6 Cara Menanam Buah Bit agar Tumbuh Subur dan Cepat Panen!

Buah bit merupakan salah satu komoditas yang belum banyak dibudidayakan di Indonesia. Padahal, umbi berwarna merah keunguan ini memiliki berbagai manfaat dan banyak dimanfaatkan sebagai bahan olahan, salah satunya jus buah bit yang cukup populer di kalangan masyarakat.
Jika tertarik membudidayakannya, Anda perlu memahami cara menanam buah bit yang tepat agar tanaman dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen berkualitas. Kabar baiknya, budidaya buah bit tidak selalu membutuhkan lahan yang luas. Tanaman ini dapat ditanam di pekarangan atau lahan terbatas di sekitar rumah.
Selain relatif mudah dibudidayakan, buah bit juga memiliki potensi bisnis yang menjanjikan seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap produk pangan bernilai gizi tinggi. Lalu, apa saja syarat tumbuh buah bit dan bagaimana teknis budidayanya? Simak cara menanam buah bit dari awal sampai akhir, berikut ini!


Potensi Bisnis Budidaya Buah Bit
Budidaya buah bit memang jarang terdengar layaknya agribisnis lainnya. Meskipun terbilang jarang dijumpai, namun saat ini komoditas buah bit banyak dibudidayakan.
Buah bit adalah tanaman yang berasal dari keluarga Amaranthaceae-Chenopodiaceae. Artinya, buah bit masih satu keluarga dengan sayuran lobak dan sayuran berakar lainnya. Umumnya, buah ini hanya digunakan akarnya saja untuk obat kesehatan karena memiliki rasa yang manis. Selain itu, akar buah bit juga dapat menjadi jus. Sementara dagingnya dapat digunakan sebagai pewarna makanan.
Buah bit mengandung banyak vitamin, di antaranya adalah Asam Folat, Kaliumen, Serat, Vitamin C, Magnesium, Zat besi, Fosfor, Triptofan, Caumarin, dan Betasianin.
Dengan banyaknya keunggulan dari buah bit, buah yang satu ini memiliki potensi besar untuk dibudidayakan. Pastikan Anda memahami syarat tumbuh tanaman buah bit:
Syarat Tumbuh Buah Bit
Berikut ini adalah syarat tumbuh buah bit yang perlu Anda ketahui sebelum memahami cara menanam buah bit yang benar.
- Temperatur suhu lingkungan yang disukai buah bit adalah berkisar antara 21-27o C
- Bit merah ditanam di daerah dengan ketinggian 1.000 mdpl
- Bit Putih 500 mdpl
- Curah hujan 500-550 mm per-tahun dengan kelembapan udara yang tinggi
- Penyinaran matahari langsung yang disukai oleh buah bit lebih dari 8 jam
6 Cara Budidaya Buah Bit agar Cepat Panen
Cara budidaya buah bit sudah harus dimulai dan diperhatikan sejak pembuatan media tanam buah bit, pembibitan, cara menanam buah bit, cara merawat pohon bit, pemberian pupuk buah bit, hingga pemanenannya.
Berikut ini cara budidaya buah bit di dalam pot yang baik agar bisa cepat panen:
Persiapan Media Tanam
Cara menanam buah bit yang pertama adalah persiapan media tanam. Lahan yang akan ditanami buah atau tanaman bit sebaiknya diolah dengan dibajak atau dicangkul untuk menggemburkan tanah, berikut untuk skala lahan besar:
- Pembajakan atau pencangkulan diusahakan agak dalam sekitar 30 cm.
- Berikan GDM SaMe dengan dosis 150 kg/ha yang ditebar secara merata setelah pembajakan tanah. Kemudian GDM Black Bos dengan dosis 5 kg/ha yang diaplikasikan ke dalam ukuran 1 gelas air mineral ke dalam tangki, lalu disemprotkan ke lahan dalam kondisi lembap.
- Buatlah alur atau bedengan untuk menanam buah atau tanaman bit dengan jarak antar alur sekitar 30 cm.
Cara persiapan media tanam buah bit untuk skala rumahan:
- Masukkan media tanam buah bit ke dalam pot yang cukup besar.
- Tebarkan 200 gram Granule Bio Organik GDM SaMe ke seluruh permukaan media tanam.
- Siram media tanam dengan air hingga lembap dan basah.
- Larutkan 1/4 gelas air mineral GDM Black BOS ke dalam sprayer besar, kemudian semprotkan secara merata ke suluruh permukaan media tanam buah bit.
- Media tanam siap digunakan.
Baca Juga “Simak Cara Menanam Buah Bit di Pot Pada Lahan Sempit“
Proses Pembibitan Buah Bit
Biji atau benih tanaman bit bisa ditanam langsung pada lahan tanam, bisa juga dengan cara stek atau penyambungan. Namun sebaiknya, bibit atau benih buah atau tanaman bit disemai pada tempat penyemaian.
Ada dua jenis bibit yang bisa Anda siapkan. Jenis pertama adalah bibit benih yang bisa Anda dapatkan di toko-toko pertanian ataupun toko bibit. Jenis kedua adalah bibit buah bit yang Anda ambil dari umbinya langsung. Selain itu, jenis kedua ini juga bisa Anda dapatkan di toko-toko pertanian. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah rinciannya :
- Untuk bibit buah bit yang Anda ambil dari benih, Anda harus melakukan penyemaian terlebih dahulu.
- Sebelum proses penyemaian, untuk memaksimalkan pertumbuhan benih buah bit, pastikan Anda merendam terlebih dahulu benih buah bit dengan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Buah perbandingan 100 ml: 1 liter air. Lakukan perendaman kurang lebih selama 15 menit.
- Proses penyemaian dapat Anda lakukan sebulan sebelum masa tanam. Dan penyemaian dapat dilakukan hingga bibit siap dan layak untuk ditanam dengan ketentuan bibit telah bertunas dan mencapai ketinggian kurang lebih hingga 5 atau 10 cm.
- Setelah proses penyemaian, barulah Anda dapat melakukan proses pemindahan atau penanaman.
- Apabila Anda mengambil bibit dari umbinya, Anda sudah bisa menanamnya langsung pada lahan tanam.
- Sebelumnya, pisah-pisahkan terlebih dahulu tunas bibit yang menempel pada umbi untuk ditanam.
Salah satu fungsi perendaman benih dengan larutan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Buah-Buahan adalah memaksimalkan pertumbuhan dan meminimalisir adanya parasit yang ada di dalam benih buah bit.
Baca Juga “5 Cara Stek Pohon Buah Tin agar Bibit Jadi Lebih Berkualitas“
Cara Menanam Bibit Buah Bit
Proses penanaman buah bit memang terbilang mudah. Jika mengandalkan biji maupun stek, berikut cara menanam buah bit dengan benar:
- Setelah melalui proses perendaman, maka biji atau bibit stek bisa langsung ditanam dalam lubang tanam yang sudah disiapkan.
- Setelah itu, lahan tanam bisa ditutup secara perlahan dan pastikan tanaman memiliki jarak tanam yang tepat.
- Setelah selesai proses penanaman, lakukan penyiraman. Hindari menyiram dengan terlalu banyak air, karena dapat memicu pembusukan umbi.


Cara Perawatan Pohon Bit
Tanaman bit umumnya dapat beradaptasi dengan baik di daerah yang cenderung hangat sehingga tidak membutuhkan terlalu banyak air, terutama saat musim hujan. Oleh karena itu, penyiraman dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca dan kelembapan tanah.
Pada musim kemarau, penyiraman cukup dilakukan satu kali sehari untuk menjaga ketersediaan air bagi tanaman. Sementara itu, saat musim hujan, penyiraman hanya perlu dilakukan jika kondisi tanah mulai kering agar kelembapan tetap terjaga tanpa menyebabkan genangan yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.
Pemupukan Tanaman Buah Bit
Setelah melalui proses penanaman, tanaman bit memasuki tahap perawatan. Pada tahap ini, tanaman buah bit memerlukan pemupukan agar dapat tumbuh optimal. Pemupukan bisa dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan umur tanaman masing-masing.
Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman sekaligus menjaga kesuburan media tanam, Anda dapat menggunakan pupuk organik. Selain membantu menunjang pertumbuhan tanaman, pupuk organik juga berperan dalam memperbaiki kualitas tanah agar tetap subur dan produktif.
Salah satu pilihan yang dapat digunakan adalah Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Buah. Agar hasilnya lebih optimal, pemupukan dapat dikombinasikan dengan GDM Granule SAME dan GDM Black BOS untuk membantu meningkatkan kesuburan tanah serta mendukung pertumbuhan tanaman bit secara maksimal.
Pemupukan 7-28 HST
Penggunaan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Buah dengan dosis 8 liter/ha. Dengan penggunaan 500 ml/tangki yang disemprot secara merata.
Pemupukan 30-50HST
- Untuk tetap menjaga kesuburan lahan, pemberian GDM Granule SAME sebanyak 100 kg/ha yang ditaburkan ke sekitar tanaman.
- Setelah itu, penggunaan GDM Black BOS dengan dosis 5kg/ha. Caranya dengan takaran 1 gelas air mineral/tangki yang disemprotkan ke tanah.
- Dilanjutkan pengaplikasian Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Buah dengan dosis 8 liter/ha. Dengan penggunaan 500 ml/tangki yang disemprot secara merata.
Kombinasi ketiga pupuk organik dapat memaksimalkan kualitas tanaman buah bit. Merangsang pertumbuhan buah bit dan kualitas lahan tanam akan lebih meningkat.
Pemanenan Buah Bit
Bagian yang paling ditunggu-tunggu setelah mengetahui cara menanam buah bit adalah pemanenan buah ketika berhasil tumbuh besar. Pemanenan buah bit umumnya dapat dilakukan ketika umur tanaman berkisar dari 2 hingga 3 bulan. Pemanenan bisa dilakukan dengan cara mencabut tanaman hingga akar. Jangan potong batang untuk mengurangi penguapan dan menjaga agar buah bit tetap segar. Ingat, jangan sampai terlambat memanen karena jika terlambat dapat membuat bit berkayu dan keras.
Dukung Pertumbuhan Buah Bit Anda dengan Pupuk Organik Cair (POC) GDM & Hasilkan Panen Berlimpah!
Itulah 6 cara menanam buah bit mulai dari persiapan media tanam hingga pemanenan buah. Bagi pemula yang ingin memaksimalkan hasil pertanian buah bit, Anda bisa membudidayakannya dengan cara-cara yang telah dijelaskan di atas. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan hasil panen maksimal dan berukuran besar.
Untuk menunjang nutrisi dan ketahanannya terhadap penyakit layu fusarium maupun layu bakteri, gunakan Pupuk Organik Cair (POC) Spesialis Buah-Buahan. Pupuk tersebut tidak hanya mampu menambah kesehatan tanaman, tetapi juga menjadikan buah lebih besar, tebal, seragam, dan manis.
Jika Anda memiliki pertanyaan terkait cara menanam buah bit atau pengaplikasian Pupuk Organik Cair (POC) GDM, Anda dapat berkonsultasi secara gratis dengan tim ahli pertanian kami. Caranya mudah saja, Anda bisa langsung klik banner di bawah ini!



















