Peternakan

4 Cara Ternak Domba Tanpa Ngarit dengan Nutrisi yang Tepat 

Cara ternak domba tanpa ngarit

Cara ternak domba tanpa ngarit kini menjadi solusi praktis bagi peternak yang ingin menjalankan usaha dengan lebih efisien dan hemat tenaga. Metode ini memungkinkan peternak tetap fokus pada bisnis penggemukan tanpa harus mencari rumput setiap hari. 

Dengan pola pemeliharaan yang lebih modern, kebutuhan pakan domba dapat dipenuhi dari bahan alternatif seperti jerami fermentasi, konsentrat, dan pakan tambahan bernutrisi. Cara ini sangat cocok untuk peternak pemula maupun skala besar yang ingin meningkatkan produktivitas. 

Sistem pakan tanpa ngarit dapat membantu pencernaan domba, meningkatkan nafsu makan, hingga menambah bobot. Selain itu, lingkungan kandang juga menjadi lebih bersih dan tidak berbau menyengat. Agar lebih paham, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Prospek Usaha Ternak Domba Tanpa Ngarit

Cara ternak domba tanpa ngarit tak hanya memudahkan perawatan, tapi juga membuka peluang keuntungan yang lebih besar. Kebutuhan pakan dapat diproduksi sendiri sehingga biaya operasionalnya jadi lebih hemat. 

Jika dikelola dengan baik, usaha ternak domba mampu memberikan hasil yang stabil dan menjanjikan untuk jangka panjang. Potensi tersebut dirasakan oleh banyak peternak di Indonesia. Salah satu peternak di Bogor, Jawa Barat, mengungkapkan bahwa keuntungan penjualan domba bisa mencapai sekitar 800 ribu per ekor. 



Dengan rata-rata penjualan 9 sampai 10 ekor per minggu, omzet bulanan dapat menyentuh ratusan juta rupiah, bahkan meningkat tajam saat momen Idul Adha. Usaha ini tergolong prospektif karena permintaan pasar pada domba selalu ada. Kuncinya ada pada perawatan dan manajemen pakan yang tepat. 

Pakan berkualitas mampu mempercepat penggemukan, meningkatkan kesehatan, dan menghasilkan bobot jual yang optimal. Jadi, memahami cara ternak domba tanpa ngarit jadi langkah penting untuk memaksimalkan keuntungan. 

Cara Ternak Domba Tanpa Ngarit

Cara ternak domba tanpa ngarit menuntut peternak untuk memahami setiap tahapan. Setiap langkah saling berkaitan dan menentukan keberhasilan proses penggemukan. Oleh karena itu, Anda perlu mengikuti panduan yang sistematis. Berikut tahapan penting yang bisa Anda terapkan. 

Pemilihan Bibit Domba 

Pemilihan bibit domba untuk penggemukan jadi langkah awal yang sangat menentukan hasil panen. Peternak pemula perlu mengenali kriteria bibit yang berkualitas agar pertumbuhan domba jadi lebih optimal. Ciri bibit yang baik antara lain memiliki tubuh sehat, aktif, dan tidak cacat fisik. 

Untuk tujuan penggemukan, domba jantan lebih disarankan karena pertambahan bobotnya cenderung lebih cepat. Namun jika tujuan usaha mengarah ke pembibitan, domba betina yang subur dapat menjadi pilihan tepat. Selain itu, penggunaan domba lokal lebih efektif karena lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan dan pola pakan yang diberikan.

Memperhatikan kondisi fisik domba sebelum dibeli sangatlah penting. Bentuk tubuh, nafsu makan, serta riwayat kesehatan akan berpengaruh langsung pada kualitas pertumbuhan dan hasil panen.

Baca Juga: “Usaha Ternak Domba Modal Kecil Menguntungkan Untuk Pemula

Pahami Kebutuhan Pakan Domba Per Hari 

Mengetahui kebutuhan nutrisi domba merupakan langkah wajib bagi peternak. Dengan memahami kebutuhan pakan per hari, Anda dapat menentukan jumlah pakan yang harus diberikan secara tepat dan tidak berlebihan.

Pemahaman ini juga membantu dalam memilih jenis pakan yang sesuai, baik pakan utama maupun pakan tambahan. Pemberian pakan yang terukur akan membuat pertumbuhan domba lebih stabil, kesehatan terjaga, dan target bobot dapat tercapai sesuai rencana. Berikut tabel kebutuhan nutrisi untuk ternak domba berdasarkan berat badan dan kondisinya:

Jenis DombaBerat Badan (Kg)Berat Kering (%BB)Protein Kasar (%)Total Digestible Nutrient (%)Ca (%)P (%)
Domba Bunting2059,860,380,28
3048,2550,300,22
404,78,2500,260,20
503,48500,250,18
6037,8500,230,17
>603-57,8-9,850-600,23-0,380,17-0,28
Domba Lepas Sapih (Anak Domba)5422,5901,201
103,318,2700,760,67
203,314,5600,420,38
303,311,8600,290,26
40310600,250,23
>403-410-22,560-900,25-1,200,23-1
Domba Jantan203,611,865,00,400,36
403,510,9600,210,19
503,58,4550,170,15
603,37,3500,150,14
703,06,9500,140,13
>703,0-3,66,9-11,850-650,14-0,400,13-0,36

Pada tabel di atas sudah ditampilkan kebutuhan nutrisi domba berdasarkan berat badan dan kondisi ternak, yaitu domba lepas sapih, domba bunting, dan domba pejantan. Dari data tersebut, ada beberapa komponen nutrisi yang wajib dipenuhi sesuai standar, antara lain:

  • Berat kering pakan (% dari bobot badan) sebagai acuan jumlah konsumsi harian.
  • Protein kasar untuk mendukung pertumbuhan otot dan pembentukan jaringan tubuh.
  • Kalsium (Ca) yang berperan dalam pembentukan tulang dan kesehatan rangka.
  • Fosfor (P) untuk menunjang metabolisme energi dan reproduksi.

Memahami kebutuhan nutrisi ini sangat penting agar Anda dapat memberikan pakan yang tepat tanpa harus bergantung pada rumput segar. Dengan metode pakan yang benar dan terukur, kebutuhan gizi domba tetap terpenuhi, proses penggemukan lebih optimal, dan kesehatan ternak lebih terjaga.

Jenis Pakan Ternak Domba Tanpa Ngarit

Pakan fermentasi menjadi pilihan utama dalam sistem ternak domba tanpa ngarit untuk mendukung proses penggemukan. Jenis pakan ini dinilai lebih praktis karena tidak tergantung pada ketersediaan rumput segar setiap hari. 

Selain itu, pakan fermentasi memiliki banyak kelebihan dibandingkan pakan hijauan biasa. Untuk melihat analisa usaha ternak domba secara lebih lengkap, Anda dapat mengakses informasi di halaman Probiotik Domba Terbaik – Terbukti Meningkatkan Pendapatan 17Juta Dalam Satu Periode.

Kualitas pakan fermentasi akan semakin optimal jika ditambahkan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan. Suplemen ini membantu meningkatkan nilai nutrisi pakan sehingga lebih mudah dicerna dan memberikan hasil penggemukan yang lebih cepat. Berikut beberapa kelebihan pakan fermentasi bagi domba.


Suplemen Organik Cair GDM
Spesialis Peternakan
  • Meningkatkan Antibodi dan Menangkal Penyakit
  • Menyediakan Nutrisi Lengkap untuk Ternak
  • Meningkatkan Produktivitas dan Hasil Panen
  • Mengurangi Bau Amoniak pada Kotoran
  • Mengurangi Stress pada Hewan Ternak

Memperbaiki Sistem Pencernaan Domba

Pakan fermentasi yang diproses menggunakan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan terbukti mampu memperbaiki sistem pencernaan domba. Produk ini mengandung bakteri baik seperti Pseudomonas alcaligenes, Micrococcus roseus, Bacillus mycoides, Bacillus pumillus, dan Bacillus brevis.

Bakteri tersebut berperan dalam membantu proses fermentasi sekaligus menyeimbangkan mikroorganisme di dalam saluran cerna. Dengan dominasi bakteri baik, pertumbuhan bakteri jahat dapat ditekan sehingga risiko gangguan pencernaan pada domba menjadi lebih kecil.

Domba Lebih Sehat dan Tahan Penyakit

Sistem pencernaan yang baik akan berdampak langsung pada kondisi kesehatan ternak. Domba menjadi lebih bugar dan memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat terhadap serangan penyakit.

Kandungan asam amino esensial, multivitamin, serta bakteri probiotik dalam Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan juga membantu melawan bakteri, virus, dan jamur penyebab penyakit. Dengan begitu, angka kematian ternak dapat ditekan dan produktivitas tetap terjaga.

Meningkatkan Nafsu Makan Domba

Pakan fermentasi tidak hanya memecah serat kasar menjadi lebih sederhana, tetapi juga memiliki aroma dan rasa yang lebih disukai domba. Teksturnya lebih lembut dan cenderung manis sehingga ternak lebih lahap saat makan.

Jika proses fermentasi ditambahkan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan, kualitas rasa dan aroma pakan menjadi semakin baik. Hal ini membuat konsumsi pakan meningkat dan kebutuhan nutrisi harian lebih mudah terpenuhi.

Mempercepat Penambahan Bobot Domba

Keberhasilan penggemukan sangat ditentukan oleh optimalnya proses pencernaan. Pakan fermentasi lebih mudah dicerna karena serat kasar dan senyawa kompleks telah diurai menjadi bentuk yang lebih sederhana.

Penyerapan nutrisi menjadi lebih maksimal sehingga energi yang dihasilkan dapat digunakan untuk pertumbuhan jaringan tubuh. Inilah alasan mengapa domba yang diberi pakan fermentasi cenderung mengalami kenaikan bobot lebih cepat dibandingkan pakan hijauan biasa.

Kotoran Ternak Tidak Berbau Menyengat

Masalah umum pada kandang domba adalah bau menyengat akibat tingginya kandungan amoniak pada kotoran. Pemberian pakan fermentasi yang dipadukan dengan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan terbukti dapat menurunkan kadar amoniak tersebut.

Sistem pencernaan yang lebih baik membuat proses penguraian pakan berlangsung lebih sempurna sehingga aroma kotoran menjadi lebih ringan. Lingkungan kandang pun lebih bersih, sehat, dan nyaman, termasuk pada kandang breeding domba.

Baca Juga:  Pakan Domba Penggemukan: Jenis, Kebutuhan Nutrisi, Takaran dan Komposisi

ternak domba tanpa ngarit

Cara Fermentasi Pakan Domba Tanpa Ngarit Menggunakan Jerami Padi & SOC GDM Spesialis Ternak

Banyaknya manfaat pakan fermentasi tentu membuat peternak tertarik untuk membuatnya sendiri. Proses pembuatannya sebenarnya cukup sederhana, asalkan dilakukan dengan cara yang benar. 

Berikut panduan praktis membuat pakan domba tanpa ngarit melalui fermentasi jerami padi dengan campuran produk GDM SOC Spesialis Ternak yang bisa dilakukan dengan mudah. 

Bahan yang dibutuhkan

  • 100 kg jerami padi kering
  • 1 liter Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan
  • Air bersih secukupnya

Alat yang Perlu Disiapkan

  • Tangki sprayer  
  • Tong atau wadah tertutup 
  • Terpal sebagai alas fermentasi 

Langkah Pembuatan Fermentasi 

  • Gelarkan terpal di atas permukaan tanah sebagai alas kerja.
  • Letakkan 25 kg jerami padi di atas terpal, lalu ratakan.
  • Semprot jerami dengan air hingga kondisinya lembap, tidak terlalu basah.
  • Campurkan 250 ml Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan ke dalam sprayer berisi air, lalu aduk hingga merata.
  • Semprotkan larutan tersebut ke jerami yang sudah dilembapkan sampai merata.
  • Tambahkan lagi 25 kg jerami kering di atasnya, kemudian ulangi proses penyemprotan air dan larutan suplemen.
  • Lakukan langkah yang sama secara bertahap hingga seluruh jerami habis dan mendapatkan perlakuan fermentasi.
  • Masukkan jerami yang sudah diproses ke dalam tong atau wadah tertutup rapat.
  • Simpan tong di tempat teduh dan biarkan proses fermentasi berlangsung selama 3 minggu.
  • Setelah 3 minggu, pakan fermentasi sudah siap digunakan.

Cara Pemberian Domba 

Saat akan diberikan, ambil jerami fermentasi secukupnya lalu angin-anginkan terlebih dahulu agar tidak terlalu basah. Setelah itu, pakan dapat langsung diberikan kepada domba sesuai kebutuhan harian.

Optimalkan Cara Ternak Domba Tanpa Ngarit dengan SOC GDM Ternak 

Penerapan ternak domba tanpa ngarit bisa menjadi solusi praktis dan menguntungkan. Metode ini tak hanya membantu meningkatkan bobot domba, tetapi menjaga kesehaatn ternak dan membuat lingkungan kandang lebih bersih. 

Jika Anda ingin mulai menerapkan sistem ini namun masih ragu menentukan formulasi pakan dan manajemennya, tim ahli GDM siap membantu memberikan solusi terbaik sesuai kondisi peternakan Anda. Klik banner di bawah ini untuk konsultasi gratis dan tingkatkan keuntungan ternak domba Anda sekarang. 



author-avatar

About drh. Karinadintha Marsya Rachman

Konsultan Dalam Bidang Peternakan Hingga Hewan Peliharaan