Peternakan

5 Penyebab Ayam Kurus Tapi Banyak Makan dan Cara Mengatasinya dengan Tepat

penyebab ayam kurus tapi banyak makan

Pernahkah Anda sebagai peternak menghadapi kondisi ketika ayam makan dalam jumlah banyak, tetapi tubuhnya tetap terlihat kurus? Situasi ini dapat terjadi apabila peternak belum memahami secara menyeluruh berbagai faktor yang menjadi penyebab ayam kurus tapi banyak makan.

Maka dari itu, artikel ini akan mengulas secara detail tentang apa saja penyebab ayam kurus tapi banyak makan, termasuk ciri-ciri ayam kurus hingga tips mengatasinya yang paling efektif. Dengan penanganan yang benar, Anda dapat membantu ayam menyerap nutrisi dengan lebih baik sehingga pertumbuhan dan produktivitasnya dapat kembali meningkat.


Banner Artikel CTA Peternakan GDM Desktop 1
Banner Artikel CTA Peternakan GDM Mobile 1

Ciri Ciri Ayam Kurus yang Perlu Diwaspadai 

Sebelum kita membahas penyebab ayam kurus tapi banyak makan, Anda perlu mengetahui apa saja ciri-ciri ayam kurus. Salah satu ciri ayam kurus yang perlu Anda waspadai adalah tubuh ayam terlihat kecil atau tidak proporsional dibandingkan dengan usianya. Jika diraba pada bagian dada, tulang dada akan terasa lebih menonjol karena lapisan dagingnya sangat tipis.

Selain itu, ayam kurus biasanya memiliki bulu yang tampak kusam, kurang rapi, dan terlihat tidak sehat. Ayam juga cenderung terlihat lebih lemas, kurang aktif, serta pertumbuhannya berjalan lebih lambat dibandingkan ayam lainnya dalam satu kandang. Jika kondisi ini terus terjadi, maka performa ayam sebagai ternak produksi tentu akan menurun.

Bagi peternak, kondisi ayam kurus dapat memberikan dampak yang cukup merugikan. Ayam pedaging akan mengalami pertumbuhan yang lambat sehingga waktu panen menjadi lebih lama, sedangkan pada ayam petelur dapat menyebabkan produksi telur menurun dan kualitas telur kurang optimal. Jika penyebab ayam kurus tapi banyak makan ini tidak segera diatasi, produktivitas serta keuntungan usaha peternakan Anda tentu akan menurun.

Penyebab Ayam Kurus tapi Banyak Makan

Ayam yang kurus meskipun memiliki nafsu makan tinggi biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor tertentu yang sering kali tidak disadari oleh peternak. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui berbagai penyebab ayam kurus tapi banyak makan berikut ini.

Serangan Cacing pada Saluran Pencernaan

Salah satu penyebab ayam kurus tapi banyak makan yang paling umum adalah adanya infeksi cacing pada saluran pencernaan ayam. Cacing akan menyerap nutrisi dari pakan yang dimakan ayam sehingga nutrisi tersebut tidak sepenuhnya dimanfaatkan oleh tubuh ayam. Akibatnya, walaupun ayam terlihat sering makan, tubuhnya tetap kurus karena sebagian nutrisi justru diambil oleh parasit tersebut.

Kualitas Pakan Kurang Baik

Pakan yang memiliki kandungan nutrisi rendah atau tidak seimbang juga dapat menyebabkan ayam menjadi kurus. Jika pakan tidak mengandung protein, energi, vitamin, dan mineral yang cukup, maka tubuh ayam tidak mampu membentuk jaringan otot secara optimal. Hal ini akan membuat ayam tetap terlihat kurus meskipun konsumsi pakannya cukup banyak.

Gangguan Sistem Pencernaan

Ayam yang mengalami gangguan pada sistem pencernaan biasanya tidak mampu menyerap nutrisi secara maksimal. Beberapa masalah, seperti infeksi bakteri, radang usus, atau kondisi usus yang tidak sehat dapat menghambat proses penyerapan nutrisi dari pakan. Akibatnya, pakan yang dimakan tidak memberikan manfaat maksimal bagi pertumbuhan ayam.

Kondisi Kandang yang Kurang Mendukung

Lingkungan kandang yang tidak bersih, terlalu padat, terlalu lembap, atau memiliki ventilasi yang buruk juga dapat memengaruhi kesehatan ayam. Kondisi kandang seperti ini dapat memicu stres dan memudahkan penyebaran penyakit atau parasit. Akibatnya, ayam tidak dapat tumbuh dengan optimal meskipun konsumsi pakannya terlihat cukup.

Serangan Penyakit Tertentu

Beberapa penyakit pada ayam dapat memengaruhi metabolisme dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Ayam yang sedang sakit sering kali mengalami penurunan kondisi tubuh meskipun masih memiliki nafsu makan. Penyakit tertentu juga dapat mengganggu proses pencernaan dan penyerapan nutrisi sehingga berat badan ayam terus menurun.

Baca Juga: 6 Vitamin untuk Ayam Kampung agar Lebih Produktif dan Tidak Lesu

Tips Mengatasi Ayam Kurus Walaupun Banyak Makan

Penyebab ayam kurus tapi banyak makan tentunya harus segera ditangani secara tepat agar kondisinya tidak semakin memburuk. Berikut beberapa tips atau cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi ayam kurus walaupun banyak makan.

Perbaiki Kualitas dan Kandungan Nutrisi Pakan

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah memastikan pakan yang diberikan memiliki kandungan nutrisi yang lengkap dan seimbang. Pakan ayam sebaiknya mengandung protein, energi, vitamin, dan mineral yang cukup untuk mendukung pertumbuhan serta menjaga kesehatan tubuh ayam.

Lakukan Pemberian Obat Cacing Secara Berkala

Infeksi cacing sering menjadi penyebab ayam kurus tapi banyak makan. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan pemberian obat cacing secara berkala untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan ayam. Dengan saluran pencernaan yang bebas dari parasit, nutrisi dari pakan dapat diserap dengan lebih maksimal sehingga berat badan ayam dapat meningkat secara bertahap.

Jaga Kebersihan dan Kondisi Kandang

Kandang yang bersih dan memiliki sirkulasi udara yang baik sangat berpengaruh terhadap kesehatan ayam. Pastikan kandang rutin dibersihkan dari kotoran, sisa pakan, maupun genangan air yang dapat menjadi sumber penyakit. Lingkungan kandang yang nyaman akan membantu ayam terhindar dari stres serta menurunkan risiko serangan penyakit yang dapat menyebabkan ayam menjadi kurus.

Lakukan Pemantauan Kesehatan Ayam Secara Rutin

Anda juga perlu melakukan pemeriksaan kondisi ayam secara berkala, mulai dari berat badan, aktivitas, hingga kondisi bulu dan tubuhnya. Dengan pemantauan rutin, Anda dapat lebih cepat mengetahui apabila ada ayam yang mengalami gangguan kesehatan. Penanganan yang lebih cepat tentu akan membantu mencegah kondisi ayam kurus semakin parah serta menjaga produktivitas ternak Anda tetap optimal.

Berikan Probiotik atau Suplemen untuk Kesehatan Pencernaan

Pemberian probiotik atau suplemen sangat penting untuk membantu meningkatkan kesehatan saluran pencernaan ayam. Salah satu rekomendasi yang dapat Anda gunakan adalah Suplemen Organik Cair (SOC) GDM Spesialis Peternakan atau SOC GDM Ternak yang dibuat dari 100% bahan-bahan organik berkualitas tinggi.

Suplemen ini mengandung mikroorganisme baik yang bermanfaat untuk membantu memperbaiki sistem pencernaan serta meningkatkan penyerapan nutrisi pada ayam. Selain itu, kandungannya juga membantu menjaga keseimbangan mikroba di dalam usus sehingga pertumbuhan ayam dapat berlangsung lebih optimal.


Suplemen Organik Cair GDM
Spesialis Peternakan
  • Meningkatkan Antibodi dan Menangkal Penyakit
  • Menyediakan Nutrisi Lengkap untuk Ternak
  • Meningkatkan Produktivitas dan Hasil Panen
  • Mengurangi Bau Amoniak pada Kotoran
  • Mengurangi Stress pada Hewan Ternak

Petunjuk Aplikasi Suplemen Organik Cair GDM Ternak agar Ayam Lebih Sehat

Cara paling efektif untuk mengatasi penyebab ayam kurus tapi banyak makan adalah dengan mengaplikasikan Suplemen Organik Cair (SOC) GDM Spesialis Peternakan secara rutin. Karena itu, ikutilah petunjuk aplikasi SOC GDM Ternak agar ayam lebih sehat berikut ini.

Aplikasi I (4 Hari Setelah Chick In)

Pemberian SOC GDM Ternak dapat mulai dilakukan ketika ayam berumur sekitar 4 hari setelah chick in, yaitu saat ayam sudah mulai beradaptasi dengan kondisi lingkungan kandang. Pada tahap awal ini, dosis yang dianjurkan adalah 0,3 ml per ekor per hari.

Cara aplikasinya cukup mudah, yaitu dengan mencampurkan SOC GDM Ternak ke dalam air minum ayam. Pemberian dapat dilakukan pada pagi atau sore hari agar kandungan nutrisi di dalam suplemen dapat terserap dengan lebih baik oleh tubuh ayam. Dengan pemberian sejak awal pemeliharaan, ayam dapat tumbuh lebih sehat dan memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik.

Aplikasi II (≥10 Hari – Panen)

Ketika ayam telah memasuki usia 10 hari atau lebih, pemberian SOC GDM Ternak dapat dilanjutkan secara rutin hingga masa panen. Dosis yang digunakan tetap sama, yaitu 0,3 ml per ekor per hari. Pada tahap ini, aplikasi SOC GDM Ternak dianjurkan diberikan pada sore hari dengan cara mencampurkannya ke dalam air minum ayam. 

Pemberian yang konsisten pada fase pertumbuhan ini bertujuan untuk membantu menjaga kesehatan ayam sekaligus mendukung proses penyerapan nutrisi dari pakan secara lebih maksimal. Dengan ini, Anda dapat menjaga kondisi pencernaan ayam tetap sehat sekaligus membantu mencegah penyebab ayam kurus tapi banyak makan.

Segera Cegah Ayam Kurus tapi Banyak Makan dengan SOC GDM Ternak!

Suplemen Organik Cair (SOC) GDM Spesialis Peternakan siap membantu Anda mengatasi dan mencegah terjadinya penyebab ayam kurus tapi banyak makan dengan cara yang lebih efektif dan alami. Kandungan mikroorganisme menguntungkan di dalamnya berperan penting dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan ayam sekaligus meningkatkan bobot badan ayam agar lebih optimal.

Jadi, jangan ragu untuk mulai menggunakan SOC GDM Ternak pada usaha peternakan Anda. Yuk, langsung KLIK BANNER di bawah ini sekarang juga untuk mendapatkan SOC GDM Ternak dan wujudkan ayam yang lebih sehat, gemuk, dan produktif


Banner Artikel CTA Peternakan GDM Desktop 2
Banner Artikel CTA Peternakan GDM Mobile 2

author-avatar

About drh. Karinadintha Marsya Rachman

Konsultan Dalam Bidang Peternakan Hingga Hewan Peliharaan