Pertanian

10 Cara Menanam Bawang Merah Skala Rumahan: Panduan Praktis untuk Pemula

cara menanam bawang merah skala rumahan

Bawang merah merupakan salah satu bumbu dapur yang hampir selalu dibutuhkan dalam berbagai masakan, terutama masakan khas Indonesia. Karena penggunaannya yang cukup sering ini, banyak orang mulai tertarik mempelajari cara menanam bawang merah skala rumahan agar lebih hemat dan praktis.

Nah, kalau Anda juga tertarik untuk memulai budidaya bawang merah sendiri, langsung saja simak panduan praktis cara menanam bawang merah skala rumahan untuk pemula di bawah ini. Semuanya akan dibahas satu per satu secara lengkap agar Anda bisa memulai budidaya bawang merah sendiri dan menikmati hasilnya secara langsung!


Banner Artikel CTA Pertanian GDM Desktop 1
Banner Artikel CTA Pertanian GDM Mobile 1

Keuntungan Budidaya Bawang Merah Rumahan di Lahan Sempit

Salah satu keuntungan budidaya bawang merah di lahan sempit adalah Anda tetap bisa memenuhi kebutuhan dapur sendiri tanpa harus memiliki kebun yang luas. Dengan menerapkan cara menanam bawang merah skala rumahan yang tepat, bawang merah dapat tumbuh optimal di polybag, pot, maupun pekarangan kecil sehingga cocok untuk pemula maupun ibu rumah tangga yang ingin mulai berkebun.

Selain hemat tempat, cara menanam bawang merah skala rumahan berpotensi membantu mengurangi pengeluaran harian karena Anda dapat memanen bawang merah sendiri dalam kondisi segar. Perawatannya yang relatif mudah juga membuat budidaya bawang merah menjadi aktivitas produktif yang menyenangkan, bahkan bisa berkembang menjadi peluang usaha yang lebih besar.

10 Cara Menanam Bawang Merah Skala Rumahan

Menanam bawang merah di rumah dapat dilakukan dengan langkah yang cukup mudah jika Anda memahami tahapan dasarnya dengan benar. Berikut beberapa cara menanam bawang merah skala rumahan yang praktis dan cocok diterapkan oleh pemula.

Siapkan Lokasi Tanam

Langkah pertama cara menanam bawang merah skala rumahan adalah menyiapkan lokasi tanam yang tepat. Sebaiknya pilih lokasi yang mendapatkan sinar matahari penuh minimal 6–8 jam per hari agar bawang merah dapat tumbuh optimal.

Olahan Tanah (-10 HST)

Langkah berikutnya adalah mengolah tanah atau media tanam. Media tanam dapat dibuat dari campuran tanah gembur, kompos atau pupuk kandang matang, serta sekam bakar dengan perbandingan seimbang. Pastikan media tanam memiliki tekstur yang subur, tidak terlalu padat, dan mampu menyimpan kelembapan dengan baik. 

Pada tahap ini, Anda juga bisa mengaplikasikan pupuk organik dari GDM, yaitu GDM SAME dan GDM Black BOS untuk memperbaiki, menyuburkan, dan meningkatkan kualitas tanah. Caranya, tebarkan terlebih dahulu GDM SAME 150 kg/Ha secara merata ke tanah.

Setelah itu, semprotkan GDM SAME sebanyak 5 kg dengan takaran 1 gelas/tangki secara merata pada tanah dalam kondisi lembap/basah. Terakhir, diamkan media tanam selama 10 hari sebelum penanaman agar kondisinya lebih stabil.



Pilih Bibit Umbi Berkualitas

Pilih umbi bawang merah yang sehat, berukuran sedang, tidak busuk, dan sudah cukup tua. Umbi yang baik biasanya memiliki warna cerah, tekstur padat, dan tidak terluka. Bibit berkualitas akan membantu mempercepat pertumbuhan tunas dan meningkatkan hasil panen nantinya.

Rendam Umbi

Sebelum ditanam, umbi bawang merah sebaiknya direndam terlebih dahulu menggunakan Pupuk Organik Cair (POC) GDM Spesialis Tanaman Pangan dan Sayur. Caranya, larutkan 1 liter pupuk ke dalam 100 liter air, kemudian rendam umbi selama 30 menit. Tujuan perendaman ini adalah untuk membantu merangsang pertumbuhan akar dan tunas serta mengurangi risiko serangan penyakit pada bibit umbi.


Pupuk Organik Cair GDM
Spesialis Pangan
  • Menyediakan Nutrisi Lengkap untuk Tanaman
  • Meningkatkan Kesuburan Tanah
  • Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Hasil Panen
  • Mencegah Serangan Penyakit
  • Mengurangi Ketergantungan pada Pupuk Kimia

Buat Bedengan atau Gunakan Wadah Tanam

Jika menanam di pekarangan, buat bedengan dengan lebar sekitar 1 meter dan tinggi 20–30 cm agar drainase lebih baik. Namun, jika menggunakan polybag atau pot, pastikan wadah memiliki lubang di bagian bawah untuk membuang kelebihan air dan mencegah akar membusuk.

Potong Ujung Umbi

Sebelum ditanam, potong sedikit bagian ujung umbi bawang merah sekitar 0,5 cm. Cara ini bertujuan untuk mempercepat munculnya tunas sehingga pertumbuhan tanaman menjadi lebih seragam.

Baca Juga: 6 Cara Menanam Bawang Merah di Botol Bekas yang Tepat

Buat Lubang Tanam

Buat lubang tanam dengan kedalaman sekitar 2–3 cm pada media tanam. Jarak antar lubang sebaiknya sekitar 10–15 cm agar pertumbuhan umbi bawang merah tidak saling berhimpitan. Pengaturan jarak tanam yang baik akan membantu tanaman memperoleh sinar matahari dan sirkulasi udara yang optimal.

Tanam Umbi Bawang Merah

Masukkan umbi bawang merah ke dalam lubang tanam dengan posisi ujung tunas menghadap ke atas. Timbun sebagian umbi menggunakan tanah, tetapi jangan sampai seluruh bagian tertutup rapat. Sisakan sedikit bagian atas umbi agar tunas lebih mudah tumbuh ke permukaan.

Lakukan Penyiraman Awal

Setelah proses penanaman selesai, lakukan penyiraman secukupnya untuk menjaga kelembapan media tanam. Penyiraman awal membantu umbi lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan tanam dan merangsang pertumbuhan akar baru.

Pemupukan I (7 HST)

Setelah 7 hari penanaman, pupuk bawang merah dengan menggunakan POC GDM Pangan dengan dosis 8 liter/Ha. Gunakan takaran 2 gelas/ tangki, kemudian semprotkan pupuk ke seluruh bagian tanaman untuk mempercepat pertumbuhan daun akar bawang merah.


Pupuk Organik Cair GDM
Spesialis Pangan
  • Menyediakan Nutrisi Lengkap untuk Tanaman
  • Meningkatkan Kesuburan Tanah
  • Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Hasil Panen
  • Mencegah Serangan Penyakit
  • Mengurangi Ketergantungan pada Pupuk Kimia

Berapa Lama Waktu Tanam Hingga Panen Bawang Merah?

Bawang merah umumnya dapat dipanen dalam waktu sekitar 55–70 hari setelah tanam, tergantung varietas, kondisi cuaca, dan cara menanam bawang merah skala rumahan yang diterapkan. Jika ditanam di lingkungan yang mendapatkan sinar matahari cukup serta didukung media tanam yang subur, pertumbuhan bawang merah biasanya akan lebih cepat dan hasil umbinya lebih optimal.

Ciri bawang merah yang siap dipanen dapat dilihat dari daun yang mulai menguning dan rebah sekitar 70–80% dari total tanaman. Selain itu, umbi bawang merah akan terlihat lebih padat dan berisi. Kondisi tersebut juga menjadi tanda bahwa cara menanam bawang merah skala rumahan yang Anda lakukan sudah baik dan tepat.

Baca Juga: Pemupukan Bawang Merah di Musim Hujan, Efektif Cegah Jamur Fusarium

Pupuk yang Bagus untuk Merawat Bawang Merah di Rumah 

Pupuk organik yang sangat kami rekomendasikan untuk Anda gunakan dalam merawat bawang merah adalah Rangkaian Pupuk GDM, yaitu GDM SAME, GDM Black BOS, POC GDM Pangan, dan Pupuk Organik Granule (POG). Kombinasi keempat pupuk ini bisa meningkatkan kesuksesan cara menanam bawang merah skala rumahan yang Anda terapkan.

Perlu diketahui bahwa Rangkaian Pupuk GDM terbuat dari 100% bahan organik sehingga aman untuk menjaga kesuburan tanah dan tidak akan menyebabkan efek samping pada umbi bawang merah. Kalau Anda tertarik, ikuti panduan pemupukan bawang merah dengan menggunakan Rangkaian Pupuk GDM berikut ini.

Pemupukan II, III, IV (14, 21, & 28 HST)

Ketika bawang merah berumur 14, 21, dan 28 hari setelah tanam (HST), aplikasikan POC GDM Pangan sebanyak 8 liter/Ha. Caranya, larutkan pupuk dengan takaran 2 gelas per tangki, kemudian semprotkan secara merata ke seluruh bagian tanaman bawang merah.

Pemupukan rutin pada fase ini bertujuan untuk membantu mendukung pertumbuhan vegetatif bawang merah agar lebih kuat dan seragam. Karena itu, pemupukan awal ini menjadi langkah penting setelah Anda menerapkan cara menanam bawang merah skala rumahan yang sudah dijelaskan di atas.

Pemupukan V (30 HST)

Memasuki umur 30 HST, tanaman bawang merah membutuhkan dukungan nutrisi yang lebih fokus pada pertumbuhan akar dan pembentukan umbi. Pada tahap ini, tebarkan Pupuk Organik Granule (POG) GDM setiap 1 bulan sekali dengan dosis 150 kg/Ha di sekitar akar bawang merah.

Selain itu, gunakan GDM Black BOS sebanyak 5 kg/Ha dengan takaran 1 gelas/tangki, kemudian semprotkan merata ke seluruh tanaman. Pemupukan ini bertujuan untuk membantu menjaga kesuburan dan mendukung perkembangan umbi bawang merah.

Pemupukan VI & VII (35 & 45 HST)

Pada umur 35 dan 45 HST, Anda dapat kembali mengaplikasikan POC GDM Pangan sebanyak 8 liter/Ha dengan takaran 2 gelas/tangki, lalu semprotkan secara merata ke seluruh tanaman. Pemupukan lanjutan ini penting untuk menjaga kondisi tanaman tetap prima hingga mendekati masa panen.



Manfaat Rangkaian Pupuk GDM untuk Perawatan Bawang Merah

Dalam cara menanam bawang merah skala rumahan di atas, penggunaan Rangkaian Pupuk GDM menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung pertumbuhan tanaman agar lebih optimal. Lalu, apa saja manfaat Rangkaian Pupuk GDM untuk perawatan bawang merah? Berikut daftar manfaatnya!

  • Membantu mempercepat pertumbuhan bawang merah
  • Menjaga tanaman tetap sehat dan subur
  • Membantu meningkatkan kesuburan media tanam
  • Mendukung pertumbuhan akar lebih optimal
  • Membantu memperkuat batang dan daun tanaman
  • Mendukung pembentukan umbi yang lebih optimal
  • Mendukung ukuran umbi lebih besar dan berkualitas
  • Membantu meningkatkan hasil panen bawang merah
  • Membantu menjaga daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit
  • Membantu penyerapan unsur hara lebih maksimal
  • Membantu menjaga kelembapan dan struktur tanah
  • Membantu meningkatkan aktivitas mikroorganisme baik di dalam tanah
  • Mendukung pertumbuhan tanaman lebih seragam
  • Membantu mengurangi risiko tanaman mudah layu
  • Membantu meningkatkan produktivitas budidaya bawang merah rumahan

Berdasarkan berbagai manfaat tersebut, dapat disimpulkan bahwa Rangkaian Pupuk GDM menjadi pilihan terbaik bagi Anda yang ingin mencoba cara menanam bawang merah skala rumahan. Selain itu, pupuk ini juga cocok untuk pemula karena lebih ramah lingkungan dan mudah diaplikasikan.

Maksimalkan Panen Bawang Merah di Rumah Aja dengan Dukungan Rangkaian Pupuk GDM!

Rangkaian Pupuk GDM siap membantu Anda memaksimalkan budidaya bawang merah skala rumahan agar tumbuh lebih sehat, subur, dan berpotensi menghasilkan umbi berkualitas. Dengan kandungan nutrisi lengkap, Rangkaian Pupuk GDM dapat membantu memenuhi kebutuhan tanaman bawang merah sejak awal pertumbuhan hingga masa panen.

Ayo, wujudkan panen bawang merah rumahan yang lebih maksimal bersama Rangkaian Pupuk GDM mulai sekarang. Caranya, cukup KLIK BANNER di bawah ini untuk melakukan pemesanan sekaligus konsultasi GRATIS dengan tim ahli GDM mengenai kebutuhan budidaya bawang merah Anda!


Banner Artikel CTA Pertanian GDM Desktop 3
Banner Artikel CTA Pertanian GDM Mobile 3

author-avatar

About WAHYU NURWIJAYO, SP

Seorang profesional di Industri Pertanian dengan selalu menerapkan sistem keseimbangan ekologi agar budidaya pertanian berjalan efektif & efisien serta hasil produksi meningkat