Perkebunan

4 Rekomendasi Pupuk untuk Buah Sawit Supaya Besar dan Berat

Pupuk untuk Buah Sawit Supaya Besar dan Berat

Buah sawit yang besar dan memiliki bobot optimal merupakan harapan setiap pekebun sawit. Untuk mencapainya, Anda harus menggunakan pupuk untuk buah sawit supaya besar dan berat yang paling tepat sehingga tanaman tumbuh subur dan mampu memproduksi buah secara maksimal.

Jika saat ini Anda belum menemukan pupuk untuk buah sawit yang paling cocok, simak saja artikel di bawah ini. Di sini, Anda akan menemukan rekomendasi jenis pupuk untuk buah sawit supaya besar dan berat yang paling banyak digunakan oleh petani sawit sekarang ini!

Mengapa Ukuran dan Berat Buah Sawit Sangat Penting? 

Ukuran dan berat buah sawit sangat penting karena berpengaruh langsung terhadap total produksi Tandan Buah Segar (TBS) yang dihasilkan per hektar. Semakin besar dan berat buah sawit, maka volume TBS yang dipanen juga meningkat sehingga potensi hasil minyak sawit menjadi lebih tinggi. Inilah mengapa banyak petani sawit memilih untuk menggunakan pupuk untuk buah sawit supaya besar dan berat.

Selain berdampak pada produktivitas, peningkatan ukuran dan berat buah sawit juga berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas kebun. Kenaikan bobot TBS, meskipun terlihat kecil per tandan, dapat memberikan tambahan pendapatan yang besar jika dihitung dalam skala per hektar dan akumulasi panen tahunan. Dengan menggunakan pupuk untuk buah sawit supaya besar dan berat, Anda dapat meningkatkan efisiensi produksi serta memaksimalkan keuntungan dari setiap siklus panen sawit.

Baca Juga: Waspada! 8 Jenis Hama Kelapa Sawit Turunkan Produktivitas 

Faktor yang Mempengaruhi Besar dan Berat Sawit 

Sebelum membahas tentang pupuk untuk buah sawit supaya besar dan berat, Anda perlu mengetahui bahwa besar dan berat sawit tidak terbentuk secara instan, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan. Berikut beberapa faktor yang bisa memengaruhi besar dan berat sawit.

  • Ketersediaan unsur hara makro dan mikro
  • Jenis dan kualitas pupuk yang digunakan
  • Ketepatan dosis pupuk
  • Waktu dan metode aplikasi pemupukan
  • Kesuburan dan pH tanah
  • Umur tanaman kelapa sawit
  • Kondisi iklim dan curah hujan
  • Ketersediaan air dalam tanah
  • Kualitas bibit atau varietas sawit
  • Sistem perakaran dan aerasi tanah
  • Intensitas sinar matahari
  • Pengendalian hama dan penyakit
  • Teknik perawatan kebun secara keseluruhan

Dengan mengetahui faktor-faktor tersebut, Anda dapat melakukan perawatan serta menggunakan pupuk untuk buah sawit supaya besar dan berat dengan lebih cermat. Hasilnya, Anda dapat memperoleh tandan buah sawit segar yang lebih besar, berat, dan bernilai ekonomi tinggi.



Jenis Pupuk untuk Buah Sawit Supaya Besar dan Berat 

Rekomendasi pupuk untuk buah sawit supaya besar dan berat yang paling efektif adalah Rangkaian Pupuk GDM yang terdiri dari 4 jenis pupuk, yaitu GDM SAME, GDM Black BOS, GDM Sawit, dan POG. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan dalam poin-poin di bawah ini.

GDM SAME

GDM SAME merupakan pupuk organik berbentuk granul yang dibuat dari ekstrak organik berkonsentrat tinggi, dilengkapi unsur hara makro dan mikro lengkap serta bakteri premium penghasil enzim dan hormon alami. Pupuk ini dirancang untuk mendukung pertumbuhan tanaman sawit agar pembentukan buah lebih optimal sehingga ukuran dan berat buah dapat meningkat.

Kandungan bakterinya berperan aktif dalam memperbaiki kesuburan dan struktur tanah, menekan penyakit tular tanah, serta memperkuat sistem perakaran. Dengan akar yang lebih sehat dan penyerapan nutrisi yang maksimal, tanaman sawit menjadi lebih kuat, tahan stres lingkungan, dan mampu menghasilkan buah sawit yang lebih besar dan berat.


GDM SAME
Granule Bio Organic
  • Penghasil Enzim, Hormone & Antibiotik Alami
  • Rumah Bagi Bakteri Alami
  • Perekat Nutrisi Tanah
  • Penghambat Pertumbuhan Jamur
  • Menggemburkan Tanah

GDM Black BOS

GDM Black Bos adalah pupuk organik berbentuk pasta yang diformulasikan dengan bakteri unggulan serta unsur hara makro dan mikro lengkap. Produk ini bekerja secara sinergis untuk memperbaiki kesuburan tanah, menguraikan sisa bahan organik, menetralkan racun, menyeimbangkan mikroba tanah, serta membantu menekan penyakit tular tanah yang dapat menghambat pertumbuhan dan pembesaran buah sawit.

Dengan kondisi tanah yang lebih sehat dan subur, penyerapan nutrisi oleh tanaman sawit dapat berlangsung lebih optimal. Hal ini mendukung proses pembentukan buah secara maksimal sehingga buah sawit yang dihasilkan menjadi lebih besar dan berat secara berkelanjutan.


GDM Black BOS
Bio Organic Stimulant
  • Menggemburkan Tanah
  • Stimulan Bakteri
  • Penawar Racun Dari Logam-Logam Berat
  • Bioremediasi Tanah
  • Fermentasi Kompos

Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Kelapa Sawit

Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Kelapa Sawit atau GDM Sawit dirancang khusus untuk mendukung pertumbuhan sawit agar tetap sehat dan produktif dari fase pembibitan hingga masa panen. Formulasi alami pupuk ini membantu memperkuat sistem perakaran serta meningkatkan daya tahan tanaman terhadap berbagai penyakit sehingga sawit dapat tumbuh lebih optimal.

Selain menjaga kesehatan tanaman, GDM Sawit sebagai pupuk untuk buah sawit supaya besar dan berat  tentu berperan penting dalam mengoptimalkan pembentukan bunga dan pembesaran buah sawit. Hasilnya, kuantitas serta kualitas Tandan Buah Segar (TBS) meningkat, dengan ukuran dan bobot buah yang lebih besar dan berat.


Pupuk Organik Cair GDM
Spesialis Kelapa Sawit
  • Menyediakan Nutrisi Lengkap untuk Tanaman
  • Meningkatkan Kesuburan Tanah
  • Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Hasil Panen
  • Mencegah Serangan Penyakit
  • Mengurangi Ketergantungan pada Pupuk Kimia

Pupuk Organik Granule (POG)

Pupuk Organik Granule GDM merupakan pupuk berbentuk butiran yang dibuat dari bahan-bahan alami dengan kandungan unsur hara makro dan mikro yang lengkap. Pupuk ini berperan penting dalam memperbaiki dan menjaga kesuburan tanah, membuat struktur tanah lebih gembur, serta mendukung penyerapan nutrisi yang lebih optimal sehingga pertumbuhan tanaman sawit menjadi lebih sehat.

Kandungan unsur penting dalam POG dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman sawit agar buah tumbuh lebih besar dan berat. Selain itu, sifatnya yang 100% organik menjadikan pupuk ini aman digunakan secara berkelanjutan sehingga mampu mendukung peningkatan hasil panen sawit secara alami dan ramah lingkungan.


GDM POG
Pupuk Organik Granule
  • Menambah dan Meningkatkan Nutrisi Tanaman
  • Menggemburkan dan Menyuburkan Tanah
  • Memperkaya Plankton dan Produksi Perikanan
  • Perekat Nutrisi Dalam Tanah
  • Aman Bagi Lingkungan dan Tanaman

Panduan Pemupukan GDM Pupuk Berdasarkan Umur Sawit

Jika Anda memutuskan untuk menggunakan Rangkaian Pupuk GDM sebagai pupuk untuk buah sawit supaya besar dan berat, Anda perlu mengikuti panduan yang tepat. Ini dia panduan pemupukan pupuk GDM berdasarkan umur sawit pada 1 hektare lahan.

Isi Baby Bag (- 1 HST)

Tingkatkan produksi kelapa sawit sejak tahap awal dengan menyiapkan media tanam pada baby polybag di fase pre nursery. Larutkan 2 kg GDM Black BOS ke dalam 20 liter air hingga tercampur sempurna, kemudian siramkan pada media tanam agar siap menunjang pertumbuhan benih sawit secara optimal.

Perendaman Benih (0 HST)

Sebelum proses penanaman, benih sawit perlu direndam terlebih dahulu dalam larutan GDM Sawit dengan takaran 1 liter yang dicampur ke dalam 10 liter air. Proses perendaman dilakukan selama kurang lebih 30 menit untuk merangsang perkecambahan agar benih sawit tumbuh lebih cepat dan seragam.

Pemupukan (0 – 3 Bulan)

Selama tiga bulan, pemupukan dengan GDM Sawit dapat dilakukan secara rutin satu kali dalam seminggu dengan dosis 0,5 liter untuk setiap 200 bibit. Larutkan pupuk dalam tangki berisi air bersih terlebih dahulu, kemudian semprotkan secara merata ke semua bibit sawit.

Isi Polybag (- 6 HST)

Sebelum bibit sawit dipindahkan ke polybag berukuran lebih besar pada fase main nursery, media tanam perlu diolah terlebih dahulu. Cukup campurkan 10 kg GDM Black BOS dengan 100 liter air, lalu semprotkan secara merata ke seluruh polybag agar kondisi media tanam lebih siap mendukung pertumbuhan bibit sawit.

Pemupukan (3 – 12 Bulan)

Pada tahap pembesaran, pemupukan dapat dilakukan setiap dua minggu sekali dengan menggunakan GDM Sawit sebanyak 1 liter. Aplikasinya dilakukan dengan mencampurkan 2 gelas GDM Sawit ke dalam satu tangki air, lalu siramkan secara merata untuk setiap 100 bibit sawit.

Selanjutnya, aplikasikan POG GDM dengan dosis 50 kg atau setara 0,5 kg per polybag. Setelah itu, larutkan 10 kg GDM Black BOS ke dalam 100 liter air dan semprotkan secara merata ke seluruh polybag. Untuk pengaplikasian POG GDM dan GDM Black BOS pada fase ini, cukup lakukan satu kali setiap enam bulan.

Saat Tanam (0 HST)

Setelah bibit sawit ditanam di lahan utama, taburkan GDM SAME dengan dosis 150/Ha kg atau setara dengan 1 kg/lubang tanam ke sekeliling bonggol atau pangkal bibit sawit dalam lubang tanam.Selanjutnya, siram area lubang tanam menggunakan larutan GDM Black BOS sebanyak 10 kg yang telah dilarutkan dalam 100 liter air. Sebagai tahap akhir, kocorkan GDM Sawit sebanyak 5 liter atau dengan takaran kurang lebih 35 ml per tanaman ke masing-masing lubang tanam.

TBM (0 – 3 Tahun)

Ketika sawit masih berada pada fase Tanaman Belum Menghasilkan (TBM), Anda perlu menggunakan 10 liter GDM Sawit, 280 liter POG, dan 10 kg GDM Black BOS. Tahap awal dilakukan dengan mengaplikasikan GDM Sawit sebanyak 70 ml per tanaman secara rutin setiap dua bulan sekali.

Selanjutnya, POG ditebarkan sebanyak 2 kg secara merata di area piringan sawit. Untuk GDM Black BOS, larutkan dengan air menggunakan perbandingan 1:10, lalu siramkan ke piringan secara merata. Aplikasi POG dan GDM Black BOS pada fase ini dilakukan secara berkala setiap enam bulan sekali untuk mendukung pertumbuhan tanaman yang optimal.

TM (≥ 3 Tahun)

Ketika sawit sudah memasuki fase Tanaman Menghasilkan (™), Anda perlu menggunakan pupuk untuk buah sawit supaya besar dan berat berupa 15 liter GDM Sawit, 7 liter GDM Sawit untuk injeksi, 350 liter POG, serta 10 kg GDM Black BOS. Tahap awal dilakukan dengan menyiramkan 100 ml GDM Sawit pada setiap pohon, kemudian dilanjutkan dengan injeksi batang sebanyak 50 ml per pohon yang diaplikasikan secara berkala setiap tiga bulan.

Tahapan berikutnya, tebarkan POG sebanyak 2,5 kg secara merata di area piringan sawit. Setelah itu, larutkan GDM Black BOS dengan air menggunakan rasio 1:10, lalu siramkan secara menyeluruh di piringan tanaman. Pemupukan menggunakan POG dan GDM Black BOS ini dilakukan secara rutin setiap enam bulan sekali untuk mendukung pembesaran dan penambahan berat buah sawit.

Baca Juga: 4 Daftar Pupuk Akar dan Batang Sawit yang Efektif Optimalkan Pertumbuhan

Yuk, Maksimalkan Produktivitas Tanaman Sawit Anda dengan Rangkaian Pupuk GDM! 

Rangkaian Pupuk GDM adalah rangkaian pupuk organik yang dirancang untuk mendukung produktivitas tanaman sawit secara optimal. Dengan kandungan nutrisi organik lengkap di dalamnya, rangkaian pupuk ini dapat membantu tanaman sawit menyerap unsur hara lebih efektif sehingga hasil panen menjadi lebih besar, berat, dan berkualitas.

Melalui penggunaan Rangkaian Pupuk GDM secara teratur, Anda dapat mengoptimalkan produktivitas kebun sawit sekaligus menjaga kesehatan tanah dalam jangka panjang. Yuk, segera KLIK BANNER di bawah ini dan temukan solusi pemupukan sawit yang lebih efisien, alami, aman, dan menguntungkan bersama GDM!



author-avatar

About WAHYU NURWIJAYO, SP

Seorang profesional di Industri Pertanian dengan selalu menerapkan sistem keseimbangan ekologi agar budidaya pertanian berjalan efektif & efisien serta hasil produksi meningkat