5 Cara Budidaya Ikan Bawal di Kolam Terpal untuk Pemula

Bila Anda tertarik untuk membangun usaha di bidang perikanan, ikan bawal bisa menjadi pilihan. Soalnya, ikan bawal dikenal mudah dipelihara, pertumbuhannya cepat, dan memiliki nilai jual yang stabil di pasaran. Selain itu, penggunaan kolam terpal lebih praktis karena tidak memerlukan lahan luas dan bisa dibuat di pekarangan rumah.
Namun, tanpa pemahaman panduan budidaya ikan bawal di kolam terpal yang benar, Anda akan sulit mewujudkan kesuksesan usaha ini. Pasalnya, panduan budidaya ini menjadi langkah awal yang cerdas untuk memulai usaha ternak ikan bawal.
Jadi, yuk, langsung saja pahami cara budidaya ikan bawal di kolam terpal untuk pemula berikut ini!
Morfologi Ikan Bawal
Sebelum Anda membudidayakan ikan bawal, pastikan untuk memahami klasifikasi dan morfologinya terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar proses budidaya ikan bawal dapat berjalan baik, sesuai dengan morfologinya. Langkah ini juga membantu Anda mengambil keputusan ketika terjadi permasalahan. Berikut ini klasifikasi ikan bawal:
- Filum: Chordata
- Sub Filum Craniata
- Kelas: Pisces
- Sub Kelas: Neopterygii
- Ordo: Cypriniformes
- Sub Ordo: Cyprinoida
- Famili: Characidae
- Famili: Characidae
- Genus: Colossoma
- Spesies: Colossoma macropomum
Selain klasifikasi di atas, sebenarnya ikan bawal di alam liar memiliki panjang 1 meter dan berat 30 kg.Habitat asli ikan bawal adalah di sungai amazon, Brazil dan Amerika Selatan. Ketika air danau surut, maka ikan akan berpindah ke sungai untuk memijah. Lalu, ketika air danau kembali pasang, maka ikan akan kembali ke danau.
Peluang Bisnis Budidaya Ikan Bawal
Potensi ikan bawal sangatlah luas yang mencakup kebutuhan pasar lokal dan ekspor juga. Dalam hal ini pemerintah melalui KKP sangat mendorong untuk mengembangkan komoditas ikan laut salah satunya ikan bawal.
Terbukanya peluang pasar yang cukup luas inilah yang menjadikan budidaya ikan bawal sangatlah prospektif kedepannya. Untuk jenis ikan bawal bintang sendiri harga jual per kilogramnya berkisar antara 95 ribu dan untuk biaya selama budidaya hanya sekitar 68 ribu, sehingga keuntungannya sekitar 27 ribu per kilogramnya.
Tidak hanya laba yang tinggi, tapi juga permintaan pasar lokal sekitar 3 sampai 4 ton per bulan. Selain itu, peluang untuk ekspor ikan bawal di Negara Singapura maupun Malaysia juga memiliki tingkat permintaan ikan bawal cukup tinggi.
Sangat potensial sekali dikembangkan, bukan? Inilah yang menarik dan apalagi untuk skala pemula, Anda bisa mulai budidaya ikan bawal di dalam kolam terpal.


Cara Budidaya Ikan Bawal untuk Pemula
Untuk mewujudkan miliki usaha ikan bawal yang sukses dan memaksimalkan peluang bisnis di atas, Anda perlu melakukan tahapan budidaya yang benar. Jangan asal-asalan, karena justru hasil budidayanya bisa gagal.
Persiapan Kolam Ikan Bawal
Ikan bawal sangat cocok dibudidayakan di kolam terpal maupun kolam tembok dan kolam tanah. Namun, bagi Anda yang memiliki lahan terbatas, tentu saja kolam terpal menjadi pilihan tepat.
Dalam mempersiapkan kolam terpal, ada beberapa langkah yang harus Anda jalani, meliputi:
- Bersihkan kolam terpal dengan air bersih dan mengalir.
- Keringkan kolam hingga tidak ada lagi bekas-bekas kotoran yang menempel.
- Isi kolam terpal dengan air bersih, hingga mencapai 30 cm.
- Sebarkan secara merata GDM SaMe Granule Bio Organic dengan dosis 50 gram/m2.
- Siapkan 1 liter air didalam ember.
- Tuangkan GDM Black BOS kedalam ember berisi air tersebut. Dosis yang disarankan adalah sebanyak 6 gram/m2.
- Aduk air dan GDM Black Bos tersebut sampai tercampur merata.
- Siramkan/kocorkan larutan GDM Black BOS tersebut ke seluruh permukaan air kolam.
- Setelah proses pemberian produk GDM Organik tersebut, kemudian biarkan kolam terpal ikan bawal tersebut selama 5-10 hari.
- Ini bertujuan untuk menghilangkan bibit-bibit hama-penyakit yang berasal dari air, kolam, maupun lingkungan sekitar. Selain itu, produk GDM Organik ini juga sangat efektif dalam membantu menumbuhkan fitoplankton dan zooplankton di dalam kolam terpal.
- Jika air kolam sudah ditumbuhi fitoplankton maupun zooplankton, yang ditandai dengan air yang berubah menjadi kehijauan. Itu artinya, air kolam sudah siap untuk ditebar bibit ikan.
Cara Penebaran Benih Ikan Bawal
Penebaran benih ikan bawal harus melewati proses adaptasi dengan cara aklimatisasi. Ini bertujuan agar benih ikan bawal tidak mengalami stress akibat perubahan lingkungan yang drastis. Ikuti tahapannya berikut ini.
- Proses penebaran benih ikan bawal dilakukan pada pagi hari atau saat cuaca terasa teduh.
- Benih ikan yang masih terbungkus dalam plastik, dimasukkan ke dalam kolam.
- Biarkan plastik berisi benih tersebut berada dipermukaan air kolam hingga dinding plastik benih ikan bawal mengembun.
- Jika dinding plastik benih sudah mengembun, artinya air kolam dan air didalam plastik sudah memiliki suhu yang sama.
- Buka plastik berisi benih bawal tersebut secara perlahan.
- Biarkan benih ikan bawal keluar dari plastik dan berenang ke kolam secara perlahan.
- Padat tebar bibit ikan bawal yang disarankan adalah 25-40 ekor/m2.
Baca Juga: Rahasia Sukses Pemijahan Ikan Patin: Panduan Lengkap untuk Hasil Optimal
Berikan Pakan Ikan Bawal agar Cepat Besar
Ikan bawal merupakan jenis ikan omnivora, yang bisa memakan segala jenis makanan yang ada disekitarnya. Oleh karena itu, jika Anda membudidayakan ikan bawal, maka Anda bisa memberikan berbagai jenis pakan, seperti:
- Meski begitu banyak jenis pakan yang bisa diberikan, yang terpenting adalah pakan yang diberikan memiliki gizi seimbang (mengandung protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral).
- Komposisi pakan yang baik untuk ikan bawal adalah: 75% pakan nabati, dan 25% pakan hewani. Kebutuhan protein ikan bawal adalah sebanyak 25-37%.
- Oleh karena itu, Anda bisa memberikan pakan pelet yang dicampur dengan hijauan segar, dengan frekuensi pemberian pakan sebanyak 3-5 kali sehari.
- Beberapa jenis pakan yang bisa Anda berikan adalah daun-daunan hijau, ikan rucah, cacing darah, kutu air, pelet/pakan pabrikan, dll.
Cara Melakukan Sampling untuk Pakan Ikan Bawal
Anda bisa memberikan pakan berupa pakan hewani, nabati, maupun pelet untuk mendukung ikan bawal agar cepat besar.
Anda disarankan untuk memberikan pakan ikan bawal sebanyak 3-5% dari berat badannya. Sebelum Anda menentukan jumlah pakan, Anda perlu melakukan sampling pengukuran berat tubuh ikan bawal terlebih dahulu.
Lakukan sampling setiap 2 minggu sekali melalui tahapan:
- Siapkan serok ikan dengan ukuran yang disesuaikan.
- Ambil ikan dengan cara dikeruk secara perlahan.
- Letakkan ikan kedalam timbangan Ohaus.
- Kembalikan ikan yang sudah ditimbang kedalam kolam.
- Catat berat ikan.
- Lakukan hingga mendapatkan setidaknya 5 ikan.
- Jumlahkan seluruh berat ikan, kemudian dibagi dengan jumlah ikan. Ini bertujuan untuk mendapatkan berat rata-rata ikan.
- Angka rata-rata berat ikan didapatkan.
Panduan Pemberian Pakan Ikan Bawal
- Siapkan pakan ikan bawal. Anda bisa menggunakan pelet, cacahan daun-daunan, ataupun cacahan ikan kecil.
- Tambahkan 6 ml Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan kedalam pakan tersebut. Penambahan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan ini hanya perlu diberikan pada pakan di pagi hari saja. Sedangkan pada siang dan sore hari, tidak perlu ditambahkan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan.
- Pemberian Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral esensial maupun non esensial. Selain itu, bakteri baik yang terkandung didalamnya juga sangat baik untuk mengoptimalkan sistem pencernaan ikan bawal, sehingga pakan dapat diserap dengan sempurna.
- Aduk-aduk pakan dan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan agar tercampur merata.
- Tebarkan secara merata ke seluruh permukaan air kolam, agar ikan dapat memakan dengan jumlah yang merata.
- Frekuensi pemberian pakan yang disarankan adalah sebanyak 3 kali sehari, yaitu pada padi (07.30), siang (12.30), dan sore (17.00).
Cara Merawat Ikan Bawal

Perawatan memegang peranan penting dalam budidaya ikan bawal. Sebab, tanpa perawatan yang benar, maka ikan bawal akan mengalami banyak masalah. Mulai dari stress, serangan hama-penyakit, hingga produksi yang tidak optimal.
Oleh sebab itu, Anda harus melakukan perawatan dengan baik dan benar, melalui tahapan:
Menjaga Kualitas Air Kolam
Kualitas air kolam memegang peranan penting dalam menentukan kesehatan ikan. Sehingga sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan ikan.
Air selain berperan sebagai habitat ikan, juga berperan sebagai pelarut berbagai material. Oleh sebab itu, kualitas air yang buruk tidak dapat bekerja optimal sebagai pelarut material.
Kualitas air yang baik harus memenuhi standar berikut:
- Suhu air antara 25-30oC.
- pH air antara 6,5-8,5.
- Oksigen terlarut harus lebih dari 5 mg/L.
- Kandungan amoniak dalam air harus kurang dari 0,02 mg/L.
- Kecerahan air untuk bisa ditembus cahaya harus lebih dari 30 cm.
Jika air kolam Anda tidak sesuai dengan standar tersebut, maka Anda harus melakukan penggantian air.
Tentu saja penggantian air harus dilakukan secara berkala, bahkan sebelum kualitas airnya menurun, agar ikan tetap nyaman dan terhindar dari serangan penyakit. Cara penggantian air kolam terpal ikan bawal:
- Kuras air hingga kapasitas air tersisa 30% saja.
- Tambahkan air bersih hingga kapasitas kembali 100%.
- Siapkan 2 liter air didalam ember.
- Tuangkan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan kedalam ember tersebut.
- Aduk hingga tercampur merata.
- Kocorkan larutan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan tersebut ke air kolam secara merata.
- Ulangi penggantian air kolam ikan bawal setiap 2 minggu sekali.
Cara Pencegahan Penyakit Ikan Bawal
Sama halnya dengan ikan jenis lain, ikan bawal juga rentan terkena serangan penyakit. Beberapa jenis penyakit yang sering menyerang ikan bawal diantaranya adalah Ichtyopthirius, kapang/jamur, Streptococcus, Kurthia sp. dan beberapa jenis penyakit lainnya.
Mengingat begitu banyaknya jenis penyakit yang sering menyerang ikan bawal, maka Anda harus melakukan pencegahan dengan tepat. Oleh sebab itu, Anda disarankan untuk melakukan pencegahan dengan cara:
- Lakukan penggantian air secara berkala.
- Untuk melawan serangan penyakit dari bakteri, jamur maupun virus berbahaya, tambahkan produk yang mengandung bakteri baik, seperti Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan.
- Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan mengandung Pseudomonas alcaligenes, Micrococcus roseus, Bacillus brevis, Bacillus pumilus, dan Bacillus mycoides yang bisa melawan bakteri, jamur dan virus penyebab penyakit.
- Bakteri yang terkandung didalam Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan juga terbukti bisa menguraikan zat amoniak dalam kolam, sehingga dapat mengontrol kadar amoniak yang bisa menyebabkan air kolam menjadi kotor dan berbahaya bagi kesehatan ikan bawal.
- Tambahkan suplemen yang mengandung makro dan mikro nutrient, asam amino esensial serta non essensial untuk memenuhi kebutuhan asam amino pada tubuh ikan. Salah satunya yang mengandung makro-mikro nutrien serta asam amino esensial dan non esensial lengkap adalah adalah Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan.
- Selalu lakukan pengecekan kualitas air, mulai dari pH air, suhu air, kadar amoniak, kecerahan air kolam, kadar O2 dan kadar CO2. Jika dirasa ada salah satu indikator yang bermasalah, maka segera lakukan penanganan sesuai kondisi.
Baca Juga: “Cara Budidaya Udang Vaname, Terbukti Sekali Panen Bisa 5M!“
Masa Panen Ikan Bawal
Usaha pembesaran ikan bawal membutuhkan waktu selama 5 bulan hingga ikan siap konsumsi, atau lamanya didasarkan pada permintaan pasar.
Masa pembesaran ikan bawal bisa kurang dari 5 bulan jika permintaan pasar menginginkan ikan bawal yang berukuran lebih kecil.
- Cara pemanenan ikan bawal dapat dilakukan dengan cara menguras air kolam hingga tersisa 25-30% saja. Selanjutnya, ambil ikan menggunakan serok/jaring ikan.
- Anda disarankan untuk melakukan pemanenan pada pagi atau sore hari sesuai permintaan pasar. Ini bertujuan agar ikan berada dalam kondisi segar ketika sampai di tangan konsumen.
- Selain itu, pemanenan ketika suhu rendah juga dapat mempertahankan mutu ikan bawal. Jika memungkinkan, segera masukkan ikan bawal kedalam box berisi es agar ikan tetap segar ketangan konsumen.
Dukung Pertumbuhan & Kesehatan Ikan Bawal dengan Rangkaian Produk GDM!
Beberapa langkah budidaya ikan bawal di atas penting Anda pahami, terutama bila fokusnya untuk bisnis dan memaksimalkan keuntungan. Pemahaman ini membantu Anda membudidaya ikan secara tepat, berjalan lancar, dan menghasilkan ikan yang besar-besar. Terlebih, bila Anda memanfaatkan rangkaian produk GDM, akan membantu lebih mempercepat pertumbuhan ikan bawal.
Bukan hanya itu saja, dengan dukungan 100% bahan-bahan organik, memungkinkan ikan bawal lebih produktif dan sehat. Jadi, segera maksimalkan pertumbuhan ikan bawal Anda dan dapatkan keuntungan yang lebih besar dari hasil jualan dengan dukungan produk GDM. Dapatkan dengan harga diskon dengan tekan banner di bawah ini dan konsultasikan langsung kebutuhan Anda bersama ahli GDM!










