9 Cara Pemupukan Padi INPARI yang Efektif agar Gabah Lebih Berisi

Padi INPARI merupakan salah satu varietas unggul yang banyak dibudidayakan oleh petani di Indonesia karena hasilnya yang stabil dan tahan terhadap berbagai kondisi. Agar tanaman padi tumbuh sehat dan produktif, penting bagi petani memahami cara pemupukan padi INPARI yang tepat.
Pemupukan yang tepat memastikan padi mendapat nutrisi cukup, tumbuh optimal, dan produktif. Setiap tahap pertumbuhan perlu perhatian, karena kesalahan pemupukan bisa menurunkan hasil dan membuat tanaman rentan hama.
Oleh karena itu memahami prinsip dasar pemupukan sangat penting bagi setiap petai yang ingin hasil panen optimal. Simak artikel ini sampai habis untuk mengetahui cara pemupukan padi inpari lengkap dengan rekomendasi produknya.


Pengertian dan Jenis Padi Inpari
Padi INPARI adalah varietas padi inbrida yang banyak ditanam di sawah Indonesia. Kata “Inbrida” berarti varietas ini dikembangkan melalui penyerbukan sendiri, sehingga tingkat kemurniannya lebih tinggi.
Agar padi Inpari dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen maksimal, penting bagi petani memhami cara pemupukan padi Inpari yang tepat sesuai kebutuhan setiap varietas. Setiap jenis padi Inpari memiliki keunggulan dan umur tanaman yang berbeda. Berikut varietasnya:
Inpari 16 Pasundan
Jenis padi ini dilepas pada tahun 2011 dengan umur tanaman 118 hari setelah sebar. Padi Inpari 16 tahan terhadap HDB patotipe III dan blas ras 073, serta memiliki kadar amilosa 22,7%. Pemupukan yang tepat membantu tanaman ini tumbuh sehat dan menghasilkan gabah berkualitas.
Inpari 18
Inpari 18 memiliki umur tanaman lebih pendek, sekitar 102 hari setelah sebar, dengan potensi hasil 9,5 t/ha dan rata-rata 6,7 t/ha. Dengan cara pemupukan padi INPARI yang sesuai, varietas ini juga tahan terhadap hama wereng cokelat.
Inpari 37 Lanrang
Varietas ini tumbuh setinggi 111 cm dengan umur tanaman 114 hari setelah sebar. Gabahnya ramping dan berwarna kuning bersih. Dengan pemupukan yang tepat, Inpari 37 dapat berkembang optimal di sawah irigasi dengan ketinggian <600 mdpl.
Inpari 38 Tadah Hujan Agritan
Padi ini memiliki umur 115 hari setelah sebar dan cukup toleran terhadap kekeringan. Pemupukan yang benar membuat tanaman tegak, daun bendera lurus, serta menghasilkan nasi yang pulen.
Inpari 42
Dilepas pada 2016, Inpari 42 memiliki umur tanaman 112 hari setelah tanam. Tanaman tegak, gabah ramping, dan potensi hasil hingga 10,58 t/ha. Penerapan cara pemupukan padi Inpari yang sesuai membantu varietas ini mencapai hasil maksimal.
Masih ada varietas Inpari lain dengan karakteristik berbeda, tetapi prinsip pemupukan yang tepat tetap menjadi kunci untuk mendukung pertumbuhan dan produktivitas setiap jenis.
Baca Juga: “26 Jenis Padi INPARI Paling Bagus dengan Produktivitas Tinggi“
Mengapa Pilih Pupuk Organik untuk Pemupukan Padi INPARI?
Pupuk organik memberikan banyak manfaat bagi padi Inpari karena dapat meningkatkan kesuburan tanah secara alami. Aktivitas cacing tanah dan mikroba membantu menguraikan bahan organik, memperbaiki aerasi tanah, serta menambah ketersediaan unsur hara seperti N, P, dan K.
Hal ini berpengaruh langsung pada pertumbuhan tanaman dan hasil panen yang lebih optimal. Selain itu, pupuk organik ramah lingkungan dan dapat mengefisiensikan penggunaan pupuk kimia.
Meskipun begitu, banyak petani di Indonesia masih enggan menggunakannya karena cara pemupukan yang dianggap lebih rumit atau berbeda dari kebiasaan menggunakan pupuk urea. Dengan bimbingan penyuluh dan penerapan waktu pemupukan yang tepat, pupuk organik bisa jadi pilihan efektif untuk mendukung pertumbuhan dan produktivitas padi Inpari.
Salah satu rekomendasi pupuk organik terbaik yang bisa digunakan untuk pemupukan padi Inpari adalah rangkaian produk GDM. Dibuat dari 100% bahan alami yang beperan untuk meningkatkan kesuburan dan aktivitas mikroba tanah, memperkuat pertumbuhan daun, batang, dan anakan. Apa saja produknya, simak penjelasannya di bawah ini.

Panduan Pemupukan Padi INPARI dengan Pupuk Organik
Pemupukan yang tepat sangat penting untuk mendukung pertumbuhan padi INPARI agar sehat, produktif, dan menghasilkan panen lebih optimal. Berdasarkan pedoman teknis yang ada, pemupukan padi INPARI dapat dilakukan dari tahap awal seperti perendaman benih sampai pemupukan setelah tanam.
Setiap tahap memiliki jenis pupuk, dosis, dan cara aplikasi yang berbeda. Simak cara pemupukan padi INPARI di bawah ini dengan menggunakan rangkaian produk GDM.
Perendaman Benih (0 HST)
Pada tahap perendaman benih, gunakan pupuk GDM Pangan dengan dosis 500 ml per 10 liter air (1:20). Rendam benih selama 10–12 jam agar nutrisi meresap sejak bibit mulai berkecambah. Langkah ini merupakan bagian awal dari cara pemupukan padi Inpari yang efektif agar bibit tumbuh kuat dan sehat.
Pengolahan Tanah (-7 HST)
Sebelum tanam, lakukan pengolahan tanah untuk meningkatkan kesuburan. Gunakan GDM Black Bos sebanyak 5 kg per ha untuk disemprotkan pada tanah lembab, dan GDM SAME sebanyak 150 kg per ha yang ditebar merata. Ini adalah bagian penting dari cara pemupukan padi Inpari agar tanaman mendapatkan nutrisi dasar yang optimal.
Persemaian (7 HSS)
Pada fase persemaian, semprot GDM Pangan sebanyak 500 ml per tangki (0,5 liter) merata pada seluruh bibit. Langkah ini memastikan bibit padi Inpari tumbuh sehat dan siap dipindahkan ke lahan.
Pemupukan I (10 HSS)
Pemupukan pertama dilakukan untuk mendukung pertumbuhan daun dan akar. Gunakan GDM Pangan 500 ml per tangki (8 liter per ha) dan semprot merata. Ini termasuk langkah penting dalam cara pemupukan padi Inpari tahap awal.
Pemupukan II (17 HSS)
Pemupukan kedua bertujuan memperkuat batang dan daun. Gunakan GDM Pangan 500 ml per tangki (8 liter per ha) secara merata. Langkah ini memperkuat struktur tanaman padi Inpari.
Pemupukan III (21 HSS)
Pemupukan ketiga mendukung perkembangan anakan dan keseluruhan struktur tanaman. Semprot GDM Pangan 500 ml per tangki (8 liter per ha) merata pada tanaman.
Pemupukan IV (30 HSS)
Pada tahap ini, fokus pada kesehatan tanah dan pertumbuhan akar. Tebar POG 150 kg per ha merata, dan semprot GDM Black Bos 5 kg di sekitar perakaran. Ini juga termasuk langkah penting dalam cara pemupukan padi Inpari.
Pemupukan V (40 HSS)
Pemupukan kelima mendukung fase pembungaan dan pengisian anakan. Semprot GDM Pangan 500 ml per tangki (8 liter per ha) merata.
Pemupukan VI (60 HSS)
Pemupukan terakhir bertujuan meningkatkan kualitas gabah dan hasil panen. Tebar POG 150 kg per ha secara merata.
Perbandingan Pemupukan Padi INPARI dengan Pupuk Organik dan Non Organik
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa cara pemupukan padi Inpari menggunakan pupuk organik dapat memberikaan pengaruh pada pertumbuhan tanaman, terutama pada tinggi tanaman di beberapa fase pertumbuhan.
Berikut ini hasil perbandingan pertumbuhan padi yang ditanam menggunakan pupuk organik dengan non organik pada beberapa varietas padi.
Padi Inpari 33
Pada usia 15 HST, tanaman tanpa pupuk cair organik memiliki tinggi 32,8 cm, sedangkan tanaman yang diberi pupuk cair organik mencapai 34,2 cm. Selain itu, perbedaan juga terlihat pada usia 95 HST. Tanaman tanpa pupuk cair organik memiliki tinggi 94,47 cm, sementara tanaman yang diberi pupuk cair organik dapat mencapai 95,87 cm.
Padi Inpari 42
Pada usia 15 HST, tanaman tanpa pupuk cair organik memiliki tinggi 33 cm, sedangkan tanaman yang menggunakan pupuk cair organik mencapai 33,53 cm. Perbandingan ini juga terlihat pada usia 95 HST, di mana tanaman tanpa pupuk cair organik memiliki tinggi 97,60 cm, sementara tanaman yang diberi pupuk cair organik mencapai 94,20 cm.
Padi Inpari 43
Pada usia 15 HST, tanaman tanpa pupuk cair organik memiliki tinggi 32,93 cm, sedangkan tanaman yang menggunakan pupuk cair organik memiliki tinggi 32,13 cm. Kemudian pada usia 95 HST, tanaman tanpa pupuk cair organik memiliki tinggi 92,20 cm, sementara tanaman yang diberi pupuk cair organik dapat mencapai 93,07 cm.
Dari perbandingan di atas, cara pemupukan padi INPARI menggunakan pupuk organik memberikan manfaat lebih untuk pertumbuhan tanaman. Penggunaan pupuk organik diketahui dapat membantu meningkatkan panjang malai, hasil gabah kering panen, serta bobot gabah.
Baca Juga: “Cara Merawat Padi Inpari 32 untuk Hasil Panen Optimal“
Maksimalkan Pertumbuhan Padi INPARI lebih Optimal dengan Rangkaian Produk GDM
Pemahaman yang baik pada cara pemupukan padi INPARI serta pemilihan pupuk yang tepat sangat penting bagi petani agar hasil panen lebih optimal. Dengan teknik pemupukan yang benar, tanaman padi dapat tumbuh lebih sehat dan menghasilkan gabah berkualitas.
Jika Anda masih memiliki kendala dalam menerapkan cara pemupukan padi INPARI, Anda tak perlu khawatir. Konsultasi langsung dengan tim GDM untuk mendapatkan rekomendasi pemupukan serta penggunaan rangkaian produk GDM yang sesuai dengan kondisi lahan Anda.

















