Pertanian

4 Cara Menanam Kacang Tanah di Polybag yang Benar agar Cepat Tumbuh

cara menanam kacang tanah di polybag

Pada dasarnya, menanam kacang tanah tidak selalu membutuhkan lahan luas. Hanya dengan memanfaatkan polybag, Anda tetap bisa membudidayakan tanaman ini secara praktis meski memiliki ruang terbatas. Cara menanam kacang tanah di polybag ini sangat cocok bagi Anda yang tinggal di perkotaan atau memiliki halaman sempit, tetapi tetap ingin merasakan manfaat berkebun sendiri di rumah.

Namun, untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal, Anda perlu membaca artikel ini untuk memahami secara lebih mendalam cara menanam kacang tanah di polybag dengan mudah di lahan sempit. Dengan langkah yang tepat, lahan sempit bukan lagi hambatan untuk menghasilkan tanaman kacang tanah yang sehat dan produktif.



Peluang Bisnis Usaha Kacang Tanah di Polybag

Peluang bisnis usaha kacang tanah di polybag cukup menjanjikan, terutama bagi Anda yang memiliki keterbatasan lahan. Permintaan kacang tanah di pasaran cenderung stabil karena digunakan sebagai bahan baku berbagai olahan makanan, seperti camilan, bumbu, hingga produk industri. Dengan menerapkan cara menanam kacang tanah di polybag yang tepat, Anda bisa memulai usaha ini dari skala kecil di rumah, lalu mengembangkannya secara bertahap tanpa perlu investasi lahan yang besar.

Selain itu, cara menanam kacang tanah di polybag juga memiliki sejumlah keuntungan. Anda dapat mengontrol kualitas media tanam, mengatur penyiraman dengan lebih tepat, serta meminimalkan risiko serangan hama dan penyakit. Selain itu, polybag mudah dipindahkan sehingga tanaman bisa mendapatkan sinar matahari optimal. Cara ini juga memungkinkan Anda menanam dalam jumlah banyak di lahan sempit sehingga potensi hasil panen tetap maksimal meskipun dalam ruang terbatas.

Syarat Tumbuh Kacang Tanah

Sebelum mempelajari cara menanam kacang tanah di polybag, perlu Anda ketahui bahwa kacang tanah dapat tumbuh optimal pada daerah dengan iklim tropis yang hangat. Tanaman ini membutuhkan suhu ideal berkisar antara 25–30°C serta paparan sinar matahari penuh sepanjang hari. Curah hujan yang cukup juga penting, tetapi tidak berlebihan karena tanah yang terlalu lembap dapat memicu pembusukan pada akar dan polong.

Selain itu, kacang tanah sangat cocok ditanam pada jenis tanah yang gembur, berpasir, dan memiliki drainase baik. Tanah yang terlalu padat atau becek akan menghambat perkembangan polong di dalam tanah. Tingkat keasaman (pH) tanah yang ideal berada di kisaran 5,5–7,0 agar penyerapan unsur hara dapat berlangsung maksimal.

Untuk waktu tanam terbaik, kacang tanah sebaiknya ditanam pada awal musim kemarau atau saat peralihan dari musim hujan ke kemarau. Pada periode ini, kelembapan tanah masih cukup untuk mendukung pertumbuhan awal, sementara intensitas hujan tidak terlalu tinggi sehingga mengurangi risiko penyakit. Dengan pemilihan waktu tanam yang tepat, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan dari cara menanam kacang tanah di polybag.

4 Cara Menanam Kacang Tanah di Polybag 

Sebenarnya, cara menanam kacang tanah di polybag dapat dilakukan dengan langkah-langkah yang sederhana dan mudah dipraktikkan. Dengan mengikuti panduan berikut ini, Anda dapat memastikan benih kacang tanah tumbuh optimal sejak awal penanaman.

Persiapan Polybag dan Media Tanam

Cara menanam kacang tanah di polybag bisa dimulai dari persiapan polybag dan media tanam. Sebaiknya gunakan polybag berukuran minimal 30–40 cm agar akar dan polong dapat berkembang dengan leluasa. 

Setelah itu, isi polybag dengan campuran tanah gembur, pupuk kandang matang, dan pasir dengan perbandingan 2:1:1. Media tanam yang subur dan porous sangat penting agar air tidak menggenang dan akar bisa tumbuh optimal.

Pengolahan Tanah/Media Tanam

Setelah polybag diisi oleh media tanam, Anda perlu mengolah tanah atau media tanam tersebut dengan menggunakan pupuk organik. Rekomendasi pupuk yang bisa Anda gunakan adalah GDM SAME dan GDM Black BOS yang berfungsi untuk meningkatkan kesuburan dan kualitas media tanam.

Langkah pertama, tebarkan GDM SAME dengan dosis 100 kg/Ha secara merata di tanah atau media tanam dalam polybag. Setelah itu, siapkan GDM Black BOS dosis 5 kg/Ha (takaran 1 gelas per tangki), kemudian semprotkan secara merata pada tanah atau media tanam dalam kondisi lembap atau basah.



Pemilihan dan Perendaman Benih

Gunakan benih kacang tanah berkualitas baik, yaitu berasal dari tanaman sehat dan tidak cacat. Sebelum ditanam, lakukan rendam benih kacang tanah dengan Pupuk Organik Cair (POC) GDM Spesialis Tanaman Pangan Sayur atau POC GDM Pangan. 

Untuk cara pengaplikasiannya, cukup campurkan 2 gelas pupuk ke dalam 10 liter air, kemudian rendam benih selama 2 hingga 3 jam. Tujuan perendaman ini adalah untuk mempercepat proses perkecambahan serta memastikan benih yang digunakan memiliki daya tumbuh yang baik (benih yang mengapung sebaiknya dibuang).


Pupuk Organik Cair GDM
Spesialis Pangan
  • Menyediakan Nutrisi Lengkap untuk Tanaman
  • Meningkatkan Kesuburan Tanah
  • Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Hasil Panen
  • Mencegah Serangan Penyakit
  • Mengurangi Ketergantungan pada Pupuk Kimia

Penanaman Benih

Jika media tanam dan benih sudah siap, buatlah lubang tanam sedalam 3–5 cm pada media tanam dalam polybag. Masukkan 1–2 butir benih kacang tanah ke setiap lubang dengan posisi yang benar (bagian mata tunas menghadap ke bawah atau samping). Setelah itu, tutup kembali dengan tanah secara tipis tanpa dipadatkan agar tunas mudah muncul ke permukaan.

Baca Juga: 5 Cara Menanam Kubis Lengkap dari Awal Sampai Panen untuk Pemula

Panduan Perawatan Kacang Tanah di Polybag 

Setelah Anda menerapkan cara menanam kacang tanah di polybag di atas, lanjutkan dengan melakukan perawatan secara rutin untuk mendapatkan hasil panen yang optimal. Ini dia beberapa cara perawatan kacang tanah di polybag yang bisa Anda praktikkan sendiri.

Penyiraman Secara Teratur

Lakukan penyiraman secara rutin, terutama pada fase awal pertumbuhan atau setelah Anda menerapkan cara menanam kacang tanah di polybag di atas. Pastikan media tanam kacang tanah tetap lembap, tetapi tidak becek. Penyiraman sebaiknya dilakukan 1–2 kali sehari tergantung kondisi cuaca. Hindari genangan air karena dapat menyebabkan akar dan polong membusuk.

Penempatan Polybag

Letakkan polybag di area yang mendapatkan sinar matahari langsung minimal 6–8 jam per hari. Cahaya matahari sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan awal tanaman kacang tanah. Penempatan yang tepat juga membantu mencegah kelembapan berlebih yang dapat memicu pertumbuhan jamur.

Pemupukan Rutin untuk Nutrisi Optimal

Supaya pertumbuhan kacang tanah lebih maksimal, lakukan pemupukan secara berkala menggunakan Rangkaian Produk GDM. Rangkaian pupuk organik dari GDM ini terdiri dari 4 jenis pupuk yang saling melengkapi satu sama lain, yaitu sebagai berikut.

  • GDM SAME: Untuk membantu memperbaiki kesuburan media tanam dan meningkatkan aktivitas mikroorganisme. 
  • GDM Black BOS: Untuk memperkaya unsur hara serta memperbaiki struktur tanah di dalam polybag.
  • Pupuk Organik Cair (POC) GDM Spesialis Tanaman Pangan Sayur (GDM Pangan): Untuk mempercepat pertumbuhan, memperkuat akar, dan meningkatkan pembentukan polong kacang tanah.
  • Pupuk Organik Granule (POG): Untuk memperbaiki kualitas tanah dan menutrisi tanaman.


Penyiangan Gulma

Bersihkan gulma atau tanaman liar yang tumbuh di dalam polybag secara rutin. Gulma dapat menghambat pertumbuhan kacang tanah karena bersaing dalam menyerap nutrisi dan air. Penyiangan sebaiknya dilakukan secara manual agar tidak merusak akar tanaman utama.

Pembumbunan Media Tanam

Lakukan pembumbunan dengan menambahkan tanah ke sekitar pangkal batang ketika tanaman mulai tumbuh. Hal ini penting untuk mendukung proses pembentukan polong yang terjadi di dalam tanah serta menjaga tanaman tetap kokoh.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Periksa kondisi tanaman kacang tanah secara berkala untuk mendeteksi adanya hama atau penyakit. Jika ditemukan gejala serangan, segera lakukan penanganan secara tepat, baik dengan cara manual maupun menggunakan pestisida organik. Kacang tanah yang sehat akan lebih tahan terhadap gangguan dan mampu menghasilkan panen yang lebih baik.

Petunjuk Pemupukan Kacang Tanah dengan Rangkaian Produk GDM 

Supaya cara menanam kacang tanah di polybag bisa berhasil, Anda perlu melakukan pemupukan dengan menggunakan Rangkaian Produk GDM secara benar. Karena itu, ikutilah petunjuk pemupukan kacang tanah di polybag dengan rangkaian Produk GDM berikut ini. 

Pemupukan I-III (7, 14, & 21 HST)

Pada 7, 14, dan 21 hari setelah Anda menerapkan cara menanam kacang tanah di polybag, lakukan pemupukan menggunakan POC GDM Pangan. Dosis yang digunakan adalah 8 liter/Ha atau dengan takaran 500 ml per tangki semprot, lalu aplikasikan secara merata ke seluruh bagian tanaman. Pemupukan ini berfungsi untuk merangsang pertumbuhan vegetatif, memperkuat batang, serta membantu pembentukan daun yang sehat sejak dini.

Pemupukan IV (30 HST)

Ketika kacang tanah memasuki umur 30 hari, lakukan kombinasi pemupukan dengan menggunakan Pupuk Organik Granule (POG) dan GDM Black BOS. Mula-mula, tebarkan POG setiap 1 bulan sekali dengan menggunakan dosis 150 kg/Ha atau disesuaikan dengan ukuran polybag.

Setelah itu, siapkan GDM Black BOS dosis 5 kg/Ha (takaran 1 gelas per tangki), kemudian semprotkan secara merata ke sekitar bagian perakaran kacang tanah. Tahap ini penting untuk meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki struktur media, serta mendukung pembentukan polong.

Pemupukan V (40 HST)

Pada fase selanjutnya, lakukan kembali pemupukan menggunakan GDM Pangan dengan dosis 8 liter/Ha atau takaran 500 ml per tangki. Aplikasikan dengan cara disemprotkan secara merata ke seluruh tanaman kacang tanah. Pemupukan ini bertujuan untuk menunjang proses pengisian polong agar lebih optimal, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen.

Masa Panen Kacang Tanah Polybag

Kacang tanah yang ditanam di polybag umumnya sudah dapat dipanen pada umur sekitar 90–110 hari setelah tanam (HST), tergantung varietas dan cara menanam kacang tanah di polybag yang Anda terapkan. Pada rentang usia tersebut, tanaman biasanya sudah memasuki fase matang sempurna, di mana polong di dalam tanah telah terisi penuh dan siap untuk dipanen.

Selain cara menanam kacang tanah di polybag serta perawatannya, ada juga perlu memahami ciri-ciri kacang tanah yang siap panen, yaitu daunnya mulai menguning dan mengering, batang terlihat mulai melemah, dan kulitnya tidak terlalu lunak. Pemanenan sebaiknya dilakukan saat kondisi tanah tidak terlalu basah agar polong kacang tanah mudah diangkat dan tidak tertinggal di dalam media polybag.

Wujudkan Panen Melimpah Kacang Tanah Polybag dengan Rangkaian Produk GDM

Rangkaian Produk GDM siap mewujudkan panen kacang tanah di polybag yang lebih melimpah, sehat, dan berkualitas tinggi. Dengan kandungan bakteri baik dan unsur hara lengkap, setiap produk GDM bekerja secara optimal dalam meningkatkan kesuburan media tanam, memperkuat akar, serta mempercepat pertumbuhan tanaman.

Tidak hanya itu, penggunaan Rangkaian Produk GDM secara rutin juga mampu meningkatkan jumlah dan kualitas polong sehingga hasil panen kacang tanah Anda menjadi lebih banyak dan bernilai jual tinggi. Ayo, segera KLIK BANNER di bawah ini sekarang juga untuk berkonsultasi GRATIS dengan tim ahli GDM dan dapatkan rekomendasi pupuk organik terbaik sesuai kebutuhan tanaman Anda!



author-avatar

About WAHYU NURWIJAYO, SP

Seorang profesional di Industri Pertanian dengan selalu menerapkan sistem keseimbangan ekologi agar budidaya pertanian berjalan efektif & efisien serta hasil produksi meningkat