Burung puter merupakan salah satu jenis burung kicau yang banyak diminati untuk dipelihara maupun dibudidayakan. Selain memiliki suara yang khas dan merdu, cara budidaya burung puter juga relatif mudah dipelajari sehingga cocok dilakukan oleh pemula.

Nah, kalau Anda juga tertarik untuk membudidayakan burung puter, langsung saja simak panduan cara budidaya burung puter  di bawah ini. Melalui cara atau panduan  yang tepat, Anda dapat meminimalkan kesalahan selama pemeliharaan dan meningkatkan peluang keberhasilan.

Jenis Burung Puter Paling Banyak di Budidaya

Sebelum kita mempraktikkan cara budidaya burung puter, Anda perlu mengetahui jenis burung puter apa saja yang paling banyak dibudidayakan. Ini dia beberapa jenis burung puter yang wajib Anda ketahui.

Maksimalkan keberhasilan budidaya burung puter dengan perawatan yang tepat, klik banner dan konsultasikan gratis sekarang!


Harga Spesial Suplemen Organik Cair Spesialis Peternakan GDM

Burung Puter Lokal

Burung puter lokal merupakan salah satu jenis yang paling umum dibudidayakan di Indonesia. Burung ini memiliki suara khas yang merdu, tubuh berukuran sedang, serta daya adaptasi yang baik terhadap lingkungan. Cara budidaya burung puter lokal relatif mudah sehingga cocok bagi Anda yang baru memulai budidaya burung puter.

Burung Puter Pelung

Burung puter pelung dikenal karena memiliki suara yang panjang, dalam, dan khas. Jenis ini banyak diminati oleh penggemar burung karena kualitas suaranya. Selain dipelihara untuk dinikmati suaranya, burung puter pelung juga dapat dibudidayakan sebagai burung hias dengan nilai jual yang cukup menarik.

Burung Puter Bangkok

Burung puter bangkok memiliki postur tubuh yang cenderung lebih besar dibandingkan beberapa jenis puter lokal. Penampilannya menarik dengan corak bulu yang beragam sehingga banyak dipelihara sebagai burung hias. Budidaya jenis ini memerlukan pemilihan indukan yang baik agar menghasilkan anakan berkualitas.

Baca juga ” 8 Pakan Alternatif Ternak Burung Unggas Mudah, Bergizi, dan Efektif Meningkatkan Produktivitas

Burung Puter Albino/Putih

Puter albino memiliki ciri khas berupa bulu berwarna putih dengan mata yang cenderung kemerahan. Penampilannya yang berbeda dari puter pada umumnya menjadikan jenis ini menarik bagi kolektor maupun penghobi. Perawatannya pada dasarnya tidak jauh berbeda, tetapi Anda perlu memperhatikan kondisi lingkungannya agar burung tetap nyaman dan sehat.

Burung Puter Blorok

Puter blorok memiliki pola bulu bercorak atau belang yang membuat tampilannya lebih unik. Variasi warna dan pola pada bulunya menjadi salah satu alasan jenis ini diminati. Selain sebagai burung hias, puter blorok juga dapat dibudidayakan untuk menghasilkan anakan dengan karakter warna yang menarik.

Puter Irak

Puter Irak memiliki ukuran dan bentuk tubuh yang mirip dengan puter lokal, tetapi mempunyai variasi warna bulu yang lebih beragam. Coraknya dapat berupa perpaduan cokelat, merah bata, dan putih. Karena memiliki tampilan yang berbeda dari puter lokal biasa, jenis ini juga sangat dikenal di kalangan penghobi burung puter.

Puter Lumut atau Puter Geni

Puter lumut dikenal juga dengan sebutan puter geni atau dederuk jawa. Ciri fisiknya antara lain warna tubuh yang cenderung merah bata, bagian kepala agak keabu-abuan, serta pola kalung pada leher.

Buktikan hasilnya seperti para peternak lainnya, klik banner dan konsultasikan kebutuhan ternak Anda sekarang!


GDM Banner - Testimoni - Suplemen Organik Cair Spesialis Peternakan

9 Cara Budidaya Burung Puter yang Sehat 

Budidaya burung puter perlu dilakukan dengan memperhatikan kondisi fisik, lingkungan, pakan, hingga proses perkembangbiakannya. Berikut beberapa langkah cara budidaya burung puter yang dapat Anda terapkan untuk menghasilkan burung puter yang sehat.

Pilih Indukan yang Sehat

Langkah pertama cara budidaya burung puter adalah memilih indukan burung puter yang sehat, aktif, dan tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit. Pilih burung dengan kondisi fisik baik, nafsu makan normal, bulu bersih, mata cerah, serta tidak mengalami gangguan pernapasan. Indukan yang sehat dapat mendukung proses perkembangbiakan dan menghasilkan anakan dengan kondisi yang lebih baik.

Siapkan Kandang yang Nyaman

Gunakan kandang yang cukup luas agar burung dapat bergerak dengan leluasa. Pastikan kandang memiliki ventilasi yang baik, mendapatkan pencahayaan yang cukup, tetapi tetap terlindung dari hujan dan angin kencang. Sediakan pula tempat bertengger dan area yang nyaman untuk bersarang agar burung dapat berkembang biak dengan lebih tenang.

Berikan Pakan Bergizi

Pakan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan burung puter. Anda dapat memberikan biji-bijian sebagai pakan utama dan melengkapinya dengan sumber nutrisi lain sesuai kebutuhan. Pastikan pakan selalu dalam kondisi bersih dan tidak berjamur. Air minum juga harus tersedia setiap saat dan diganti secara rutin.

Atur Proses Perkawinan

Jika tujuan Anda adalah pembiakan, pasangkan indukan jantan dan betina yang sehat serta telah mencapai kondisi yang sesuai untuk berkembang biak. Berikan lingkungan yang tenang agar proses perkawinan berjalan optimal.

Sediakan Tempat Bertelur dan Mengeram

Burung puter membutuhkan tempat yang tenang untuk bertelur dan mengerami telur. Anda dapat menyediakan wadah atau sarang yang bersih dan cukup kuat untuk menopang indukan. Hindari terlalu sering mengganggu burung ketika sedang mengeram karena kondisi yang terlalu sering terganggu dapat membuat indukan menjadi stres.

Jaga Kebersihan Kandang

Bersihkan kotoran, sisa pakan, dan bagian kandang yang kotor secara rutin. Tempat pakan dan minum juga perlu dicuci agar tidak menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme penyebab penyakit. Kebersihan kandang yang terjaga dapat membantu menciptakan lingkungan pemeliharaan yang lebih sehat.

Pantau Kondisi Burung Secara Berkala

Lakukan pemeriksaan secara rutin untuk mengetahui perubahan kondisi burung sejak dini. Perhatikan nafsu makan, aktivitas, kondisi bulu, mata, kotoran, serta pola pernapasannya. Apabila terlihat tanda-tanda burung sakit, segera pisahkan dari burung lainnya dan lakukan penanganan yang sesuai.

Kurangi Faktor yang Menyebabkan Stres

Burung puter membutuhkan lingkungan yang relatif tenang selama masa pemeliharaan dan perkembangbiakan. Hindari memindahkan kandang terlalu sering, membuat suara bising di sekitar kandang, atau terlalu sering memegang burung. Lingkungan yang tenang membantu burung tetap nyaman dan mendukung proses perkembangbiakan.

Rawat Anakan dengan Baik

Setelah telur menetas, pastikan anakan berada dalam kondisi hangat, aman, dan mendapatkan perawatan dari induknya. Anda perlu mengamati pertumbuhan anakan tanpa terlalu sering mengganggu sarang. Kebersihan area sekitar sarang juga harus diperhatikan agar anakan tumbuh dalam lingkungan yang sehat.

Potensi Keuntungan dan Peluang Usaha Ternak Burung Puter 

Budidaya burung puter memiliki peluang usaha yang cukup menarik karena burung ini banyak diminati sebagai burung kicau sekaligus burung hias. Hal tersebut membuka beberapa sumber pendapatan dari penjualan anakan, telur tetas, pasangan indukan, hingga burung dewasa. Dengan cara budidaya burung puter yang relatif sederhana, usaha ini dapat dimulai dari skala kecil dan dikembangkan secara bertahap.

Potensi keuntungan ternak burung puter juga dapat ditingkatkan dengan menjaga kualitas indukan, kesehatan burung, serta keberhasilan penetasan. Anda juga dapat memasarkan hasil ternak melalui komunitas, media sosial, maupun marketplace untuk menjangkau calon pembeli yang lebih luas. Namun, besarnya keuntungan tetap dipengaruhi oleh tingkat keberhasilan cara budidaya burung puter dan kondisi permintaan di pasar.

Baca juga ” Cara Ternak Burung Perkutut untuk Pemula dan Tips Perawatannya agar Cepat Bertelur

Pemberian Suplemen GDM Agar Ternak Burung Puter Tumbuh Sehat 

Untuk memaksimalkan cara budidaya burung puter secara mudah, gunakan saja suplemen GDM. Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan sendiri merupakan suplemen organik cair yang dapat membantu menjaga kesehatan dan mendukung pertumbuhan burung puter. Suplemen ini bisa digunakan sebagai tambahan dalam perawatan sehari-hari karena 100% terbuat dari bahan-bahan organik segar.


Suplemen Organik Cair GDM
Spesialis Peternakan
  • Meningkatkan Antibodi dan Menangkal Penyakit
  • Menyediakan Nutrisi Lengkap untuk Ternak
  • Meningkatkan Produktivitas dan Hasil Panen
  • Mengurangi Bau Amoniak pada Kotoran
  • Mengurangi Stress pada Hewan Ternak


Salah satu keunggulan suplemen ini adalah cara penggunaannya yang praktis karena cukup dicampurkan ke dalam air minum burung. Pemberian secara rutin dapat membantu menjaga kondisi burung agar tetap sehat dan aktif. Dengan cara budidaya burung puter yang tepat, burung dapat tumbuh dan berkembang dengan lebih optimal.

Untuk penggunaannya, cukup berikan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan dengan dosis 0,3 ml per ekor setiap hari. Caranya, campurkan suplemen ke dalam air minum, kemudian berikan kepada burung puter seperti biasa. Pastikan air minum selalu bersih dan diganti secara rutin agar burung puter burumendapatkan asupan yang tetap baik.

Maksimalkan Hasil Ternak dan Kesehatan Burung Puter dengan Suplemen Organik GDM! 

Menjaga kesehatan burung puter menjadi salah satu kunci untuk mendapatkan hasil ternak yang optimal. Selain memberikan pakan bergizi dan menjaga kebersihan kandang, Anda dapat melengkapi perawatan dengan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan yang bisa menjaga kesehatan burung puter secara alami.

Ayo, langsung KLIK BANNER di bawah ini untuk maksimalkan hasil ternak burung puter Anda hanya dengan suplemen organik GDM. Jangan sampai potensi hasil ternak Anda terhambat hanya karena perawatan yang kurang optimal!


Promo Khusus Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan

author-avatar

About drh. Karinadintha Marsya Rachman

Konsultan Dalam Bidang Peternakan Hingga Hewan Peliharaan