

Minyak Hewani

Minyak hewani memiliki manfaat sebagai antibakteri, antijamur, antivirus alami yang membantu melindungi tanaman dari berbagai gangguan penyakit. Selain itu, kandungan mineral dan senyawa alaminya juga berperan dalam mendukung pertumbuhan tanaman agar lebih sehat, kuat, dan produktif. 

Algae

Algae atau ganggang laut merupakan bahan alami yang kaya manfaat untuk pertanian. Kandungannya dapat membantu proses bioremediasi logam berat dalam tanah, memiliki unsur Cobalt (Co) yang bermanfaat untuk mendukung metabolisme tanaman, serta mengandung antibiotik alami yang dapat membantu menjaga kesehatan tanaman buah dari serangan patogen. 

Baca Juga: 5 Cara Mencegah Lalat Buah pada Cabai agar Panen Lebih Berkualitas

Bakteri dalam Pupuk Pelebat Buah dan Anti Rontok GDM

Selain bahan organik pupuk pelebat buah dan anti rontok dari GDM dilengkapi dengan kandungan bakteri baik yang bermanfaat bagi tanah dan tanaman. Kehadiran bakteri ini berperan penting dalam membantu mengurangi unusr hara, meningkatkan penyerapan nutrisi, memperbaiki struktur tanah, hingga menjaga tanaman tetap sehat selama masa pertumbuhan dan pembuah. 

Berikut beberapa bakteri unggulan yang terkandungan dalam pupuk pelebat buah dan anti rontok GDM: 

Bacilus Brevis

Bakteri ini menghasilkan antibiotik terotrisin alami yang membantu melindungi tanaman buah dari gangguan penyakit penyebab layu. Dengan begitu, pertumbuhan tanaman menjadi lebih sehatd an proses perkembangan buah dapat berlangsung lebih optimal. 

Bacillus Pumillus

Bakteri ini membantu menghasilkan hormon pertumbuhan alami yang dapat mempercepat pertumbuhan tanaman. Selain itu, bacillus pumilus juga berperan dalam meningkatkan jumlah dan luas daun, sehingga proses fotosintesis menjadi lebih maksimal untuk menunjang pembentukan buah. 

Bacillus Mycoides

Bakteri ini membantu tanaman menyerap unsur hara dan nutrisi yang tersedia di dalam tanah dengan lebih efektif. Penyerapan nutrisi yang optimal akan menjaga produktivitas tanaman buah tetap stabil dan mendukung hasil panen yang lebih baik. 

Pseudomonas Alcaligenes

Bakteri ini berperan dalam membantu penyerapan unsur hara penting seperti nitrogen  (N), fosfor (P), dan kalium (K), sekaligus merangsang pertumbuhan akar agar lebih cepat dan kuat. Kondisi ini membantu tanaman lebih cepat berbuah, menghasilkan buah lebih lebat serta membantu mengurangi risiko kerontokan. 

Pseudomonas Mallei

Bakteri ini membantu mengoptimalkan pembentukan buah, mulai dari bentuk, ukuran, hingga bobot buah dengan perkembangan buah yang elbih maksimal, potensi hasil panen pun dapat meningkat. 

Microscoccus Roseus  

Bakteri ini membantu menggemburkan tanah, menunjang pertumbuhan akar, menyediakan unsur hara mikro, serta membantu meningkatkan daya tahan tanaamn terhadap berbagai gangguan. Hasilnya, tanaman dapat tumbuh lebih sehat dan produktif. 

Klebsiella Oxytoca

Bakteri ini membantu menguraikan unsur fosfor, menangkan nitrogen dari udara, serta mempercepat proses dekomposisi bahan bahan organik bahan organik di bahan dalam tanah. Proses ini membuat unsur hara lebih mudah tersedia dan diserap tanamn untuk mendukung pertumbuhan serta pembuahan secara optimal. 


Banner Promo Pupuk Organik Cair GDM
Banner Mobile Promo Pupuk Organik Cair GDM

Panduan Aplikasi Pemupiukan Pelebat Buah dan Anti Rontok dari GDM  

Penggunaan tiga produk GDM secara bersamaan dirancang untuk bekerja saling melengkapi. GDM SaMe Granule dan GDM Black Bos bertugas menyiapkan kondisi tanah, sementara POC GDM Spesialis Buah memberikan nutrisi langsung ke tanaman di setiap fase pertumbuhan. Berikut ini panduan aplikasi pemupukan pelebat buah dan anti rontok GDM: 

Persiapan Lahan (Sebelum Tanam) 

Di tahap ini dilakukan sebelum tanam diaplikasikan bersamaan saat pengolahan tanah. Ada dua produk yang bisa digunakan yaitu GDM Black Bos dan GDM SaMe Granule Bio. Kedua produk ini bisa diaplikasikan bersamaan saat tahapan pengolahan tanah. 

GDM Black Bos ditaburkan merata ke lahan dengan dosis 5 kg per hektar untuk tanaman buah semusim seperti melon dan semangka atau 10 kg per hektar untuk tanaman buah tahunan seperti mangga, durian, dan rambutan. 

Produk ini bekerja membenahi kondisi tanah, menetralisir racun dengan logam berat serta mengaktifkan mikroba baik di dalam tanah agar akar tanaamn buah punya fondasi yang kuat sejak awal. Sedangkan GDM SaMe Granule bisa ditaburkan bersamaan dengan dosis 150kg per hektar saat olah tanah. 

Granule ini akan menjadi rumah bagi bakteri baik yang menghasilkan enzim, hormon, dan antibioti alami. Fungsinya memperbaiki  struktur tanah, mencegah penyakit tular tanah seperti busuk akar dan layu yang sering menyerang tanaman buah, sekaligus menjaga ketersediaan nutrisi agar tanaman siap memasuki fase generatif. 

Pemupukan Rutin (Setelah Tanam)

POC GDM Spesialis Buah bisa diaplikasikan saat perendaman bibit, setelah tanam, dan diberikan secara sesuai jenis tanaman buah. Ada dua cara aplikasi yang bisa dipilih: 

Cara kocor dengan perbandingan 1:50, yaitu sekitar 500ml dicampur 25 liter air, lalu disiramkan ke area perakaran. Cara semprot dengan perbandingan 1:20 yaitu 500 ml dicampur dalam tangki 14 liter, disemprotkan pada pagi atau sore hari. Sesuaikan dosis dan frekuensi dengan jenis tanaman buah yang dibudidayakan: 

  • Strawberry, blueberry, anggur, dan markisa
    Dosis penggunaan: 5 liter per hektar, diaplikasikan 1 minggu sekali.
  • Melon, semangka, blewah, dan timun emas
    Dosis penggunaan: 8 liter per hektar, diaplikasikan 2 minggu sekali.
  • Jeruk, lemon, dan pisang
    Dosis penggunaan: 8 liter per hektar, diaplikasikan 1 minggu sekali.
  • Mangga, durian, rambutan, alpukat, kelengkeng, dan buah tropis besar lainnya
    Dosis penggunaan: 10–15 liter per hektar, diaplikasikan 1 bulan sekali.

Aplikasi Ulang (Pemeliharaan)

GDM Black Bos diulang saat tanaman buah berumur 30 hari setelah tanam untuk jenis semusim , atau setiap 3 bulan sekali untuk tanaman buah tahunan. GDM SaMe Granule bisa diulang dengan jadwal yang sama. POC GDM Spesialis Buah bisa terus diberikan secara rutin sesuai frekuensi masing-masing hingga menjelang masa panen. 

Untuk mendapat hasil buah yang lebat dan tidak mudah rontok, ketiga produk ni sebaiknya digunakan bersama dan tidak terpisah. Kombinasi GDM Black Bos dan SaMe granule sejak pengolahan lahan. Tujuannya membuat tanah lebih siap menyerap nutrisi dari POC GDM Buah, sehingga bunga tidak mudah gugur, buah terbentuk lebih banyak, ukurannya lebih besar, dan kualitas panen jauh lebih optimal. 



Gunakan Pupuk Pelebat Buah dan Anti Rontok dari Produk GDM agar Hasil Panen Optimal

Mendapatkan hasil buah yang lebat dan tidak mudah rontok bukan sekadar soal rajin atau menyiram memberi pupuk sembarangan. Kuncinya ada pemilihan pupuk yang tepat dan pemupukaan yang benar di setiap fase pertumbuhan tanaman. Pupuk produk GDM hadir sebagai solusi luntuk mendapat nutrisi optimal sehingga buah bisa terbentuk sempurna tanpa gugur. 

Masih bingung menentukan dosis atau jadwal aplikasi yang tepat untuk jenis tanaman buah Anda? Yuk, konsultasikan langsung dengan tim ahli GDM secara gratis. Klik banner di bawah ini dan dapatkan panduan pemupukan yang sesuai dengan kondisi lahan adan jenis tanaman buah Anda! 


Banner Artikel CTA Pertanian GDM Desktop 3
Banner Artikel CTA Pertanian GDM Mobile 3

author-avatar

About WAHYU NURWIJAYO, SP

Seorang profesional di Industri Pertanian dengan selalu menerapkan sistem keseimbangan ekologi agar budidaya pertanian berjalan efektif & efisien serta hasil produksi meningkat