Peternakan

5 Cara Ternak Burung Puyuh di Rumah Bagi Pemula agar Sukses

cara ternak burung puyuh di rumah

Beternak burung puyuh kini menjadi peluang usaha yang semakin dilirik banyak orang karena perawatannya relatif mudah dan hasilnya cukup menjanjikan. Bagi Anda yang ingin memulai, memahami cara ternak burung puyuh di rumah adalah langkah awal yang sangat penting agar tidak salah langkah.

Selain bisa menghasilkan telur yang bernilai tinggi di pasaran, ternak burung puyuh juga dapat menjadi sumber tambahan penghasilan yang stabil. Tidak hanya itu, modal yang dibutuhkan pun lebih terjangkau dibandingkan dengan jenis ternak unggas lainnya. 

Dengan perencanaan yang matang serta teknik pemeliharaan yang tepat, usaha ini bisa berkembang pesat meskipun dimulai dari skala kecil. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas secara lengkap panduan cara ternak burung puyuh di rumah agar usaha Anda sukses dan berkelanjutan.

7 Pilihan Pakan Puyuh agar Pertumbuhannya Optimal

Pertumbuhan burung puyuh sangat dipengaruhi oleh jenis pakan yang Anda berikan setiap hari. Semakin tepat pilihan pakannya, semakin cepat pula burung tumbuh sehat dan produktif. Berikut beberapa pilihannya:

Jagung

Biji jagung merupakan pemasok karbohidrat yang efektif untuk menjaga burung puyuh tetap lincah dan berenergi. Dalam budidaya cara ternak burung puyuh di rumah, jagung memang sering dijadikan pakan utama, meskipun harganya agak lebih tinggi. 

Untuk menekan biaya, Anda bisa mengombinasikannya dengan pakan tambahan lain tanpa mengurangi nilai gizinya. Dengan cara ini, burung tetap bertenaga, sementara biaya pakan lebih terkendali.

Dedak Padi atau Bekatul

Meski sering dianggap limbah, dedak padi justru punya nilai gizi yang bagus untuk puyuh. Kandungan proteinnya bisa menjadi penunjang pertumbuhan, meski serat kasarnya kadang sulit dicerna. 

Kuncinya adalah memberikan dalam jumlah yang tidak berlebihan. Pastikan juga dedak masih segar agar tidak berbau tengik yang bisa menurunkan selera makan burung.

Tepung Tulang

Jangan remehkan tepung tulang, karena bahan ini kaya kalsium dan fosfor yang sangat dibutuhkan puyuh. Nutrisi tersebut akan mempercepat proses bertelur sekaligus membuat cangkang telur lebih kuat. 

Biasanya tepung ini dicampur dengan pakan lain agar gizinya lebih seimbang. Dengan tambahan kecil saja, hasilnya bisa terlihat cukup signifikan.

Baca Juga: 6 Cara Ternak Burung Puyuh Petelur, Dijamin Panen Melimpah!

Pelet Khusus Puyuh

Kalau Anda mencari pakan yang praktis sekaligus bergizi lengkap, pelet bisa jadi pilihan terbaik. Dalam penerapan cara ternak burung puyuh di rumah, pelet memudahkan Anda mengatur porsi makan harian karena sudah diformulasikan secara khusus. 

Pakan ini juga dijual dalam jumlah banyak, cocok untuk skala ternak yang lebih besar. Dengan cara ini, perawatan jadi lebih efisien sekaligus menghemat waktu.

Sorgum

Sorgum kerap dijuluki sebagai “alternatif jagung” karena kandungan proteinnya lebih melimpah. Namun, ada zat tanin di dalamnya yang bisa mengganggu pencernaan jika tidak hati-hati memilih.

Triknya, gunakan sorgum berwarna terang karena kadar taninnya lebih rendah. Dengan begitu, puyuh tetap mendapat protein maksimal tanpa risiko masalah pencernaan.

Dedak Gandum

Dedak gandum punya perpaduan nutrisi berupa protein, lemak, dan serat. Jika diberikan dalam jumlah tepat, bahan ini bisa menjadi pelengkap yang baik untuk menu pakan. 

Namun, seratnya yang kasar perlu diwaspadai karena bisa mengganggu sistem pencernaan jika terlalu banyak. Jadi, lebih aman jika dijadikan campuran saja, bukan pakan tunggal.

Singkong/Ketela

Singkong bisa menjadi opsi murah meriah untuk menggantikan jagung. Kandungan karbohidratnya cukup tinggi, meski proteinnya masih kalah. 

Perlu diingat, singkong pahit sebaiknya jangan diberikan karena berbahaya bagi puyuh. Jika memilih singkong yang aman, bahan ini bisa membantu menekan biaya pakan dengan hasil tetap memuaskan.



Berapa Lama Burung Puyuh Bisa Bertelur?

Dalam praktik cara ternak burung puyuh di rumah, Anda perlu mengetahui kapan puyuh mulai bertelur agar bisa mempersiapkan perawatan yang tepat. Umumnya, puyuh petelur sudah bisa menghasilkan telur pada usia 6–8 minggu atau sekitar 1,5–2 bulan. 

Setelah itu, produksi telurnya akan mencapai puncak pada usia 10–12 minggu, di mana jumlah telur yang dihasilkan bisa lebih stabil. Masa produktif burung puyuh berlangsung cukup lama, yaitu sekitar 1,5 hingga 2 tahun, dengan kualitas dan jumlah telur yang konsisten. 

Agar hasil tetap optimal, faktor lingkungan seperti suhu kandang, pencahayaan, dan kenyamanan perlu diperhatikan dalam menjalankan cara ternak burung puyuh di rumah. Jika dirawat dengan baik, puyuh bisa menjadi penghasil telur yang memberi keuntungan berkesinambungan.

Baca Juga: Usaha Ternak Puyuh 5000 Ekor Menguntungkan Untuk Pemula

5 Cara Ternak Burung Puyuh di Rumah

Memulai ternak burung puyuh bisa dilakukan secara sederhana, asal langkah dasarnya tepat. Berikut panduan yang bisa Anda ikuti:

Persiapan Kandang

Tahapan pertama dalam membudidayakan cara ternak burung puyuh di rumah yaitu menyiapkan kandang dengan ukuran standar, minimal 100 cm panjang, 40 cm tinggi, dan 10 cm lebar. Tempatkan kandang jauh dari dapur atau area ramai agar puyuh tetap tenang dan tidak mudah tertekan.

Pastikan ada cahaya matahari yang cukup serta sirkulasi udara yang lancar. Kebersihan kandang juga wajib dijaga dengan pembersihan rutin pagi dan sore hari.

Pemilihan Bibit Unggul

Bibit unggul menjadi kunci kesuksesan budidaya puyuh. Pilih bibit yang aktif, tubuhnya tegap, tidak cacat, dan tampak lincah. 

Pastikan Anda membeli bibit dari pembibit terpercaya agar kualitas terjamin. Komposisi yang ideal adalah 1 jantan untuk 10 betina supaya produksi telur optimal.

Vaksinasi Sejak Dini

Vaksin adalah perlindungan penting bagi kesehatan puyuh. Vaksin ND (Newcastle Disease) perlu diberikan agar burung tidak mudah terserang penyakit menular. 

Tanpa vaksin, satu ekor puyuh sakit bisa menularkan pada seluruh kandang. Memberikan vaksin sejak awal akan membantu menjaga kesehatan puyuh sekaligus mengurangi kemungkinan kerugian saat beternak.

Asupan Pakan Berkualitas

Asupan pakan bernutrisi mampu menunjang perkembangan puyuh sekaligus menjaga hasil telurnya tetap konsisten. Umumnya puyuh diberi pakan berupa pelet, tepung, atau remah yang berkualitas baik. 

Berikan pakan dua kali sehari, yaitu pagi dan sore menjelang malam. Konsistensi dalam memberi pakan sangat memengaruhi hasil dari cara ternak burung puyuh di rumah.

Gunakan Suplemen Organik Tambahan

Selain pakan, dukung ternak dengan suplemen agar hasil lebih maksimal. Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan mampu meningkatkan produksi telur, memperkuat daya tahan tubuh, serta melancarkan sistem pencernaan. 

Penggunaan suplemen ini juga efektif menekan bau menyengat dari kotoran di dalam kandang. Dengan pemakaian rutin, biaya pemeliharaan jadi lebih hemat dan hasil ternak lebih berkualitas.


Suplemen Organik Cair GDM
Spesialis Peternakan
  • Meningkatkan Antibodi dan Menangkal Penyakit
  • Menyediakan Nutrisi Lengkap untuk Ternak
  • Meningkatkan Produktivitas dan Hasil Panen
  • Mengurangi Bau Amoniak pada Kotoran
  • Mengurangi Stress pada Hewan Ternak

Tutorial Pemakaian SOC GDM Cair untuk Kebutuhan Ternak

Cara ternak burung puyuh di rumah dengan baik tentunya harus dengan rutin menggunakan Suplemen Organik Cair (SOC) GDM Spesialis Peternakan. Produk ini dikenal mampu menjaga daya tahan tubuh puyuh, memperbaiki sistem pencernaan, sekaligus membuat kualitas telur lebih baik dan cangkangnya lebih kuat. 

Takarannya sederhana, cukup campurkan 30 ml SOC ke dalam air minum untuk 100 ekor puyuh. Pemberian dilakukan sekali sehari dan perlu dijaga secara konsisten hingga masa panen. 

Mengapa penting setiap hari? Karena dengan asupan teratur, puyuh akan lebih sehat, produktif, dan mendukung keberhasilan cara ternak burung puyuh di rumah yang Anda jalankan. Dengan begitu, hasil ternak tidak hanya melimpah, tapi juga lebih berkualitas.

Optimalkan Pertumbuhan Burung Puyuh agar Sehat dengan Suplemen Organik Cair Peternakan GDM!

Mengelola ternak burung puyuh memang membutuhkan ketelatenan, tetapi hasilnya bisa sangat menjanjikan jika dilakukan dengan benar. Dengan memahami cara ternak burung puyuh di rumah, Anda tidak hanya bisa memperoleh tambahan penghasilan, tetapi juga pengalaman berharga dalam dunia peternakan. 

Kunci suksesnya terletak pada pemilihan bibit, perawatan kandang, pemberian pakan berkualitas, serta dukungan suplemen organik yang tepat. Salah satu rekomendasinya adalah Suplemen Organik Cair (SOC) Spesialis Peternakan GDM. Jadi, yuk, tekan banner di bawah ini dan dapatkan kesempatan berkonsultasi langsung sebelum memulai usaha puyuh rumahan Anda!



author-avatar

About drh. Karinadintha Marsya Rachman

Konsultan Dalam Bidang Peternakan Hingga Hewan Peliharaan