Perikanan

5 Tahap Cara Budidaya Udang Galah Lengkap untuk Hasil Maksimal

Cara Budidaya Udang Galah

Cara budidaya udang galah menjadi peluang usaha yang semakin diminati karena mudah dijalankan dan memiliki nilai jual tinggi. Udang galah dikenal mampu tumbuh optimal di kolam terpal maupun skala rumahan, sehingga cocok untuk pemula atau berpengalaman. 

Dengan teknik budidaya yang tepat, usaha budidaya udang galah dapat memberikan hasil yang menguntungkan dan berkelanjutan. Pada artikel ini, akan dibahas secara lengkap dan praktis cara budidaya udang galah yang mudah diterapkan agar pertumbuhan maksimal dengan risiko kegagalan yang minim.

Morfologi Udang Galah

Sebelum mengetahui cara budidaya udang galah, Anda perlu memahami morfologi udang galah terlebih dahulu. Pemahaman ini berperan besar dalam menentukan teknik pemeliharaan yang tepat. Udang galah merupakan udang air tawar dengan karakter pertumbuhan dan kebutuhan perawatan yang cukup unik. 

Dengan mengenali struktur tubuh, habitat, serta siklus pertumbuhannya, Anda dapat meminimalkan risiko kesalahan dalam budidaya dan memaksimalkan hasil panen. Untuk memudahkan pemahaman, berikut penjelasan singkat mengenai morfologi udang galah.

Morfologi Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii):

  • Nama lokal: Udang galah, udang watang, udang satang
  • Nama ilmiah: Macrobrachium rosenbergii
  • Nama umum: Giant Freshwater Prawn
  • Habitat: Perairan air tawar seperti sungai, danau, dan rawa-rawa
  • Sebaran: Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, dan Papua
  • Filum: Arthropoda
  • Kelas: Crustacea
  • Bangsa: Decapoda
  • Suku: Palaemonidae
  • Marga: Macrobrachium
  • Jenis: Macrobrachium rosenbergii

Penting diketahui bahwa proses pembentukan organ hingga udang mencapai fase dewasa berlangsung sekitar 40 hari dan melalui 11 tahap pertumbuhan. Siklus ini mempengaruhi kebutuhan pakan, kualitas air, serta metode perawatan yang harus diterapkan. 

Setelah memahami morfologi dan siklus hidup udang galah, simak tata cara budidaya udang galah di bawah ini. 


Artikel Perikanan Banner Ke 1

Cara Budidaya Udang Galah

Cara budidaya udang galah saling berkaitan dari tahap persiapan sampai panen. Oleh karena itu, pahami tahapan dengan benar agar pertumbuhan udang galah optimal dengan minimal risiko kegagalan. Berikut tahapan lengkapnya: 

Persiapan Kolam Terpal

Salah satu cara budidaya udang galah adalah dengan menggunakan kolam terpal. Secara alami, udang galah menyukai tanah yang tidak berlumpur dan berpasir. Makanya, kualitas air dan kondisi kolam perlu  dipersiapkan dengan baik. 

Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah menggunakan produk organik yang berfungsi untuk menstabilkan lingkungan kolam sekaligus menumbuhkan pakan alami. Anda dapat menggunakan GDM SaMe Granule Bio Organik dan GDM Black BOS.

Penggunaan dua produk tersebut bertujuan untuk membantu menekan bibit hama dan penyakit, sekaligus mempercepat pembentukan pakan alami serta menambah unsur nitrogen dan fosfat. Dengan begitu, air kolam jadi lebih stabil dan siap untuk ditebari bibit udang galah.



Berikut ini langkah-langkah yang bisa diikuti pada tahap persiapan kolam dengan menggunakan produk GDM SaMe granule Bio Organik dan GDM Black BOS:

  • Pastikan dasar kolam terpal rata dan dibuat sedikit miring ke arah saluran pemasukan serta pembuangan air. Tujuannya agar sirkulasi air lancar dan proses panen nantinya lebih mudah dan cepat.
  • Pasang filter atau penyaring pada saluran air masuk dan keluar kolam. Penyaring ini berfungsi mencegah masuknya hama, predator, atau bibit penyakit dari luar. 
  • Keringkan kolam selama beberapa hari sebelum digunakan. Proses pengeringan bertujuan untuk menguraikan senyawa sulfida dan zat beracun lain yang berbahaya bagi udang galah.
  • Setelah kolam kering, isi air hingga ketinggian sekitar 30 cm sebagai tahap awal persiapan media pemeliharaan.
  • Taburkan GDM SaMe Granule Bio Organic secara merata ke seluruh permukaan kolam dengan dosis 50 gram per meter persegi (50 gram/m²).
  • Siapkan air dalam ember, lalu larutkan GDM Black BOS dengan dosis 6 gram per meter persegi (6 gram/m²). Setelah itu, siramkan larutan tersebut secara merata ke kolam.
  • Diamkan kolam selama lebih dari satu minggu agar pakan alami dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.
  • Selama masa pendiaman, amati perkembangan pakan alami di kolam. Kombinasi produk GDM Organik mampu mempercepat pertumbuhan dan memperbanyak pakan alami, sehingga kebutuhan pakan buatan dapat ditekan dan biaya budidaya menjadi lebih efisien.

Baca Juga: “Jenis Penyakit Udang Galah yang Bisa Menghambat Proses Budidaya, Begini Cara Mengatasinya!

Penebaran Bibit Udang Galah

Tahap penebaran bibit jadi salah satu fase krusial dalam proses budidaya udang galah. Tahapan ini menentukan tingkat kelangsungan hidup dan keberhasilan pembesaran. Agar bibit udang galah dapat beradaptasi dengan baik dan terhindar dari stres, kualitas air perlu disiapkan secara optimal. 

Gunakan GDM Suplemen Organik Cair Spesialis Perikanan sebagai suplemen organik yang membantu menstabilkan air, meningkatkan pakan alami, serta menekan perkembangan bibit penyakit sebelum bibit ditebar. 

Pemberian GDM SOC Spesialis Perikanan bertujuan untuk menyesuaikan kualitas air kolam agar ramah bagi bibit udang galah, meningkatkan jumlah dan kualitas pakan alami, serta membantu menekan pertumbuhan bibit penyakit. 


Suplemen Organik Cair GDM
Spesialis Perikanan
  • Meningkatkan Nafsu Makan
  • Meningkatkan Imunitas/Daya Tahan
  • Mempercepat Tumbuh Kembang Ikan
  • Meningkatkan Keanekaragaman Fitoplankton
  • Mengurai Berbagai Jenis Limbah dan Polutan

Dengan kondisi air yang stabil, bibit udang galah dapat beradaptasi dengan lebih baik dan risiko kematian dapat ditekan. Berikut panduan tahapan penebaran bibit udang galah yang bisa diikuti: 

  • Siapkan larutan GDM SOC Spesialis Perikanan dengan mencampurkan 6 ml per meter persegi (6 ml/m²) ke dalam 1 liter air. Aduk hingga tercampur merata.
  • Siramkan larutan tersebut secara merata ke seluruh permukaan kolam. Pengaplikasian ini dilakukan 7 hari sebelum penebaran bibit.
  • Setelah 1 minggu sejak pengaplikasian, Anda sudah dapat mulai melakukan penebaran bibit udang galah.
  • Sebelum ditebar, lakukan aklimatisasi bibit agar tidak mengalami stres. Caranya, masukkan bibit udang galah yang masih berada di dalam kantong oksigen ke dalam kolam dan biarkan mengapung selama ±20 menit.
  • Setelah itu, buka kantong secara perlahan dan biarkan bibit udang galah keluar dengan sendirinya ke dalam kolam.
  • Padat tebar bibit udang galah yang dianjurkan adalah 5–7 ekor per meter persegi (5–7 ekor/m²).
  • Proses penebaran bibit dinyatakan berhasil apabila seluruh bibit sudah berpindah ke kolam dan tersebar sesuai dengan padat tebar yang dianjurkan.

Memilih Pakan Udang Galah Air Tawar

Setelah proses padat tebar selesai, tahap selanjutnya adalah pemberian pakan. Pakan yang diberikan harus memenuhi kebutuhan nutrisi udang galah agar pertumbuhannya optimal dan tingkat kelangsungan hidup tetap tinggi.

Secara umum, pakan udang galah dibagi menjadi dua jenis, yaitu pakan alami dan pakan buatan. Keduanya memiliki peran penting dan saling melengkapi. Agar pertumbuhan udang galah berjalan optimal, pastikan pakan yang diberikan mengandung nutrisi berikut:

  • Protein 30–55% untuk mendukung pertumbuhan, dengan kandungan lipid sebagai sumber energi serta membantu penyerapan kalsium dan vitamin. 
  • Karbohidrat sebagai cadangan energi dan pembentuk zat kitin (kulit udang).
  • Mineral untuk pembentukan jaringan tubuh, metabolisme, dan pigmentasi warna.
  • Vitamin untuk mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan daya tahan tubuh. 

Pakan Alami

Pakan alami merupakan pakan yang terbentuk sejak tahap persiapan kolam. Oleh karena itu, persiapan kolam yang baik sebelum penebaran bibit sangat berpengaruh terhadap ketersediaan pakan alami.

Pakan alami yang terbentuk tanpa bantuan GDM SaMe Granule Bio Organic dan GDM Black BOS umumnya belum mampu memenuhi kebutuhan nutrisi udang galah seiring pertumbuhannya. 

Untuk itu, setelah pakan alami mulai terbentuk, sangat disarankan menambahkan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan agar pakan alami dapat terus tumbuh lebih cepat dan dalam jumlah yang cukup.

Beberapa jenis pakan alami yang biasanya tumbuh di kolam udang galah antara lain zooplankton, fitoplankton, dan mikroorganisme air. Pakan alami ini sangat baik untuk menunjang pertumbuhan udang galah terutama pada fase awal. Masa pembesaran dapat berlangsung lebih cepat dan waktu panen bisa dipercepat.

Selain menumbuhkan pakan alami, penggunaan produk GDM Organik juga membantu menjaga kualitas air kolam. Kandungan bakteri Bacillus pumilus berperan dalam merangsang pertumbuhan fitoplankton, sehingga kondisi air kolam menjadi lebih stabil dan sehat bagi udang galah.

Baca Juga: ” Vitamin Udang Ronggeng Terbaik Buat Masa Pertumbuhan Agar Lebih Besar

Pakan Buatan

Pakan buatan umumnya digunakan sebagai pakan utama udang galah karena telah diformulasikan secara seimbang untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Selain kandungan gizinya lengkap, ukuran pelet juga disesuaikan dengan ukuran dan umur udang.

Pilih pakan buatan yang memiliki kandungan protein minimal 30%. Pakan dengan kadar protein tinggi sangat membantu pertumbuhan udang galah agar lebih cepat besar dan tetap sehat.

Pakan buatan dapat diberikan 2–3 kali sehari, tergantung umur dan kebutuhan udang. Jika di kolam sudah tersedia pakan alami dalam jumlah cukup, frekuensi pemberian pakan buatan dapat dikurangi menjadi 2 kali sehari. 

Waktu Pemberian Pakan

Pada dasarnya, udang galah membutuhkan asupan nutrisi yang cukup dan seimbang. Anda disarankan memberikan pakan sebanyak 3–4 kali sehari, yang terdiri dari 2–3 kali pakan buatan dan 1–2 kali pakan tambahan.

Jika Anda menggunakan produk GDM Organik, ketersediaan pakan alami di kolam umumnya sudah mencukupi. Dalam kondisi ini, pemberian pakan buatan cukup 2 kali sehari dan pakan tambahan 1 kali sehari, sementara kebutuhan nutrisi lainnya dipenuhi dari pakan alami.

Waktu terbaik untuk pemberian pakan udang galah air tawar adalah pada malam hari, karena udang galah bersifat nokturnal dan lebih aktif mencari makan saat malam.

Cara Merawat Udang Galah

Selain memperhatikan pemberian pakan, Anda perlu melakukan perawatan secara rutin dan tepat. Perawatan yang baik akan berpengaruh terhadap kesehatan udang serta keberhasilan budidaya secara keseluruhan. Berikut hal penting yang perlu disimak: 

Pembersihan Kolam 

Pembersihan kolam bertujuan untuk mencegah masuknya hama dan penyakit dari lingkungan sekitar kolam. Perawatan ini meliputi membersihkan lantai di sekitar kolam dan membersihkan dinding bagian dalam dan luar kolam terpal. 

Pada budidaya udang galah di kolam terpal, sering kali muncul gulma di sekitar kolam atau dinding. Jika dibiarkan, kondisi ini tidak hanya memicu penyakit tetapi juga mempercepat kerusakan kolam. 

Penggantian Air Kolam 

Air kolam udang galah perlu diganti secara berkala. Tujuannya untuk membuang sisa pakan yang mengendap di dasar kolam. Endapan sisa pakan dapat menyebabkan kualitas air menurun, sehingga udang lebih rentan terserang penyakit. 

Penggantian air kolam sebaiknya dilakukan minimal 1 bulan sekali dengan cara mengurangi air kolam hingga tersisa 20-25%. Setelah itu, isi kembali air kolam hingga mencapai ketinggian normal. 

Pemantauan Hama dan Penyakit 

Pemantauan hama dan penyakit harus dilakukan secara rutin dan teliti. Jika ditemukan udang yang sakit atau menunjukkan gejala tidak normal, segera tangkap udang yang sakit dengan hati-hati dan pindahkan ke bak isolasi agar tidak menular ke udang lainnya. 

Setelah diisolasi, berikan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini: 

  • Letakkan udang yang sakit di bak isolasi berisi air secukupnya
  • Larutkan 6 ml Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan ke dalam ½ liter air
  • Aduk hingga larutan tercampur merata.
  • Kocorkan atau tuangkan larutan tersebut secara merata ke kolam isolasi.

Pengaplikasian dapat diulang hingga udang menunjukkan kondisi yang membaik.
Apabila setelah beberapa hari tidak ada perubahan Anda bisa memberikan obat kimia sesuai jenis penyakit dan dosis yang dianjurkan. 



Pemberian Probiotik atau Vitamin Udang

Probiotik atau suplemen organik sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh udang galah. Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan terbukti efektif untuk mencegah seragan penyakit dan membantu menanggulangi penyakit sejak dini. 

Produk ini mengandung multivitamin, asam amino esensial, asam amino non-esensial, dan bakteri baik seperti Pseudomonas alcaligenes, Micrococcus roseus, Bacillus brevis, Bacillus pumillus, dan Bacillus mycoides.

Dengan kandungan tersebut, Anda sangat disarankan memberikan GDM SOC Sepsialis Perikanan secara rutin setiap minggu. Tak perlu khawatir, produk ini terbuat dari bahan alami sehingga tidak menimbulkan efek samping maupun risiko overdosis bagi udang galah.

Selain memiliki manfaat yang lengkap, Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan juga sangat mudah diaplikasikan. Berikut cara penggunaannya:

  • Larutkan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan dengan dosis 6 ml per meter persegi (6 ml/m²) ke dalam 1 liter air.
  • Aduk larutan hingga tercampur secara merata.
  • Siramkan larutan tersebut secara merata ke seluruh permukaan kolam.
  • Ulangi pengaplikasian secara rutin setiap 7–10 hari sekali.

Dengan perawatan yang tepat dan penggunaan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan secara rutin, kondisi udang galah akan lebih sehat dan pertumbuhannya optimal. Setelah seluruh tahapan cara budidaya udang galah dijalankan dengan baik, Anda dapat melanjutkan ke tahap panen sesuai umur dan ukuran udang yang diinginkan.

Masa Panen Udang Galah

Masa panen udang galah tidak memiliki waktu yang benar-benar pasti karena dapat menyesuaikan dengan permintaan pasar. Namun secara umum, panen udang galah sudah dapat dilakukan setelah melalui masa pembesaran selama 3–4 bulan.

Dalam rentang waktu tersebut, udang galah yang dibudidayakan dengan perawatan optimal dan didukung penggunaan produk GDM, umumnya mampu mencapai ukuran 20–25 ekor per kilogram. Hal ini menunjukkan pertumbuhan udang yang lebih cepat, sehat, dan relatif seragam, sehingga nilai jualnya pun lebih baik.

Apabila udang galah sudah mencapai ukuran panen, sebaiknya proses pemanenan dilakukan pada pagi hari sebelum matahari terik atau pada malam hari. Waktu panen ini bertujuan untuk menghindari paparan sinar matahari langsung yang dapat menyebabkan stres dan menurunkan kualitas udang.

Selain itu, panen pada pagi atau malam hari membantu menjaga kesegaran udang sehingga kualitasnya tetap optimal saat sampai ke pasar atau ke tangan konsumen. Setelah dipanen, Anda sangat disarankan untuk segera memasukkan udang galah ke dalam freezer atau box berisi es batu. Tujuannya agar udang tetap segar, terutama jika harus dikirim ke luar daerah atau menempuh jarak distribusi yang cukup jauh.

Yuk, Maksimalkan Budidaya Udang Galah Anda dengan Rangkaian Produk GDM! 

Budidaya udang galah membutuhkan perawatan kolam dan nutrisi yang tepat agar pertumbuhan optimal dan tingkat kematian rendah. Produk GDM hadir sebagai solusi organik untuk membantu menjaga kualitas air, meningkatkan imunitas udang, serta mendukung pertumbuhan pakan alami secara berkelanjutan.

Klik banner di bawah ini untuk berkonsultasi langsung dengan tim GDM dan temukan solusi terbaik sesuai kebutuhan kolam budidaya Anda.



author-avatar

About Ir. Tri Juni Sasongko

Praktisi perikanan dan perkebunan yang banyak melakukan bimbingan dan pendampingan tehnis di bidangnya.

3 thoughts on “5 Tahap Cara Budidaya Udang Galah Lengkap untuk Hasil Maksimal

  1. Djoko Triyono berkata:

    Salam sehat.
    Mohon informasi apakah memungkinkan budidaya udang galah dengan Keramba Jaring Apung di Waduk/ Bendungan yang semula untuk pembesaran ilan

    1. GDM Info berkata:

      Sangat memungkinkan, asalkan tetap memperhatikan arus air, kedalama air dan tingkat kesuburan air.

  2. Hosnan berkata:

    Kami sangat ingin sekali membudidayakan udang galah namun kami masih kesulitan masalah bibitnya mohon arahannya. Kami brosing di internet kbayakan dari daerah jauh kami ragu bibit takut tidak bisa bertahan saat pengiriman kami tinggal di kab.bondowoso mohon arahannya

Comments are closed.