Perikanan

7 Cara Budidaya Ikan Gabus di Kolam Terpal, Potensi Bisnis Tinggi & Menguntungkan!

7 Cara Budidaya Ikan Gabus di Kolam Terpal, Potensi Bisnis Tinggi & Menguntungkan!

Ingin memulai budidaya ikan gabus dalam skala besar atau kecil, tetapi masih pemula? Jangan ragu! Hal itu mudah dan bisa dilakukan dengan panduan budidaya yang tepat.

Ikan gabus menjadi salah satu komoditas perikanan budidaya yang memiliki potensi luas dan menggiurkan saat ini. Hal inilah yang menjadikan ternak ikan gabus memiliki potensi bisnis yang besar.

Seperti yang dilakukan mitra kami, mendatangkan panen hingga 340 kg sekali panen. Pencapaian tersebut tentu melewati proses budidaya yang telah disesuaikan. Penasaran bagaimana cara mencapai kesuksesan panen tersebut? Untuk melihat potensi bisnisnya, simak tuntas artikel berikut ini!


Banner Artikel CTA Perikanan GDM Desktop 1
Banner Artikel CTA Perikanan GDM Mobile 1

Peluang Bisnis Ternak Ikan Gabus

Keuntungan budidaya ikan gabus nyatanya sangat tinggi. Ini dikarenakan ikan gabus memiliki banyak keunggulan. Dua yang paling menonjol di antaranya adalah potensi ekonomi dan manfaat biologi. Bagaimana maksudnya? Simak penjelasan berikut ini.

Potensi Biologi Ikan Gabus

Ikan gabus memiliki potensi biologi yang sangat baik untuk dibudidayakan. Selaras dengan hal tersebut, Slamet Soebajakto selaku Direktur Jenderal Perikanan Budidaya (2012-2021) mengungkapkan adanya pengembangan serta peningkatan ternak ikan gabus ke depan, sebagai salah satu komoditas perikanan unggulan berbasis lokal.

Tentu sangat potensial untuk dibudidayakan dalam skala besar, terlebih dipasaran belum begitu banyak pesaingnya.

Beberapa kelebihan dari ikan gabus antara lain berikut ini:

  • Salah satu jenis ikan yang sangat tahan terhadap kondisi lingkungan perairan yang buruk. Sebab, ikan gabus umum ditemukan di rawa-rawa yang memiliki tingkat keasaman tinggi.
  • Mampu bertahan hidup dalam lingkungan yang buruk, karena memiliki alat bantu pernafasan yang mampu memanfaatkan oksigen bebas di udara untuk membantu proses pernapasannya. Oleh karena itulah, ikan gabus memiliki ketahanan hidup lebih tinggi dibandingkan dengan ikan lainnya.

Dengan demikian, ternak ikan gabus sangat cocok untuk dibudidayakan di berbagai daerah di Indonesia, menggunakan kolam terpal.

Potensi Ekonomi Ikan Gabus

Dilansir dari website resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (kkp.go.id), budidaya ikan gabus memiliki nilai ekonomi tinggi, sebab banyaknya potensi bisnis yang bisa dikembangkan dari budidaya ikan yang satu ini.

Ikan gabus memiliki prospek bisnis yang sangat menjanjikan, antara lain:

  • Untuk hidangan atau kuliner ikan gabus
  • Diolah menjadi produk-produk bernilai jual tinggi. Beberapa produk olahan ikan gabus di antaranya adalah olahan pempek, kerupuk kemplang, tekwan, dan lainnya.
  • Selain untuk produk olahan, ikan gabus juga terbukti memiliki kemampuan untuk menyembuhkan luka. Sebab, mengandung albumin yang bermanfaat untuk mempercepat penyembuhkan luka dan kebutuhan farmasi.

Begitu potensial manfaatnya dari segi ekonomi, ikan gabus sangat cocok untuk Anda budidayakan termasuk pemula yang ingin memulai usaha pada komoditas perikanan.

Selain itu, kualitas ikan gabus juga sangat baik dan jarang diketahui banyak orang. Oleh karena itu, Anda bisa memanfaatkannya sebagai budidaya skala besar maupun kecil. Tentu saja dengan memperhatikan tahapan budidaya ikan gabus secara tepat. Salah satunya menggunakan metode ternak ikan gabus kolam terpal. Lebih lanjut, berikut penjelasannya.

Baca Juga “Kolam Ikan Gabus: Jenis, Sistem Budidaya, dan Kapasitas Padat Tebar

7 Cara Budidaya Ikan Gabus Untuk Pemula

Cara budidaya ikan gabus sebenarnya tidak terlalu sulit, asalkan dilakukan dengan cara yang tepat dan benar. Bahkan, budidaya ikan ini menjadi peluang besar bagi pemula. Bagi Anda yang hendak membudidayakan ikan gabus, simak 7 caranya berikut ini.

Proses Persiapan Kolam Untuk Ikan Gabus

Pemilihan jenis kolam budidaya sangat diperlukan. Beberapa jenis kolam ternak ikan gabus yang bisa digunakan antara lain kolam tanah, terpal, dan beton (semen). Meskipun memiliki jenis kolam yang berbeda, proses persiapan kolam dapat dilakukan dalam langkah-langkah yang sama. Berikut ini tahapan persiapan kolam ternak ikan gabus secara tepat:

  1. Lakukan pengeringan kolam, kemudian diamkan selama 14 hari. Ini bertujuan agar bibit hama penyakit yang terdapat di dalam kolam dapat hilang.
  2. Larutkan 6 gram GDM Black BOS ke dalam 1 liter air. Kemudian siramkan ke seluruh permukaan kolam pada 10 hari sebelum tebar.
  3. Tebarkan 50 gram/m2 GDM SaMe Granule Bio Organik pada kolam di 10 hari sebelum tebar bibit.
  4. Lanjutkan dengan mengisi kolam dengan air hingga ketinggian 30 cm pada 10 hari sebelum tebar bibit.
  5. Pada 7 hari sebelum tebar, berikan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan untuk mempercepat pertumbuhan mikroorganisme dalam kolam.
  6. Cara pemberian Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan adalah dengan mengencerkan 6 ml Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan dengan 1 liter air, lalu aduk hingga merata.
  7. Siramkan larutan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan tersebut ke air kolam.
  8. Diamkan kolam yang sudah diberi produk GDM Organik, agar kolam dapat ditumbuhi pakan alami. Dengan begitu, saat penebaran bibit ikan gabus, kolam sudah ditumbuhi oleh plankton dan mikroorganisme menguntungkan lain yang berguna sebagai pakan bibit ikan.

Itu adalah persiapan air dan kolam terpal ikan gabus. Setelah persiapan kolam selesai, Anda bisa melakukan tebar bibit ikan gabus.

Pemilihan Bibit Ikan Gabus

Salah satu cara budidaya ikan gabus agar cepat besar adalah dengan pemilihan bibit ikan gabus berkualitas dan sesuai. Pastikan Anda memilih bibit ikan gabus yang berkualitas dan bersertifikasi agar tetap menjamin mutu serta perkembangan ikan gabus nantinya.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah ciri-ciri benih ikan gabus yang berkualitas:

  1. Pilih benih ikan gabus berukuran 5-8 cm.
  2. Pastikan benih ikan memiliki ukuran yang seragam.
  3. Pastikan benih ikan memiliki gerakan yang lincah, tidak terdapat gangguan hama-penyakit, pergerakannya stabil, dan memiliki warna cokelat keemasan.
  4. Padat tebar yang disarankan adalah sebanyak 40-60 ekor/m2.
  5. Anda bisa mendapatkan benih ikan dari alam (tangkapan alam) ataupun hasil pembibitan.
  6. Pastikan jumlah benih ikan dilebihkan 10% dari padat terbar yang dianjurkan.

Itu adalah ciri-ciri benih ikan gabus yang berkualitas. Selanjutnya, setelah memilih bibit berkualitas, Anda bisa mulai tebar benih dengan cara berikut.


Banner Promo Suplemen Organik Cair Spesialis Perikanan GDM
Banner Mobile Promo Suplemen Organik Cair Spesialis Perikanan GDM

Cara Tebar Benih Ikan Gabus

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat tebar benih ikan gabus, di antaranya adalah:

  1. Setelah mendapatkan benih dari pihak pembibitan atau dari tangkapan, lakukan aklimatisasi terlebih dahulu. Ini bertujuan agar benih tidak stress ketika ditaruh di kolam.
  2. Aklimatisasi benih dilakukan dengan meletakkan benih yang masih terdapat di dalam plastik ke dalam kolam. Biarkan selama beberapa waktu, agar suhu air di dalam plastik sama dengan suhu air di dalam kolam.
  3. Lepaskan ikatan plastik secara perlahan, lalu biarkan ikan di dalam plastik keluar menuju kolam.
  4. Setelah benih ikan sudah masuk ke dalam kolam, ambil plastik kemasan benih dan buang.

Itu adalah cara terbar benih ikan gabus ke kolam terpal, kolam tanah, kolam beton dan lainnya. Setelah proses penebaran benih, selanjutnya Anda hanya perlu melakukan perawatan.

Pemantauan Air Kolam Ikan Gabus

Cara merawat ikan gabus harus diperhatikan dengan saksama. Ini dikarenakan sistem perawatan ikan gabus sangat menentukan hasil panen yang bisa didapatkan.

Air kolam harus terus dipantau agar ikan tetap merasa nyaman di dalam kolam, baik kualitas maupun kuantitas.

Utamanya, volume air kolam ikan gabus harus diperhatikan karena adanya penguapan. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah pemantauan air kolam.

  1. Pantau kuantitas air kolam. Jika dirasa air mulai berkurang, segera tambah jumlah air hingga sesuai dengan jumlah normalnya.
  2. Pantau kualitas air kolam, mulai dari warna pH air hingga aroma air kolam. Jika dirasa air kolam mulai tampak keruh, maka ganti air kolam.
  3. Cek pH air kolam. Meskipun ikan gabus tahan asam, namun Anda tetap harus memastikan bahwa pH airnya tidak kurang dari 6 dan tidak lebih dari 7,5.  
  4. Pastikan terpal pada kolam tidak ada yang bocor atau sobek. Jika ada yang bocor, segera tambal. Anda juga harus memperhatikan masa atau umur kolam. Umumnya, kolam terpal dapat bertahan hingga 2 tahun. Selebih dari 2 tahun, maka akan terdapat banyak titik bocor hingga sobek.
  5. Suhu air kolam ikan gabus yang optimum adalah 25-30oC.

Itu adalah cara pemantauan air kolam. Selanjutnya, berikut ini adalah cara perawatan air kolam.


Banner Desktop Pelatihan Bioflok Batch 39

Cara Perawatan Air Kolam

Setelah melakukan pemantauan terhadap air kolam, maka langkah selanjutnya adalah perawatan air kolam. Perawatan air kolam sangat penting agar pertumbuhan dan perkembangan ikan gabus dapat optimal. Berikut ini adalah cara perawatan air kolam ikan gabus:

  1. Setelah melakukan pengamatan air kolam, maka Anda juga perlu melakukan perawatan air kolam. Salah satunya adalah dengan melakukan penggantian air kolam.
  2. Cara penggantian air kolam adalah dengan mengurangi air kolam hingga tersisa 10-20%, kemudian ditambah dengan air bersih hingga batas normal air kolam.
  3. Berikan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan setiap 10 hari sekali dengan cara: campurkan 6 ml/m2 Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan dengan 1 liter air, kemudian aduk hingga homogen.
  4. Siramkan larutan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan tersebut ke air kolam.

Pengaplikasian Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan ini sangat baik untuk:

  • Menekan kadar amoniak dalam air
  • Meningkatkan sistem imun ikan agar tidak mudah sakit
  • Untuk mempercepat pertumbuhan dan perkembangan ikan gabus, sehingga ikan menjadi lebih cepat besar.
  • Menjaga kualitas air kolam agar tetap bersih
  • Pemberian Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan juga sangat baik untuk menumbuhkan plankton dan mikroorganisme pada kolam, yang berfungsi sebagai pakan alami ikan.

Suplemen Organik Cair GDM
Spesialis Perikanan
  • Meningkatkan Nafsu Makan
  • Meningkatkan Imunitas/Daya Tahan
  • Mempercepat Tumbuh Kembang Ikan
  • Meningkatkan Keanekaragaman Fitoplankton
  • Mengurai Berbagai Jenis Limbah dan Polutan


Cara Pencegahan Dan Penanggulangan Penyakit Ikan Gabus

Ikan gabus merupakan jenis ikan yang cukup tahan terhadap serangan hama penyakit. Meski begitu, bukan berarti Anda bisa mengabaikan cara pencegahan dan penanggulangan penyakit pada ikan gabus. Ada beberapa jenis parasit yang dapat menyerang ikan gabus, seperti:

  • Lamproglena chinensis
  • Lamproglena dan Trichodina sp.

Selain itu, beberapa jenis penyakit yang juga sering menyerang ikan gabus, seperti:

  • White spot
  • Pseudomonas
  • Perut kembung, dan lainnya.

Nah, itu adalah beberapa jenis protozoa dan penyakit yang umum menyerang ikan gabus. Agar Anda bisa melakukan pencegahan terhadap penyakit ikan gabus, berikut ini adalah caranya:

  1. Lakukan pemantauan dan perawatan air kolam secara berkala.
  2. Jika ada beberapa ekor ikan yang menunjukkan gejala kurang baik, seperti gerakan ikan tampak malas, nafsu makan berkurang, dan jumlah kematian bertambah, maka lakukan isolasi.
  3. Isolasi dilakukan dengan cara: ambil ikan yang menunjukan gejala seperti di atas. Kemudian letakkan di wadah tertentu, seperti bak atau kolam kecil berisi air, kemudian tambahkan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan.
  4. Cara pemberian Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan adalah dengan mencampurkan 6 ml/m2 Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan dengan 1 liter air, kemudian aduk hingga homogen.
  5. Tuangkan larutan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan ke dalam bak atau kolam isolasi.
  6. Tunggu agar Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan bekerja untuk meningkatkan kondisi ikan gabus.

Itu adalah panduan cara perawatan ikan gabus. Selanjutnya, Anda perlu memperhatikan cara dan takaran pemberian pakan pada ikan gabus.

Baca Juga “Cara Pemijahan Ikan Gabus di Kolam Terpal, Ini Paduannya!

Cara Pemberian Pakan Ikan Gabus

Keuntungan usaha budidaya ikan gabus sangat dipengaruhi oleh cara pemberian dan takaran pakan ikan gabus. Agar ikan gabus yang Anda budidayakan cepat besar, maka Anda perlu memberikan pakan ikan gabus agar cepat besar dengan cara dan takaran yang tepat.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah panduannya:

  1. Berikan pakan ikan berupa pelet khusus ikan.
  2. Pastikan pelet mengandung protein dengan kadar >25%. Anda bisa melihat komposisi dan takarannya pada kemasan pakan pelet.
  3. Pemberian pakan pada ikan gabus harus disesuaikan dengan berat ikan. Untuk mengetahui berat ikan, selalu lakukan sampling berat ikan setiap 2-3 minggu sekali. Dengan begitu, Anda bisa menentukan jumlah pakan yang akan diberikan selanjutnya.
  4. Berikan pakan dengan jumlah 3-5% dari berat biomassa tubuh ikan.
  5. Jumlah pemberian pakan perlu dilakukan sebanyak 3 kali/hari selama masa budidaya.
  6. Anda bisa menambahkan pakan sampingan untuk menghemat pakan pelet.
  7. Beberapa jenis pakan tambahan yang baik untuk ikan gabus adalah usus ayam dan ikan rucah. Ini dikarenakan usus ayam dan ikan rucah mengandung protein tinggi yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan ikan gabus.

Selain pemberian pakan, jangan lupa untuk memberikan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan yang berfungsi untuk:

  • Memperbaiki sistem pencernaan ikan
  • Menjaga sistem pencernaan ikan agar tetap sehat
  • Mengoptimalkan penyerapan nutrisi pakan
  • Mempercepat pertumbuhan ikan

Dengan begitu, masa panen bisa lebih cepat dan hasil panen bisa lebih banyak.

Tingkatkan Hasil Panen & Keuntungan Budidaya Ikan Gabus Anda dengan Suplemen Organik Cair (SOC) dari GDM!

Melihat potensi bisnis ikan gabus yang begitu besar dan luas pasarnya, budidaya ikan gabus menjadi salah satu peluang usaha yang patut dikembangkan. Terlebih, ikan ini juga memiliki berbagai manfaat yang baik untuk tubuh.

Selain membudidayakan dengan cara-cara di atas, jangan lupa untuk memaksimalkan perawatannya. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan probiotik ikan gabus dengan dosis yang tepat. Probiotik untuk budidaya ikan sangatlah krusial untuk menunjang pertumbuhannya, terlebih ikan gabus yang bagus memiliki harga jual yang bisa meningkatkan keuntungan.

Gunakan juga Suplemen Organik Cair (SOC) GDM khusus perikanan untuk menunjang budidaya ikan gabus agar menghasilkan panen yang berkualitas. Jika Anda kesulitan dalam memberikan probiotik maupun suplemen, jangan ragu untuk menghubungi tim teknis kami dengan cara klik banner di bawah ini. Anda pun dapat berkonsultasi secara gratis mengenai budidaya ikan gabus skala besar maupun ternak ikan lainnya.


Banner Artikel CTA Perikanan GDM Desktop 3
Banner Artikel CTA Perikanan GDM Mobile 3

author-avatar

About Dyah Sunaring Fitri, S. Pi

Spesialis dibidang Aquaculture parasit dan penyakit pada ikan & udang.